Berdasarkan penelitian, konversi sepeda motor ke LPG lebih irit dari bensin tapi bisa lebih tidak bertenaga juga


Berdasar permintaan, saya mencoba mencari referensi tentang efek konversi bahan bakar sepeda motor dari bensin menjadi LPG. Referensi nemu, dan dapat tambahan informasi juga.

Dari hasil searching, ternyata sudah banyak yang melakukan penelitian terhadap konversi sepeda motor ke bahan bakar LPG. Kebanyakan adalah penelitian tugas akhir, namun ada juga yang dari lembaga pemerintah.

Konversi dilakukan dengan alat konversi yang sepertinya sudah tersedia di pasaran walau saya tidak pernah dengar. Alat konversi banyak macamnya. Berikut adalah beberapa contoh alat konversi:
konversi5
konversi1
konversi2
konversi3

Bisa dilihat bahwa konversi dilakukan dengan bermacam – macam cara. Di Indonesia tentunya ada yang membuat metode sendiri untuk konversi ini. Yang paling bagus tentu adalah yang bisa plug and play. Namun sepertinya harus juga menyesuaikan waktu pengapian, jenis busi, selain tentu juga menyesuaikan besaran gas yang dipakai dengan rpm atau throttle position. Beberapa alat konversi juga tidak mematikan gas saat mesin mati, sehingga tidak bisa mengandalkan dari alat konversi saja, harus dipastikan benar – benar aman.

Apakah bahan bakar LPG lebih bersih dari kalau pakai bensin? Jawabannya iya.
PEMANFAATAN LPG KEMASAN 12 KG SEBAGAI BAHAN BAKAR KENDARAAN KONVENSIONAL DAN PENERAPAN SIRKUIT DE-IGNITION SEBAGAI RANGKAIAN PENGAMAN (file diunduh dari Universitas Muhammadiyah Magelang)

LPG memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan bensin. Konsumsi bahan bakar LPG per satuan volume lebih rendah daripada bensin. Distribusi gas pada tiap tiap silinder lebih merata sehingga percepatan mesin lebih baik dan putaran stasioner lebih halus. Ruang bakar lebih bersih sehingga umur mesin meningkat. Kandungan karbon LPG lebih rendah daripada bensin atau diesel sehingga menghasilkan CO2 yang lebih rendah4.

Ya moga – moga saja pertamina tidak menambahkan pewarna di LPG (bisa saja untuk alasan keamanan). Pembahasan artikel sebelumnya menunjukkan bahwa pewarna membuat pembakaran bensin pertamax plus jadi sepertinya lebih kotor dari pembakaran bensin premium.

Pemakaian LPG bisa tambah irit, apalagi kalau pakai yang subsidi (3kg). Namun ternyata tenaga motor bisa jadi berkurang kalau pakai lpg, lumayan banyak berkurangnya. Ini informasinya.

Tes tenaga, emisi dan pemakaian.
Laporan kegiatan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (PPPTMGB) “LEMIGAS” tahun 2010 (file diunduh dari Lemigas)

Dari hasil unjuk kerja di chassis dynamometer didapat bahwa daya maksimum yang dihasilkan oleh sepeda motor jenis 110 cc berbahan bakar LPG mengalami penurunan sebesar 25,3% sedang untuk sepeda motor jenis 150 cc mengalami penurunan daya sebesar 13%. Torsi maksimum yang dihasilkan sepeda motor 110 cc berbahan bakar bensin sebesar 9,25 Nm sedang sepeda motor berbahan bakar LPG menghasilkan 8,49 Nm atau mengalami penurunan 8,22%. Penurunan torsi maksimum sebesar 3,04% juga dihasilkan sepeda motor 150 cc.

Dari hasil pengukuran konsumsi bahan bakar pada daya yang sama diperoleh bahwa sepeda motor 150 cc dengan bahan bakar LPG irit dibanding dengan yang berbahan bakar bensin. Sepeda motor ini membutuhkan 37,6% lebih kecil atau rata-rata 2,53 kg/jam. Demikian juga dengan sepeda motor 110 cc, konsumsi bahan bakar LPG lebih kecil 39,5% dibanding kebutuhan bahan bakar bensin.

Dari hasil pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa bahan bakar LPG dapat digunakan sebagai bahan bakar sepeda motor. Keuntungan yang diperoleh dari pemakaian LPG ini adalah konsumsi bahan bakar lebih irit, emisi beracun CO lebih sedikit. Sedang kerugiannya antara lain daya yang didapat lebih kecil dan emisi HC cukup besar.

Tabel 37. Konsumsi Bahan Bakar Sepeda Motor 150cc Berbahan Bakar Bensin dan LPG
Tabel 37. Konsumsi Bahan Bakar Sepeda Motor 150cc Berbahan Bakar Bensin dan LPG

Tabel 38. Konsumsi Bahan Bakar Sepeda Motor 110cc Berbahan Bakar Bensin dan LPG
Tabel 38. Konsumsi Bahan Bakar Sepeda Motor 110cc Berbahan Bakar Bensin dan LPG

Tes pemakaian:
Anton, 2013. Perbandingan gas buang kendaraan bermotor berbahan bakar bensin dan LPG dengan konverter kit dual fuel sebagai pengatur LPG pada motor bermesin 150 cc. Skripsi, Pendidikan Teknik Mesin. Universitas Negeri Semarang. (file diunduh dari Universitas Negeri Semarang
konsumsi

Penelitian diatas menggunakan harga bensin yang lama. Bila menggunakan data yang sekarang, bensin Rp 8500 per liter (hampir subsidi), dan LPG anggap saja RP 15.000 per 3kg, Rp 5.000 per kg (jelas subsidi). Maka untuk 5km kalau pakai bensin 0.207 x 8500 = RP. 1.759,50 , kalau pakai LPG 0.170 x 5000 = Rp 850,00 . Pemakaian LPG terlihat lebih murah dari bensin.

 

Tes yang berikut ini agak berbeda, menunjukkan bahwa pemakaian LPG justru menambah tenaga. Tes pakai Honda Vario 110cc.
Nanang Romandoni & Indra Herlamba Siregar, STUDI KOMPARASI PERFORMA MESIN DAN KADAR EMISI GAS BUANG SEPEDA MOTOR EMPAT LANGKAH BERBAHAN BAKAR BENSIN DAN LPG, S1 Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya (file diunduh dari Scribd)
tenaga4
tenaga2
tenaga3

Penggunaan bahan bakar LPG pada sepeda motor Honda Vario 110 cc tahun 2010 dapat meningkatkan torsi (torque), dan daya (power). Peningkatan torsi tertinggi sebesar 63,90% didapatkan pada putaran 2000 rpm dengan menggunakan bahan bakar LPG. Peningkatan daya tertinggi sebesar 50,44% didapatkan pada putaran 2000 rpm dengan menggunakan bahan bakar LPG. Sedangkan konsumsi bahan bakar (fuel consumption) mengalami penurunan yang signifikan. Penurunan konsumsi bahan bakar tertinggi sebesar 23,09% didapatkan pada putaran 6000 rpm dengan menggunakan bahan bakar LPG.

Penggunaan bahan bakar LPG pada sepeda motor Honda Vario 110 cc tahun 2010 dapat menurunkan kadar emisi gas buang seperti HC, dan CO2. Penurunan CO tertinggi sebesar 99,56% didapatkan pada putaran 5500 dengan menggunakan bahan bakar LPG. Penurunan CO2 tertinggi sebesar 55,72% didapatkan pada putaran 3500 rpm dengan menggunakan bahan bakar LPG. Penurunan tertinggi sebesar 77,67% didapatkan pada putaran 5500 rpm dengan menggunakan bahan bakar LPG. Sedangkan konsentrasi O2 mengalami peningkatan yang signifikan pada penggunaan bahan bakar LPG. Peningkatan tertinggi sebesar 83,65% didapatkan pada putaran 7500 rpm.

 

Jadi kesimpulannya, pakai LPG jelas lebih ramah lingkungan, jauh lebih irit, mesin lebih halus dan bersih. Namun bisa ada kemungkinan tenaga mesin berkurang. Sepertinya ini tergantung pada konverter yang dipakai.

Semoga saja di masa depan ada peneliti atau blogger yang bersedia meluangkan waktu untuk mereview konverter BBG yang ada di pasaran.

9 thoughts on “Berdasarkan penelitian, konversi sepeda motor ke LPG lebih irit dari bensin tapi bisa lebih tidak bertenaga juga

  1. Iya mas,trgantung konverter n spek mesinnya,yg jelas scr kimia LPG memiliki rantai C pendek yg mmbuat unsur H lbh banyak,rantai C yg pendek jelas berkarakter oktan tinggi..
    Sifatnya H pd reaksi pembakaran adl “panas” (makanya enak buat masak d dapur bs cpt panas)
    sifat C pada reaksi pembakaran adl “ledakan” yg berpengaruh pd torsi,krn LPG jumlah C lbh sedikit dr pd premium maka dperlukan mesin dgn kompresi tinggi agar tendangan dr C maksimal,ini jg penyesuaian thd LPG yg tahan kompresi (oktan tinggi)..
    Dgn pencampuran yg sesuai dgn permintaan mesin,maka bs dipastikan jauh lbh irit,brtenaga,n ramah lingkungan..
    Yg paling unik itu avtur kualitas “A” mas,bbm pesawat ini klo dbakar kyk apapun tak bisa mas,smisal d guyur dlantai ataupun dtaruh d wadah lalu dsulut api tetep ga bs terbakar..
    Tp klo dtaruh dlm kaleng tertutup lalu dberi percikan api langsung kaboooooommmmb mledak luar biasa..
    Kn dapur pacu mesin jg trtutup mas.. Maknyus itu ngoahahaha..

    Suka

    • wah menarik sekali. aneh kalau harus ditaruh kaleng baru bertenaga. semoga nggak ada yang coba untuk sepeda motor. Atau drag racer pakai avtur ya? makasih infonya.

      LPG jadi mirip alkohol ya.

      Suka

  2. LPG pke propana (C3H8)
    klo alkohol yg umum dpke adl etanol (C2H5OH)
    jumlah C beda tipis mas,jd hasil torsipun beda tipis lbh baik LPG..
    Beda mas klo pke alkohol jenis butanol,sifatnya mndekati bensin/premium n oktannya skitar 25% lbh tinggi..

    Suka

    • Makasih infonya.

      Saya coba searching untuk LPG dan ketemu ini:
      http://www.migas.esdm.go.id/?op=Berita&id=1942

      “VP PT Pertamina Mochamad Harun dalam siaran persnya menjelaskan, komposisi campuran LPG Pertamina yang mengandung 50% Propane dan 50% Butane telah sesuai dengan ketentuan, baik dari aspek komposisi maupun tekanan uapnya yang telah diperhitungkan sesuai kalori atau daya bakar yang diperlukan untuk kebutuhan memasak atau rumah tangga.”

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s