Terbukti bahwa oli berkualitas itu lebih baik daripada oli standar yang disediakan oleh bengkel resmi


Di artikel sebelumnya penulis mengulas bagaimana mesin Honda Beat EPS penulis menjadi makin berisik beberapa waktu setelah diganti oli di bengkel resmi:
Oli standar yang disediakan bengkel resmi itu bisa kurang bagus untuk mesin

Suara mesin semakin hari semakin kasar, sehingga suara sudah sama kasarnya dengan Honda Beat lain. Oleh karena itu penulis memutuskan untuk mengganti oli. Kilometer sudah lebih dari 400km sesudah oli diganti dengan yang disediakan bengkel resmi. Kalau katanya sih, oli AHM bisa dipakai hingga lebih dari 4000km. Berikut klaimnya:
PT Astra Honda Motor :: AHM Oil

Keunggulan menggunakan AHM Oil:

  1. Menghemat konsumsi bahan bakar
    Mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 8% dibanding dengan tingkat kekentalan yang lebih tinggi (SAE 20W-40), (Hasil ujicoba Honda R&D Japan)
  2. Menghemat biaya perawatan
    Memperpanjang usia penggantian oli menjadi 4000km.*
  3. Memaksimalkan kinerja mesin
    Melumasi celah mesin yang paling sempit sekalipun sekaligus menjaga kestabilan gesekan antar komponen di dalam mesin sehingga kinerja mesin akan semakin ringan dan optimal.
  4. Ramah lingkungan
    Periode penggantian yang lebih lama dan pengurangan konsumsi bahan bakar serta rendahnya gas buang (CO2) yang dihasilkan akan mengurangi pencemaran udara dan pemanasan global yang ditimbulkan.

    *Untuk CBR150R & CBR250R, interval penggantian oli 8.000km dan 12.000km

Melihat fakta bahwa mesin menjadi lebih berisik dari biasanya, maka penulis menganggap klaim 4000km tersebut omong kosong. Walau masih 400km, penulis tidak eman untuk ganti oli daripada nanti habis lebih banyak lagi. Mungkin dikatakan ada garansi mesin tapi dari cerita yang sudah sudah, konsumen masih harus keluar uang lumayan banyak juga kalau harus ganti komponen, nggak bisa beneran gratis (mungkin ini perlu dibahas lebih lanjut).

Sehingga akhirnya penulis memutuskan untuk ke bengkel langganan untuk ganti oli. Bengkel ini bukan bengkel resmi dan menyediakan banyak pilihan oli mesin. Dari pilihan oli yang ada kebetulan masih ada Valvoline, sehingga penulis memutuskan untuk ganti oli Valvoline 10W40 800ml saja. Harganya 35 ribu, sama dengan pilihan penulis yang lain yaitu Repsol. Harga ini kalau tidak salah 25% lebih murah daripada oli dari bengkel resmi, AHM MPX.

Saat oli mesin dikeluarkan dari mesin, yang penulis amati adalah warnanya, hitam sekali. Padahal ini baru dipakai sekitar 400km an tapi warna sudah hitam. Padahal dari banyak oli lain yang pernah penulis coba, dipakai lebih 2 bulan masih belum terlalu hitam.

Kondisi oli juga sangat encer. Di rating oli AHM MPX disebutkan punya kekentalan 10W30, yang artinya kekentalan saat panas hampir sama dengan 10W4. Kalau sudah seperti air, maka ratingnya adalah 0W30. Dengan rating 10W30 harusnya masih sedikit kental. Tapi ya sudahlah, toh nggak akan pernah pakai oli AHM MPX lagi.

Setelah ganti oli, kondisi mesin langsung mengalami peningkatan. Bila sebelumnya akselerasi serasa terhambat sekarang menjadi lebih lancar. Suara yang sebelumnya berisik lambat laun mulai lebih senyap. Beberapa suara memang masih keluar, namun saat berjejer dengan Honda Beat lain terdengar jelas bahwa suara gesekan antara piston dan silinder cuma terdengar dari motor sebelah saja. Jadi oli AHM MPX yang disediakan bengkel resmi Honda benar benar sumber berisiknya suara mesin.

Sayang suara kasar saat idle masih sedikit terdengar, mungkin oli transmisi juga perlu diganti. Namun penulis merasa beruntung bisa segera mengetahui masalah ini sebelum menjadi lebih parah, Apalagi karena motor lebih sering dipakai oleh istri.

 

Blogger lain ada juga yang membahas tentang kekecewaan terhadap kualitas oli yang disediakan bengkel resmi:
Ketika Oli MPX 2 tidak lagi memberikan kenyamanan….Vario Techno-ku Murtad….!!!!

Kilometer vario techno ku baru 3000-an kilometer tapi udah ganti olie AHM MPX2 dua kali…yang pertama pada KM 450 dan yang kedua Pada KM 1450…Tetapi ketika Untuk periode ke-2 baru berjalan 1500-an Km…suara brisik jelas sekali terdengar!! Malu ama tetangga kalo pagi…dah staternya brisik mesin juga brisik!!
Agak curiga juga sih..tapi gak terlalu dipikirin…tapi tadi pagi sempat mangkel jugak…pas tukang sayur datang ada tetangga yang juga nyari hidangan buat buka ngomong…”Pak..kok motornya kasar banget suaranya…motor baru kan??” “iyo je mas…maklum pake AHM MPX 2…Olie Bawaan Pabrikan!”
Tetangga tersebut berujar lagi…”Woh..oli kayak minyak jlantah kok dipake pak…sayang motornya
lalu bagaimana keadaan olinya?? ketika jari dicelup trus sisa yang nempel diplilin2 kok gak licin?? sudah gitu warnanya hitam pekat

iwanbanaran.com – Oli AHM MPX-1 bermasalah??… June 26, 2011

Forum Kaskus lagi santer membahas tentang kurang bagusnya kualitas MPX-1. Seperti yang dikeluhkan salah satu brother kita penunggang Absolutely Revo yang mengatakan bahwa oli MPX-1 baru dipakai 1500km mesin sudah terasa kasar. Ketika cek…oli encer seperti air. Dan…anehnya kejadian tidak hanya pada satu atau dua orang saja. Namun ada beberapa kasus yang disebutkan disitu (monggo klik aja forum yang telah disebutkan untuk detilnya)

Oli motor standard… Honda Sonic 150R sudah diganti,… siap untuk ditest ala anak jalanan …!!!

Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… pasca pengetesan riding Jakarta – Bandung PP … dengan segala hal ‘standard’ … membikin ‘deg-degan’ dalam pengetest-an… dari soal susah netral … gigi 1 ke gigi 2 sulit diopeeer ketika engine panas … sampe kopling ditarik abis pun motor masih ‘mlayuuu’ baeee …

So,… solusi sementara ketika pulang dari Bandung ke Jakarta adalah ‘top-up’ dengan oli Shell Advance. Oli ini fully sintetis… jika ditanya harganya berapa … harganya sekitar Rp. 169 rebu… nggak tahu deeegh apa sudah termasuk ongkos services apa belum… coz ketika tanya berapa… langsung bayar… !!! Lhat terus gimana hasilnya …??? Sekilas… suara engine terdengar halus… ngoper gigi 1 ke 2 dadi neee lancaaar… ngopeeer ke netral juga gampaaang… !!!

Oli Standard itu ada gunanya nggak sih,… maybe yeees maybe nooo …!!!

Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… banyak yang menanyakan ke juragan… pasca test ride motor bebek Jakarta – Bandung PP … dimana banyak masalah yang muncul… namun setelah diganti dengan oli yang bagus … masalah itu hilang …!!! Naaagh… suspect nya jelas dan telah dibuktikan… bahwa persoalannya adalah oli standard …!!! So,… Oli standard itu ada gunanya nggak sih …???

Naaagh… kalau motor kecil… biasanya suka merekomendasikan oli standard yang murah … dan diperparah lageee… dengan embel-embel bisa digunakan sampai mileage yang panjang …!!! Lhaaa… pengalaman juragan 700 km… aza engine motor serasa mau rompal kok …!!! Gejala susah netral… sudah ngoper ke gigi 2… glonjooor sendiri padahal clutch lever sudah ditarik mentok… bau sangit… lha kepiyeee …!!!

 

Sayang kemasan olinya dulu tidak disimpan sehingga tidak tahu Oli AHM MPX2 yang bikin berisik itu buatan siapa, namun dari link penjual, sepertinya buatan Idemitsu:
mpx2 buatan idemitsu

Terlihat di kemasan, kode MPX2 10W30 SJMB 0,8L IDE

Lalu dibawah ada tulisan:
“Dibuat oleh: PT Idemitsu Lube Techno Indonesia”

 

Berdasarkan pengalaman ini, maka penulis menyarankan agar mengganti oli setiap 250km sekali bila masih memaksakan pakai oli AHM MPX atau semacamnya. Namun lebih baik lagi bila menggunakan oli yang kualitasnya lebih terjamin sehingga bisa awet sesuai dengan periode penggantian oli yang disarankan.

Walau begitu perlu penulis tekankan bahwa oli AHM MPX itu bukan oli murahan. Karena walau kualitasnya mengecewakan, harganya tidak murah alias lebih mahal. Mungkin juga karena belinya di bengkel resmi, harganya jadi lebih mahal daripada bila beli oli semacam Repsol atau Valvoline di bengkel tidak resmi. Jadi walau kualitasnya ecek ecek, oli AHM MPX itu termasuk oli kelas mahal.

Update 17 Mei 2016:
Kondisi mesin sekarang enak sekali. Dipakai kencang Honda Beat ESP bisa sampai 105km/jam. Oli Valvoline 10W40 yang secara teori harusnya lebih kental dari Oli AHM MPX2 10W30, namun ternyata selain melindungi mesin lebih baik juga performa masih lebih baik dari oli yang dari klaimnya lebih encer.

Saat dpakai pelan suara mesin lebih senyap dari suara knalpot. Padahal normalnya suara mesin Honda Beat jauh lebih berisik dari suara knalpot. Knalpot Honda Beat ESP mestinya sudah memenuhi kriteria standar lingkungan Euro 3 sehingga seharusnya berisiknya tidak labih dari 80db. Sekarang suara mesin sudah tidak mengganggu lagi dan membuat mengendarai terasa lebih mewah dan nyaman.

68 thoughts on “Terbukti bahwa oli berkualitas itu lebih baik daripada oli standar yang disediakan oleh bengkel resmi

  1. Dibalik yang disampaikan oleh Honda, pasti ada maksud tersembunyinya. Karena kualitasnya njomplang dan Honda cuma mikir untung. Untung aja saya nggak pakai MPX, pakai Federal lebih baik. Bukan BC

    Suka

    • Sayangnya belum pernah coba lagi oli federal. Kalau dulu sih rasanya sama.

      http://roda2blog.com/2011/06/26/ahm-oil-mpx-1-diragukan-very-very-wajjar/

      Aziz berkata:
      11 Juni 2012 pukul 14:53

      Setahuku sih MPX-1 itu produksinya Idemitsu & MPX-2 (Khusus untuk motor matic) itu produksinya Federal dan SPX itu produksinya Federal juga lho..! Sebab aku dah liat dan baca di botolnya!

      Atau bisa lihat di kode produksi ya? Sayangnya bungkus tidak disimpan. Berikut contoh saat oli AHM SPX berubah dari repsol ke federal.
      http://dolanotomotif.com/2015/06/14/ternyata-oli-ahm-spx1-orange-sudah-bukan-racikan-repsol-lagi/

      kode produknya sudah berbeda.. yang tertera di namanya pun berbeda, di spx1 maret 2015 ada tulisan SPX1 10W30 SJMA 1L REP masih sama persis dengan spx1 yang nbsusanto pake di tahun 2012.. namun di spx1 yang nbsusanto beli bulan juni 2015 tertulis SPX1 10W30 SJMA 1L FED.. lhoh kok beda ya?

      produsen juga berubah.. spx1 lawas diproduksi oleh PT Nusaraya Putramandiri, sementara itu spx1 juni 2015 diproduksi oleh PT Federal Karyatama.. kode sertifikasi JASO-MA nya juga sudah berubah.. spx1 lawas M062AHJ156 sementara itu spx1 baru M061AHJ144..

      Referensi lain:
      https://motorek.wordpress.com/2011/09/23/antara-federal-oil-dan-ahm-oil/

      Ternyata gak gitu juga. Karena Federal Oil sebenarnya mengambil material olinya dari Pertamina baru kemudian dikemas sendiri oleh Federal Oil, dengan demikian sebenarnya antara oli bikinan Federal Oil dengan oli Pertamina bisa jadi cuma beda cap.

      Sedangkan AHM Oil walaupun diproduksi oleh Federal Oil juga tetapi mempunyai lokasi produksi yang berbeda. Orang Federal Oil menuturkan, kalo Federal Oil dibeli dari pertamina tinggal kemas saja, AHM Oil diproduksi dari bahan baku dan racikan bumbu2 berupa aditif diolah dan dikemas di pabrik Federal Oil. Untuk menjaga mutu semua proses produksi diawasi oleh orang jepang langsung.

      Bahkan orang Federal Oil ini menuturkan waktu masih belum punya pabrik sendiri Yamahalube pun pernah diproduksi oleh Federal Oil. Semua oli sebenarnya mempunyai bahan dasar sama yang membedakan adalah racikan bumbu berupa aditif yang akan menentukan hasil akhir sebuah produk, bisa diibaratkan nasi rendang yang rasanya bisa beda – beda di setiap warung padang meskipun mungkin resepnya sama.

      Suka

      • Oh, gitu. Saya kira nggak kerjasama lagi. Soalnya, rata-rata orang pakai oli standar. Malah pernah saya nyalip Jialing yang model Supra Fit mulus suara mesinnya. Kalau Supra Fit saya agak mulus kecuali kalau ditahan dan meraung.

        Suka

  2. jupi mx 2013 punyaku kalo ganti oli gapernah pake yamalube sport sejak bberapa waktu lalu, kalo engga yamalube supersport yg 70k (1 liter) ya enduro 4t raciing (1 liter)

    Suka

      • bro beruntung dapat bagus, karena oli mahal ada juga yang kualitasnya dibawah oli murah. Oli murah juga kualitasnya bisa sama dengan yang mahal. Kalau saya sih memilih oli mineral yang mahal daripada oli sintetis murah, walau harga lebih murah yang mineral, secara kualitas jauh lebih bagus yang mineral. Oli sintetis yang kualitasnya bagus harganya muahal.

        Suka

  3. nah,itu dia kelemahan dr oli standar pabrikan ato komponen dr pabrikan, kcuali klo standarnya global/internasional,mka tiap negara olinya sama,baik dr nama merk n kualitas,krn sdh jd trade mark,misal :
    shell,castrol,motul,federal,pertamina (kualitasnya standar global) dsb,tp men.ane klo harian aj,cukuplah pake oli standar pabrikan,tp hrs sering2 d cek n pergantian max.1000-1500km klo sering d pake ato 1-1.5 bulan sekali klo jarang di pake

    Suka

    • Iya, padahal kalau untuk mobil, oli standar Honda atau Toyota itu lebih baik daripada oli semacam Castrol.

      Soal pemakaian, menurut saya sih rugi pakai oli standar, selain harga lebih mahal, periode penggantian juga jauh lebih pendek. Harga lebih mahal tapi umur 10 kali lebih pendek. Nggak ada untungnya pakai oli motor standar.

      Suka

  4. iya,sama,dlu sya jg pke oli pabrikan,tiap mndekati 1000km ato 1 bulan,suara udah mulai berisik,dan gak nyaman d pke,akhirnya sya cari yg olinya standar global,n interval ganti olinya jg lbh lama dr oli pabrikan

    Suka

    • Sebaiknya memang jangan pakai SPX ataupun MPX. Bisa coba Repsol atau Shell. Nggak perlu yang sintetic, yang mineral kualitasnya lebih bagus dari sintetik untuk harga yang sama. Kalau untuk harian sering pelan coba yang 20W50 saja. Kalau ngebut rasanya 10W40 sudah cukup. Soal ada yang bilang komponen mesin modern lebih rapat, rasanya kok cuma hoax.

      Suka

    • bsa shell, castrol, repsol, enduro,repsol
      – semi synthetic >10w40 > shell ax7, castrol power 1, enduro racing,
      – mineral > 15w40 > shell ax5
      20w50 > castrol activ, enduro 4t. repsol 4t.

      Suka

  5. emang2 bnr tu,kualitas oli bawaan,hehe,tp stelah pisah dr si H,kyaknya skrg federal sdh naik kelas (standar global), n jd oli bawaan d balap moto2

    Suka

  6. kalau gue selalu lebih cocok pakai produk pertamina… enduro, enduro racing, mesran prima xp, atau sekalian yang paling murah yaitu mesran prima… ganti tiap 1500-2000 km… udah coba berkali2 merk lain yang katanya lebih bagus atau apa lah (yang jelas sih lebih mahal aja), tapi tetep produk pertamina ini yang ter-oke… begitu juga di mobil, cukup fastron ijo🙂

    Suka

  7. “..Memperpanjang usia penggantian oli menjadi 4000km.*..”

    “..*Untuk CBR150R & CBR250R, interval penggantian oli 8.000km dan 12.000km..”

    That’s totally bullsh*t!!
    Penggantian yang bener tuh seharusnya di rentang km 2000-2500.

    Saya suka iseng mengunjungi forum R2 kaskus. Di forum ceberus rata-rata merekomendasikan Motul 5100 dan Liquimoly (harga keduanya diatas 100ribu). Itupun sebagian yang sudah pakai oli tersebut bilang kalau km 1500 udah mulai gak enak lho..

    Suka

  8. Hdeo aja lah mang, gw di cs1 ama mx pake Pertamina Fuel diesel harga 75/1 liter, beat fi gw pake meditran sx, gak ada tuh suara berisik, adem mesin jg halus, setiap setel klep juga keliatan kok kinerja oli yg saya pakai ,,,, kinclong bro blok mesin… dan masa pakai di beat 3 bln sekali (4000an kilo) …. ini sih cara gw,,, mau ikut terserah kaga jg ora urus…salam biker

    Suka

    • Ya kalu motor kopling basah pakai oli mobil bukannya malah bahaya ya bro. beberapa komponen seperti gear ratio dan kopling akan cepat aus. kan ada JASO MA2 nya di setiap oli motor manual agar tidak terjadi selip kopling.

      Suka

      • Iya, beberapa yang pakai oli mobil bensin memang mengalami masalah slip kopling / ganti gigi tidak enak. Tapi kalau yang pakai oli mesin diesel tidak. Aus sepertinya sama saja.

        Suka

  9. […] Soal apakah oli khusus matik akan lebih bagus rasanya sangat tergantung merek. Karena dari pengalaman sebelumnya, walau sudah pakai oli khusus motor matik, baik berisik atau performa mesin ternyata lebih enak pakai oli yang nggak khusus untuk matik (merek beda sih). Terbukti bahwa oli berkualitas itu lebih baik daripada oli standar yang disediakan oleh bengkel resm… […]

    Suka

  10. Mending pakai Fastron Gold buat beatnya. Kalau motor kopling basah coba Fastron Techno atau Fastron Diesel. Dijamin tarikan yahudd.

    Suka

  11. .
    bener, ane pakai oli gratis honda sudah berisik dan panas di km 1000, buru-buru ane ganti dng oli syntetic punya planet ban yg merknya XTEN sekaligus oli transmisinya (bahan dasar ester seperti Motul). sekarang suara mesin lebih halus dan tidak panas serta tarikan motor lebih cepat, sudah KM3000 tapi mesin masih enak.

    Suka

    • sip, terima kasih sharingnya. kalau masih baru satu kali ganti, sebaiknya penggantian dipercepat agar sisa ampas oli lama bisa dibuang. Perhatikan juga perubahan kejernihan oli mesin dan adanya butiran

      Suka

  12. […] pakai oli encer yang harganya lebih mahal dan bikin mesin berisik tidak selalu membuat performa ok. Kesannya kok mirip dengan pengalaman penulis pakai AHM MPX2 10W30 vs Valvoline 10W40. Saat pakai oli lebih kental yang lebih murah justru malah lebih kencang dan lebih halus mesinnya. […]

    Suka

  13. saya pakai motor matic suzuki address,dna berencana memakai oli standarnya yaitu SGO,aoakah ada review negatif yang bro dapat dari oli ini?,dan sebaiknya jika motor matick olinya yang bagus apa yah?,enduro matic atau castrolkah atau apalah gtu?.

    Suka

    • Kalau untuk oli mesinnya, bisa pakai oli mobil sekalipun. Saya sarankan pakai oli fastron, 10W40, atau bisa juga coba 15W50 (yang saya sekarang pakai di Suzuki Spin). Atau kalau yang lebih murah enduro racing. Kalau yang enduro matik atau castrol lebih murah rasanya cuma bisa untuk jarak pendek (2500km).

      Atau bisa pakai acuan berikut yang membandingkan Fastron, Enduro matik 10W30 dan SGO 20W50 di Suzuki Hayate
      Review Oli Fastron Techno 15w-50 bag.2

      Kalau untuk spin, tarikan dan top speed tidak masalah waktu pakai 15W50. Mesin juga halus.

      Untuk oli transmisi bisa pakai oli motor JASO MA yang kental. Saya rencana mau pakai enduro racing.

      Suka

    • Kalau ingin 1 tahun baru ganti oli,yang paling bagus fastron fully syntetic 0w-50 atau pakai eneos sustina fully syntetic premium motor oil 0w-50

      Suka

  14. Saya pakai Honda Beat ESP 2015…
    Selama ini pakai oli standard, lama2 jdi ga nyaman di Km 4000, ingin ganti bgs’a pakai oli apa Yach gan..??

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s