Sebenarnya, ergonomi Honda Vario 150 itu disesuaikan untuk ukuran tubuh bagaimana sih bro?


Hari ini melihat dengan langsung bagaimana orang yang tubuhnya tinggi mengendarai Honda Vario 150. Sepeda motor terlihat masih baru, masih belum ada plat nomernya. Ada beberapa kesan yang penulis tangkap saat melihat motor ini di jalan. Dari belakang kesannya mirip dengan Honda Vario Techno sebelumnya karena bentuk lampu yang gabungan dari tiga segitiga. Dari belakang belum ketahuan tipe apakah sepeda motor memang betul yang tipe 150 atau yang 125, baru setelah di sampingnya baru kelihatan kalau itu tipe tertinggi 150 dengan idle stop system. Rasanya Honda perlu membuat pembeda yang lebih jelas agar yang kelas tinggi terasa elbih ekslusif.

Kesan lain yang penulis tangkap adalah, motor Vario 150 ini terkesan tidak cocok bagi yang tubuhnya tinggi, kebetulan yang sedang mengendarai adalah pengendara dengan bentuk badan yang tinggi. Sayang tidak sempat foto, tapi terlihat bahwa telapak kaki terlihat mentok ke depan, lutut membentuk sudut 90 derajat, dengan pantat mundur kebelakang, badan agak condong ke depan dengan siku yang terlihat sangat lurus. Sepertinya si rider harus agak mundur kebelakang untuk membuat kaki nyaman, namun setir yang terlalu ke depan / rendah membuat badan harus condong ke depan dan tangan harus lurus. Jelas ini bukan posisi yang nyaman baik untuk jalan lurus ataupun tikungan.

Ini menguatkan kesan yang sudah penulis ulas di postingan sebelumnya:
Bagasi depan Honda Vario 150 tidak bermanfaat dan lebih banyak merugikan

 

Pengendara tersebut lebih tinggi dari yang di foto berikut ini:
okezone.com-kencan-pertama-dengan-honda-vario-150-begitu-menggoda

 

Dari melihat secara langsung terkesan bahwa posisi setang dari Honda Vario 150 ini terlalu rendah atau terlalu maju. Posisi ini akan sangat menyulitkan bagi pengendara yang badannya tinggi. Terlihat bahwa posisi setang pun sepertinya juga masih termasuk rendah bagi pengendara dengan badan rata – rata seperti mas Taufik dari tmcblog, seperti terlihat di foto berikut ini:
Jpeg

 

Penulis tidak tahu apakah posisi setang yang rendah tersebut akan membantu di tikungan, tapi kalau dari melihat foto berikut, diposting di kobayogas.com, sepertinya posisi setang rendah tersebut tetap tidak menguntungkan, posisi terlihat kagok, motor kelihatan kekecilan.
vario150kobayogascornering2

 

Kembali ke topik, posisi duduk yang tinggi membuat rider dengan tubuh kecil lebih kesulitan saat berhenti, sementara bagasi depan yang mengganggu dan posisi setang yang rendah membuat rider dengan tubuh tinggi tidak nyaman saat mengendarai. Rider dengan badan yang sedang mungkin harus perlu bergeser kedepan saat motor berhenti dan harus mundur kebelakang saat motor jalan. Ini tentu merepotkan. Berhenti menjadi sesuatu yang tidak nyaman. Honda perlu segera memperbaiki faktor ini. Faktor idle stop system menjadi tidak menarik bila berhenti menjadi sesuatu yang ingin dihindari.

Untuk yang sudah terlanjur beli Vario 150 dan kebetulan badannya tinggi, perlu dicoba untuk mempertinggi posisi setang dan mengganti dengan yang setang lebih mundur kebelakang. Untuk yang badannya tidak tinggi, solusinya mungkin dengan menipiskan dan mempersempit busa jok. Jangan diganti dengan ban yang ukurannya lebih kecil karena ground clearance dari Honda Vario 150 yang rendah, dengan roda standard pun banyak kemungkinan untuk gasruk di polisi tidur, apalagi kalau dibuat boncengan.

13 thoughts on “Sebenarnya, ergonomi Honda Vario 150 itu disesuaikan untuk ukuran tubuh bagaimana sih bro?

    • Soal gender ini sepertinya menarik untuk dibahas. yang jadi pertanyaan di artikel ini bukan soal untuk cowok atau cewek, tapi pertanyaan apakah Vario 150 itu ditujukan untuk yang ukuran tubuh tinggi atau kecil?

      Kalau melihat duduk yang tinggi, harusnya untuk yang tubuhnya tinggi. Tapi kalau melihat posisi setang dan ruang kaki, harusnya untuk yang tubuhnya tidak tinggi.

      Suka

  1. ane pernah cobain naik vario wtf ama xeon.
    kesimpulan, naik xeon lutut mentok, naik vario ga mentok.
    jadi biarpun kelihatan ga pas buat yg tinggi, tapi sebenarnya vario lebih mengakomodir rider dengan tinggi tubuh > 170cm daripada merk lain.

    Suka

  2. Saya juga pemakai baru vario 125 baru pake sabtu-minggu aja. Harusnya ergonomi sama dgn yg 150. TB saya 168cm. Pas pertama nyemplak vario 125 ini kesannya stang agak rendah, dan tidak lebar (pendek), berasa kayak nungging, karena joknya juga agak keras (ga ambles) saat diduduki. Terus saat jalan, berasa jarak lengan ke paha itu pendek. Saat jalan kira2 setngah jam, berasa ada yg pegel/”kemeng” di lengan dkt bahu. Saya puter balik stang hampir pol berasa sikut agak ndesak ke perut saya (perut saya emang agak gede sih :D). Pdhal klo keseharian saya naek Suprax125, hal2 diatas tidak terjadi.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s