Alasan mengapa dari sebelumnya kewalahan memenuhi permintaan, Honda sekarang bisa ekspor Beat ke Filipina


Berita tentang ekspor Honda Beat ke filipina sekarang ramai dibahas di media. Ada yang memuji secara berlebihan sampai bilang harus ditiru oleh pabrikan lain, ada juga yang bilang itu terjadi karena pasar motor di Indonesia jadi lesu. Disini penulis mencoba memberikan pemikiran lain dari soal prestasi dan pasar.

Soal ekspor, pabrikan lain juga sudah melakukannya, bahkan ada yang sampai ekspor ke Eropa. Jadi sudah waktunya untuk Honda untuk bisa melakukannya juga. Menurut penulis kendala utama sebelumnya bagi Honda untuk ekspor adalah kapasitas produksi. Honda sebelumnya kewalahan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Untuk memenuhi permintaan motor di Indonesia saja kurang, sehingga ekspor sepertinya tidak menjadi prioritas.

Mungkin memang benar bahwa pasar sepeda motor di Indonesia sedang lesu, namun penulis berpendapat bahwa ada satu lagi faktor yang mendorong Honda untuk ekspor, yaitu pabrik baru. Honda di akhir tahun 2014 lalu telah menjalankan pabrik baru yang di khususkan untuk produksi motor matik:
Plant 4 AHM Diresmikan . . Plant 4A, Sang Gunung Api Dalam Laut Segmen Sport sudah Bersiap menyembul December 12, 2014

Bro sekalian, akhirnnya secara resmi Wakil Presiden Jusuf kala kemarin secara resmi meresmikan Plant 4 AHM di karawang Yang berkekuatan produksi 1,1 Juta Unit Pertahun Khusus untuk varian Skutik ESP series

Dipandang dari pemikiran positif, kehadiran pabrik baru membuat Honda mampu memenuhi kebutuhan pasar Indonesia dan bisa mempertimbangkan ekspor. Dipandang dari pemikiran negatif, lemahnya pasar membuat pabrik baru ini over produksi dan memaksa Honda untuk mencari pasar lain.

Laporan bahwa pabrik dibuat untuk mengatasi kekurangan kapasitas bisa disimak di laporan tahunan dari grup astra:
Astra International – Laporan Tahunan 2013 Annual Report

Pada tahun 2013, AHM memiliki kapasitas produksi sebesar 4,5 juta unit per tahun di tiga pabrik perakitan, dimana tingkat permintaan produk masih lebih tinggi dibandingkan dengan kapasitas produksi normal.

Penulis berpendapat bahwa pemilihan negara Filipina sebagai negara tujuan ekspor adalah selain karena selera dan kebutuhan kendaraan yang sama, posisi geografis Filipina membuat motor produksi dari Indonesia memiliki keunggulan dari motor Honda produksi negara lain. Soal produksi, Honda thailand sering dikatakan lebih unggul, terutama di kualitas. Sepertinya agak susah bagi Honda Indonesia untuk berkompetisi dengan produksi dari Thailand. Pasar dari Honda Thailand sepertinya mencakup negara yang bisa dijangkau lewat daratan dari Thailand. Karena lokasi Filipina yang merupakan negara kepulauan yang lebih dekat dengan Indonesia tentu membuat pengiriman dari Indonesia lebih murah. Karena kualitas dikatakan sudah memenuhi kebutuhan masyarakat Filipina, maka produk dari Honda Indonesia menjadi bisa dipasarkan di Filipina.

2 thoughts on “Alasan mengapa dari sebelumnya kewalahan memenuhi permintaan, Honda sekarang bisa ekspor Beat ke Filipina

    • iya, namun harus diingat bahwa tahun kemarin honda untuk memenuhi permintaan pasar dalam negeri saja sudah kewalahan. Lagipula di filipina kan juga sudah ada hondanya.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s