Dari perbandingan video akselerasi terlihat perfoma mobil LCGC bisa setara dengan MPV/SUV


Update:
Dari banyak membaca testimoni dan dari video atau secara langsung melihat akselerasi Ayla/Agya lain, rasanya yang menjadi penyebab utama kelemahan performa di kenyataan dari Ayla/Agya adalah karena kompresi mesin yang tinggi dan bensin dari pertamina yang kualitasnya tidak sama dari bensin di luar negeri. Modif memperbesar pasokan udara (contohnya filter ferrox, port & polist, atau sport exhaust) pada Ayla/Agya justru bisa mengurangi tenaga karena kebutuhan oktan meningkat, sementara kebutuhan oktan asli sudah tinggi (Oktan 92/pertamax). Performa sepertinya baru bisa dirasakan bila menggunakan pertamax plus yang punya oktan 95 atau bila menggunakan aditif atau seperti yang diterapkan penulis yaitu dengan alat pengubah sifat bensin.

Kelemahan ini sepertinya juga menjalar ke merek lain di Indonesia. Kendaraan yang menggunakan pertamax plus atau pakai aditif atau pakai alat performanya akan jauh meningkat sehingga bisa setara dengan kendaraan kelas diatasnya. Kendaraan akan jadi lebih kencang dari kendaraan setipe. Ini bisa dilihat contohnya pada perbedaan performa antara video postingan Indonesia dan video postingan luar negeri. Video postingan luar negeri lebih kencang dari video postingan lokal. Walau mesin dan spesifikasi lain sama persis, bahkan misalkan kendaraan sama sama dibuat oleh pabrik yang sama (misalkan sama sama buatan Thailand atau buatan Astra Toyota), performa bisa jauh beda karena kualitas bensin yang beda.

Contohnya Toyota Wigo yang buatan Astra Indonesia, dengan spesifikasi yang sama persis dengan Toyota Agya yang juga buatan Astra Indonesia, beberapa orang di Filipina berani klaim bahwa 0-100kpj bisa dicapai dalam waktu 12 detik. Sementara itu kalau di Indonesia, 0-100kpj dalam 15 detik saja dianggap hanya bisa dicapai dengan modif mumpuni (modif selain turbo dan ECU). Untuk performa orang Filipina biasa pakai oktan 91, sementara orang Indonesia biasa pakai pertamax oktan 92.

Mobil Murah Agya-Ayla Berubah Nama Jadi Wigo, Senin, 3 Februari 2014 15:37 WIB

Toyota Wigo sendiri dibuat di pabrik Astra Dihatsu Motor di Kawarang, Jawa Barat, yang tetap mengambil basis Toyota Agya dan Daihatsu Ayla. Mobil ini akan diekspor ke Filipina sebanyak 6.000 unit sepanjang tahun 2014 ini.

Performa juga sering tidak sesuai dengan spesifikasi. Sebagai contoh soal tenaga puncak. Di spesifikasi Ayla/Agya disebutkan punya tenaga puncak di 6000 rpm, namun dalam kenyataan, banyak yang bilang tenaga mesin ngedrop bila sudah diatas 4500 rpm. Menurut penulis ini juga bisa karena kualitas bensinnya kurang, karena dari video performa wigo yang pakai bensin Filipina atau mobil penulis penurunan tenaga tidak begitu terlihat bila dibanding dengan Ayla/Agya umumnya.

Oleh karena itu bisa dibilang perbandingan berikut tidak fair. Walau mobil penulis pakai premium tapi sudah dilengkapi alat perubah bensin.

 

Artikel asli:
Penulis penasaran terhadap performa mobil Daihatsu Ayla yang penulis miliki. Selama ini bila dipakai keluar kota rasanya kok tidak lambat lambat amat, rasanya setara dengan mobil mobil lain di jalan, kadang juga lebih kencang. Dari data yang diposting di majalah majalah juga seharusnya performa tidak kalah dengan mobil kebanyakan. Tapi anehnya banyak orang yang bilang bahwa mobil LCGC lebih lambat dari mobil MPV seperti Innova atau Avanza, termasuk juga dari pendapat pemilik Ayla / Agya yang lain.

Oleh karena itu penulis mencoba melakukan perbandingan dengan mobil mobil yang sering kita temui dijalan. Dan ternyata hasilnya mengagetkan, tidak sama seperti yang diklaim kebanyakan orang. Memang benar ada mobil yang lebih mantap performanya daripada Ayla, namun yang bikin kaget adalah ternyata ada mobil yang diklaim lebih cepat justru performanya lebih jelek daripada Ayla.

Untuk video video berikut, penulis menggunakan video akselerasi Ayla di gigi 3. Performa akselerasi di hanya gigi 3 tidak bisa sebaik bila memanfaatkan rpm dengan tenaga besar, yaitu bila memakai gigi yang menyesuaikan dengan kecepatan. Namun karena penulis tidak punya video 0-100, maka hanya video itu yang bisa penulis pakai. Perbandingan bila menggunakan shifting optimal bisa dilihat di video berikut yang dilakukan pada kembaran Ayla di Malaysia, Toyota Wigo:
ayla vs Toyota Wigo 1.0 MT 2014 Speed Test 0-120kmh

Mobil lain menggunakan video 0-100. Ada yang matik, adapula yang manual, namun dari video yang penulis koleksi, beda performa dari yang versi matik tidak berbeda dari yang versi manual. Justru kadang yang manual lebih lambat karena shiftingnya nggak bisa cepat. Perbedaan bisa dilihat pada berapa kecepatan pada saat shifting (saat rpmnya mendadak turun), bila di sekitar 40km/h berarti manual, bila di lebih dari 60km/h berarti matik. Mesin diesel biasanya rpm maksimal di spedo adalah 6000, sementara mesin bensin rpm maksimal lebih dari 8000.

Video kedua mobil yang dibandingkan di sinkronisasi di kecepatan 50km/h. Disertakan juga gambar screenshot saat mobil mencapai 100km/h agar lebih mudah membandingkan.
 

Untuk pertama perbandingan dengan LCGC lain dulu:
Khusus video berikut, dilakukan di gigi 2 dan sinkronisasi di kecepatan 30km/h:
ayla vs suzuki wagon r, setara

suzuki wagon r setara dengan daihatsu ayla

ayla vs Toyota Innova Diesel Run Test 2KD, innova kalah

Toyota Innova Diesel Run Test 2KD kalah dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Kijang Innova 0-100 kpj, setara

Kijang Innova 0-100 kpj setara dengan Daihatsu Ayla

ayla vs toyota Innova 0-100 km, setara

toyota Innova 0-100 km setara dengan Daihatsu Ayla

ayla vs All New Kijang Innova 2016 Diesel A T 0-100 Acceleration, setara

All New Kijang Innova 2016 Diesel A_T 0-100 Acceleration setara dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Toyota Innova 0-100 kph First Run Test, setara

Toyota Innova 0-100 kph First Run Test setara dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Akselerasi Toyota Avanza Veloz 1500cc A T setelah TUSS dan OptiK, setara

Akselerasi Toyota Avanza Veloz 1500cc A_T setelah TUSS dan OptiK setara dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Toyota Avanza 1 5 0-100, avanza kalah dikit

Toyota Avanza 1.5 (0-100) kalah dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Grand New Avanza 1300cc 0-100 km/h 15 second, avanza kalah dikit

Grand New Avanza 1300cc 0-100 km_h 15 second kalah dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Test speed avanza 0-120km/h, avanza kalah dikit

Test speed avanza(0-120km_h) kalah dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Daihatsu Terios 2007 from 0-100 km, terios kalah dikit

Daihatsu Terios 2007 from 0-100 km kalah dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Akselerasi Nissan Grand Livina 1500cc AT setelah TUSS OptiK, livina kalah dikit

Akselerasi Nissan Grand Livina 1500cc AT setelah TUSS OptiK kalah dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Akselerasi Mazda 2 A T setelah TUSS OptiK, Mazda 2 kalah dikit

Akselerasi Mazda 2 A_T setelah TUSS OptiK kalah dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Toyota Rush Acceleration 0-155Km/h, setara

Toyota Rush Acceleration 0-155Km_h setara dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Performance Test Isuzu Panther with 4JA1 L Turbo Diesel Engine, panther kalah

Performance Test Isuzu Panther with 4JA1-L Turbo Diesel Engine kalah dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Isuzu panther Performance Test 0-100 Kph, panther kalah

Isuzu panther Performance Test 0-100 Kph kalah dengan Daihatsu Ayla

ayla vs isuzu panther test 0-100 kph, panther kalah

isuzu panther test 0-100 kph kalah dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Honda freed run 0-100km, freed kalah dikit

Honda freed run 0-100km kalah dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Datsun GO GO test speed 0-130km, datsun go kalah

Datsun GO _ GO test speed 0-130km kalah dengan Daihatsu Ayla

ayla vs indonesian wagonR karimun standart full ac 0-100kpj 21dtk, wagon r kalah

indonesian wagonR_ karimun standart full ac 0 100kpj 21dtk kalah dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Suzuki Ertiga R3 acceleration 0-100 km/h, setara

Suzuki Ertiga R3 acceleration 0-100 kmh setara dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Topspeed Suzuki Ertiga 20 174 km h in 50s downhill at purwakarta km 97, setara

Topspeed Suzuki Ertiga (20-174 km_h in 50s) downhill at purwakarta km 97 setara dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Toyota Innova D4D powerplug with BOV 0 100kph 16second, innova kalah

Toyota Innova D4D powerplug with BOV 0-100kph 16second nggak bisa menang lawan ayla

Ayla vs S MODE 0 100 In Different Modes On 2014 Honda City SV CVT, city menang

Ayla vs S MODE

Ayla vs D MODE 0 100 In Different Modes On 2014 Honda City SV CVT, setara

Ayla vs D MODE

ayla vs Akselerasi Nissan Evalia automatic setelah di TUSS dan di OptiK, Evalia kalah:

Akselerasi Nissan Evalia automatic setelah di TUSS dan di OptiK kalah dengan Daihatsu Ayla

ayla vs DAIHATSU LUXIO 1,5L STANDART 130KM H

DAIHATSU LUXIO 1,5L STANDART 130KMPH setara dengan Daihatsu Ayla

ayla vs Suzuki Swift 1.4 automatic

Suzuki Swift 1.4 setara dengan Daihatsu Ayla

Jadi, kalau dibandingkan pakai video, sebenarnya performa dari Daihatsu Ayla bisa dibilang sebanding dengan mobil MPV atau SUV yang ada dipasaran. Nah maasalahnya, mengapa orang pada bilang lebih lambat? Menurut penulis ini karena grengnya mesin kecil tidak terasa. Sementara grengnya mesin cc besar sangat terasa, sehingga walau spedo nggak maju maju, perasaan drivernya seakan akan sudah cepet banget.

Seperti membandingkan Isuzu panther dengan Ayla. Dari yang penulis rasakan, tarikan Panther terasa sekali dibandingkan dengan Ayla. Panther saat di gas terasa grengnya, tidak seperti di Ayla, namun greng yang kuat tersebut tidak disertai dengan peningkatan kecepatan. Sehingga bila sungguhan dibandingkan, terlihat bahwa performa mobil tidak bisa dinilai hanya pakai perasaan saja, nggak bisa cuma pakai feeling. Sayangnya banyak yang mengandalkan itu dan jadinya punya sugesti yang salah.

10 thoughts on “Dari perbandingan video akselerasi terlihat perfoma mobil LCGC bisa setara dengan MPV/SUV

    • Coba bro lihat dulu frame by frame. Kedua video disamakan di 50km/h. Saya di 40km/h nggak langsung ngegas. Lagipula saya pakai handicap tetap pakai gigi 3, bila pakai shifting 1 2 3 bisa lebih cepat lagi. Tujuan awal membandingkan akselerasi nyalip truk tanpa shifting sih.

      Suka

  1. wahhh itulah mungkin krn power to weight ratio dri ayla dn dg punya nya mobil2 pembanding lebih mendekati angka 1 pnya nya ayla…jdi sudh hukum fisika nya bakal lebh cept akselerasi si LCGC…masuk logika kok lo d jalanan…trus gak mungkin jga mempromosikan scr real akselerasi ayla akn lebh cept d banding xenia/avanza ato kelas lebh mahl lgi si inova olh para sales ato ATPM nya…moso mobil lebh murah mo d katakan lebh cept d banding boil yg lebh mahal d atas e…hahaha

    Suka

  2. Terus deviasi spidometer masing2 di ukur gak..
    Terus kalo spido sudah benar tinggal tentang pemilihan lawan tanding nya..
    Diesel,kebetulan ane sudah coba agya manual trd,innova d4d,sama panther lv non turbo..
    Pertama perbandingan pwr masing2,secara pwr kosong agya paling baik pwrnya dgn genaga klo g salah 68hp bobotnya cuma 750an kg,kedua innova diesel d4d,dgn power 102hp tapi dgn bobot lebih dari 2kali berat agya(1.665kg),dan paling parah pwr panther kapsul dgm power g lebih dari 78hptapi dgn bobot fantastis(2.170kg/3kali ayla).disini aja agya udah menang kemana2..
    Belum lagi karakter mesin,pertama agya/ayla dgn mesin bensin memang memberi karakter cepat berakselerasi,ane coba agya manual,start awal memang berat bgt,tapi begitu jalan bobot entengnya baru berasa..
    Kedua innova diesel,inget mesin ini walopun sudah turbo dan commonrail tapi belum dilengkapi VNturbo,jadi turbolag nya berasa bgt,yg berimbas akselerasinya lbh lambat dr mobil bensin biasa..
    Ketiga panther kapsul,dengan bobotnya yg fantastis dan tenaga yg pas2an,sudah barang tentu urusan akselerasi paling belakang,walopun berani di ajak lari juga..
    Jadi ane cima menyoroti pemilihan lawan diesel aja,karena sudah pasti g pas,mobil disel lebih ke utility dan surabilitasnya yg bisa kita geber berhari2 ganpa kuatir overheat..
    Getong mas broo,kalo mau bandingin sama mesin disel,bandinginnya sama captiva..

    Suka

    • Terima kasih sharingnya. Deviasi besar sekalipun beda angka tidak akan beda banyak, 5% setara 100 banding 105, itu sudah besar kalau untuk mobil, tidak seperti di sepeda motor. Sementara itu kalau lihat review, beda dengan gps memang lumayan, tapi kalau dibanding dengan model lain tidak sebesar beda dengan gps.

      Iya, power ratio menentukan, tapi banyak yang tidak menghiraukan dan menganggap cc yang menentukan.

      Iya, diesel unggul di durabilitas dan irit. Kalau sudah canggih, lawan bensin juga bisa menang. Buktinya walau di Innova sebelumnya versi diesel lebih rendah tenaganya, di versi baru versi diesel justru lebih bertenaga. Berikut perbandingan Innova diesel VNT sama Toyota Wigo, kembaran dari Ayla/Agya:

      Suka

  3. […] Walau peruntukan awalnya hanya untuk transportasi jarak dekat, pada kenyataannya mesin Ayla sebagai mobil LCGC itu ternyata cukup kuat juga. Kecepatan bisa mencapai 160km/jam. Akselerasi juga sudah lumayan. Walau banyak pemilik Ayla lain bilang tarikan lemot, penulis sendiri merasakan tarikan tidak kalah dengan kebanyakan mobil MPV atau SUV. Mungkin karena mobil penulis sudah pakai modif pro capacitor dan cemenite. Karena belakangan penulis baru tahu bahwa akselerasi Ayla / Agya lain tidak secepat mobil penulis. Sepertinya banyak orang yang tertipu dengan modif yang seakan menambah tenaga tapi justru merusak performa seperti contohnya downpipe, filter ferrox, busi dingin dll. OOT: dari perbandingan video akselerasi mobil LCGC sebenarnya performanya setara dengan MPV/SUV […]

    Suka

  4. gak valid ini, gak bsa main ambil bgtu aja donk pke video??
    tes langsung side by side, drag 0-100Km/h, 201m, 402m
    bru bisa di tarik kesimpulan ini mah penggiringan opini
    mesin 1000cc ayla/agya itu kurang torsi, kerasa bgt kalau muatan penuh, atau jalan naik
    smw mobil lokal di indonesia bisa minum premium, tanpa ada masalah secara teknis, paling hanya kerak saja karena premium gak ada aditif detergent
    smw basic peningkatan performa mobil, pasti di In/Ex tuning, banyakin udara yg masuk (potensi tenaga lbh besar), lancarin pembuangan gas buang (efisiensi mesin meningkat), gakda istilahnya ganti downpipe, upgrade full exhaust, upgrade intake bikin tambah boyo, orangnya aja yg gak tw caranya, asal ganti aja.
    smw harus ada hitungannya sesuai spek mesinnya
    fiesta 1000cc vs 1500cc ud beda jauh teknologinya, 1500cc Multipoint injection Naturally aspirated, sedangkan yang 1000 cc 3 silinder Direct Injection Forced induction by Turbocharger, ya beda lah torsi sama tenaganya

    Suka

    • Iya, spedo bisa beda 2-5%. Tes langsung belum sempat tapi pingin juga.

      Maaf karena video ini saya buat sebelum saya tahu bahwa performa Ayla/Agya lain tidak sebaik mobil saya. Jadi memang normalnya mesin ayla/agya itu terasa kurang torsi, apalagi kalau pakai bensin premium.

      Dari payahnya performa mobil Ayla lain saya juga menyadari bahwa performa tidak sesuai dengan spesifikasi. Di atas kertas performa dikatakan maksimalnya di 6000 rpm, sementara Ayla/Agya yang lain dikatakan tenaga maksimal adanya di 4000 rpm atau bahkan lebih rendah dari itu. Ini bisa dilihat dari perbandingan antara Ayla saya dengan Agya/Ayla lain, dimana walau 70 ke 80 setara, dari 90 ke 100 beda signifikan.

      Efek ngedropnya tenaga di rpm atas dirasakan lebih parah oleh para pemilik Ayla/Agya yang pakai modif knalpot / downpipe / filter ferrox. Saat lomba drag di sentul juga banyak yang memilih standar / tanpa modif knalpot.

      Karena kurva tenaga tidak sama dengan spesifikasi maka perbandingan power to weight jadi tidak bisa dilakukan. Diatas kertas power to weight Ayla 1300cc setara Xenia 1300cc.

      Perbedaan ini sepertinya terjadi karena bensin. Karena kalau dari testimoni beberapa pemilik Toyota Wigo di Filipina (buatan astra juga) performa 0-100 bisa 12 detikan dengan bensin oktan 91 padahal di Indonesia biasanya cuma 15 detikan dengan bensin oktan 92. Kebetulan saya sudah pakai modif perubah sifat bensin sehingga performa bisa lebih mendekati Wigo.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s