Tips untuk membuat komputer bisa terjaga performanya dan berumur panjang


Berikut ini cuma beberapa pertimbangan yang bisa dipakai untuk membuat komputer lebih awet.

Musuh utama dari komponen komputer adalah panas. Untuk mengurangi panas kadang tidak cukup hanya ruangan diberi Air Conditioner. Perlu dipertimbangkan juga bagaimana sirkulasi udara di dalam komputer. Bila ada bagian yang tidak tersirkulasi maka panas akan terkumpul dan bisa mengurangi umur komponen.

Bila seluruh bagian disirkulasikan dengan benar maka walau komputer dioperasikan 24 jam di ruang tanpa ac, komputer bisa bertahan lama. Bila ada bagian komputer yang tidak tersirkulasi dengan benar, maka komputer bisa berumur pendek walau ditempatkan di ruang ber ac.

Yang sering terkena halangan adalah ventilasi kipas untuk power supply, Pastikan bahwa angin yang keluar dari power supply tidak terhalang. Bila memungkinkan, posisikan komputer sehingga angin dari power supply tidak tersedot lagi kedalam komputer.

Komponen yang sering jarang dipertimbangkan ventilasinya adalah harddisk. Pada komputer build up, terutama untuk server, untuk harddisk diberi ventilasi khusus. Komputer rakitan jarang sekali terpasang kipas pada harddisk. Di kebanyakan casing sekarang ini sudah tersedia tempat untuk memasang kipas untuk harddisk, jadi tinggal dipasang. Ada yang cocok dipasang kipas kecil, adapula yang cocok dipasang kipas besar. Tinggal disesuaikan. Harddisk normal umurnya dalam satuan jam, sementara solid state disk umurnya dalam satuan jumlah akses.

Komponen berikutnya yang perlu pendinginan adalah chipset utama motherboard. Chipset utama bisa ditandai dengan adanya pendingin di bagian tengah motherboard. Pada beberapa motherboard premium bagian chipset kadang sudah diberi pendingin, sayangnya pada kebanyakan motherboard tidak. Sayangnya juga casing seringkali tidak menyediakan posisi khusus untuk pendinginan chipset. Mungkin karena posisi chipset itu berbeda beda antara motherboard satu dengan yang lain. Sehingga bila ingin memasang kipas untuk pendinginan chipset sering harus pakai akal akalan. Pastikan pemasangan aman dan tahan lama.

Memori juga merupakan komponen yang membutuhkan pendinginan. Namun biasanya karena posisi memori sering dekat dengan processor sehingga pendinginan memori sering ikut dengan processor.

Untuk laptop, pencegahan panas juga harus diperhatikan. Sebaiknya jangan meletakkan laptop diatas kain atau permukaan lembut lainnya. Letakkan di permukaan yang keras dan datar. Bila batre bisa dilepas maka bila menggunakan listrik sebaiknya batre dilepas agar umur batre lebih panjang. Saat akan tidak dipakai lama juga sebaiknya batre dilepas. Bila tidak dimungkinkan dilepas maka luangkan waktu sebulan sekali untuk mengisi batre tanpa menyalakannya. Pengisian batre yang paling baik adalah dilakukan tanpa menyalakan laptop.

 

Musuh berikutnya adalah debu. Debu akan mengumpul terutama disekitar kipas atau pendingin, terutama di pendingin CPU dan pada sirip kipas. Debu ini mencegah ventilasi udara sehingga pendinginan menjadi berkurang. Debu akan lebih cepat terkumpul bila komputer diletakkan di lantai. Pada laptop, debu akan lebih cepat terkumpul bila laptop diletakkan di sofa atau tempat tidur.

 

Kipas yang biasa diberikan pada komputer rakitan biasanya punya kualitas rendah. Oleh karena itu bila komputer sudah mulai rewel atau mudah heng atau restart sendiri, coba periksa apakah ada kipas yang tidak jalan. Kipas yang macet selain membuat proses pendinginan tidak berfungsi, juga memakan arus lebih besar sehingga membebani power supply dan bisa membuat pasokan listrik berkurang dan membuat komponen lain tidak bekerja sempurna.

Kebanyakan kipas macet karena pelumas sudah habis. Biasanya kipas bisa difungsikan lagi setelah diberi pelumas dan diputar putar. Bagian yang dilumasi biasanya di bagian yang tertutup label. Tinggal dibuka dan dilumasi. Untuk power supply bila malas membongkar bisa dilakukan dengan memotong bagian pelindung kipas.

Bila komputer sering dibebani dengan pemakaian listrik yang berlebihan, seperti misalnya untuk membakar CD, banyak perangkat yang menempel ke port USB, pasang harddisk lebih dari satu, pakai VGA card yang kencang, di overclock, dst; perangkat yang paling terbebani adalah power supply. Bila daya yang dipakai terlalu dekat dengan limit dari power supply maka umur pemakaian power supply akan berkurang, apalagi jika melebihi. Oleh karena itu pastikan bahwa power supply yang dipergunakan ratingnya lebih tinggi dari pemakaian yang dipergunakan. Untuk komputer dengan satu harddisk, vga onboard, dan processor 3GHz, power supply 380watt sudah cukup. Namun bila untuk kebutuhan yang lebih tinggi maka sebaiknya pergunakan power supply paling tidak 650 watt. Power supply yang kurang cukup bisa diamati dari suhu keluaran power supply yang panas atau dari stabilitas komputer. Bila komputer sering restart atau heng, maka itu berarti power supply kurang kuat.

 

Komponen di mother board yang umurnya pendek adalah kapasitor. Dalam memilih motherboard ada baiknya untuk memilih yang kapasitornya solid / bukan electrolyte agar masa pemakaian lebih lama.
Is there really that much difference between solid capacitors and electrolytic capacitors?
Average Lifespan of Solid Caps. vs. Electrolytic Caps

Temp°C Electrolytic Capacitors
(Working Hours)
Solid Capacitors (Working Hours)
95?C 4,000 Hrs 6,324 Hrs 1.5X longer
85?C 8,000 Hrs 20,000 Hrs 2.5X longer
75?C 16,000 Hrs 63,245 Hrs 4X longer
65?C 32,000 Hrs 200,000 Hrs 6.25X longer

solid capacitor and electrolytic capacitor from gigabyte

 

Salah satu faktor eksternal yang bisa merusak komputer adalah tegangan kejut. Tegangan kejut ini bisa karena petir atau karena listrik tidak stabil setelah lampu mati. Untuk amannya komputer sebaiknya dimatikan dan dilepaskan dari listrik bila sedang ada petir dan bila lampu mati. Atau bisa juga memanfaatkan power conditioner yaitu stavolt atau UPS. Namun karena fungsi utama UPS adalah memberikan suplai listrik cadangan saat lampu mati, fungsi pelindung anti tegangan kejut dari UPS sering tidak sebaik stavolt atau auto voltage regulator, terutama yang versi servo. Komputer masih beresiko rusak setelah lampu mati bila hanya mengandalkan perlindungan UPS. Sayangnya stavol juga punya kelemahan yaitu membuat konsumsi listrik lebih banyak, ini lebih terasa kalau pakai komputer di rumah. Ada cara lain untuk menstabilkan listrik yaitu dengan trafo 1:1. Ini bisa pakai trafo step up step down tapi yang dipakai 220 ke 220.

Harus diingat bahwa menstabilkan listrik menggunakan stavol, UPS dan trafo ada batasan wattnya. Alat tersebut jangan dibebani lebih dari ratingnya karena justru akan menimbulkan masalah. Ini terutama perlu diperhatikan bila pakai printer laser. Daya printer laser sangat besar dan seringkali melebihi ambang rating dari alat penstabil tegangan.

 

Pemakaian komputer juga jangan diforsir. Bila tidak dipakai sebaiknya dimatikan. Bila ditinggal cukup lama, maka sebaiknya dimatikan saja. Usahakan jangan dibiarkan menyala 24 jam. Sempatkan waktu satu jam istirahat. Juga aktifkan fitur power saving sebisa mungkin.

Jangan pergunakan komputer sebagai mp3 player. Bila butuh menyetel lagu atau download lama maka usahakan pergunakan flashdisk. Namun ingat juga bahwa umur flashdisk bisa lebih pendek bila terus menerus menempel komputer. Bila ingin kerja dengan komputer, maka sebaiknya file di flashdisk dipindah ke komputer saja, lalu flash disk dilepas. Sekali sekali atau tiap jam di copy ke flashdisk bila takut lampu mati.

Kalau pakai modem model USB, maka perhatikan pendinginannya juga. Kalau milik sendiri sekalian bongkar lalu pasang pendingin dan kipas bila memungkinkan.

Untuk memaksimalkan kerja komputer, luangkan waktu menghapus file temporary. Yang paling penting adalah file temporary dari browser dan antivirus karena filenya seringkali jumlahnya sangat banyak dan terfragmentasi. Mendefragmentasi bisa sedikit membantu, sayangnya sekarang ini program defragmentasi tidak banyak membantu dan hasilnya tidak memuaskan, beda dengan waktu jaman Windows 98 atau Windows 2000, bisa jadi lebih efektif kalau memindah file saja. JUga zip atau rar file file yang jumlahnya sangat banyak atau ukurannya besar. Harddisk bisa lebih lambat bila jumlah filenya sangat banyak.

Luangkan waktu juga melakukan pengecekan virus. Virus seringkali menghambat performa komputer juga. Hapalkan nama nama program yang sedang berjalan di task manager, agar bila ketularan virus bisa lebih cepat tahu. Sekarang ini virus juga bisa menular walau hanya dengan browsing namun penularan virus lebih sering terjadi karena pemakaian flashdisk, jadi pergunakan antivirus yang otomatis mengecek flashdisk. Lakukan langkah pencegahan juga dengan misalnya membuat direktori yang nama filenya sering dipakai menulari virus.

Semoga berguna. Barangkali ada yang punya tips lain silahkan share.

Tips mempercepat yang lain:
Cara mempercepat loadingnya windows, email atau browser chrome, opera, firefox

2 thoughts on “Tips untuk membuat komputer bisa terjaga performanya dan berumur panjang

  1. debu sih yg utama om….
    krn kadang tak terlihat tiba tiba udah numpuk aja…

    mungkin tips dari ane jauhkan dari tempat terbuka yg berangin…

    agar awet mungkin pake komputer atau laptop ditempat yg kedap udara om

    . hehehehe….

    Suka

    • Iya, tapi sepertinya tidak pengaruh di tempat berangin atau tidak, selama tempatnya ada aktifitas maka debu juga banyak. Debu dari tempat tidur/sofa/busa juga bisa, nggak harus dari luar.

      Komputer ditaruh di meja akan jauh lebih bersih.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s