Rider pindah naik angkutan umum bisa mengurangi macet? Emang nggak liat bagaimana perilaku angkutan umum?!


Sekarang ini berkembang wacana (di DKI) bahwa seakan – akan para rider akan setuju untuk tidak pakai sepeda motor kalau angkutan umum sudah dibenahi. Sebenarnya banyak pertanyaan yang muncul dari wacana ini, namun saya hanya akan membahas hubungannya dengan perilaku angkutan umum di daerah sekitar saya (Surabaya-Sidoarjo-Gresik).

Yang namanya angkutan di sini mas bro, yang jelas, bukanlah pengurai kemacetan. Mereka kalau mandek / berhenti seenaknya, sering bikin macet. Kalau di persimpangan juga jarang sekali ngalah. Kendaraan mereka yang sudah dekil juga sering dipakai senjata untuk menyerobot diantara mobil lain yang mulus.

Kalau yang dimaksud dengan angkutan umum adalah yang roda empat, saya nggak tahu dari mana logikanya angkutan umum bisa mengurangi kemacetan. Terus terang, seandainya seluruh rider dipaksa untuk berangkat kerja naik angkutan umum, dan jumlah angkutan umum dinaikkan menjadi 10 kali lipat dari sekarang, nggak tahu lagi kondisi jalan selanjutnya.

Bila dengan keadaan angkutan umum saat ini, yang terancam kolaps karena kenaikan BBM, kita bisa jumpai lima atau lebih menyerobot di jalan yang sedang macet panjang, kalau angkutan umum meningkat 10 kali lipat, maka kita akan bisa lihat lima puluh atau lebih menyerobot. Sata rasa ini bukan pemandangan yang enak.

Para pengemudi angkutan umum ini kan hidupnya bergantung dari setoran. Kalau kendaraannya macet, ya uangnya macet. Hajat hidup mereka ini tergantung dari seberapa banyak ia bisa mengantar penumpang. Menyerobot itu ya sudah cara mereka untuk survive. Mau dilarang juga mereka tidak sungkan untuk melanggar, kan untuk cari makan. Cacian dari pengemudi lain juga bisa mereka anggap sebagai angin lalu, yang penting bisa makan.

Kembali ke topik, saya nggak tahu apakah di DKI pengemudi angkutan umumnya lebih tepo sliro, kalau dengar – dengar sih sama. Kalau benar begitu, kemacetan nggak akan berkurang, kemacetan mungkin akan makin tambah parah.

Lain lagi kalau angkutan umumnya tidak pakai jalan umum. Tapi kapan?

2 thoughts on “Rider pindah naik angkutan umum bisa mengurangi macet? Emang nggak liat bagaimana perilaku angkutan umum?!

  1. saya setuju sama opini sampean. di kampung ane dan di daerah perantauan ane kondisinya jg seperti itu, manuver sak penak udele dhewe, g mau ngalah, berhenti sembarangan g pake nyalain sein, ngerem dadakan, parah lah pokoknya… dengan kondisi demikian mana bisa mengharapkan kondisi lalu lintas lbh lancar dengan mengurangi jumlah roda 2 di jalan dan menambah armada angkot? kayaknya malah tambah semrawut

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s