Mengapa postingan comment pakai link sebaiknya dibiarkan daripada di blokir dan menurunkan rating di google search


Sudah beberapa waktu penulis tidak posting karena koneksi internet bermasalah. Setelah koneksi internet lancar maka yang pertama penulis biasa lakukan adalah pakai google search untuk cari cari bahan tulisan. Saat melakukan google search penulis melihat bahwa dua website / blog otomotif yang dulu sering ada di halaman pertama sekarang sudah tidak di halaman pertama lagi. Bahkan saat penulis mencoba mencari, kedua website tersebut berada di halaman – halaman belakang.

Walau sudah memperkirakan, namun penulis lumayan kaget juga karena website ini pengunjungnya termasuk sangat banyak. Dari sisi pembaca, seharusnya website tersebut pantas masuk ke jajaran atas. Bila melihat jumlah orang yang berkomentar saja bisa mencapai ratusan untuk setiap postingannya. Namun sepertinya oleh google website tersebut dianggap tidak populer.

Kedua website tersebut adalah iwanbanaran.com dan tmcblog.com. Saat penulis memulai menulis di blog ini, website tersebut seringkali berada di halaman pertama atau bahkan memenuhi hasil pencarian di baris pertama. Namun bila bro mencoba melakukan pencarian di google search sekarang ini, maka kedua website tersebut ratingnya turun drastis, bahkan bisa berada di halaman lebih dari 10.

Melihat dari sisi tampilan atau desain, tidak ada perubahan berarti pada kedua website tersebut. Namun satu hal yang penulis curigai adalah tentang keberadaan link di bagian komentar. Karena penulis termasuk pengkomen yang sering nunut link di setiap komentar, maka penulis memperhatikan betul perubahan perlakuan terhadap komentar yang ada linknya.

Beberapa waktu terakhir ini kedua website / blog tersebut melakukan sensor secara ekstrem terhadap komentar yang mengandung link. Pada awalnya masih ada yang kelolosan. Namun belakangan dengan sistem yang sepertinya sudah dibuat canggih, sekarang ini di website / blog iwanbanaran.com dan tmcblog.com sama sekali tidak ada link di bagian komentar.

Entah apa alasan dari mas Iwan dan mas Taufik sehingga tidak mengijinkan adanya komentar dengan link di blognya. Mungkin dianggap mengganggu. Mungkin ingin membuat blog jadi terlihat lebih rapi. Atau juga tidak diperbolehkan sama yang pasang iklan karena dianggap bisa mengurangi ketertarikan terhadap iklan.

Banyak pengkomen yang juga posting link saat melakukan komen dengan tujuan agar dapat juga kecripatan pengunjung. Bisa jadi mas Iwan dan mas Taufik tidak berkenan dengan hal ini. Mungkin takut rating blognya jadi turun bila banyak pengkomen yang posting link. Sehingga mereka mengambil langkah untuk mensensor komentar sehingga tidak ada komentar yang mengandung link. Langkahnya juga sangat tegas, tidak cuma linknya saja yang di sensor, tapi semua komentarnya juga disensor.

Dari sisi kerapian dan kebersihan, langkah tersebut bisa dibilang sukses. Walau ada sensor tersebut, jumlah komentar tidak banyak berkurang. Komentar yang diposting pembaca masih banyak. Pembaca sepertinya juga tidak turun.

Namun penulis menganggap langkah tersebut salah besar. Karena dari yang penulis tahu, fungsi link itu justru tidak merugikan website yang ditempati. Malahan bila linknya relevan / topiknya sesuai, maka rating website tersebut justru akan meningkat. Sehingga kita jadi sering melihat search engine menempati posisi teratas di hasil pencarian google search. Memang itu lambat laun akan diban oleh google karena itu tidak diijinkan, namun blog kan bukan search engine, bila postingan linknya relevan maka bukan hanya tidak di ban namun akan dipakai untuk menaikkan rating dari websitenya. Dari awal pembuatan blog ini penulis juga tidak ragu posting link ke website lain. Termasuk juga di komentar, bila ada yang posting link yang tidak kebangetan, maka akan penulis biarkan.

Harus diingat bahwa search engine seperti punya google itu dijalankan oleh mesin. Mesin tidak mencoba mengerti isi dari postingan. Karena google tidak punya cara untuk tahu berapa banyak suatu website menerima pengunjung, maka google terpaksa pakai cara lain. salah satunya adalah dengan melihat seberapa banyak website lain merefer website tersebut. Website yang merefer website lain juga dianggap sebagai sumber informasi, sehingga walau tidak sebanyak website asli, namun website sumber informasi menerima tambahan rating juga. Jadi makin

Dan terbukti bahwa sekarang ini rating dari website iwanbanaran.com dan tmcblog.com anjlok di google search. Sebelumnya dengan jumlah pengkomen yang bisa mencapai ratusan, dengan jumlah pengkomen yang posting link juga tidak sedikit, google menganggap kedua website tersebut sebagai website populer. Namun sekarang dengan tidak adanya yang komen yang mengandung link, maka kedua website tersebut dianggap tidak populer. Yang memperparah adalah karena isi dari postingan seringkali juga diposting oleh website lain.

Mungkin efeknya sekarang tidak begitu terasa, namun bila suatu website sudah tidak lagi berada di jajaran atas maka jelas pengunjung baru akan berkurang. Dengan jumlah pembaca yang luar biasa bisa jadi ini lolos dari perhatian dari baik mas Iwan maupun mas Taufik. Bisa jadi baru setelah beberapa tahun baru sadar. Penulis juga mencoba memberitahukan namun sepertinya masih belum terdengar.

Ini bisa jadi pelajaran bagi blogger lain. Bisa dilihat juga bahwa website otomotif yang seringkali posting informasi pertama kali juga rating di google tidak tinggi. Padahal seharusnya informasi pertama itu ratingnya tinggi. Bisa jadi karena komentar di website tersebut juga disensor / tanpa link. Jadi untuk pemilik blog otomotif, sebaiknya komentar yang ada iklannya jangan di blok. Dibiarkan saja. Namun juga harus ingat bahwa google itu santun, jadi tetap perlu di sensor kalau linknya tentang pornografi, drug, senjata atau judi. atau boleh juga pilih pilih, bila topiknya nggak sesuai di del.

Jangan terlalu obral link di setiap postingan. Karena bisa jadi hosting menganggap website kita sebagai rating manipulator. Blog ini juga sempat di blokir karena dianggap spam oleh wordpress, untung masih bisa memohon administrator untuk membebaskan blokir. Setelah direview untung dianggap sebagai blog beneran. Ini dijelaskan di artikel berikut:
OOT: blog sempat down karena dianggap melanggar peraturan sama sistem otomatis WordPress, pelajaran untuk yang lain

10 thoughts on “Mengapa postingan comment pakai link sebaiknya dibiarkan daripada di blokir dan menurunkan rating di google search

  1. saya setuju emang iklan itu mengganggu tetapi kalau link itu masih bernilai positif, kalau begitu saya akan lebih selektif dalam menampilkan link dikomentar tetapi saya juga review apakah link tersebut mengarah ke blog spam dan blg yang melanggar TOS (situs Judi, Pornografi, Jualbeli Senjata Tajam, jual beli Narkoba, dan Sara).

    mohon dikoreksi situs Saya ini Mas Agung Terimakasih

    Disukai oleh 1 orang

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s