Memaksakan cara irit ala Bluecore pada Yamaha Byson bukan keinginan masyarakat Indonesia


Telah terjadi lagi pemaksaan selera kepada konsumen, bukti bahwa pabrikan tidak mendengarkan keinginan konsumen. Kali ini terjadi pada motor Yamaha Byson yang baru dirilis Yamaha.

Motor diperkenalkan dengan spesifikasi yang sama dengan yang diperkenalkan di India satu tahun lalu. Berikut beritanya:
Yamaha resmi rilis new Byson FI dengan banderol 21,650 juta OTR Jakarta. Ada 3 pilihan warna bro !! June 18, 2015

Spesifikasi tenaga dibuat lebih lemah dari sebelumnya untuk mengejar irit. Spesifikasi sepertinya sama persis dengan Yamaha FZ-S FI Version 2.0, dimana di klaim bahwa motor menjadi lebih irit 14%:

Yang menjadi pertanyaan adalah apakah masyarakat Indonesia membutuhkan motor laki yang disunat tenaganya? Berdasarkan komentar masyarakat yang penulis rangkum sebelumnya, jelas bahwa masyarakat Indonesia tidak suka dengan motor laki yang tenaganya lemot:
Bila Yamaha Byson karbu dipanggil lemot kira – kira apa reaksinya saat tahu versi injeksi bisa lebih lemot lagi?

Bila Yamaha berpikir bahwa masyarakat Indonesia benar – benar butuh motor laki yang lemot, mengapa tidak sekalian pihak Yamaha merilis motor sport lemot Yamaha yang lain? seperti misalnya Yamaha SS125, Yamaha Saluto 125 dan Yamaha YBR110?

motor sport lemot Yamaha ss125

motor sport lemot Yamaha saluto125

motor sport lemot Yamaha ybr110

Selain dari komentar masyarakat, seharusnya Yamaha paham bahwa selera masyarakat Indonesia berbeda dari selera masyarakat India. Buktinya, motor laki 100cc dan 125cc tidak diminati masyarakat. Sebuah langkah yang aneh bila Yamaha mengurangi tenaga pada motor Yamaha Byson. Dari review banyak dibahas bahwa tampilan dibuat lebih garang, lebih jantan, lebih agresive. Seharusnya yang dibuat garang adalah tenaganya, bukan malah disunat.

14 thoughts on “Memaksakan cara irit ala Bluecore pada Yamaha Byson bukan keinginan masyarakat Indonesia

  1. Setuju Om. Di Indonesia, peminat motor laki apalagi yg doyan adventure atau touring, pada gak mikirin konsumsi bbm. Yang penting tenaga dahsyat dan penampilan garang. Irit mah urusan kedua.

    Suka

  2. Body gak salah2 mirip binatang byson, tapi tenaga kok kaya kura2,,
    Teknologi india kok di pake,,
    Lama2 tuh motor goyang udel,,
    Hahaahahahahaaa
    Byson pake mesin ducati motard baru garang bossssss!!!!!

    Suka

  3. akh masa sih. .mas?!!
    Saya kira . .org indonesia itu sukay ngangluh dan protez.
    @Dikasih fu 150 yg kuencenge koyo sepur. . Msh pd protez jg. .katay BOROS (1 liter 32 km).
    @Dikasih CBR 150 turunan cbr 1000 yg sangary sadis. . .msh pd protez. .katay ndangak,modele trex siji ,tenaga nendang tp bensin msh kurang irit.
    @Dikasih nvl turunan motogp. .msh pd protez….katay msh soch,gi2 ompong,irit tp kurang kenceng.
    Mau yg kaya apa sih KALIAN!!?
    PENGIN IRIT,CEPET,DOHC,2/3/4 SLINDER.. .HARGA 30JT. . .BUATTTTT aja sendiri.
    Makanya . . .
    Kalo make motor itu dipuas2in. . BUKANY. . GA puas2.

    Suka

  4. Bukanya blue kolor emang teknologi injeksi konven yamaha yg udah sempurna

    Cuma principal yimm aja yg bego nyebutin blu kolor buat matik yg mengejar efisiensi tanpa mengurangi performa

    Padahal balik lagi blue color ya sama seperti pgmfit nya mahonda

    R1 aja pake blue color kok

    Suka

  5. trus fungsi mesin dibuat 150 cc tu ap ea om low dipikir”

    performance g lebih baik dari kebo legendaris (suzuki shogun kebo) yg 110 cc
    irit jg low dipikir” ga bakalan lebih irit dari 110cc

    trz 150 cc mubadzir dong ?
    bener jg sih , low dptnya gt knp ga dibikin 125 cc aj ,

    Suka

  6. om… mw tanya nih.. tp maap nyimpang😛 , ap bener oli mobil bagus buat motor kopling manual , soalnya tu kan da topik lama tp masih banyak pro dan kontra , banyak yg bilang bagus , bnyak jg yg bilang malah merusak , gmn ni mnurut pendapat om cahyo ?

    Suka

    • Maaf tidak bisa banyak memberikan informasi, karena perkembangan oli membuat oli bisa berubah. Dari yang asalnya sangat licin jadi harus dikurangi kelicinannya. Selama ini tidak pernah dengar sampai motor tidak bisa jalan gara – gara oli.

      Lagipula problem baru akan timbul di kecepatan tinggi.

      Saya rasa problem utama justru faktor encernya. Karena oil pan sepeda motor biasanya lebih rendah, kalau oli terlalu encer, bisa tidak nyampai bagian yang atasnya kalau hanya dipakai pelan.

      Suka

    • Penggunaan oli mobil diliat juga konstruksii mesinnya, mesin mobil menggunakan kopling kering, sedangkan motor jangan cuma diliat kopling manualnya. Motor di Indonesia kebanyakan pake kopling basah. Kecuali matic.
      Dengan adanya kopling yang juga terendam oli maka oli tidak boleh terlalu licin, untuk menjaga agar tidak slip kopling.

      Suka

      • Untuk slip, saya agak ragu karena ada contoh oli motor BM-1 dimana demonya pakai gesekan, dimana ditunjukkan guratan karena gesekan jadi berkurang bila pakai BM-1. Namun toh yang pakai BM-1 tidak komplin slip kopling.

        Yang repot, banyak yang membandingkan oli mobil muahal dengan oli gratisan dari bengkel resmi. Ya tentu saja hasinya njomplang. Harusnya mereka membandinkan antara oli dengan performa yang sama. Misalnya merek sama dan harga yang sama, contoh shell helix motor vs shell helix mobil.

        Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s