Tidak benar oli ester itu tidak bagus dipakai harian


Sepertinya berkembang pendapat bahwa oli ester itu tidak bagus untuk harian. Untuk itu penulis akan mencoba mengulas baik dari sisi teori dan testimoni.

Dari sisi teori, sifat utama dari ester adalah tahan panas. Dari link berikut dijelaskan bahwa oli ester yang sering dipergunakan sebagai campuran untuk oli sintetik adalah Diester yang sifatnya bisa mempermudah larutnya aditif dan juga meningkatkan daya pembersih. Polyester ditambahkan bila butuh daya tahan terhadap panas, Viscosity Index yang tinggi dan sifat tahan api.
Base Oil Groups – Base Oil Classification System

Daya pembersihkan yang tinggi ini dikatakan juga sebagai kelemahan karena membuatnya jadi tidak kompatibel dengan beberapa jenis seal atau cat:
Lube Notes: Petroleum Oil Production and Oil vs Synthetic Motor Oil

Esters
I have purposely grouped the esters for simplification and am only addressing the common characteristics, not the separate individual properties. Esters have very high viscosity index (VI) ratings and excellent low temperature fluidity. Additionally, esters have good lubricating properties and excellent thermal and oxidation stability. One double edged sword for esters is the exceptional solvency and detergency that makes them super cleaning agents. It is important to recognize the cleaning capabilities of esters and use them prudently. Esters can be manufactured in a variety of geometric shapes and molecular structures and it is critical to use the correct esters for the intended application. Esters are not uniformly compatible with all seals, paints or varnish finishes.

Polyalphaolefins (PAO)
PAOs are synthetic hydrocarbons that are compatible with mineral oils; they exhibit a very high viscosity index and very low temperature fluidity. PAOs are used in virtually every sector of lubrication from automotive to industrial. PAOs are compatible with seals and paints in the same way that mineral oils are compatible. Esters are blended with PAOs for superior base oils for high temperature gear and bearing oils.

Dikatakan bahwa oli campuran antara sintetik dan ester bisa punya performa tinggi, namun sangat bergantung pada kemampuan dari pabrikan untuk memberikan aditif yang tepat.
Synthetic Esters: Engineered to Perform

Longer carbon chains, less branching and good polarity all favor boundary lubrication. Ester linkages are polar but can be less surface active if they are shielded by carbon chains. Synthetic esters are designed from different acid and alcohol feed stocks, so the location of ester groups and type of carbon chains can be selected independently. The lubricity of the ester base stock depends on the interaction of the ester with the metal surface. Esters have good lubricity, but under severe conditions, anti-wear and extreme-pressure additives are used to carry the bulk of the load. Some say esters compete so vigorously for the metal surfaces that they crowd out necessary additives. However, many additives are active enough to displace an ester from a surface. Expertise and experience are important here, as some additives do not work well with synthetic esters.

Link berikut juga memberikan peringatan yang sama:

Synthetic Lubricant Base Stocks
There are six major base stock types used in the development of synthetic lubricants, with each offering its own set of unique properties and applications.

Diesters, or dibasic acid esters, are the reaction product of long-chain alcohols and carboxylic acids. Historically, they have been effective as reciprocating compressor lubricants due to their low coking tendency at temperatures of 400°F or higher. They also provide excellent solvency and detergency. The aggressiveness of diesters toward elastomers, seals and hoses has limited the usefulness of these fluids. Newer fluids, such as polyol esters, meet the needs of many applications formerly filled by diesters.

Polyol esters, or Neopentyl poly esters, have largely replaced diesters in high-temperature applications where oxidative stability is critical. Common applications include their use as lubricants in aircraft engines, high-temperature gas turbines, hydraulic fluids, and as heat exchange fluids. They can also be used as a co-blended basestock with PAOs to enhance additive solubility and reduce the tendency of PAOs to shrink and harden elastomers.

PAOs are hydrocarbon polymers manufactured by the catalytic oligomerization of linear alpha olefins like alpha-decene. They are considered high-performance lubricants and provide a high viscosity index and hydrolytic stability. PAOs are the most commonly used, and are generally less expensive than other synthetic lubricants. They have been used in passenger car motor oils, as well as numerous industrial lubricant applications.

Jadi intinya, ester itu dipergunakan utamanya untuk meningkatkan sifat dari oli sintetik dan tidak untuk menggantikan.
Understanding the Differences in Base Oil Groups

Esters are common Group V base oils used in different lubricant formulations to improve the properties of the existing base oil. Ester oils can take more abuse at higher temperatures and will provide superior detergency compared to a PAO synthetic base oil, which in turn increases the hours of use.

 

Sepertinya ketakutan tersebut bermula dari postingan semacam dengan berikut ini:
Yamalube racing oil . . . jangan Dipakai buat Harian !!

bahan ester untuk oli emang bagus karna lebih licin dan rendah gesekan dari oli full sintetik sekalipun. tapi kalo habis di pake jalan oli ester akan menjadi gum dan menggumpal, dan mesin harus di bongkar untuk dibersihkan. ente mau habis pake skali musti turun2 mesin untuk ngebersih daleman mesin?

Inilah Kenapa Oli Racing Tidak Recommended Untuk Harian

Oli racing memang luar biasa untuk mendukung performa motor balap. Namun kandungan oli agar bisa bertahan lama, atau drain intervalnya sangat terbatas. Jadilah masa pakai oli balap menjadi cukup singkat. Baru dipakai beberapa ratus km, oli sudah mengental, hitam, rusak karena ikatan-ikatan olinya sudah rusak. Namun, yang paling penting, oli racing membutuhkan friction modifier ( FM ) untuk meminimalisir keausan mesin karena berputar jauh lebih tinggi dibandingkan mesin biasa. Sedangkan FM “haram” hukumnya untuk mesin kopling basah, karena mengakibatkan slip kopling.

 

Sementara itu kejadian tersebut toh tidak dirasakan oleh pemakai oli ester yang lain. Contoh yang juga sering dipakai adalah oli Motul Ester 5100. Status oli ini nggak jelas, ada yang bila semi sintetik, ada yang bilang full sintetik. Kalau dari websitenya keterangannya:

Motul 5100 4T 10W40

Application: Engine lubricants
Engine Type: 4-Stroke
Quality: Technosynthese
Product Range: Motorcycle
Viscosity: 10w40
API Standards: API SL/SJ/SH/SG
JASO Standards: JASO MA M033MOT055
Synthetic blend(Technosynthese®) with ester 4-Stroke engine oil. Ester technology provides; improved shear resistance, smooth shifting and high temperature resistance. Meets JASO MA specifications for optimal wet clutch performance. Suitable for catalytic converters.

Jadi yang benar adalah oli Motul 5100 itu campuran dari oli sintetik dan oli ester. Memang semi sintetik, tapi bukan sama oli mineral seminya, tapi dengan oli ester. Jadi mestinya disebut semi ester, bukan semi sintetik. Karena kalau semi sintetik asumsi orang orang adalah campuran mineral dan sintetik sementara aslinya adalah campuran sintetik dan ester.

 

Dari testimoni, banyak yang merasa puas saat menggunakan oli Motul ester 5100, lebih dari saat mereka masih menggunakan oli campuran mineral dan sintetik atau yang full sintetik:
Kumpulan testimoni oli yang bagus buat new vixion

3. Motul Ester 5100
Oli yang memang benar-benar cocok buat new vixion memang oli Motul Ester 5100 10-40w gan, dari suara mesin sampai kehalusan pengoperan gigi jauh berbeda dengan oli yamalube, napas mesin pun lebih panjang dari biasanya, dari beberapa pemakai juga menyebutkan memang oli racing ini biasa di pakai di balapan-balapan lokal, karena di percaya mampu mengoptimalkan kemampuan mesin dalam berkendara. Tapi ada minusnya gan, oli ini sangat mahal dengan harga lebih dari 100rb, terakhir pakai harganya 125rb.

Oli yang cocok untuk CB150R

Motul 5100 Ester SAE 10w40 banyak yang merasakan ini oli buat mesin CB150R “nendang” di rpm tinggi. Sensasi ini juga saya rasakan sejak beralih dari MPX1 ke SPX1. SPX1 juga nendang di rpm tinggi dan MPX1 lincah di rpm rendah. Oli ini katanya cocok buat balapan atau ngebut, namun ketahanan oli ini banyak yang merasa menurun saat penggunaan mencapai 1000km, namun masih ada yang menggunakannya hingga 2000km-2500km. Dengan harga diatas 150ribuan, saya masih pilih SPX1, Shell AX7 SAE 10w40 atau Enduro Racing SAE 10w40.

Oli Rekomendasi Buat Harian & Kompetisi Buat Kawasaki Ninja 250 Series

Pilihan olinya antara lain seperti merek Motul, Shell dan Fuchs Silkolene. “Motul 5100 10W/40 paling banyak digunakan. Soalnya, banyak bengkel sering bilang bahwa oli standar pabrikan mirip dengan Motul tipe ini. Hasilnya bila pakai oli ini, mesin jarang overheat. Cocok buat harian,” imbuhnya.

MEMILIH OLI YANG BAGUS UNTUK SATRIA F150, Sedikit review saya beberapa Oli yang sudah pernah masuk di Engine Satria FU 150.

Motul Ester 5100 SAE 10w40 JASO MA

Oli seharga Rp 95000/liter (di Ambon) terpilih setelah membaca berbagai sumber di internet tentunnya. Berhubung di kota kabupaten (Masohi) tidak tersedia maka saya harus pesan Motul ke ibukota Propinsi maluku. Awal mencoba terasa enak, akslerasi yahuud, kopling juga empuk, perpindahan gigi juga tidak keras. Oli berbau wangi.. waktu service di Masohi mekaniknya sempat bingung, kok wangi dikiranya dicampur pake oli samping, secara baunya kaya permen karet. hihihi… Sampai 1000km lebih tidak ada perubahan dalam performa motor, hanya warna oli mulai keruh. sampai pada kilometer hampir menyentuh 2000 baru warna oli mulai menghitam. Volume oli masih dalam batas rekomendasi. Oli buatan Prancis ini masih melayani mesin dengan baik,tapi berhubung warna oli sudah mulai gelap pada 2300km, akhirnya oli diganti. Kesan saya sangat puas menggunakan Oli ini. akhirnya saya rutin memakai oli ini dan biasanya 2000-2500km oli saya ganti. Memang mesti sedikit ribet, karena mesti pesan dulu ke ambon. jadi biasanya saya akali sekali pesan 3 atau 4 botol sekaligus.

Nyobain SPX1 oil orange,disiksa seharian di sentul performa jozz, tapi…… ?

NAMUN bin TAPI , shifting gear mulai keras , bletak *wahh pertanda mulai ga beres 😈 *yang agak menghkawatirkan saat main main di red line 12.000 Rpm si paijo teriak tapi laju nya loyo # Selip kopling mas bro 👿 , mengetahui hal tersebut ambil tindakan cepat , segera Tap si SPX1 dari engine Paijo , dari pada nanti kampas kopling yang jadi korban …

Kalo ane udeh kapok gan pake oil spx
Moto cb150r baru 3bln udeh ganti hoskopling.
Pengalaman ane selama pake oil spx
Kalo udeh panas mesin jadi lemot,perseneling suka nyangkut,getaranmesin kenceng ama bensin boros gan
Terus ane disaranin pake motul 5100
Wah bedanya jauh banget gan
Mesin jadi responsif, getaran berkurang tranmisi lembut bensin pun jadi irit…
Sesuai ama keinginan ane gan soalnya ane suka pake motor di rpm tinggi antara (9-12rb) rpn

Pilihan Merek Oli Terbaik buat Motor Satria FU

Motul Ester 5100
Yang pertama sob, oli ini mantap banget buat satria Fu, yang saya alami saat menggunakan oli ini akselerasinya yahuud, perpindahan gigi tidak terlalu keras, selain itu juga wangi sob asepnya, mantap deh.
di daerah saya oli ini harganya 100rbuan, emang mahal sih tapi soal harga dengan kualitas nggak bohong deh, ayo beli dan rasakan sensasinya ( promosi mode on hehee)

Perpandingan Motul 5100 VS Liqui Moly Di mesin tua DOHC

performa tarikan mesin ? ternyata masih galak an motul… dan apa yg istimewa dari nie oli.. setelah pemakai an lebih dari 500 bahkan 1000KM oli ini tidak mengalami penurunan babar blasss.. beda ama motul di KM 500 lbih mesin jadi kemrosak n cepet overheat,.. tapi oli liqui moly ini tidak sama sekali, swara mesin tetep halus + suhu mesin setabil terus walau di kemacetan cmn pentok setengah bar indikatornya suhu… beda dgn motul baru macet beberapa menit aj sung hampir mentok ke merah jarum suhunya

pda kesimpulan a oli motul
+ swara mesin halus bgt pas awal pertama ganti oli
+ perpindahan gigi empuk
+ performa josh walau udh mnyentuh km 2000

– setelah km 500-1000 swara mesin jadi kasar
– KM 2000 perpindahan gigi jadi bletak bletak
– cepet bgt overheat / panas suhu mesinya

Pengalaman Menggunakan Oli Motul Ester 5100 10w-40

Saat memasukkan gigi pertama terasa lebih enak dari biasanya, dan ketika ditengah perjalanan yang saya rasakan getaran mesin jadi tidak terlalu terasa, dan langsung tarik gas untuk mencoba di RPM atas dan getaran mesin masih enak, ini menunjukkan oli bekerja dengan baik sebagai peredam getaran.

Setelah mencapai KM 1500an menggunakan Motul Ester 5100 10w-40, oli saya cek ternyata kondisinya masih cukup baik

CUSTOMER REVIEWS FOR Motul 5100 Ester/Synthetic Engine Oil

Replaced the Mobil 1 synthetic oil in my ’02 FZ1 with Motul 5100, and the difference was immediately apparent. The engine was quieter and running cooler. While I was never exactly disappointed with the performance of Mobil 1, the Motul 5100 blows it away. The Mobil 1 burned up and lost volume quickly, requiring me to top off the oil once every week (300-400 miles) or so, as my oil warning light would come on. After nearly 2000 miles with the Motul 5100, there has been no apparent loss of volume, and the color and viscosity of the oil is virtually identical to what it was when new. Considering that the Motul 5100 is $40 a gallon, and the Mobil 1 costs $64 for the same amount of oil, I’m sold!
Brent – April 23, 2016

Riding 07 R1. Noticed harder/difficulty shifting after 1000 miles. Thought it might have been the extreme heat this summer in Texas so I changed oil again with the Motul 5100. Now I’m noticing a lot of clutch slippage when I throttle up quickly.
Wayne – October 3, 2011

Granted I recently bought my bike from a friend who said he recently changed the oil. So I decided to change it around the 2000 mile mark and let me tell you this stuff if great. I was running Repsol Semi-syn, and this stuff triumphs over it. The esters are what sold me but the smooth shifting and lowered temps keep me smiling. Do yourself a favor and buy this now.
Jefe – September 2, 2010

 

Kesimpulannya, menurut penulis oli ester bagus bagus saja dibuat untuk harian. Yang mengalami masalah gumpalan di mesin bisa jadi karena kecampur sama oli jelek yang tersisa di mesin. Di teori juga sudah disebutkan bahwa ada aditif yang tidak cocok bila dicampurkan dengan oli ester. Bisa jadi 10% oli yang tersisa di mesin setelah di drain ternyata mengandung aditif yang bikin oli esternya menggumpal.

Mungkin sebaiknya sebelum pakai oli ester, lebih baik pakai oli semi sintetik yang bagus atau oli full sintetik.

Soal kopling selip, yang mineral juga ada yang begitu setelah lebih dari 1000km, mau castrol, repsol atau shell ada contohnya. Jadi tidak banyak berbeda antara oli mineral atau oli sintetik atau oli ester (campuran sintetik dan ester), kalau aditif tidak pas ya slip kopling.

Kalau untuk pemakaian lama sepertinya bukan cuma bahan dasar yang penting, tapi juga aditifnya. Jadi oli sintetiknya pun bisa nggak awet kalau aditifnya jelek. Oli mineral juga bisa awet kalau aditifnya bagus.

Karena membedakan kualitas susah, maka penulis lebih memilih belajar dari testimoni yang lain. Tidak perduli base oilnya apa, tidak perduli APInya berapa, tidak perduli harganya semahal apa, kalau testimoni bilang jelek yang penulis hindari.

Kalau ada kesempatan penulis sih mau saja coba Motul ester 5100.

9 thoughts on “Tidak benar oli ester itu tidak bagus dipakai harian

  1. Sebenarnya siapa sih yg mengawali mitos klo ester tdk bisa pake harian? Dan dapat menjadi gum?, padahal klo dgn addpack yg tepat, ester bisa buat harian juga kok.
    Itulah sebabnya ane selalu mencoba meng-edukasi masyarakat ttng mitos ester yg salah kaprah ini, semampu ane. Seperti yg telah ane lakukan di situs bawah ini,

    http://tmcblog.com/2015/11/02/pelumas-oli-esther-apaan-sih-maksudnya/

    Waktu itu ane memakai nama bambang.

    Motul 5100 katanya klo tdk salah cuman mengandung ester 3%, oleh sebab itulah oli ini tdk bisa buat long drain. Tapi klo yg motul 7100 mengandung ester yg lbh bnyk. Apalagi yg motul 300v dgn dobel ester (entah apa yg dimaksud dgn dobel ester ini). Kedua oli ini di luar negeri bisa digunakan sampai setahun.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s