Apakah teknologi injeksi Yamaha lebih bagus dari karbu? kok sepertinya tidak?


Sering dikatakan bahwa YM-Jet FI adalah bukti keunggulan teknologi Yamaha, seperti klaim berikut ini:
Teknologi YMJET FI Yamaha Membuat Motor Irit dan Kencang

Beberapa wartawan dari media yang diundang turut pula menyaksikan presentasi mengenai teknologi terkini dari Yamaha yaitu YMJET FI. Teknologi ini membuat motor kian kencang dan irit karena menggunakan beberapa teknologi yaitu Low Friction Piston Ring, Diasil Cyl & Forged Piston, Low Loss Bearing Camshaft, Roller Rocker Arm, Low Loss AC/DC Generator, Low Loss Turbo Fab, Low Resistance Muffler, Low Loss, Bearing Crankshaft, New CVT System, dan Light Weight Crankase. Kelebihan dari YMJET FI terletak pada teknik pengabutannya yang lebih sempurna. Pembakaran yang optimal dan konsumsi pembakaran yang lebih irit membuat hasilnya lembut bak kabut. Yamaha juga bekerjasama dengan ITB untuk menguji iritnya YMJET FI.

Karena penasaran penulis mencoba membandingkan berdasarkan data resmi dan ulasan dari blogger. Berikut ini adalah perbandingan spesifikasi antara Mio Sporty lawas yang tertera di archive dari website resmi Yamaha Mio Sporty CW:

Tipe Mesin : 4 Langkah, SOHC 2-Klep Pendingin Udara AIS (Air Induction System) EURO 2 Ready
Diameter Langkah : 50.0 x 57.9 mm
Volume Silinder : 113.7 cc
Susunan Silinder : Tunggal
Perbandingan Kompresi : 8.8 : 1
Power Max : 6.54 Km (8.9 ps) / 8,000 rpm
Torsi Max : 7.84 Nm (0.88 kgf.m) / 7,000 rpm
Sistem Pelumasan : Wet Sump
Oli Mesin : 0.9 Liter
Radiator : –
Karburator : NCV24x1 (Keihin)
Transmisi : V-Belt Otomatis
Kopling : Kering, Sentrifugal Otomatis
Caster / Trail : 26.5 derajat/ 100 mm
Rasio Gigi : 2.399 – 0.829
Sistem Starter : Kick & Electric

ChasisTipe Rangka : Steel Tube
Suspensi Depan : Teleskopik
Suspensi Belakang : Teleskopik
Rem Depan : Hydraulic Single Disc
Rem Belakang : Drum
Ban Depan : 70/90-14MC 34P
Ban Belakang : 80/90-14MC 34P

Sistem Pengapian : DC-CDI

DimensionPanjang x Lebar x Tinggi : 1,820 x 675 x 1,050 mm
Tinggi Tempat Duduk : 745 mm
Jarak Antar Roda : 1,240 mm
Jarak Ke Tanah : 130 mm
Kapasitas Tangki : 3,7 Liter
Berat Kosong : 87 Kg

Beberapa data kosong sengaja saya hapus. Mari dibandingkan dengan spesifikasi Yamaha Mio yang sekarang, Mio J, dengan kapasitas mesin sama – sama 115cc:
yamahamioj

Bila dirangkum, keduanya sama sama pakai mesin 113.7cc, diameter x langkah sama sama 50.0 x 57.9mm, sama sama 4 langkah SOHC 2 valve. Perbedaannya:
– Yamaha Mio lama: kompresi 8.8:1, berat kosong 87kg, tenaga 8.9ps, torsi yang dalam kurung (ha ha ha sengaja!) 0.88kgf.m.
– Yamaha Mio J: kompresi 9.3:1, berat isi 93kg, tenaga 7.75PS, torsi yang dalam kurung 0.80kgf.m.

Terlihat bahwa walau kompresi mesin lebih tinggi, Yamaha Mio J 15% lebih loyo, mungkin ini dilakukan untuk mengejar irit, seperti yang sudah diinformasikan oleh tmcblog.com:
Kayak apa iritnya Mio J menurut klaim Yamaha Indonesia ?

Bro sekalian, ternyata motor yang dikerudungin adalah Mio J he he he. … Nahh seperti kita ketahui, possitioning Yamaha Mio J yang telah mengadopsi YMJet Fi adalah motor yang tetap memancarkan aura performance khas yamaha namun dengan nilai plus efesiensi bahan bakar. Yamaha mengklaim Mio J lebih irit 30% dari mio sporty

Sepertinya membuat mesin lebih loyo 15% dapat membuat Mio J lebih irit 30%. Apakah itu bukti keunggulan teknologi dari YM-Jet FI? rasanya tidak. YM-Jet FI bukanlah teknologi yang bikin kencang dan irit, tapi teknologi yang bikin pelan dan irit. Ini disebut pula di iwanbanaran.com, bahwa memang YM-Jet FI itu adalah oprekan untuk buat motor lebih irit (kok mirip Blue Core ya?):
Kenapa New Jupiter-Z1 tidak dibekali RDB? nih dia jawaban Yamaha….

Last…..pada saat yang sama IWB juga bertanya, kenapa YIMM tidak mengaplikasi teknologi YM-Jet FI terhadap simoped?. Diwakili oleh pak Abidin…jawabannya cukup singkat dan padat yakni tergantung objectivitas. Karakter YM-Jet FI lebih menekankan irit signifikan pada economical zone. Sesuatu yang nampaknya kurang cocok diaplikasikan ke NJZ1 yang dinobatkan sebagai bebek dengan roh performa.

Kesimpulannya, bila melihat dari data yang ada, belum jelas terlihat keunggulan dari YM-Jet FI. Yang jelas adalah untuk kasus Yamaha Mio Sporty vs Yamaha Mio J, berdasarkan data spesifikasi resmi Mio J 15% lebih loyo daripada Mio Sporty. Jadi bila Mio J 30% lebih irit daripada Mio Sporty, rasanya kok wajar. Ini juga berdasar pengalaman pribadi saat pakai alat penambah tenaga, saat itu penambahan efisiensi membuat tenaga nambah 15% atau setara dengan kendaraan dengan cc 15% lebih besar, penambahan irit menjadi sekitar 30% juga. Jadi dari penilaian pribadi kalau untuk cara normal, kalau efisiensi tetap, mengorbankan tenaga 15% tentunya bisa dipakai untuk bisa lebih irit 30%.

9 thoughts on “Apakah teknologi injeksi Yamaha lebih bagus dari karbu? kok sepertinya tidak?

  1. Mas..
    Kmrn cemenite ditaruh di jok itu maksudnya di bagasi bawah jok ya jk motornya supra wtf?
    Trs klo cemenitenya kebesaran ditaruh di motor bukan brarti energinya yg keluar negatif kn mas?
    Trs mengenai mas kemarin “ga bisa kasih banyak cemenite pd kijang 1600 krn setelan terlalu boros”,dalam pikiran saya apa maksudnya jk bisa disetel irit seoptimal mungkin maka cemenite bisa ditambah lebih banyak apakah benar demikian? Dgn penyesuain yg pas tentunya..

    Suka

    • Iya, maksudnya ditaruh bagasi paling bawah. Kalau kebesaren efeknya jadi berlebihan, Efek cemenite hampir sama dengan nambah rasio bensin, butuh diiritkan biar tenaganya keluar. Kalau taruh jok masih terlalu dekat, coba dikantongin atau dibelah dua.

      Iya, jumlah / ukuran cemenite sebaiknya disesuaikan dengan setelan irit/boros bahan bakar.

      grafik berikut menunjukkan bahwa kalau terlalu banyak rasio bensinnya juga jadi berkurang tenaganya, butuh rasio optimal.

      Jadi efek tetap positif, tapi kebanyakan.

      Suka

  2. Ralat dikit bro, kalau itu spek mio sporty, karburatornya pakai Mikuni.
    Kemudian data power mio tertulis 6,54kw(8,9ps). Nah ini yang ane bikin nggak percaya data data gituan. Sebab spek mio yang lain ada yang tertulis 5,98kw, bahkan mio soul cuma 5,7kw.
    Dengan begini menimbulkan perpsepsi injeksi tidak lebih baik dari karbu.padahal kan tidak semudah itu menganggap injeksi tidak lebih baik dari karbu tanpa data yang akurat.

    Suka

  3. Yes! Zuper skali.. Trimakasih mas..
    Ini msh sangat sibuk jd blm smpat proyek,jd cuma baca2 aja n dpahami betul2,mgkn baru bisa bebas bln februarinya hehe..

    Suka

  4. Menurut saya injeksi yang ditanamkan pada segmen low-end pasti mengejar keiritan, yang bisa saja mengorbankan performa. Tapi kalau kita lihat di segmen medium/high-end khususnya motor sport 600cc keatas, injeksi yang diterapkan untuk mengejar performa. Atau malah injeksi hanya dilakukan untuk memenuhi regulasi pemerintah. IMHO.

    Suka

    • Iya, sepertinya untuk efisiensi sistem injeksi tidak jauh berbeda dengan karbu. Dan memang sepertinya implementasi injeksi terpaksa dilakukan untuk mengurangi emisi.

      Ini mengingatkan saya tentang kelemahan sistem injeksi setelah beberapa tahun, artikel berikut…

      Suka

  5. sbelumnya fb garpu ngece bilang pgm fi honda fi kok masih pake obeng
    lha iniymjet fi garpu belum mateng, idealnya bikin irit malah gk trbukti.
    wkwkw
    kjadian deh akhirnya di revisi jadi bluecore
    LOL

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s