Bajaj ExhausTEC, teknologi knalpot meningkatkan torsi bawah tanpa mengorbankan torsi atas


Mungkin ini teknologi lama, katanya pula ini teknologi yang booming di kalangan pengguna mobil tahun 90 an, tapi cukup aneh bila banyak yang tidak tahu teknologi ini. Teknologi ini dikenal mampu meningkatkan torsi putaran bawah hanya dengan menambah tabung dengan ukuran dan letak tertentu. Karena potensi dari teknologi ini, Bajaj mempatenkan teknologi ini di India pada tahun 2009 (No.851/MUM/2004). Yang kemudian mengakibatkan Hero motor, sesama produsen motor di India untuk menghilangkan teknologi ini dari produk mereka.

Bagaimana sebenarnya prinsip dari teknologi yang bisa bikin Bajaj mempatenkannya? ternyata sederhana. Menurut patent ini cara kerjanya:
Indian Patents. 231498:AN EXHAUST SYSTEM FOR IMPROVING TORQUE CHARACTERISTICS OF A SINGLE CYLINDER FOUR STROKE SPARK IGNITION ENGINE

the applicants have invented an exhaust system wherein higher torque is produced at lower engine speeds whilst still retaining the desired engine performance and torque at higher engine speeds and also maintaining desirable noise levels. This is achieved by connecting a chamber of predetermined volume, externally to the header pipe (stepped or otherwise) of the exhaust system at a point preferably between 40% to 60% of developed length of the header pipe from the face of exhaust flange along the length of said header pipe either directly or through a connecting tube. Conveniently, the location of the chamber is selected to accommodate it within available space in motorcycle and without sacrificing the ground clearance.

Usually, if a typical known engine is tuned to have a maximum net power at 8000 RPM, then a good engine can achieve a peak torque at 6000 RPM, In this case, the torque at 3500 RPM would be approximately 15% lower than the peak torque. This leads to poor driveability of vehicle at low engine speeds, while giving good performance at higher engine speeds. On the contrary, if the engines were to be tuned to achieve peak torque at lower speeds, for instance 5000 RPM, the peak power would occur at approximately 7000 RPM but would normally be of lesser value. Based on a comparison using the same vehicle gear ratios, this would mean that the vehicles with such engines would have better low speed drivability but poorer high-speed performance.

In order to achieve better performance of this engine, the applicants’ improved exhaust system according to this invention enables at least two torque peaks to be produced in the torque vs. engine speed relationship.

Intinya adalah peningkatan torsi diputaran bawah dapat ditingkatkan hanya menambahkan tabung pada pipa knalpot di antara 40% sampai 60% panjang total. Ini tidak akan mengurangi torsi putaran atas dan suara knalpot masih tetap seperti semula. Walau menurut pemakai di mobil akan ada suara mirip turbo saat gas dilepas. Di klub penggemar Ayla ini menjadi modifikasi yang disarankan, komentar pemakai bisa dilihat di link berikut:
Kick Down Twin Tube (KDTT)
beng

Setelah riset satu tahun di Daihatsu All New Sirion, kini bermanfaat di Daihatsu Ayla, dgn itungan dan posisi tepat, riset setahun tidak sia sia

 

Kalau menurut patent bajaj, kenaikan torsi seperti berikut ini:
bajaj1

Dari diagram seperti ini:
bajaj3

bajaj2

 

Kalau di motor sesungguhnya seperti ini:
bajaj5

bajaj4

Kalau ketemu Pulsar silahkan cek sendiri. Yang menarik, knalpot standar sepeda motor lain juga harusnya bisa dimodifikasi sendiri. Cocok sekali untuk motor yang torsi bawahnya kurang. Bagusnya lagi knalpot tidak berubah berisik walau torsi untuk putaran bawah nambah. Cocok juga bagi yang mau irit bahan bakar dengan mengendarai di rpm rendah.

10 thoughts on “Bajaj ExhausTEC, teknologi knalpot meningkatkan torsi bawah tanpa mengorbankan torsi atas

  1. Mungkin yang dipatenkan Bajaj teknologi TEC (torcy expansion chamber). Soalnya pada tvs tormax udah ada sejenis TEC ini.
    Teknologi sudah berkembang, beralih memaksimalkan power yg dihasilkan (bukan meningkatkan power y) meskipun torsinya kecil. Contoh beat akselerasinya tetep nampol meski boncengan/mengangkut beban berat. Atau cbr lokal punya akselerasi & topspeed yang cukup tinggi meskipun torsinya cuma 12nm.

    Suka

    • Untuk teknologi, saya yakin bahwa tambahan ini juga bisa meningkatkan tenaga dari CBR lokal. Soal akselerasi CBR, sepertinya tenaga didapat dengan meningkatkan rpm, kalau di 4000rpm nggak ada tenaganya, sehingga penggunaan teknologi ini mestinya bisa membantu akselerasi di putaran bawah.

      pulsar yang baru pun masih tetap menggunakan teknologi ini. Power besar adalah salah satu keunggulan Bajaj.

      untuk patent, Bajaj sudah memenangkannya:
      http://www.topnews.in/bajaj-auto-wins-patent-exhaustec-technology-2146701

      The major automobile maker of India – Bajaj Auto Ltd has won patent for an engine technology that it uses in its motorbikes, for which it was warring with TVS Motor. The nation’s largest two and three-wheeler maker, Bajaj Auto has gained the patent for its bike super engine ‘ExhausTEC’ from the Indian Patent Office.

      Suka

    • Walau sudah kabur, tetap jadi inspirasi. Tujuan dari artikel ini adalah barangkali ada yang mau coba memanfaatkan teknologi ini untuk motor sendiri. Modifikasi knalpot jadi ada tambahan tabungnya.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s