Semboyan Yamaha V-ixion Advance “Ini Jalan Penguasa” yang bikin emosi


Bila mas taufik dari tmcblog tertarik untuk membahas tentang slogan Yamaha “Jalan Kita”, yang bisa disimak di link berikut:
Scoop . . . Yamaha Indonesia siapkan Kampanye Baru ” Jalan Kita ” untuk varian StreetBike? June 6, 2015

Penulis lebih tertarik untuk membahas semboyan Yamaha yang tertulis di website resmi Yamaha Vixion Advance, semboyannya “Ini jalan penguasa, ini jalan kita”:
semboyanjalanpenguasa

Menurut penulis, semboyan tersebut level arogansinya sudah beda dengan semboyan yang dipakai untuk MX King, yang disebutkan di website resmi Yamaha Jupiter MX-King, semboyannya “The king of street”.
semboyanthekingofstreet

Mungkin kalau dilihat dari sisi pandang orang asing semboyan “ini jalan penguasa” itu seirama dengan semboyan “King of street” dari Yamaha MX King, atau “Master of the road” punya Dunlop:
masteroftheroad

Atau dengan sindiran berikut:
Cars vs. Bikes: How motorists think they own the road

King, master atau own diartikan sebagai suatu yang hebat, yang selalu menang, yang tidak terkalahkan, yang nomer satu, dst.

Sayangnya saat diimplementasikan ke bahasa Indonesia, yamaha memilih kata penguasa. Rasanya penguasa jalan sekarang konotasinya bukan lagi sesuatu yang selalu menang atau nomer satu, tapi konotasinya ke yang lebih jelek.

Menguasai jalan itu penulis bayangkan seperti bila ada rombongan bonek atau geng motor yang menguasai jalan, jalan dipakai sendiri, seluruh bahu jalan dipakai, jalan pelan pelan sambil ngegas /bleyer kencang pakai knalpot berisik, tidak boleh ada yang berani menyalip, kalau ada yang tidak mau minggir dipukul bambu, kalau ada yang mengendarai pakai plat nomer lawan tanding langsung di kejar, dst.

Atau saat ada demonstran menguasai jalan, jalan tidak boleh dilewati, ditutup total, kalau berani lewat siap siap kendaraan dipukuli, dst.

Atau saat ada penguasa lewat, seluruh jalan ditutup selama berpuluh menit, macet puanjang di mana – mana, mau lewat manapun terjebak macet parah. Kalau berani melanggar walau cuma jalan kaki maka resikonya bisa dianggap mengancam nyawa pejabat negara yang resikonya bisa lebih dari hanya sekedar ditilang.

Dari contoh diatas, menguasai jalan konotasinya jelas bukan gampang menang di jalan raya, namun lebih ke mengambil alih jalan.

Nah sekarang Yamaha lewat Vixionnya, berani sesumbar bahwa “Ini jalan penguasa, ini jalan kita”, itu maksudnya apa?

Semboyan itu penulis rasa sudah melebihi batas. Bukan lagi hanya arogan soal kemampuan, tapi konotasinya menjadi negatif. Nggak cuma sombong tapi sudah mulai sok kuasa.

Jalan umum itu untuk kepentingan bersama. Jalan bukan hanya milik Yamaha Vixion. Semboyan Yamaha Vixion tidak layak dipuji.

Edit:
Penulis merasa aneh karena ada yang menganggap semboyan seperti itu normal. “Ini jalan penguasa, ini jalan kita” menurut penulis seakan akan motor lain tidak berhak pakai jalan. Ini berbeda dengan iklan yang mengklaim sebagai motor yang layak dipilih, motor yang [aling layak dimiliki, motor yang terbaik, motor yang terhebat, dst.

Seandainya Yamaha Vixion benar benar motor yang dominan sekalipun, Yamaha tidak berhak untuk melarang motor lain pakai jalan.

Setelah dibandingkan dengan iklan Yamaha sebelumnya, menjadi jelas bahwa semboyan yamaha tersebut tidak untuk berbagi.
Perbandingan dengan iklan sebelumnya menunjukkan bahwa semboyan Yamaha “ini jalan penguasa, ini jalan kita” tidak untuk berbagi jalan

Edit2:
Penulis baru tahu bahwa MT-25 juga pakai semboyan itu:
semboyanjalanpenguasa2

Juga disebut di berita:
Yamaha MT-25 “Ini Jalan Penguasa”, Pure Street Naked Bike – King of ManeuverabilityMinggu, 7 Juni 2015 08:46 WIB

Respon dari masyarakat saya rangkum di artikel berikut:
Komentar masyarakat tentang semboyan Yamaha “ini jalan penguasa” lebih banyak yang protes

35 thoughts on “Semboyan Yamaha V-ixion Advance “Ini Jalan Penguasa” yang bikin emosi

    • Saya lah yang merasa tersinggung dengan semboyan tersebut. Tidak butuh dijelaskan, butuhnya dihapus jangan pakai semboyan itu. Tidak bermaksud menggiring opini. Kalau ada yang ngomong begitu di jalanan, memang apa reaksi bro? Kalau saya sih marah.

      Suka

        • Tinggal tunggu reaksi masyarakat kalau semboyan ini dinyanyikan / diucapkan dalam iklan video.

          Saya ingat rossi bilang “semakin di depan” sambil naik motor Yamaha. Tinggal dilihat reaksinya kalau rossi bilang “ini jalan penguasa, ini jalan kita”.

          Kalau reaksi masyarakat adem ayem, ya sudah, berarti masyarakat menerima.

          Suka

    • semua ada ilmunya pak , marketing ada ilmunya , bahasa juga ada ilmunya
      mungkin bapak hebat dalam analisa bahasa . tapi marketing punya analisa juga , karena dalam marketing iklan harus menarik .dan konsumen tidak akan serta merta memakan mentah mentah informasi yang di berikan .

      artikel anda kritis tapi terkesan dangkal

      Suka

    • berarti bro menganggap vario / beat raja jalanan begitu? kan dari kuantitas pasar matik 70 persen, jauh lebih banyak dari motor sport? terus honda adalah rajanya penjualan motor matik? apakah dengan fakta itu terus pantas mengaku jalanan hanya milik honda? maaf logika tersebut masih tetap tidak merubah pendapat saya bahwa semboyan tersebut tidak patut dipakai.

      apa kalau motornya minoritas kita nggak boleh pakai jalan?

      Suka

        • Kalau yang menjelekkan merek lain banyak contohnya. Kalau yang sampai monopoli jalan rasanya baru tahu ini. Menurut saya levelnya beda antara menjelekkan merek lain dengan melarang motor lain pakai jalan.

          Suka

  1. Yg jelas masnya harus dewasa dulu dalam berpikir jangan sampai blog papan atas membaca artikel ini dengan ketawa golong komeng mlumah murep jenggot sariawan….jempol buat masnya punya warung yg udah berkarya, semoga sukses slalu…

    Suka

  2. Mereka memuji…? ya sudah lah mas…mereka (blog papan atas) awalnya cuma blogger pribadi seperti mas, karena dia emang berbakat dlam jurnalistik dan tambahnya ilmu serta di iringi kedewasaan dalam berfikir sehingga menghasilkan artikel yg berkualitas dg ciri khas bahasa masing2 dan hasilnya sekarang jdi blogger papan atas….jdi dia bukan kritikus tpi condong ke jurnalistik…klo cuman kritik saya bisa apa lg BC…

    Suka

  3. Ini wilayah dagang. Trik apa juga yang dipakai toh biar dagangan laku. Terus puas. Hanya seringnya, kita dapati cara-cara yang semakin hari semakin tidak elegan. Bahkan semakin jauh dari kelayakan. Meninggalkan adab dalam bermuamallah.

    Coba kita amati lagi dengan cermat. Media massa kita sering menyuguhi laporan-laporan yang mengagetkan lagi menyesakkan.

    Kasus bakso berformalin, susu bubuk campur tepung melamin, daging ayam tiren, daging sapi glonggongan, dan sebagainya.

    Juga kasus investasi fiktif, triliunan dana nasabah raib.

    Meski upaya pengawasan terus ditingkatkan, sepertinya para penipu selalu menemukan modus baru untuk mengeruk keuntungan berlipat dengan cara-cara yang tidak halal.

    Mengapa hal ini terus berulang?

    Ini masalah mentalitas masyarakat.

    Lalu kenapa bakul motor juga mulai mengarah ke sana?

    Menjelekkan produk lain pabrikan. Menilai terlalu tinggi produk sendiri. Menyembunyikan cacat produksi. Iklan provokatif. Dan lainnya lagi.

    Dalam Islam, ada kisah inspiratif.

    Khalifah Umar bin Khattab selaku amirul mu’minin biasa masuk ke pasar-pasar, lalu menanyai penjual dan memeriksa barang dagangannya. Jika ditemuinya orang bodoh dan gak ngerti agama ikut berdagang, beliau langsung mengusirnya, “Pergilah! Jangan rusak pasar-pasar kami! Pergilah, jangan halangi hujan dari kami!”

    Dalam riwayat lain khalifah Umar berkata, “Tidak boleh berniaga di pasar-pasar kami kecuali orang yang benar-benar telah faqih (mengerti) terhadap aturan agamanya. Jika tidak, ia pasti (mau) memakan riba.”

    Demikianlah. Sebuah pasar akan rusak bila dipenuhi para penipu dan barang-barang berkualitas rendah. Jika sebuah negeri didominasi penipuan, penggelapan, provokasi, kampanye hitam, dan riba, maka (hujan akan ditahan oleh Allah) krisis akan terjadi. Sudah berapa lama krisis berlangsung di Indonesia ini?

    Maka, akar persoalan dari terus merebaknya kasus buruk di dunia bisnis adalah tipisnya pengetahuan agama dan pudarnya komitmen iman di hati para pelakunya. Seperti dijelaskan oleh khalifah Umar diatas, ketika orang yang bodoh terhadap aturan agama ikut berdagang, ia pasti tidak merasa segan untuk memakan yang haram dengan menipu, memungut riba, bersumpah palsu, iklan tidak sesuai barang, menjual barang cacat bahkan haram, merebut dagangan orang lain, dan segala penyimpangan serta tindakan tidak layak lainnya. Bisa jadi karena tidak tahu atau tidak perduli. Yang penting laku, yang penting untung. Namun, keduanya sama-sama berbahaya.

    Suka

    • setuju. Terima kasih masukannya. Semoga pihak pabrikan akan lebih etis dan jujur, lebih mengutamakan konsumen yang sudah membeli daripada calon konsumen. Toh umur motor lumayan pendek, seharusnya pihak pabrikan lebih mementingkan kesetiaan konsumen.

      Suka

  4. Saya juga baru liat slogannya kok merasa aneh ya, apalagi ditambahi dengan kata kata “ini jalan kita”. Seperti tersirat makna kata atau kalimat yg terkesan angkuh dan memaksa sesuatu yg bkn dijalurnya untuk keluar dari situ atau mengusir pergi keluar dan menganggap sesuatu yg lain tidak mempunyai hak. Klu slogannya masih seperti Raja Jalanan sih mungkin masih bisa dianggap wajar. Biasanya slogan yg dibuat akan selalu berpengaruh terhadap kondisi sosial dan efeknya dgn serta merta bisa langsung dirasakan terutama bagi konsumen atau pemakainya, karna bisa menimbulkan image merasa bangga akan sesuatu dan mempengaruhi pandangan orang tentang sesuatu. Yang paling dikhawatirkan adalah kemungkinan timbulnya efek negatif bagi si pemakai produk dan juga bg org lain. . . Ini sama seperti dengan efek mencuci otak secara tidak langsung sehingga bisa melahirkan apa yang disebut dengan efek sebab akibat, akibatnya bisa positif dan negatif tergantung dari pemikiran perspektif si pemakai produk, umur dan tingkat kedewasaan pemakai. Tapi jika ditelaah dgn seksama penggunaan slogan tersebut tidaklah tepat, karna selain maknanya yg dinilai terlalu sensitif serta nampak arogan dan mengajarkan kesombongan.

    Suka

  5. ya meskipun ini trik marketing, harus diakui memang ada kesan “nakal” dan “sombong” pada kalimat tersebut meskipun dampak kalimat tersebut blm terlihat saat ini.

    Kita liat saja 2 atau 3 bulan kedepan bagaimana masyarakat menanggapi kalimat “sakti” tersebut

    Suka

  6. terlepas dari semuanya, saya tetap ngga setuju dengan semboyan seperti itu..
    iya kalau yang punya motor itu udah cukup dewasa..
    lha kalau yang punya motor itu masih abegeh,,, masih anak2 labil,,, dan para biker2 club motor labil gitu…
    BERABE…

    Suka

  7. mt 25 apa nva?
    22 nya suruh ngadepin sumber kencono , sumber rahayu, sumber selamat dari arah yg berlawanan.
    ga usah aneh2, jurusan jogja madiun nganjuk kediri aja dulu deh
    kalau ada yg bertahan dan utuh saya jadiin monumen ,serius

    plinteng ae ndase seko adoh lhe ono iring2 an arogan

    Suka

  8. kalo bikin tulisan pintar banget itu menggiring opini dengan alasan kritis, lu kritis atau pura2 kritis?

    kalo mau sebenarnya bisa lu tulis kemungkinan2 arti dari slogan diatas, konotasi positif dan negatif,

    emang orang kalau pertama liat jlangsung pikiran jelek, tapi kalau di pikirkan lagi itu bisa punya arti lain

    ini jalan penguasa, ini jalan kita

    maksudnya bisa macam2, tapi lu cuman liat sekilas langsung emosi, langsung nulis bla2 itu gak benar, emosi saya bla bla bla, sebenarnya disini yang arogan ya elu

    Suka

      • lol, gampangnya gini di tulisan itu ada tanda seru gak? (!!!!!!)

        ini jalan penguasa!!!!!, ini jalan kita!!!!!! kalo seperti ini boleh lu bakar tu iklan

        tapi disitu kan gak ada tanda serunya, artinya tulisan dibaca dengan nada datar, coba lu baca slogan itu keseseorang dengan nada datar. bakal emosi gak tu orang.

        Suka

      • makanya gan, udah ane bilang lu melihat sesuatu khususunya masalah slogan ini seperti orang kebanyakan, berati lu gak usah beli yamaha, beli honda aja kek orang kebanyakan.

        seperti ortu ane, lu jangan kawin ama orang sunda, ama orang palembang dll, ortu ane gak mau tau kalo ane punya perasaan dan pemikiran sendiri, ane sudah besar sudah bisa memilih, padahal kalo ditanya kenapa gak boleh kawin suku2 itu? jawabannya selalu sama pokoknya nda boleh, pokoknya pake honda,

        nah orang macam ane yang punya pemikiran terbuka ini yang ditarget yamaha, karena yamaha gak punya kesempatan menjual produk kepada orang2 seperti agan dan ortu ane.

        kesimpulannya slogan itu ditujukan kepada ane bukan agan, kalo agan menemui slogan itu, segera matikan tv atau robek korannya, karena iklan itu buat ane bukan agan. hahaha jokes

        Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s