Pengisian bahan bakar motor listrik GESITS perlu tempat pengisian khusus, daya tahan batre bisa jadi persoalan


Dari postingan tentang motor listrik buatan ITS dan Garansido, jarang sekali diulas tentang bagaimana sebenarnya detil pengisian batre. Untuk itu postingan tentang ini penulis rangkum jadi satu.

Kamis, 12 Mei 2016 – 13:15 wib, Skuter Listrik GESITS Akan Gunakan Baterai Portable agar Praktis

“Menggunakan baterai portable adalah ketika habis bisa diganti. Kemudian baterai pertama di-charge,” kata anggota tim skuter listrik GESITS, Grangsang Setyoramadhani, kepada Okezone.

Ia menjelaskan, prototipe GESITS yang diluncurkan pekan lalu menggunakan baterai jenis lithium ion. Baterei ini membutuhkan waktu charging antara 1,5 jam sampai 3 jam sampai full.

“Konsumsi 50 km/kWh, sedangkan pemindah daya menggunakan timing belt yang banyak dijual di pasaran. Tujuannya juga untuk pergantian lebih mudah,” tambah Muhammad Nur Yuniarto, ketua tim riset GESITS dari ITS.

GESITS mengguanakan baterai dengan rangkaian serial-parallel lightpen battery 3,7 VDC.
Dalam kondisi baterai full, skuter ini mampu menempuh jarak antara 80 hingga 100 kilometer.

Kamis, 30 Juni 2016 – 10:38 wib, Diuji Ekstrem, Baterai untuk Skuter Listrik GESITS Direndam di Air

“Kan usia baterainya lima tahun. Artinya dalam lima tahun daya pakainya berkurang 80, 60, 50. Kalau di-recycle, saat ini mereka (kampus) sudah mampu sampai 90 persen”

Kamis, 4 Agustus 2016 – 10:35 wib, Diuji Coba 3.000 Km, Sasis Skuter GESITS Diubah Pakai Aluminium

Sementara untuk sistem kelistrikan skuter masih menggunakan alat yang sama dengan versi prototipe. Di antaranya, daya yang dihasilkan tetap 5 kilowatt (kW). Kemudian kapasitas baterai juga masih 5 kWh. Sedangkan untuk kecepatan maksimal diperkirakan mencapai 115 kilometer per jam.

Kamis, 4 Agustus 2016 – 11:54 wib, Menuju Era Kendaraan Listrik, Indonesia Harus Siapkan Charger Station

Skuter listrik ini diharapkan sudah menggunakan 100 persen komponen lokal. Dengan begitu, harganya pun bisa dibanderol cukup kompetitif, yakni antara Rp15 juta sampai Rp20 juta.

“Kita sudah ada prototipe charger station tapi untuk mobil. Kalau untuk skuter listrik belum ada. Jika charger station untuk mobil membutuhkan daya 30 kWh tapi kalau untuk skuter GESIT tidak sampai segitu, paling hanya 5 kWH,” jelasnya.

Harga motor listrik GESITS dipatok Rp15 juta, Gandeng pihak ketiga sediakan stasiun pengisian daya, 03/05/2016

Peneliti Charging dari Jurusan Teknik Fisika ITS, Andi Rahmadiansyah menambahkan ITS sudah memiliki dua lokasi pengisian ulang daya baterai untuk kendaraan listrik. Yaitu di Teknik Fisika dan Bengkel Molina.

“Pembangunan stasiun pengisian baterai ini membutuhkan dana sekitar Rp400 juta per unitnya,” ungkapnya.

Stasiun pengisian daya baterai di ITS sendiri memanfaatkan 10 panel surya. Tujuannya lebih murah ketimbang menggunakan aliran listrik dari PLN.

“Untuk mengisi daya baterai motor matic yang 5kWh hanya membutuhkan waktu 12 menit saja,” tuturnya.

Namun, hingga kini biaya pengisian daya baterai masih belum ditentukan.

Senin,23 Mei 2016 13:00 WIB, Nih Foto Ganteng GESITS, Motor Listrik Buatan ITS

Motor listrik buatan Garansido Group dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini rencananya akan segera diproduksi secara masal pada tahun 2017 dan dapat segera dijual ke konsumen pada tahun 2018.

Dalam kondisi baterai terisi penuh, GESITS bisa menempuh jarah 80 sampai 100 km. Performanya, mampu diajak ngebut hingga 100 km/jam atau setara dengan skutik bermesin bakar dengan kapasitas 125 cc. Sistem penggeraknya menggunakan belt dengan single ratio yang punya perbandingan final gear 1:3,57.

Motor Listrik ITS Baru Dirilis, tapi Sudah Punya 5 Mitos Ini , Selasa, 10 Mei 2016 | 03:59 WIB

Motor bertenaga listrik dijamin lebih irit dalam hal perawatan. Alasannya, pemilik tak perlu repot-repot mengganti oli dan mengeluarkan bujet lebih untuk mengisi bahan bakar. Daya motor sebesar 5 KW itu setara dengan motor berkapasitas 110 cc. “Kalau diperbandingkan antara harga listrik PLN dan harga premium, motor kami 30-50 persen lebih murah,” kata salah satu anggota tim Gesits, Grangsang Sotyaramadhani.

Ditambah lagi, Garansindo menawarkan jaminan bebas servis selama 5 tahun pertama pembelian. Menurut Al Abdullah, motor listrik bakal lebih awet dibandingkan dengan motor berbahan bakar minyak. Yang jelas, tidak perlu mengganti oli. “Kami kasih 5 tahun free garansi, kecuali ban atau karena tabrakan,” ujarnya.

Cara mengisi daya motor skuter Gesits buatan ITS sama dengan motor listrik buatan luar negeri yang sudah ada di pasaran. Tinggal dicolokkan ke steker listrik di rumah sekitar 1,5-2 jam. “Kami hitung bisa menjangkau 6 kilometer per KWh sehingga sekali mengisi daya bisa jalan sekitar 60-100 kilometer,” ucapnya.

Bahkan, ke depan, Garansindo, sebagai pabrikan, akan memperbanyak kerja sama dengan pelaku usaha kecil sebagai penyedia fasilitas pengisian daya layaknya membeli pulsa. “Kalau kehabisan baterai, caranya seperti ganti elpiji. Cari saja warung atau SPBU, 3 menit selesai ganti,” kata Al Abdullah.

 

Kalau disimpulkan, normalnya untuk mengisi batre itu butuh satu setengah sampai tiga jam. Bisa lihat referensi berikut untuk daya yang dibutuhkan
Charging station, From Wikipedia, the free encyclopedia
waktu-pengisian-bahan-bakar-motor-listrik

 

Untuk mempercepat pengisian, maka ITS akan memperkenalkan batre portabel sehingga batre tidak usah diisi tapi ditukar seperti halnya pemakaian kompor gas. Moga moga di motor dikasih meteran isi sehingga konsumen tidak mudah tertipu.

Daya jangkau adalah 60 sampai 100 kilometer. Bila kapasitas 5kwh dipakai semua, berarti per kwh bisa mencapai antara 12 sampai 20 kilometer.

Dari komponen, bagian motor dikatakan sangat awet. Bagian yang tidak awet adalah batre, dibilang setiap tahun kapasitas akan turun. Ini bisa jadi dilema kalau modelnya portabel. Batre baru nanti jadi ketuker batre lama. Kecuali ada jaminan batre akan diperbaharui secara periodik. Juga akan ada masalah dari harga batre, karena harga batre bisa jadi sangat mahal, ada yang bilang $190 per kwh, entah berapa harga batre 5kwh impor dari jepang. Perlu dilindungi juga agar aman dari pencuri.

Batre merupakan bagian paling berbahaya dari kendaraaan listrik. Teknologi batre yang ringan dan kapasitas tinggi membuatnya punya daya simpan energi tinggi. Secara umum dianggap batre lithium ion lebih beresiko daripada batre timah seperti yang dipakai sekarang sebagai aki motor atau mobil. Batre ini bila kepanasan atau overcharge atau rusak kena benturan bisa melembung. Kalau dalam kondisi ini batre mengalami kebocoran, maka yang bocor adalah hidrogen yang sangat mudah terbakar. Daya bakar sangat kuat dan instan, hampir seperti bom. Yang seukuran batre hp saja bisa membakar seluruh hp, yang seukuran motor bisa membakar motor. Oleh karena itu fitur keselamatan untuk batre motor listrik ini mendapat perhatian ekstra. Juga perlu perlindungan dari panas dan overcharging.

Biaya untuk bahan bakar dikatakan 30-50% lebih murah dari bila pakai premium. Dengan kapasitas batre 5kwh dan tarif per kwh 1410 (saat artikel dibuat), maka kebutuhan listrik total adalah Rp 7.200,-. Ingat bahwa ini dianggap chargernya 100% efisien, dan pada kenyataan tidak begitu. Bila dibandingkan dengan Honda beat, konsumsi bahan bakar Honda Beat berdasar ECE R40 Euro 3 tanpa ISS adalah 55km/liter. Bila dibandingkan dengan pertalite Rp 6.900,-, maka biaya bisa sama bila motor listrik bisa mencapai 57 km, kalau lebih dari itu berarti motor listrik lebih irit. Tinggal dilihat nanti kenyataannya bagaimana.

Ini link untuk lihat Tarif daftar listrik di PLN

Dari sisi green, motor listrik belum bisa dianggap ramah lingkungan karena listrik yang dipergunakan di Indonesia masih belum menggunakan metode yang ramah lingkungan. Sama saja bila motor pakai listrik yang biayanya hampir sama dengan bila pakai bensin, bila listriknya dihasilkan dengan bahan bakar solar atau batu bara. Repotnya, bila listrik nanti dihasilkan dari tenaga surya atau panas bumi, maka harga listrik bisa naik, bisa lebih mahal dari harga premium atau pertalite nantinya.

Batrenya juga bisa jadi masalah lingkungan juga. Perlu dihormati usaha untuk mendaur ulang batre. Karena lithium sendiri merupakan bahan sangat beracun. Batre juga ada kemungkinan berumur lebih pendek tergantung cara pemakaian. Tidak tahu penurunan kapasitas yang disebutkan diatas sumbernya dari mana atau pengujian dalam bentuk apa, apakah dengan setiap hari dipakai, apakah dipakai dalam kondisi panas panas setiap hari, dll. Kalau seandainya disamakan dengan batre hp dengan lithium ion juga, umur batre antara 1-2 tahun.

 

Secara keseluruhan, hadirnya motor listrik ini sangat menarik. Akan hadir motor yang senyap tidak bersuara dengan performa hampir sama dengan motor matik pada umumnya. Walau secara lingkungan bisa jadi sama saja dengan motor bensin, paling tidak di sekitar rumah polusi asap dan suara jadi berkurang. Semoga ITS dan Garasindo bisa mengembangkan motor ini sebagai motor listrik yang bandel, awet dan aman.

8 thoughts on “Pengisian bahan bakar motor listrik GESITS perlu tempat pengisian khusus, daya tahan batre bisa jadi persoalan

  1. Jangan lupa, biaya perawatan.
    Ane tdk tahu pastinya, mungkin motor listrik lbh minim perawatan dalam hal biaya, dibandingkan dgn motor bensin.
    Motor listrik tdk butuh oli mesin, spt halnya pada motor bensin. Hal ini tentu mengurangi biaya beli dan ganti oli.

    Suka

    • Iya, tidak ada biaya servis. Entah transmisinya pakai oli atau tidak. Motornya mungkin tanpa brush, entah butuh dilumasi atau tidak. Yang paling mahal adalah batrenya, kalau lihat link harga, bisa jadi ganti batre harganya setara motor matik bekas.

      Suka

  2. Peluang buat UKM mengembangkan usaha jasa charge/ganti batere, mirip kayak jasa tambal ban atau isi nitrogen yang ada di SPBU. Ini kan bagus, sudah motornya produksi dalam negeri, ikut mendorong berkembangnya sektor ekonomi mikro lainnya.

    Suka

      • Kalau pemerintah serius mengembangkan industri dalam negeri, pembiayaan bisa dengan kredit bunga ringan dari Bank BUMN. Buat MOU antara instansi terkait untuk jaminan kelangsungan usaha dari UKM ini. Mungkin teknis pelaksanaan tak semudah yang saya kira, tapi pasti ada jalan kalau memang niat untuk mewujudkannya.

        Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s