Bagaimana sebenarnya kesan dari pengguna Viar terhadap kualitas sepeda motor Viar?


Dari komentar yang diposting di blog ini, banyak yang meragukan tentang kualitas dari Viar. Karena menurut penulis hanya pengguna dari sepeda motor Viar saja yang bisa memberikan informasi yang lebih subyektif, maka penulis coba merangkum beberapa pendapat dari pemilik motor Viar terhadap kualitas sepeda motor Viar.

Namun untuk pengenalan, mari kita simak dulu review yang tersedia tentang motor Viar.
Review Viar Vix-R 150: Test Ride & Uji Performa

Menjajal ergonomi motor, ketinggian jok dari tanah tidak terlalu tinggi juga. Untuk riding position, sudut setang tidak terlalu merunduk, tapi sensasi sportnya masih cukup terasa. Mencoba masuk ke gigi 1 dan 2, tarikan motor cukup halus. Akselerasinya tidak terlalu besar, tapi handlingnya ringan dan enak dibawa untuk nyelip-nyelip. Dibawa di kecepatan menengah pun handlingnya masih lumayan stabil.

Kelemahan Viar Vix-R 150 mungkin ada di performanya yang tidak terlalu gahar di putaran atas. Tarikan setiap gigi tidak terlalu panjang. Selain itu, persneling perpindahan giginya juga agak keras / tidak langsam.

VIAR VIXR 150 RIDING EXPERIENCE

Sabtu 19 Juni 2010, saya menyempatkan hadir di acara testride Viar VixR 150 bertempat di area barat stadion maguwoharjo sleman yang biasa digunakan sebagai sirkuit gokart. Dari pengamatan saya kualitas fairing yang digunakan cukup baik dimana tidak ada cacat dalam pembentukan fairing ini. Untuk mesin sendiri menggonakan platform mesin CB series khususnya honda megapro. tenaga yang dihasilkan tidak lebih dengan motor jepang 4 tak 125 cc SOHC.

Saat pertama kali naik diatas motor ini, kesan pertama yang saya peroleh ialah “kayanya ga jauh beda dengan CBR yang asli :D”. putaran mesin maksimal hanya sebesar 10ribu. Satu hal yang perlu dijadikan catatan yaitu : getaran mesinnya luaaaar biasa besar . saat saya mencoba zigzag berasa sangat mudah dibandingkan pulsar200 saya.

Viar memberikan jaminan garansi mesin selama 3 tahun. untuk Sparepart, tidak terlalu susah didapatkan apabila sparepart orisinil Viar sulit didapatkan mengingat mesin yang digunakan serupa dengan honda megapro.

Test Ride: Viar VixR 150

Mesin dinyalakan, dan suara mesin ketika stasioner cukup halus. Ketika ditarik, kami merasa ada hambatan. Mesin meraung kencang, tapi akselarasi masih kurang agresif. Tapi untung, perbandingan gear Viar VixR dibuat rapat-rapat sehingga tenaganya masih tertolong.

Perbandingan gear satu dan limanya memang dibuat berat, hingga tenaga di putaran bawah terasa loyo. Namun ini akan menguntungkan ketika motor berada di kecepatan tinggi. Putaran mesin akan tetap rendah dan bermanfaat untuk menghemat bahan bakar.

Soal handling, Viar VixR cukup lincah. Suspensi upside down di bagian depan menyokong laju motor ketika bermanuver. Rem belakang yang sudah menggunakan ABS (Antilock Breaking System) masih belum mampu menghentikan sepeda motor tanpa mengunci roda. Direm mendadak, Viar Vix R tetap mengunci ketika motor hampir berhenti.

Test Ride Viar Vix-R 150 dan VSR 200 (4 – Habis): Biar Nggak Penasaran Uji Akselerasi Ke Atas Mesin Dynomite

Dalam 3 kali run, didapat power maksimal dari yang mesin SOHC dengan bore x stroke; 62,0 mm x 49,5 mm ini sebesar 9,22 hp pada 8.755 rpm. Sedang torsi puncaknya tecatat 8,57 Nm di 6.937 rpm. Lumayan lah, meski mirip performa bebek.

Berikutnya, giliran VSR 200. Power tertinggi yang sanggup dimuntahkan mesin yang berdiameter piston 65,5 mm dan stroke 59,0 mm ini terukur 11,82 hp pada 7.660 rpm. Torsi terbaiknya sebesar 11,98 Nm di 5.990 rpm. Hmmm… but it’s ok lah!

ketika ngegas VSR200, akselarasi yang dirasakan lebih baik. Tapi sayangnya, getaran mesin terasa di rpm tinggi. Yang cukup jadi pertanyaan, apabila motor dalam keadaan statis, putaran mesin bisa melejit ke 11.000 rpm. Namun, ketika motor ini dipacu di trek panjang, putaran mesin cuma teriak sampai 8.000 rpm.

 

Video Viar VSR dapat dilihat di link berikut, suara mesin dan raungan memang mirip Honda GL Pro:

Di video yang terakhir suara mesin Viar VSR jauh lebih kasar dari yang lain. Di review terakhir juga menyebutkan rpm maksimal VSR di stasioner dan di jalan juga berbeda. Ini membuat saya berpikir jangan – jangan Viar model sport (VIXR dan VXR) itu kompresi mesinnya tinggi, sehingga butuh bensin oktan tinggi juga? Sayangnya kompresi mesin tidak disebutkan di spesifikasi.

 

Bila di review hanya menyebutkan kesan sepintas disertai dengan dugaan – dugaan, pemakai motor Viar ada yang mempunyai pendapat berbeda. Menurut pemakai motor Viar, Viar itu motor yang lumayan tangguh. Memang ada kelemahan, namun rata – rata pemakai Viar menerima kekurangan tersebut dan cukup puas dengan produk Viar.

Berikut adalah contoh testimoni dari pengguna Viar Star X100:
review 5 tahun bersama motor cina, bagaimana kualitasnya ?

Body si vira plek abis modelnya sama kayak supra x 125, semlohai mas broo, banyak yang ngira kalo ini supra beneran padahal mocin, kualitas body juga bagus, kencang dan tebal plastiknya, hingga 5 tahun masih belum ada bunyi bunyi aneh, batok pun masih seret, nggak kayak supra yang suka ngeluarin bunyi bunyi, hanya saja kualitas pernis memang kurang daripada mopang body belakang agak kusam.

Karakter mesin vira tergolong galak, pas barunya dulu sentil dikit bisa loncat itu motor, jadi harus kalem ngurut gas, Si Vira dipersenjatai dengan mesin berkapasitas 100 cc, awb kira torsinya besar, hanya saja getarannya emang lebih kerasa, mesinnya bandel jarang rewel, begitupun komsumsi bbm masih bisa tembus 1:50, lima tahun dipakai belum ngebul masih anteng aja, trouble yang pernah terjadi adalah stater error

Setelah lima tahun dipakai mika lampu mulai menguning, khas motor cina, reflektor depan juga sudah meleleh, tapi semua masih berfungsi dengan baik, troble kelistrikan yang sering terjadi ialah lampu depan yang sering mati, disinyalir karena kiprok sudah minta ganti, selain itu adalah kualitas saklar yang jelek, sehingga hampir tiap tahun mesti ganti saklar👿 , sedangkan pengapian motor sampai sekarang masih aman.

Penuturan yang lebih banyak bisa dilihat di kaskus, dimana thread dibuat khusus untuk pengguna Viar. Disebutkan juga cara – cara mengatasi permasalahan yang sering terjadi pada Viar. Berikut contoh postingannya.
VIRUS [Viar Owner @Kaskus]

BEBERAPA MASALAH YANG TIMBUL PADA SEPEDA MOTOR VIAR DAN CARA MENANGGULANGINYA
vsR 200:
mengatasi suara kasar pada enjin (bawaan orok😀 ) :

vx2 / tx 150:
mengatasi mesin brebet:
mengatasi stang bergetar:
mengatasi bunyi berisik dari arah belakang:
selongsong gas berasa berat:
kaki terasa panas saat berkendara:
shock usd berasa keras:
Mengatasi tembakan knalpot TX:

vioR:
mengatasi suara ngorok:
suara “jeduk” saat memposisikan dengan standart tengah:
suara kletek-kletek didalam knalpot:
suara “cethok!!” pada bagian depan:
jok berasa geal-geol pada bagian belakang:
electric start tewas:
suara besi beradu saat melibas jalan bergelombang:
gregel-gregel saat berakselerasi:
spakbor kolong gampang amblas:
suara decit saat membawa beban berat ataupun saat melibas jalan keriting:
bagian cvt belakang terdengar bunyi ‘srek-srek-srek-grek-grek-grek’ pada saat roda belakang diputar dengan tangan secara manual:
rem belakang kurang pakem:
kick start macet:
tombol klakson macet/tidak mau membal:
tutup tangki bbm kurang rapat:

star cx:
mogok setelah dicuci:

Beberapa contoh sharing pengalaman:

Beberapa hal yg saya alami:
-baut”nya banyak yg krg kenceng gan,jd kita musti ngecek bgtu kluar dr showroom.
-bushing engine mounting hrs rutin disemprot pelumas kl g bisa bunyi decit pas motor mantul”.
-spedometer pas 80km/jm g stabil jd jarumnya agak bergetar gt,stelah ane tanyain k mekanikny ktnya ‘gpp kok memang smua jg gt’ punya saya smp skg spedony fine” aja tuh msh bs bekerja dgn baik tp y it td pas 80 agak getar jarumya.
-kampas rem blkg krg menggigit kudu punya skill lebih buat ngerem si vio ini,hahaha
Tp lama” g kok gan.
-suara mesinnya agak aneh gan ky serak gt,tp pas uda jalan haluuuusss bgt.
-kulit jok harus ditata ulang kl dr pabrik jelek gan ibarat kulit cewek nih kurang kenceng,hehe, Solusinya bw k tukang jok suruh ngencengin aja.
-buat turing mantep loh gan
-larinya yg jelas kenceng gan ane pernah gas pol tp g penah liat spedo,hehe
-semplakannya empuk gan enak bgt
-tarikannya maknyus

Kesimpulannya sh dgn harga 8jt an vio trbilang worth it gan memang ada beberapa kekurangan tp yg namanya produk smua pst ada kurangnya gan produk jepangpun jg ada kurangnya.

http://www.kaskus.co.id/post/51863f9a1ed719206d000001

Biasanya permasalahan motor2 yang murah2 gini kualitas kelistrikannya rendah, ane udah 2x ganti cdi. Trs kualitas materialnya rendah juga. Tapi semua kembali ke kita sebagai pemilik, semakin kita perduli sama motor kita, semakin motor kita ramH sama kita

Intinya, ane merekomendasikannya untuk orang yang
1. Senang sedikit repot
2. Mengerti sedikit kelistrikan atau mesin
3. Seneng bongkar2 sendiri atau mau bongkar2
4. Suka riset part2 seperti agan ts atau agan2 pemilik tx yang pada kreatif
5. Tidak perduli dengan gengsi dari suatu brand

Tidak merekomendasikan kepada
1. Org yang cukup sibuk
2. Ga mau pusing dengan riset part substusi sampai modifikasi
3. Buta total mesin dan kelistrikan
4. Bengkel resmi/langganan jauh dari tempat tinggal

salam kenal.. ane masih pake Viar Cross X200..
kalau kualitas mesin selama ini tidak ada masalah sama sekali, trabas seharian dak ada kendala di mesin, malah orangnya yang lemes, sekarang Viar lagi buat proyek motor trail, di sini agak jarang yang pakai trail, lebih rame di pesbuk.

1. Karya bit pembuatan sebelum november 2014 harpa lebih berhati-hati dalam penggunaannya krn di bagian leher depan tiopis, ada baiknya coba bawa ke dealer pusat untuk di cek di bagyian lehernya, krn akibatnya fatal, tu leher bs patah, model sekarang besi pada leher udh lebih tebal dan ditambahkan plat baja..
2. untuk V1 jgn sekali-kali kehabisan bensin ya, klo kehabisan bs berabe meskipun sudah diisi akibatnya sering terjadi dinamo stater yg terbakar, solusinya klo pernah kehabisan ya bongkar tu bhody dan sedot tu bensin sehingga karburator keiisi bensin. untuk V2 masih dalam tahap pembenahan lebih baik, memang belum dilaunching.

ah yakin kuatan R15? endurance 2700KM PP bandung – malang – bromo – surabaya – jakarta kemaren pas mudik pake mocin lho pake tapak biksu velg 5,5 inch pula dengan berat rider + bawaan 90KG

R15 wani ora? kalau belom ada yg berani test, belom bisa dikatakan tangguh..

sekedar info aja, mocin 150-200cc banyak mengadopsi mesin berbasic GL/CB pabrikan jepang.. kalau nyang pecinta nih mesin, ud ga usah tanya lagi dah soal durabilitynya

jadi kalau soal durability mesin berani lah adu ama R15 doang mah..

tapi kalau top spit jangan berharap banyak dah,

biar kagak dibilang hoax ane tongolin gambarnya yaks beberapa

 

Seperti halnya membeli sepeda motor dari pabrikan lain, sepertinya lebih aman untuk tidak membeli produk yang baru saja dilaunching (V1). Lebih baik membeli produk lama yang sudah banyak pemakainya. Lebih baik juga bila bergabung ke komunitas Viar agar bisa dapat bantuan bila kesulitan.

Untuk 3S, sepertinya tidak masalah bagi yang lokasinya dekat dengan bengkel resmi. Walau ada juga keluhan bahwa onderdil di bengkel resmi lebih mahal dari merek lain.

Masih banyak sharing yang lain, silahkan disimak karena thread panjang sekali, sampai 157 halaman saat penulis membuat artikel ini. Dan rata – rata mereka saling share tentang bagaimana mengatasi masalah atau sharing trik, bukan soal curhat mau ganti motor lain, tanda bahwa mereka cukup puas dengan Viar.

Semoga ini bisa memberikan gambaran tentang fakta kualitas dan daya tahan dari motor Viar.

47 thoughts on “Bagaimana sebenarnya kesan dari pengguna Viar terhadap kualitas sepeda motor Viar?

  1. Waduh..
    Klo saya mending beli honda prima second harga 1,5jt walau kondisi kurang baik dr pd motor cina kondisi baru (walau katanya bkn cina) 8jtan..
    Dan saya udah punya tuh motor jadul d garasi beli dr mertua,n tetep punya prestis jk dsandingkan dgn bebek baru hehehe..

    Disukai oleh 1 orang

  2. Mesin getar di varian sport mocin umumnya karena kruk as yang balance. Bisa diganti punya megapro ato tigee. Trail Mocin Punya ane dulu juga geter kayak gitu, sampai 60Kpj sih masih anteng, diatas itu bergetar hebat n masuk 80kpj mesin megap2 n berguncang kayak mau ambrol. Akhirnya ane ganti kruk as n girbox megapro, sampe 100kpj masih halus, diajak blusukan gak kalah ama KLX

    Suka

  3. Maaf nich untuk dealir viar…..orderdil agak sulit ya… saya pesan piston sama ring nya utk motor roda 3 (tiga) 150 cc, 3 minggu kemudian datang barang pesanan saya . eh…….ternyata yg dtg utk yg 200 cc, kt nya brg yg sy pesan sudah tidak ada ( barang ” JADUL ” ) kt bagian marketing padahal motor tsb keluaran tahun 2010, gmn bisa disebut jadul ? dan katanya barang tersebut tidak bs ditukar (padahal barang blm di pake ) tp akhirnya sy nego gmn supaya barang pesanan saya ada atau uang kembali, ternyata saya disuruh nunggu lagi beberapa hari dan akhirnya datang lah barang tsb, tapi ternyata barang tersebut bkn untuk viar tapi merk CB biasanya piston tsb di gunakan untuk Honda Mega Pro. hanya bungkus nya saja Viar ( tp itupun bungkusnya sudah bekas ). dan jelas lah tidak cocok karena terlalu longgar. ini terjadi ini di dealer Viar jl. Cipoho ( sukabumi ). Tolong dong ….. Viar …kemana saya harus pesan barang tsb. klu di corter kan sayang ….mesin masih bagus………

    Suka

  4. Untuk VSR 200R gw pernah sebelah belahin sama Minerva R150VX OLD Tahun 2011 dan banyak sekali kesamaan part yg dipakai padahal sama-sama standard pabrikan masing masing. Contoh part yang sama adalah Velg,suspensi upside down setnya, cakram depannya, master rem nya,dll. Dan yang membedakannya cuman hanya fairing set viar yg lebih mengarah ke Cbr 150 thailand dan desain speedometernya jg sama. Dan itu jg terjadi pada cross 150cc – 250cc nya yg memakai mesin sama dengan minerva. Yg berbeda di 250cc nya dengan minerva adalah viar memiliki kick starter sedangkan minerva tidak ada kick starter dan 250cc nya memakai mesin buatan zhongsen. Dan untuk sparepart 150cc nya jg banyak kanibalnya bisa memakai part pabrikan jepang seperti yamaha honda dan suzuki. Untuk 250cc nya jg sparepart racing untuk mesin nya jg sekarang udah ada buatan faito racing untuk megelli gen 2 (kode product 250RE/RV/SE/ME) 😁

    Suka

  5. Saya hari ini beli viar vmax 125 di bayar cash. Diantar jam 3.30 sore, kurang lebih 1/2 jam kemudian begitu mau dicoba sepedanya tidak bisa di starter dan lampu depan juga tidak menyala. Huh…, saya mau uang saya kembali 100% karena saya juga belum mencoba menaikinya dan amat sangat kecewa dengan kualitas produknya!!!!!!!!
    Staff showroomnya juga kurang okay, ketika ada calon customers datang mereka kurang communicative dan kurang memberikan informasi tentang product yang kita inginkan & juga yang paling penting tidak ada pemberitahuan tentang berapa hari/minggu/bulan garansi sepedapun juga tidak ada pemberitahuan.
    Untuk pendatang baru di dunia permotoran seharusnya kualitas & customer service itu harus dinomer satukan karena pada dasarnya saya pribadi sudah merekomendasikan ke teman (dengan pertimbangan harga yang terjangkau), tapi sekarang malah kecewa dan yang pada akhirnya saya bilang ke teman-teman saya lebih baik beli HONDA / YAMAHA.
    Terima kasih!

    Suka

  6. bang saya ini tipe orng sibuk dan ga sempet buat ngurusi mesin , tapi alhamdulillah sedikit tau tentang mesin . problemnya hanya waktu dan sering lupa contoh saat ada kerusakan kecil pada motor dan saat itu harusnya diganti tapi kendala waktu dan sering lupa hehe ada saran jitu buat antisipasi . soalnya saya kurang akrab ama kendaraan saya . makasih juga info tentang viarnya bang hehe udah mau ngambil viar cross X 150 soalnya hhee

    Suka

  7. Says punya masalah pengisian yg tidak stabil dengan motor tipe viar vix r ini Ya itu sering mengalami kiprok dan accu terbakar

    Solusi’y tolong

    Suka

    • Coba di cek voltasenya. Rusaknya kiprok sepertinya disebabkan oleh rusaknya aki, kemungkinan karena overcharging. Dan kalau nggak salah untuk model Honda lama (yang bisa saja diterapkan di viar vxr) kelemahannya memang voltasenya naiknya tinggi. Jadi aki nggak bisa pakai aki kering.

      Coba pakai aki basah. Bila masih masalah, cek dinamo amper.

      Suka

    • Kalau dari cerita yang lain mesin justru awet, yang nggak awet justru komponen pendukung seperti kelistrikan dan kaki kaki. Model yang awet itu biasanya bebek atau motor laki. Kalau untuk motor matic lebih banyak keluhan .

      Suka

  8. banyak sales mahonda sama yamaho nyaru jadi konsumen, bikin karangan bebas tentang rusak ini atau itu, saya pernah pakai dua merk ini, ternyata mahonda supra bodynya protol pecah melulu belum spedometer lcdnya kriting kemasukan air hujan. akhirnya ga pakai indikator bensin sama bodinya dilepas karena pecah kena getaran mesin. capedeh.

    Suka

    • Kalo soal kualitas, suzuki yg paling bandel Bos, spd mtr yg siap disiksa kerja, karena bandelnya sparepart, sparepart ori nya mahal ,org pada takut belinya. Sementara suzuki ga kasih pilihan sparepart kw 2 – 3 yg ori nya. Saking awetnya nih motor, kliatannya pabrik suzuki mo gulung tikar. Jadi Honda&Yamaha lah pemenangnya

      Suka

  9. siang gan,
    kalo mw service viar vsr 200 ini dimana yah?
    ane mw ganti rantai keteng dan kampas rem..
    bengkel biasa gak mw nerima katanya lom pernah pegang mocin ginian..
    belagu bgt yah tuh bengkel ..

    tq for reply

    Suka

    • maaf tidak bisa memberi referensi, terpaksa harus tanya tanya. Coba dibilang daleman sama dengan punya Honda. Coba tanya ke yang biasa handle tiger. Kalau kampas rem harusnya lebih mudah.

      Suka

  10. bro mau tanya nih dikit…untuk matic viar V2 onderdilnya susah ga ya,kl diliat sih tampilannya ok banget
    kl kanibal dengan onderdil metic lain bisa ga

    Suka

    • Iya, ketersediaan komponen kalau untuk tipe matik sepertinya lebih susah. Pemesanan online ada, namun tidak tahu masih aktif atau tidak. Butuh nomer rangka dan nomer mesin untuk mendaftar:
      http://viarsparepartonline.com/

      Pakai komponen matik lain mungkin susah karena mesin matik banyak perbedaan walau satu merek. Namun komponen yang butuh diganti periodik seperti busi dan belt mestinya bisa ambil persamaan.

      Suka

  11. Ane baru beli viar feb 2016 lalu. Waktu ane ambil ke showroom, electric starter susah hidup, hrs dibantu gas, mungkin setting rpm nya rendah. Kick starter susah hidup, kata org viar, salah satu kelemahan viar emang susah diengkol, gak tau bener apa gak, atau mereka cari aman aja:-) baru seminggu ane pake itu motor, knalpot ngebul, ane langsung samperin tuh bengkelnya, mekanik bilang hrs ganti silinder, knalpot n setting karburator. Jujur aja, ane serasa beli motor bekas, baru pake seminggu motor udh dibongkar n menurut ane parah banget. Motor nginep 4 hari, hari ke 4 ane ambil itu motor, saat ane bawa pulang, tiba2 motor mati, ane starter nyala lagi, tp motor jalannya nyendat/ndut2an. Untung msh bs jalan. Akhirnya ane bawa tuh motor balik lg ke bengkel, kata mekaniknya hrs ganti cdi n busi, ane pasrah aja, krn msh garansi. Akhirnya motor beres n ane bawa pulang. Besoknya pas ane berangkat kerja, motor tiba2 mati lg ky kejadian kemarin, tp pas nyala gak nyendat lagi. Krn kejadian udh berkali kali n menurut ane ini gak masuk akal untuk ukuran motor baru. Besoknya ane complain ke showroom n minta ganti unit, mereka bilang gak bisa krn stnk udh jadi. Mereka mau ganti mesin aja. Akhirnya ane nurut aja sm pihak viar, walaupun ane kecewa berat n kapok pake motor viar, aplg pelayanannya. Ibarat beli barang baru tp yg ane dpt brg rongsok. Gak ngerti jg, gmn kerja QC mereka smp bs lepas unit bermasalah ky gitu. Skrg motor ane udh diganti mesin n msh aman2 aja, smg aja gak ada masalah lg. Yg pasti skrg itu motor udh mau ane lego. Bisa dibilang, cukup sekali aja ngalamin hal ky gini n gak mau ketipu sm brg harga murah meskipun model bagus. Mendingan cari brg yg udh punya nama n kualitas bagus. Emang harga gak pernah boong. Mungkin ane emang lg sial aja kali ini. Tp gpp semua itu ane jadikan pengalaman. Smg aja gak terulang lg n pihak viar bs belajar dari kejadian ini utk meningkatkan kualitas produk n pelayanannya.

    Suka

  12. Thx atas responnya bro.
    Type viar ane VSR 200.
    Bagi ane, human error itu wajar, tp gak separah ini, sepanjang ane punya kendaraan baru….baru kali ini brg ane dibongkar ky beli brg bekas (mungkin brg seken jg gak separah itu).
    Satu lg yg ane mau sharing bro, salah satu bentuk ketidakprofesionalan SDM viar (kepala bengkel sunter), sangat mengecewakan n tdk profesional dlm melayani pelanggan. Beda jauh dgn pelayanan produk kendaraan merk lain.
    Jd apa yg hrs ane banggakan dari viar ?
    Jujur aja, awalnya banyak temen n klien ane yg naksir itu motor, aplg pas tau harganya, bahkan mereka punya niat mau beli n survey ke showroomnya.
    Tp setelah tau kejadian buruk yg ane alami dlm hal kualitas unit n pelayanan (service), mereka jd gak tertarik sama sekali utk beli itu motor.
    Buat ane, hal penting yg bikin org tertarik utk beli motor, selain harga n kualitas adalah after sales n service’nya.

    Suka

  13. komen V1 deh, blm ada yg bahas…dulu prnah pake V1, gak ada masalah…mogok sekali gara2 selang vakum lepas krn lewat jalan jelek…abis dipasang klem kabelties aman gak prnah mogok…dipake riding kluar kota aman dan secara keseluruhan oke, cuma ngeri aja klo knapa2 krn gak stiap bengkel viar bisa nangani V1, mesti ke sunter…buat part modif agak susah, banyak ngakalinnya, mending standar aja udah enak motornya kok…

    Suka

  14. bos sya punya motor viar cross matic,,,motornya sya sekarang banyak kendala misalnya suara terlalu berisik, bensin boros, dan sekarang tdak bisa bunti kalau start tangan maupun kaki,,,mohon bantuanya bos,,bagaimana untuk memperbaiki masalah tersebut ..

    Suka

  15. sya pnya motor viar cross matic boss,,pokoknya motor yg sya pakai ini banyak sekali kendala misalnya suara mesin berisik, bensin boros, roda belakang tersendat, dan satu lagi motornya tdak bisa bunyi kalau di stater tngan maupun kaki,,,mhon bantuanya boss,,

    Suka

    • Terima kasih sharingnya. Sepertinya harus masuk bengkel. Bila tipe injeksi coba di cek apakah akinya sudah habis atau tidak. Bila karbu coba dicek apakah busi bisa menyala. Cek apakah bensin bisa mengalir. Beberapa pakai sistem vakum untuk mengalirkan bensin jadi kalau selang dari throttle bodi lepas bensin jadi tidak bisa mengalir.

      Coba cek apakah lampu depan menyala saat distarter pakai kaki, bila tidak maka alternatornya atau kiprok yang perlu diperbaiki.

      Untuk oli mesin sebaiknya pakai 20W50, atau 10W40. Pakai oli yang bagus semacam pertamina fastron 15W50 atau enduro racing. Bisa juga ditambah sedikit minyak goreng biar lebih senyap.

      Suka

  16. saya punya Viar Cros 250 SE. tahun 2015,, agak kecewa dengan Produk ini, baru 3 kali adventure pemakaian tdk terlalu extreme,, masalah banyak yang timbul,, pelampung karburetor pecah,, Radiator Bocor (dua duanya),, pada saat beli juga dapat motor yang radiatornya bocor dan akhirnya diganti baru sama dealer…

    Suka

    • terima kasih sharingnya. Yang lain bisa lebih hati hati dalam membeli motor Viar Cross. Semoga Viarnya juga lebih memperhatikan kualitas. Apalagi karena katanya alasan memilih sumber dari taiwan karena kualitas lebih bagus.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s