Alasan mengapa Kawasaki, Honda dan Yamaha akan susah untuk menghalangi Suzuki Satria menjadi raja jalanan, performa mengalahkan bahkan motor 250cc


Suzuki membuat gebrakan yang mencengangkan dengan mengeluarkan versi baru dari Satria, selain dilengkapi dengan sistem injeksi dan bagasi, juga dirilis dengan tenaga lebih dari 18 hp. Dengan tenaga mesin sebesar ini, performa dari Satria yang baru jelas akan jauh meninggalkan kompetitor di kelasnya. Namun yang kurang menjadi sorotan adalah bila kita bandingkan dari data power to weight, performa dari Satria akan juga sangat kompetitif bila disandingkan dengan motor kelas 250cc.

Berikut perbandingan power to weight ratio dari Satria FI berdasarkan brosur dengan motor lain:

Motor Horse power Berat hp/ton
Honda Sonic 15,40 hp 114 kg 135
Suzuki Satria Injeksi 18.49 hp 105 kg 176
Suzuki Satria F-150 Karbu 15.70 hp 107 kg 146
Yamaha MX King 15.15 hp 116 kg 130
Honda CB150R (new) 16.63 hp 136 kg 122
Kawasaki Pulsar 200NS 17.00 hp 145 kg 117
Kawasaki Ninja 150R 23.73 hp 124 kg 191
Yamaha Vixion (new) 16.36 hp 131 kg 124
Honda CBR 250 23.33 hp 164 kg 142
Kawasaki Ninja 250RR Mono 23.4 hp 151 kg 154
Kawasaki Ninja 250FI 26.21 hp 172 kg 152
Suzuki Inazuma 20.50 hp 188 kg 109
Yamaha R25 27.63 hp 163 kg 169

Terlihat bahwa performa Satria sudah mengungguli bahkan kelas 250cc sekalipun. Ini yang membuat penulis mencantumkan Kawasaki juga, performa Satria injeksi sudah lebih besar dari motornya Kawasaki juga. Hanya kalah dengan Ninja 2 tak, motor yang sekarang sudah tidak diproduksi lagi.

Yang harus diingat dari tabel perbandingan diatas adalah bahwa tenaga yang dicantumkan adalah tenaga maksimum, sementara bila dijalan yang lebih menentukan adalah tenaga rata – rata pada rpm yang dipergunakan. Sebagai contoh, adu drag dari MX-King vs Satria karbu vs Sonic sering kali hasilnya 11:12 walau angka performa lebih unggul Satria Karbu. Bentuk kurva tenaga dari ketiganya yang cukup berbeda membuat gaya mengendarai rider bisa sangat menentukan hasilnya. Bila rider tidak memanfaatkan tenaga sesuai dengan karakteristik mesin maka performa tidak akan sesuai dengan perhitungan. Ini sudah diungkap di artikel sebelumnya:
Motor dengan tenaga lebih di rpm menengah sering diremehkan dan baru ketahuan unggul saat dipakai sesuai dengan karakteristiknya

Bila bobot rider dihitung, maka dengan bobot rider 70kg, Satria injeksi punya P/W = 105, Sonic punya P/W = 84, sementara Ninja 250FI punya P/W = 108. Terlihat bahwa power to weight ratio dari Satria terlihat sangat jauh meninggalkan kompetitornya. Performa jadi setara dengan motor 250cc.

Bisa jadi peminat dari motor 250cc akan melirik ke Satria. Yang menjadi penghalang adalah bentuk motor yang sorotannya ABG. Bapak bapak penggemar performa jadi sungkan untuk mengendarai Satria FI. Walau mungkin dijalan performa Satria bisa setara atau lebih cepat dari motor 250cc, bapak – bapak yang kepincut dengan performanya masih akan mikir mikir kalau mau memiliki Satria. Mungkin belinya pakai alasan mau dipakai untuk anak padahal mau dipakai sendiri….

Mungkin nanti ada yang jual bodi moge untuk Satria Injeksi biar bapak bapak nggak malu naik Satria. Daripada nanti naik motor CC gedhe tapi dipermalukan sama motor ABG.

Hadirnya Satria Injeksi jelas bikin motor sport 250CC sekalipun berkurang pamornya.

Sumber:

Adu geber Honda new CB150R vs Yamaha New Vixion Advance versi Otomotif……ediannn ketat kanggg !!

Data Uji Performa YZF R25 vs New CBR 250R vs Ninja 250RR Mono vs Ninja 250FI Part 2 – R25 Superior
Horse Power unit Produksi Massa R25 disunat 2 HP oleh Yamaha?
http://www.oprekmotore.com/2014/07/24-beda-hasil-dyno-tak-hanya-dialami-yamaha-25.html

Uji Motorplus All New Honda CB150R Menang telak dari Yamaha New Vixion Advance

Ini Dia Perbandingan Hasil Dynotest Motor 250cc Standar !

Kupas Fitur dan Teknologi All New Suzuki Satria F150 Injection . . Berdasarkan Brosur🙂

Dynotest….power asli Pulsar 200NS hanya 17ps??

Uji test Dyno power Kawasaki Ninja 150R…….nangkring di 23,73HP !!!

All New Suzuki Satria F150 Injection Power 18,49 HP . . . Ini Bocoran pilihan Warnanya sob !

50 thoughts on “Alasan mengapa Kawasaki, Honda dan Yamaha akan susah untuk menghalangi Suzuki Satria menjadi raja jalanan, performa mengalahkan bahkan motor 250cc

  1. Mantap analisanya mas, cuman apakah benar nanti versi masspro-nya power benar2 18,5 hp? Dengan “hanya” 150 cc harus memakai kualitas yg mumpuni.

    Suka

    • Kalau suzuki mestinya tidak masalah karena kualitas komponen biasanya lebih tinggi dari yang lain, lebih bandel. Kalau lihat korekan bengkel, tenaga 150cc pun bisa dinaikkan sampai diatas 20hp untuk korekan harian, jadi mestinya 18,5hp masih masuk hitungan aman.

      Suka

      • Ahh masa sih kualitas lbih bagus.saya banyak melihat motir suxuki ngebull.dan jenis satria banyak tuh ngengkok dijalan krn mogok.skr tuh 11 12 mas.sama saja.minsed lama saja yg bilang lebih awet krn motonya jarang kmudian sukucadang kebanyakan asli,beda dgn merek lsin yg ada kw nya

        Suka

        • Kalau olinya jelek, kualitas komponen sebagus apapun dujamin tetap bisa ngebul. Saya pernah lihat Smash dibongkar total dan semua dalemannnya hitam. Saat saya tanya, pemiliknya bilang pakai oli top one. Sejak itu saya curiga bahwa yang namanya oli jangan pernah percaya iklan, banyak yang menipu. Dan beberapa tahun setelah itu yang servis di bengkel suzuki nggak boleh bawa oli dari luar terutama yang merek luar bohongan seperti top one.

          Soal kualitas, paling tidak masih lebih baik daripada Honda. Honda kualitas komponen jelas jelas pimpinannya bilang kualitas dibawah buatan thailand. Sementara itu Yamaha bisa ekspor ke thailand, dan Suzuki bisa ekspor ke bahkan Eropa. Kawasaki sepertinya impor.

          https://kupasmotor.wordpress.com/2014/12/16/persoalan-kualitas-yang-bikin-pikir-pikir-untuk-beli-motor-honda/

          Suka

    • iya, juga penting bahwa yang dites adalah unit yang dibeli konsumen dan bukan prototype yang khusus untuk di review. Jadi beberapa data dyno sengaja ambil yang dari punya konsumen.

      Suka

  2. Dari modifikasi Piston & Pemaksimalan VE pun sudah terlihat, memang saya akui mesin Suzuki 150cc ini 1 Step di atas kompetitor yang sama-sama DOHC.

    Macan Tidur bangun, hanya sayang Brand Suzuki yang mindsetnya Spare part mahal, Harga jual Anjlok, dll. Padahal kwalitas dan Finishing Suzuki ciamik sekali.

    #mau bakar apel jin mas? Biar FB sama sales datang kesini, saya bisa bantu…hehehe,

    Suka

    • wah, terus terang saya juga bingung, mengapa kok beda jauh, bisa jadi yang diterima konsumen powernya jauh lebih rendah dari unit tester (seperti kasus motor 250cc). tinggal tunggu dyno yang lain juga. menurut klaim mas taufik, mas sena ponda melakukan dyno di ban ketemunya juga mirip spesifikasi:
      Hasil Dyno New Honda CB150R StreetFire VS New Honda Sonic 150R VS Honda CB150R lama . . . Bedanya dimana ? August 12, 2015


      sekarang marilah kita simak bersama bagaimana Karakter Power yang dihasilkan saat diukur pada ban di Dynamometer ( dyno) untuk 3 Motor yakni All new Honda CB150R SF, New Honda SOnic 150R, dan Honda CB150R generasi pertama. Data Output Power hasi Dyno ini tmcblog peroleh dari mas Sena Ponda ( thks mas bro)

      Tambahan: ternyata cara pengukurannya beda bro. berikut kutipan dari link tersebut:

      power honda sonic 150R tembus 12,88 HP diatas saat dynotest diatas dynamometer dynomite buatan USA dengan “top notch eddy current” bukan inertia dyno

      Yang saya tahu dyno umumnya pakai inertia dyno. Jadi data dyno tersebut tidak bisa dibandingkan, tidak bisa dipakai perbandingan dengan model dyno yang lain.

      Suka

  3. dan itu hanya terjadi di klan satria saja,yg bikin saya kapook pakai S,masih trauma sama SM**H yg materialnya didowngrade habis2an,si thundie 125 yg ancur2an,padahal saya make rc DK fogging pistun yg wantek bukan maen

    Suka

    • Untuk akurasi, sepertinya harus tunggu dyno satria versi yang diterima konsumen. Karena sepertinya yang diterima konsumen powernya bisa beda dengan yang untuk testernya blogger. Contoh diatas ada R25, lalu di 200NS, lalu di komen, Sonic.

      Suka

  4. maaf, sudah semestinya power on dyno lebih kecil dari power on crank, karena dynotest yg diukur adalah roda belakang, dari crankshaft sampai roda belakang melalui gearbox, kopling, final gear yg tentu saja power mengalami rugi2 gesekan sehingga power berkurang. dari data diatas power satria fi yg 18 hp adalah power on crank, sementara yg lain power on dyno. sehingga tidak adil, contoh pulsar 200ns power on crank 23hp power on dyno 17hp, ninja 250fi power on crank 32hp power on dyno 26hp cmiiiiw

    Suka

    • Yang fair itu membandingkan on crank atau on wheel? Saya mencoba bandingkan yang on wheel.

      Darimana bro tahu bahwa 18hp itu on crank? karena di bocoran brosur dilihatkan perbandingan antara satria dengan sonic,mx king juga. Berikut salinan dari websitenya mas Iwan Banaran.

      Tentu kepastian menunggu dyno dari konsumen.

      Suka

  5. yg fair tentunya membandingkan power on crank vs power on crank, power on wheel vs power on wheel, yg dibrosur itu adalah power on crank, sehingga untuk perbandingan antara satria fi dgn 150 cc yg lain sudah benar sama2 power on crank, tp untuk yg 250cc data diatas adalah power on wheel, contohnya ninja 250 on crank 32hp, on wheel 26hp. sesuai data di artikel

    Suka

  6. Itu kaalau motor bisa jaalan sendiri tampa joki…..
    Tetap kencang yg 250 cc walau di tabel terlihat sama….
    Gk percaya coba hitung berat motor tambah joki….
    Walau jokinya sama hasilnya akan berbeda

    Suka

    • Sudah dicontohkan kok:

      Bila bobot rider dihitung, maka dengan bobot rider 70kg, Satria injeksi punya P/W = 105, Sonic punya P/W = 84, sementara Ninja 250FI punya P/W = 108. Terlihat bahwa power to weight ratio dari Satria terlihat sangat jauh meninggalkan kompetitornya. Performa jadi setara dengan motor 250cc.

      Suka

  7. Menurut saya, satria itu power gede tapi bodi cungkring sehingga cocoknya di desain buat drag race. Bukan buat stabiliti dan kenyamanan di jalan yg banyak rusak dll.

    Jadi istilahnya satria itu mesinnya gede namun bodi minimalis dan terlalu ringan, sdgkna desain lainnya motor 250 cc buat apa rangka gede2 dan suspensi gede ya buat safety istilahnya power diikuti kaki-kaki yg kuat ngga kek satria dan sonic power namun kaki2 dan dimensi minimalis, bahaya.

    Suka

  8. Om mau nanya Om kalau om apakah sudah pernah naik suzuki address 115 om?kalqu sudah kalau sa mio m3 enak mana ya om?kalo sama beat yang esp enak mana y om?mau beli cuma masih bingung. Oiya om kalau cemenite itu apakah bisa di pasang di motor?kalau di honda beat om bisa senyap di pasangin apa aja ya om?mks mohon info dan sarannya ya om

    Suka

    • Keduanya belum. Waktu dulu cari motor tidak mempertimbangkan address karena seat height tinggi, mungkin empuk tapi lebih memilih Suzuki Nex. Kalau Mio M3, unggul di tenaga tapi kalau pakai tiap hari mikir juga karena Yamaha biasanya keras tempat duduknya. Beda tenaga juga tidak signifikan. Honda Beat empuk, tapi terlalu empuk sehingga kadang suspensi mentok kalau boncengan. Injakan kaki juga terlalu tinggi karena ada akinya, bikin capek kalau untuk perjalanan agak jauh. Empuknya suzuki biasanya diantara yamaha dan honda.

      Iya cemenite bisa dipasang di motor. Tapi cocoknya hanya kalau masih setelan irit.

      Suara honda beat jadi lebih senyap setelah oli ditopup dengan valvoline, lalu makin senyap lagi setelah dipasang pro capacitor. Setelah itu saat idle pun suara senyap. Sayang saat servis diganti oli jelek, jadi kasar suaranya. Cemenite kecil yang saya pasang di bagasi sepertinya melengkapi tenaga.

      Kalau tujuannya untuk membuat senyap, cemenite bisa dikasih 2 buah ukuran diameter 7cm.

      Suka

      • Kalau agar performa mesin keluar sepenuhnya tapi kalo bisa tetep agak irit di pasang apa ya om?oiya kalo beli pro capasitor sama cemenite dimana ya om?oiya kalau address gimana ya om enak tdk?lebih baik beli address atau beat ya om?tapi kayaknya saya prefer ke address tapi katanya suzuki dah mau tutup ya om? Mks om

        Suka

        • Untuk cemenite, setelan irit lebih baik. Efek pro capacitor di kendaraan boros lebih baik daripada cemenite. Pemakaian cemenite dan pro capacitor itu menambah irit dengan menambah tenaga, karena ngegas sedikit sudah kencang maka jadi irit.

          Setelan bensin disarankan dibuat lebih irit karena efek sama seperti rasio bensin ditambah walau sebenarnya suplai bahan bakar ke mesin tidak berubah. Juga ada efek menaikkan oktan. Kalau bensinnya oktannya kurang jadi akan terasa seperti pakai oktan lebih tinggi.

          Beli pro capacitor bisa di link ini.

          Kalau dibanding beat, saya lebih memilih address. Kalau beat dibuat perjalanan agak jauh kaki cepat capai, lalu kalau dibuat tarik tarikan CVT rasanya seperti melar, dipakai cruising setelah akselerasi kencang jadi agak tersendat sendat, lampu di bodi juga kurang cocok untuk saya. Fitur ISS dan CBS terasa tidak bermanfaat.

          Suzuki di Indonesia mestinya tidak akan tutup. Kan address diproduksi di Indonesia dan ekspor eropa. Selama ada bengkel yang dekat masih layak jadi pertimbangan.

          Suka

          • Oiya om berati beli address aja ya om? Kayaknya sih baik soal saya dah coba enak banget om padahal harga sama beat mahal beat om. Oiya om cara pasang pro capasitor gimana ya om?untuk 1 motor butuh berapa ya om?kalau ingin meningkatkan performa mesin secara maksimal dan top om.oiya sama biar bikin suara mesin jadi lebih halus gimana ya om?mks om

            Suka

            • Iya, mending address saja. Toh irit dan empuk sama, suzuki juga lebih awet.

              Pro capacitor kalau di motor pasangnya di selang bensin dan di kabel ke busi.

              untuk mesin lebih halus, oli mesin sebaiknya pakai 10W40 atau 15W50 yang merek bagus. Dan sebaiknya pakai oli bagus mulai dari motor diterima agar nggak sempat kasar suaranya. bensin pakai pertamax. rpm saat sebelum 1000km jangan tinggi tinggi. gas jangan menyentak.

              Suka

          • Ok Om mks. Oiya om kalau di motor pasang pro capasitor butuh berapa ya om?terus pasangnya di mana ya om?tepatnya di bagian apa ya om?oiya om kalo mio m3 mesin biar halus gimana ya om?kalau motor dah 10.000 km apakah masih bisa dibikin halus om?oiya om berati ambil address aja aman ya om?kalo suzuki soal spare part apakah aman om?

            Suka

            • untuk motor pro capacitor bisa pakai 2 tempat. di selang besin dan di kabel ke busi. diselang bensin bisa 2.

              Untuk mio M3, saya yakin walau sudah agak lama bisa halus juga. Coba pakai fastron techno 15W50 untuk mesin.

              Iya, ambil address saja. Suzuki juga komponennya awet. Soal ketersediaan, honda juga kalau nggak ada harus inden.

              Suka

          • Berati beli 4 pcs buat satu motor cukup kan om?nanti efeknya apa ya om?apakah aman Om pro capasitor nya?oiya om kalau oli mesin mio m3 125 yang paling bagus apa ya om yang di atasnya fastron techno itu om? Kalau pakai oli agak kental apakah aman Om?

            Suka

            • Di kabel busi pro capacitornya cukup satu saja. Efek seperti bila rasio bensin diperbanyak. biasanya efeknya ke akselerasi dan top speed. Suara mesin biasanya lebih halus, daya cengkram ban dan rem kadang bisa lebih pakem juga.

              Kalau oli mesin matik bisa pakai yang dipakai di mobil. Diatas fastron techno ada fastron gold. Selain itu bisa oli 10W30 buatan mobil 1, motul, valvoline atau amsoil yang full sintetik. Kalau oli 0W20 sepertinya masih bikin suara mesin kasar. Untuk oli tranmisi banyak yang coba oli transmisi ATF nya mobil. Saya sendiri pakai oli motor yang agak bagusan.

              Kalau olinya kualitas menengah harga antar 50 sampai 100 ribu , pakai kental lebih aman. 15W50 atau 10W40 saja.

              Suka

          • Oiya om kalo beli fastron gold dimana ya om?apakah cocok dengan mio m3 dan bikin mesin halus om?sama valvoline bagus mana om? Kalau oli transmisi pakai oli mesin motor bebek yang 10w40 apakah aman om?mks

            Suka

            • Coba cari di pom bensin pertamina yang ada tokonya. Valvoline macam macam, masalahnya lebih langka. Fastron Gold banyak yang sudah pakai, soal halus mesin dari testimoni rasanya tidak begitu halus namun tetap lebih halus dari oli AHM/Yamalube, namun keunggulannya sangat awet, bahkan ada yang pakai sampai 10 ribu.

              Oli transmisi pakai 20W50 atau 15W50 saja biar awet, grade oli transmisi biasanya juga itu persamaannya, sayangnya oli bagus 20W50 jarang. Oli transmisi Honda/Yamaha juga jelek. Sekarang saya masih mau coba cari yang cocok.

              Suka

      • Oiya om jadi oli apa om yang gak terlalu awet tapi super halus buat matic dan bertenaga om?kalau oli transmisi pakai oli motor bebek apakah bisa om?yang saenya berapa ya? Oiya saya tadi dah tanya kok gak ada ya om fastron gold?adanya cuma pertamina mesran dan mesran x saja kayaknya om.

        Suka

        • Coba cari mobil 1 atau motul yang 10W40.

          Oli transmisi itu sepertinya pelarut dan pembersihnya lebih sedikit karena tidak terkena ruang pembakaran. Ada kemungkinan umur akan jauh lebih pendek.

          Iya, tidak semua pom bensin jual fastron gold.

          Suka

    • Untuk nambah halus cara lain sepertinya cuma nambah aditif oli. Yang ideal sih nambah aditif friction modifier yang bekerjanya waktu masih ada oli diantara komponen, namun sepertinya aditif yang dijual dipasaran fokusnya aditif anti wear dan extreme protection yang bekerjanya waktu komponen sudah mulai bergesekan.

      Namun dulu saya pernah beli aditif oli isinya cuma oli kental, jadi halusnya karena oli lebih kental. Padahal kalau aditif friction modifier itu oli tidak berubah kekentalannya tapi tetap mesin jadi lebih halus dan oli lebih licin.

      Lebih mending beli oli yang lebih bagus daripada pakai oli jelek ditambahi aditif.

      Atau boleh coba trik berikut:
      Implementasi trik sesat minyak goreng sebagai aditif pelicin oli mesin matik dengan hasil mesin lebih halus dan enteng

      Suka

      • Berati oli transmisi pakai motul buat bebek yang 10w40 cocok kan om?oiya lha oli transmisi yang cocok nya gimana om buat mio m3?soal disini gak ada yang jual fastron gold om mungkin yang kualitas nya sama atau yang berapa ya om kadar viskositasnya yang berapa ya om yang cocok? Oiya kalo yang bikin halus itu enaknya ditambah apa lagi ya om?mks.

        Suka

        • Iya, untuk oli transmisi matik (termasuk mio m3) bisa motul 4T motorcycle 10W40. Pilihan lain oli transmisi mobil ATF atau MTF 80W90, banyak yang menyarankan Pertamina Rored MTF dan saya ingin coba juga.

          Fastron gold tidak untuk oli transmisi tapi untuk oli mesin. Kalau dipakai oli transmisi jadi selip. Tidak semua pom bensin jual. Hanya yang besar saja yang biasanya punya banyak tempat pengisian.

          Untuk bisa halus lagi, selain aditif dan pro capacitor tidak tahu lagi. Sebaiknya jangan pakai aditif kalau isinya kental.

          Suka

          • Lha oli mesin paling bagus pakai apa om?yang buat tarikan ok dan halus juga. Oiya kalo oli transmisi pakai motul saja yang 10w40 dah cukup kan om? Oiya Berati saya harus membeli pro capasitor dan cemenite juga ya om?

            Suka

            • Oli mesin yang tarikan oke mesin lumayan halus: sintetik 10W30 buatan mobil 1, motul, valvoline atau amsoil. yang lebih murah fastron gold, lebih murah lagi fastron techno 10W40 atau 15W50, lebih murah lagi jangan.

              Oli transmisi cari oli motor 4T Jaso MA yang 15W50 atau oli transmisi mobil MTF 75W90 atau 80W90

              pro capacitor bisa dibeli, cemenite bisa coba buat sendiri.

              Suka

  9. Om kalo beli oli mobil 1 yang sintetik 10w30 dimana ya om?sama itu belinya oli diesel atau oli bensin om?bukannya itu oli buat mobil ya om? Kalo cari oli motor 4T Jaso MA yang 15W50 atau oli transmisi mobil MTF 75W90 dimana ya om?lebih bagusnya kayaknya yang mtf ya km?belinya dimana om?dan takaran pakai nya berapa om? Kalau tanda tanda seher motor sudah saatnya ganti atau rusak itu gimana ya om?oiya sama kalo motor dipaksakan tanpa menggunakan ring tutup pembuangan oli apakah tidak apa apa om?oiya om kalau saat start pagi hari motor karburator sulit dinyalakan apakah tanda campuran bensin terlalu irit om?Mks om

    Suka

    • Oli mobil 1/motul/amsoil oli impor. jadi terpaksa harus cari dulu di bengkel mobil besar. Iya memang oli mobil. Oli mesin mobil bisa dipakai sebagai oli mesin motor matik. Untuk transmisi motor matik bisa pakai oli transmisi manual mobil. Oli 4T jaso MA 15W50 contohnya motul, tapi dealer cuma ada di jakarta atau beli online. repotnya kalau beli online ongkos kirim mahal. Kalau transmisi mobil biasanya disarankan merek castrol atau pertamina rored MTF.

      Takaran sesuaikan yang tertulis saja.

      Maaf soal tanda seher rusak tidak tahu, mungkin dilihat dari tenaga dan oli mesin.

      pembuangan tanpa ring tidak masalah selama tidak ada bunyi bunyi aneh.

      kalau start pagi hari susah dinyalakan bisa karena terlalu irit atau terlalu boros. setelan yang mempengaruhi adalah stelan angin di luar, setelan idle di luar, setelan untuk jarum, dan setelan untuk pelampung bila ada. Coba setelan anginnya saja dulu, dibuat lebih kendor satu putaran (diputar berlawanan arah jarum jam).

      Suka

      • Kalo oli tersebut yang mudah di dapat tapi kualitas nya sama atau pun setara merk dan yang visitoksitas nya berapa ya om untuk oli mesin dan oli transmisi om?

        Suka

        • Selain fastron dan rored, yang lebih mudah didapat adalah castrol namun dengan harga lebih mahal. Sebaiknya coba cari dulu di bengkel mobil terbesar, untuk produk pertamina, cari di pom yang besar. Atau bisa dari cari di toko online yang lapaknya satu kota, lalu pm untuk tanya alamat.

          Suka

          • Oiya om sebaiknya tetep pakai fastron yang oli motor atau bisa pakai oli diesel di mesin motor matik om? Kalo di motor bebek dan matik aman gak om pakai oli diesel? Oiya efeknya apa saja om positif dan negatif nya setelah pakai oli matic? Mks om

            Suka

            • Dari testimoni oli fastron dan oli diesel aman dpakai untuk oli motor bebek atau motor matik.

              Menurut saya oli diesel itu lebih fokus ke daya pembersih. Ada referensi bahwa untuk oli yang bisa dipakai untuk diesel dan bensin sekaligus, maka oli umurnya lebih pendek bila dipakai di mesin bensin. Jadi oli khusus mesin diesel mestinya umurnya pendek kalau dipakai di motor.

              Oli khusus motor matik seringkali kualitasnya / daya tahan / daya perlindungan jelek. Sering belum 1500km sudah kasar suara mesin.

              Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s