Oli palsu masih eksis, merek populer ikut dipalsu, harap waspada bro


Di share oleh bro Turboman, penulis baru tahu ada berita pemalsu oli digrebek polisi, berikut beritanya:
Palsukan Oli Merek Terkenal, Rumah dan Gudang di Semarang Digerebek TNI
122121_img2015031901615

Penggerebekan dilakukan sejak sekitar pukul 08.00 WIB diawali dengan mengungkap gudang penyimpanan di Jalan Beton Mas Utara, Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan Semarang Utara nomor 147.

Dari gudang tersebut ditemukan ribuan oli palsu berbagai merek antara lain Yamalube, Mesran, AHM, Federal Oil, Shell, dan Castrol yang sudah dikemas kardus dan siap antar. Ribuan kardus kemasan juga didapati tertumpuk rapi.

Penggerebekan berlanjut ke rumah nomor 217 milik Handoyo. Handoyo memproduksi oli palsu dari oli yang diduga bekas dan dicampur bahan kimia agar warnanya menyerupai asli. “Isinya pake oli itu (di dalam drum). Diberi serbuk merah itu biar warnanya kayak asli,” kata Handoyo saat digrebeg di rumahnya, Kamis (19/3/2015).

Berita lain menunjukkan cara pemasaran
Pembuat Oli Palsu Digrebeg, Karyawan Kabur Lewat Atap
oli-palsu-apit-400x241

Dia juga mengungkapkan, oli yang dijual ini seharga lebih murah bila dibandingkan oli asli. Semisal untuk merek Federal Oil dijual harga Rp 24 ribu, padahal untuk harga oli asli seharga Rp 32 ribu.

“Selama tiga bulan ini paling jauh mengantar ke daerah Lasem, sebanyak 15 karton, dan kota-kota lainnya sepeti Rembang dan Pati,” ucapnya sambil memperagakan cara pengemasan oli.

Sementara itu, Dandim Letkol Inf Muhammad Taufiq Zega mengatakan, penggrebekan ini dilakukan berdasarkan informasi masyarakat yang mengatakan bahwa motor mereka macet meskipun sudah diservis. Lalu setelah ditelusuri ternyata ada rumah pembuatan oli palsu di Semarang.

Yang jadi menyedihkan, saat searching di google, penulis menemukan berita bahwa pemalsuan oli pernah terjadi di semarang juga, di tahun 2010:
Ribuan Oli Palsu Nyaris Diedarkan

Dari penggerebekan dua gudang di Kawasan Lingkungan Industri Kecil (LIK) Kaligawe dan di Jalan Arteri Sukarno-Hatta Nomor 180 A Semarang, Selasa (19/10/2010) polisi menyita ribuan liter oli palsu berbagai merek yang berada di 153 drum serta puluhan ribu karton yang masing-masing berisi 20 kemasan oli palsu.

Jika dilihat dari luar, label dan kemasan oli palsu yang disita ini hampir tidak ada perbedaannya dengan kemasan oli asli dan untuk lebih memastikannya, beberapa contoh oli palsu dibawa ke laboratorium.

“Perbedaan secara fisik dapat dilihat berdasarkan kekentalannya, dimana oli palsu terlihat lebih encer dibandingkan dengan oli yang diproduksi di pabrik resmi,” kata Kapolda didampingi Direskrim Kombes Pol Didid Widjanardi.

Diungkapkan juga bahwa penyelidikan bermula dari laporan masyarakat. Salut untuk yang memberi laporan. Yang jelas kita perlu hati – hati bro.

6 thoughts on “Oli palsu masih eksis, merek populer ikut dipalsu, harap waspada bro

  1. Lapor Pak, Ada pembuatan Oli Palsu skala besar di lingkungan kami, jl. Kalibata Tengah XVI No 21 Rt 002 Rw 03 di kediaman Ref. Donal, pembuatan produksi sudah berjalan lama dan diperkirakan omsetnya milyaran… Mohon ditindak lanjuti pak laporan saya, karena warga disini sudah sangat diresahkan, karena suaranya sangat menggangu jika malam hari produksi dan buang limbahnya sembarangan…

    Suka

  2. Waduhh.. Oli yg Q bli kmarin gmna ya ?? Shel ax7 d’toko langganan hbis(baik yg 1L maupun 1/2L) akhirx bli d’toko lain n hargax 5rb lbih murah, wktu Q tap(bnerin baut tap yg rembes) oli udh hitam pdhl lum ad 500km, mesin agk kasar n mesin lbih gampang pnas dr yg biasax, klo oli d’toko langganan 1000km gk sehitam yg ini

    Suka

    • Sebaiknya diganti saja bro, dan jangan beli di toko itu lagi. Mestinya kalau masih sama, perubahan tidak sedrastis itu. Coba cek keencerannya juga. Harusnya oli kalau dingin kental, kalau sudah sama seperti air berarti sudah aus dan perlu diganti.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s