Honda S Matic, motor tapi bisa pilih mode performa, mode ngirit atau bahkan ganti manual, cuanggih bro!


Ternyata penulis masih tetap katrok. Sebelumnya penulis sudah membayangkan bagaimana misalnya teknologi overdrive itu diterapkan ke motor. Eh ternyata penulis baru nemu hari ini kalau teknologi ini sudah ada sejak 2004.
Development of electronic control belt CVT “Honda S Matic” for motorcycles that include three selectable shift modes.

The world’s first electronic control belt CVT “Honda S Matic” for 250cc class scooters has been applied to the 2004 FORZA Model.

Jadi Honda sudah mulai menerapkannya pada motor matic 250cc Forza versi tahun 2004. Model motornya seperti ini:
FORZA_250_ABS

Apa keistimewaan dari teknologi Honda S Matic ini? Ini penuturannya:
Development of Electronically Controlled Belt CVT “Honda S MATIC” for Motorcycles

Honda S MATIC employed a rubber belt with a high friction coefficient and pulleys made of aluminum alloy. It was placed inside the unit-swing type engine, which is the same type as conventional scooters. For shift changing, pitch circle diameter of the driving pulley was adjusted by a motor. Preparing several selectable shift modes, suitable shifting characteristics could be obtained at flat road or mountain road. Furthermore, because of the elimination of ratio change due to aging, Honda S MATIC provides several advantages such as little reduction in maximum speed, no change in shifting characteristics, and no change in clutch connection point. Exceeding the conventional CVTs, Honda S MATIC has simultaneously satisfied low fuel consumption, low emissions, low noise and excellent engine performance.

Jadi intinya teknologi S Matic memungkinkan pengendara untuk memilih mode pengedaraan, bisa pilih yang butuh performa, atau butuh ekonomis atau kalau mau bisa ganti gigi sendiri. Apa nggak keren bro!

Cara kerja kelihatan mbulet:
carakerjasmatic

Lebih mudah melihat penjelasan masing masing fungsinya:
carakerjasmatic2

Jadi saat di D-Mode, rpm dijaga untuk tetap rendah, untuk ngirit. Di saat S-Mode, rpm ditinggikan untuk dapat performa. Lalu manual mode disediakan untuk mengendarai sak karepmu.

Cara merubahnya pun gampang:

The control switches to operate the high performance Honda S Matic system are as simple as described below:
(1) The push-button mode switch to shift between automatic and manual
(2) The see-saw switch to shift between D and S automatic modes or to shift up or down in the M mode
The shift switch is located on the left hand grip to allow operation simultaneously with the right-hand throttle. As such, considerations are given to maintain controllability of existing switches while assuring easy control of the added switches.

caramerubah

 

Namun sayangnya, untuk memotong biaya, teknologi ini telah ditinggalkan dan diganti dengan fasilitas penggembira yang lain:
Essai Honda NSS 300 Forza C-ABS 2013

Pour limiter les frais, Honda a abandonné sa transmission S-Matic à multimodes, rogné sur la présence de certains équipements (plus de frein de parking, ni de Smart Key) et délocalisé sa production en Thaïlande, dans les usines qui ont vu naitre le best-seller PCX 125

Terjemahan mbah google:

Untuk membatasi biaya, Honda telah meninggalkan nya S-Matic transmisi multimode, dipangkas pada kehadiran beberapa peralatan (rem parkir lebih, atau pintar Key) dan pindah produksi di Thailand, di pabrik-pabrik yang telah melihat belum lahir bestseller PCX 125

Buktinya bisa dilihat bahwa di Honda Forza yang baru, transmisinya jadi V-Matic:
vmatic

Jadi, sebenarnya teknologi macam overdrivenya di mobil matic sudah ada di motor. Tapi sayang sudah dilengserkan.

Eman ya bro! Tapi yang heran, di Forza 125 yang baru ngapain ada tachometernya (penunjuk rpm) ya bro?
spedo

3 thoughts on “Honda S Matic, motor tapi bisa pilih mode performa, mode ngirit atau bahkan ganti manual, cuanggih bro!

  1. hal ini kadang membuat para fb yng tdk tau menganggap ditiru pabrikan tetangga, misal bl** **re ternyata sudah ada di h*nda, Su**ki dan Kawa****

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s