Agar cahaya tidak bias menyilaukan yang lain ternyata ada desain lampu LED yang sudah termasuk reflector khusus


Ada pertanyaan dari pembaca soal bagaimana cara agar lampu LED tidak bias cahayanya saat dipasang di motor menggantikan lampu asli yang masih pakai model bulb. Karena letak sumber cahaya yang berbeda dan menyebar, maka cahaya yang dihasilkan menjadi tidak fokus dan bias. Bila bias, selain menyilaukan bagi yang lain, jalan juga kurang terlihat.

Bagaimana caranya kalau mau lampu depan pakai LED?

Motor yang didesain dengan lampu LED mempunyai reflector yang jauh berbeda dari model bulb. Ukuran reflector LED biasanya jauh lebih kecil dari reflector bulb. Untuk yang ingin memasang lampu LED di reflector bulb karena tidak ingin menyilaukan yang lain ataupun ingin jalan lebih kelihatan, mungkin cara – cara berikut bisa dipakai.

Ternyata setelah banyak keluhan cahaya bias, pabrikan mulai menawarkan LED yang bisa langsung dipergunakan untuk reflectornya bulb tanpa membuat cahaya menjadi bias. Berikut ini contohnya.

Sayangnya kebanyakan lampu depan LED untuk motor atau mobil yang dijual di Indonesia bentuknya masih model lama seperti berikut:

Bagi yang sudah terlanjur beli dan ternyata cahayanya bias, penulis menyarankan agar menambahkan reflector sendiri. Kalau cara instan pakai semacam tambal panci yang di lem pakai alteco atau diberi kawat yang kuat, yang tujuannya agar cahaya tidak langsung menyorot kedepan tapi dipantulkan ke belakang dulu. Untuk contoh bila dipasang di reflectornya seperti berikut:
reflector untuk bulb led

reflektor lampu di mobil

Namun sepertinya cara memasang di reflector tidak mudah dilakukan karena seringkali reflector menyatu dengan batok lampu. Sehingga cara akal akalan saja dengan menambahkan reflector ke lampunya langsung. Ukuran reflector tidak harus besar, bisa langsung di dekat lampu, yang penting cahaya jadi mengarah kebelakang. Pastikan juga reflector dan perekatnya tahan panas karena LED bisa menghasilkan panas yang lumayan.

Semoga berhasil

26 thoughts on “Agar cahaya tidak bias menyilaukan yang lain ternyata ada desain lampu LED yang sudah termasuk reflector khusus

  1. saya yakin pabrikan di indonesia tim rd nya pasti pinter pinter,
    tapi koq bikin lampu jadi silau kayak gak fokus gitu,
    selain itu, apa nggak kepikir pake led super bright yang warna kuning,
    pabrik motor kok kalah sama pabrik senter yang udah ada pake warna kuning.

    Suka

  2. Mau nanya nih mas. Kalau menurut mas mending ambil vario 150 , nmax , atau pcx ya kalau mau cari performa mesin dan gak terlalu butuh bbm yang irit ? Kalo nmax mending ambil yang abs atau non abs ? Apa benar kalau abs itu remnya keras dan bikin tangan pegal di nmax ? Kalau ingin mengganti shock belaang nmax enakan pake dari aksesoris shock yamaha atau merk apa ya yang lembut tapi stabil . Mahal juga tidak apa apa ? Mks mohon saran dan jawabannya mas

    Suka

    • Dari tampilan secara pribadi saya lebih memilih NMax. Dibanding NMax maka tampilan Vario jadi biasa dan tampilan PCX masih terasa kurang. Untuk performa NMax yang lebih ok, mungkin karena sudah pakai teknologi VVA.

      Soal ABS, kalau keras mestinya bisa disetel. Karena jarak antar roda yang panjang dan ban yang lebar seharusnya Yamaha NMax termasuk motor stabil. Mestinya sulit mencari situasi dimana ABS bisa menunjukkan keunggulannya. Mungkin ini juga yang bikin tidak adanya demonstrasi.

      Repotnya sistem ABS adalah keberadaan sensor. Karena ada sensornya, jadi harus lebih berhati hati. Sensor juga menjadi bagian yang harus dibenahi karena bila tidak bekerja dengan benar bisa jadi sumber celaka. Berikut bercerita soal sensor ABS rusak karena kerikil.
      Hati-hati di jalan berbatu / Be Careful on gravel roads

      Secara ergonomi sebenarnya NMax lebih ok, terutama bila dibanding vario yang ruang kakinya sempit. Dibanding PCX setara.

      Untuk soal lain lain, rasanya keluhan tidak banyak beda dari Vario ataupun PCX.

      Skok asli memang banyak yang bilang keras. Pilihan skok yang murah ada yang menyarankan pakai punya Shogun 110/125. Untuk model lain, ada YIMM “Soft Rear Absorber” yang 600 ribu, Kayaba Zero yang dibawah 900 ribu dan YSS Pro seharga dibawah 3 juta.
      DIY||Cat ulang shock belakang shogun 110 untuk nmax 155
      Impresi Pertama Soft Rear Absorber Genuine Accesories Yamaha NMAX
      Pre Launching & Feed Back Prototype Rear Shockbreaker Kayaba Zeto for NMAX on KopdarGab NMAX Riders
      Review Shock YSS Untuk Yamaha NMax, Firm Not Hard dan Dapat Disetel..

      Namun bila ganti suspensi perlu waspada karena baut dari skok gampang patah:
      Tentang Baut SB Belakang NMAX Patah

      Pada kebanyakan kasus, baut shock yang patah disebabkan modifikasi oleh masing-masing pemilik baik dikerjakan oleh sendiri ataupun menggunakan jasa modifikator dengan SOP yang tidak sesuai dengan pedoman pabrikan. FYI, setiap baut mempunyai batasan kekuatan sendiri sehingga ada batasan berapa torsi yang bisa diberikan kepada baut-baut tersebut sehingga bisa bekerja optimal. Torsi yang berlebihan akan menyebabkan baut menerima terlalu banyak tekanan. Hal ini yang menyebabkan baut patah. Torsi yang terlalu kecil akan menyebabkan kemampuan baut untuk menyatukan dua bagian menjadi tidak optimal, bahkan dalam keadaan tertentu bagian-bagian yang disatukan tadi akan terlepas.

      Ulir baut shock belakang yamaha nmax 155 patah !!! dan solusinya

      shock belakang yang masih standar, sangat tidak enak jika lewat jalan bergelombang apalagi aspal rusak, dikepala berasa dibentur2kan, dan perut kayak dikocok-kocok, setelah itu saya ganti pernya dengan punya shogun 110 biar lebih empuk, dan hasilnya memang lebih mentul2, tapi tetap nyaman buat nikung, dan tetap stabil, nah proses penggantian shock ini lah yang membuat dudukan baut shock sebelah kiri patah. sudah banyak yang memodifikasi shock dan jadi patah

      Suka

      • Makasih mas atas sarannya. Oiya mas kalau motor baru datang ( habis dikirim ) apakah harus langsung diganti oli nya mas ? Kalo dimotor yamaha apakah juga begitu soalnya kemarin saya baca di blognya mas honda beat suara mesinnya jadi kasar. Agar suara mesin tetap halus dan nggak kasar seperti di honda beat mas gimana ? Apa saja part yang harus diganti mas kalau motornya nmax atau matic ? Mks

        Suka

        • Iya, sebaiknya oli langsung diganti dengan yang lebih baik. Nggak perlu synthetic tapi pastikan bukan yang termurah. viskositas juga nggak perlu tinggi tinggi, 10W40 sudah lebih dari cukup untuk performa dan masih cukup melindungi. walau iklannya lebih encer performanya lebih ok tapi buktinya tidak. 10W40 yang saya pakai di Beat sekarang tarikan performa dan halus mesinnya jauh lebih unggul daripada 10W30nya oli resmi. Sekarang saja saya pakai 20W50 di Suzuki spin juga masih bisa kencang.

          Periode penggantian biasanya disebutkan di manual. part yang perlu diperhatikan selain oli mesin ada oli transmisi (setiap 8 ribu km), dan cairan radiator (jangan cuma ditambah, 10 ribu km). Bagian dalam CVT juga butuh dilumasi (harusnya jadi bagian servis rutin) dan belt perlu diganti per 30 ribu km. waktu penggantian coba lihat pastinya di manual.

          Suka

          • Kalau di beat mas part apa saja yang diganti setelah datang agar mesin beat mas lebih halus daripada beat lain ? Apakah suara kasar di mesin motor itu hanya di matic honda ? Apakah di matic yamaha terbaru juga berisik ? Mks

            Suka

            • Tidak ganti part. Setelah tahu suara berisik sekali langsung oli mesin ditambahi dengan Volvoline 10W40. Setelah itu suara kasar mesin jadi mendingan. Tapi saat itu suara klitik klitik masih ada. Kemudian setelah di serviskan sama bengkel diganti oli AHM suara jadi parah lagi. Lalu setelah ganti total dengan Valvoline 10W40 suara jadi lebih hening lagi, termasuk suara klitik juga jauh berkurang. Sayang kemrosok saat idle karena efek oli habis ganti AHM masih tersisa dan tidak bisa hilang. Penggunaan cemenite dan pro capacitor membantu juga.

              Rasanya sekarang ini cuma Honda yang masih pakai silinder dari baja. Sementara Yamaha sudah pakai teknologi alusil dan Suzuki pakai nikasil. Jadi kalau olinya sama, suara matik Honda lebih kasar. Repotnya kualitas oli AHM jelek sehingga jadi parah.

              Matik Yamaha juga berisik tapi rasanya kalau pakai oli bagus akan bisa lebih hening dari punya Honda. Paling tidak di matik Yamaha baru saya jarang dengar krasak krasak yang seperti Honda. Karena tenaga besar, efek lebih parah di Vario 150.

              Suka

          • Ok deh mas mks . Ada saran gak busi iridium yang bagus untuk nmax dan kodenya berapa? Kalau mio m3 125 itu bisa di setting CO nya tidak ya mas ?

            Suka

          • Kalau oli buat motor matic yang mahal dan bagus kualitasnya apa ya ? Kalau servis injektor mio m3 di km berapa ya bagusnya ? Kalau bbm pertamax trus. Kalau kompersi 9:0,1 pakai oktan 95 atau diatasnya apakah aman mas ? Kalau lampu senja nmax bagusan pake merk apa ya ? Oiya sama kalau ban depan dan belakang mio m3 125 diganti pakai punya mio z tanpa ganti velg apakah bisa ? Mks

            Suka

            • Untuk oli, yang pernah saya coba memuaskan adalah shell, repsol, castrol dan valvoline. Yang tidak memuaskan adalah motul, top1, bm1, ahm, yamalube dan Sebaiknya jangan terlalu encer karena toh di Indonesia tidak dingin, saya pakai minimal 10W40, 20W50 juga tidak masalah. Rekomendasi Valvoline motor (di bukalapak ada tapi mending ingatkan biaya kirim kemahalan karena bobot tidak masuk akal), Shell Advance AX7, Repsol sayang nggak ada resumenya komplit produk rangenya sepertinya cuma yang murahan yang ada, Castrol yang masuk Indonesia rasanya cuma yang murahan (Castrol GPS dulu bagus banget tapi sudah hilang).

              Jadi coba shell AX7 saja. Yang synthetic kalau harga cuma beda sedikit mending yang mineral saja, karena harusnya harga synthetic jauh lebih mahal untuk kualitas yang sama.

              Pakai oktan terlalu tinggi tidak ada untungnya. Masalah sepertinya cuma sebatas ketidak nyamanan, nggak sampai separah kalau oktan kurang. Lebih mending pilih yang selain pertamina kalau ada karena performa bensin pertamina beda jauh sama yang lain.

              maaf tidak bisa rekomendasi lampu senja.

              Kalau ukuran ban sepertinya bisa lebih besar sedikit dari Mio Z karena sepertinya sudah standard semua pabrikan depan 80/90R14, belakang 100/80R14 atau 90/90R14.. Entah kenapa rilisnya pakai ban kecilan, jadi cuma Honda saja yang rilisnya pakai ban besarnya mentok batas.
              Pilihan Ban Mio M3: Batasan Ukuran Maksimal, Safety dan Masih Nyaman, Harga Rp 200 Ribuan

              Suka

          • Trimakasih atas semua sarannya mas. Menurut mas oli untuk motor matic paling bagus apa ? Kalo untuk cb150r paling bagus dan enak pake oli apa ya ? Yang serinya apa mks.

            Suka

          • mas mau nanya tentang oli lagi nih minta jawabannya ya. oli untuk motor matic paling bagus apa ya mas ? Kalo untuk cb150r paling bagus dan enak pake oli apa ya ? Yang serinya apa . Kalo shell ax7 itu buat matic atau manual ? Kalo shell ax7 dan motul 5100 bagusan dan enakan mana buat performa ? Oli liqui moly itu belinya di mana ya mas ? Kalau garansi motor bisa hagus gak karena ganti oli tdk sesuai dengan pabrikan ? Oiya kalau mau ganti jadi led di lampu dc apakah tinggal langsung pasang mas apakah ada prosedur yang lain ? Klo lampu tipe ac apa saja tahapan agar lampu led bisa dippasang ? Mks. Mohon jawabannya mas. Minta no hp atau pin bbm boleh untuk tanya tanya tentang motor ? Soalnya saya masih awam mas.mks

            Suka

            • kebutuhan oli untuk matik lebih ringan daripada manual karena tidak butuh anti selip kopling. Apa yang bagus untuk manual juga bagus untuk matik. Bila butuhnya awet, pilih yang 20W50. Bilang ingin mengikuti manual maka 10W40.

              Nggak perlu pakai yang encer karena toh penambahan tenaga tidak sebanding dengan berkurangnya awet. Mending pakai alat penambah tenaga lain daripada pakai oli mahal.

              Pengalaman pakai motul kurang begitu puas, artikel berikut juga setuju:
              Oli yang cocok untuk CB150R

              Bila tidak ketemu toko yang komplit, coba beli online saja lewat tokopedia atau bukalapak.

              Garansi ada resiko hangus bila tidak servis sesuai jadwal di bengkel resmi. Tapi buktinya di jalan banyak motor yang suaranya rusak karena pakai oli dari bengkel resmi juga tidak bisa diklaimkan. Kalau olinya bagus rasanya mesin tidak akan rusak. Malah justru lebih awet daripada pakai oli yang disediakan bengkel.

              Untuk pemasangan LED, asal tempatnya cukup bisa langsung digantikan. Kalau pakai AC sepertinya lebih cocok bila diberi penyearah dioda dan kapasitor seperti di adaptor.

              maaf sekarang lagi tidak pegang hp.

              Suka

          • Berati lampu kalau sudah arus. Dc tinggal pasang saja ya lampu lednya ? Enakan beli yang 3 atau 6 sisi mas kalau mau lebih terang ? Kalo lampu standar motor misal 35 watt berati di lampu led dikurangi berapa mas agar aman ? Misal disamakan dengan bawaan motor apakah aman ? Kalau mau pasang lampu led di arus ac kalo tinggal rubah ke arus dc dan langsung pasang .apakah bisa mas ? Merk widshild paling bagus kualitas dan bahanya merk apa ya ? Mks

            Suka

            • Iya, kalau sudah DC bisa langsung. kalau AC ada resiko overvoltage. butuh pembatas voltase juga agar LED tidak gampang putus.

              Jumlah titik tidak menentukan terangnya karena teknologinya beda beda. Sebaiknya cari yang titik nya terfokus. Biasanya juga ada arahnya. yang bawah baru menyala saat lampu jauh.

              Agak susah untuk disamakan. sayangnya yang review lampu LED motor masih jarang yang memperhatikan perubahan bias / fokus.

              Maaf tidak bisa memberikan rekomnedasi windshield. sebaiknya pilih dari yang bisa dilihat langsung barangnya.

              Suka

          • Ok makasih . Kalau antara vespa sprint 150 3v ie dan pcx menurut mas enakan beli yang mana kalau untuk tidak cari keiritan bensin ? Kalo performa bagus yang man ya ? Antara shock zelioni dan ohlins kira kira bagusan mana ya ? Mks

            Suka

            • Saya lebih cenderung vespa kalau dari mendengar suara mesinnya. Untuk kenyamanan juga rasanya beda jauh. Untuk performa sepertinya tidak jauh berbeda. Dari bodi PCX lebih besar tapi juga jadi lebih berat. Yang tidak biasa mungkin ukuran roda vespa yang cuma pakai velg 12″.

              Untuk shock, bila keawetan hampir sama, yang lebih penting itu apakah kekerasan sudah cocok dengan kendaraannya. Jadi misalkan dibilang lebih baik atau lebih terkenal tapi bila kekerasannya tidak pas tetap saja tidak nyaman. Namun coba dilihat apakah shocknya menawarkan beda kekerasan untuk high speed bump.
              Alasan mengapa skok bagus bisa bikin melewati polisi tidur di kecepatan tinggi tidak mental

              Suka

  3. Mas kalau vespa apakah di bagian cvt nya sering geter mas ? Biar gak geter di ganti apa nya ya ? Mas tau yang jual oli liqui moly yang asli tidak? Kalo tau saya bisa minta no hp atau ppin bbm nya mas ? Soalnya saya sudah cari tidak ada . Mks . Kalau oli yang bagus untuk mio m3 apa ya ?

    Suka

    • BIla CVT getar, yang bisa dimainkan sepertinya cuma per CVT, belt dan roller. Yang paling gampang sepertinya per CVTnya. Lebih ideal bila bisa ganti belt yang lebih bagus.

      beberapa solusi lain ditawarkan di modernvespa.com

      Untuk liquimoly, maaf saya juga tidak tahu, bila cari di bukalapak atau tokopedia coba dilihat komentar pembelinya.

      oli untuk M3 sama rekomendasinya dengan yang lain. Pakai Shell AX7 atau sekalian yang ultra, 10W40.

      Suka

        • Karena di matik tidak ada kampas kopling, maka oli untuk matik tidak membutuhkan anti selip. Namun itu tidak berarti motor matik tidak bisa pakai oli yang ada anti selipnya. Motor matik bisa pakai oli yang ada anti selipnya.

          Rasanya cuma pabrik oli Indonesia saja yang produksi oli khusus motor matik. Bisa dilihat di website oli di luar negeri, oli untuk motor matik dan motor manual tidak dibedakan. Castrol, Repsol, Shell, Halvoline, motul, liqui moly, dst tidak menawarkan oli khusus matik walau di Eropa atau US motor matik juga ada.

          Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s