Penjelasan tentang tiga macam coolant yang dijual oleh Top One, nggak ada yang glycol free


Bro Yudha tanya soal apakah coolant top one ada yang free glycol di artikel berikut:
Alasan mengapa radiator coolant tidak bisa 100 persen tanpa air

Dari yang penulis temukan, jawaban terlalu panjang kalau ditaruh di comment, jadi penulis buat artikel terpisah.

Produk coolant Top one dikatakan ada tiga di berita detik oto bulan September 2015:
Masih Pakai Bahan Baku Impor, TOP 1 Belum Berniat Naikkan Harga

“Dua cairan pendingin radiator kami (Power Coolant dan Ultimate Coolant) mengandung ethylene glycol, EG adalah zat yang bekerja untuk menaikkan titik didih cairan coolant, misalnta dari 100 deeajat celcius menjadi 114 derajat celcius. TOP 1 Ultimate Coolant mengandung 50 persen EG cocok untuk mobil di atas 2.000 cc, sedangkan varian Power Coolant 20 persen, cocok untuk mobil dibawah 2.000 cc. Seluruh produk cairan pendingin radiator TOP 1 menggunakan air yang sudah mengalami proses demineralisasi” papar Arief.

Cairan pendingin radiator TOP 1 tersedia dalam tiga varian yaitu TOP 1 Super Coolant, TOP 1 Power Coolant dan TOP 1 Ultimate Coolant.

Verifikasi dari penjual coolant top one di tokopedia:
Top One Ultimate Coolant – Air Radiator Merah 5 Liter Original
top-one-ultimate-coolant

Di blibli.com
TOP1 Power Coolant with EG 20% Cairan Pendingin Radiator [4 L]
top-one-power-coolant

Di spek
Product Data Sheet TOP 1 SUPER COOLANT
top-one-super-coolant

Di website filipina
TOP 1 SUPER COOLANT
top-one-super-coolant2

Dari link yang diberikan bro Yudha
TOP 1 SUPER COOLANT
top-one-super-coolant3

Konsentrasi dari produk top one super coolant tidak disebutkan namun disebut bahannya adalah ethylene glycol.

Bro Lukmanul Hakim memberikan link untuk penjelasan produk Top One Super Coolant yang dikatakan glycol free. namun link yang diberikan tidak berfungsi
Link yang diberikan bro Lukmanul Hakim

 

Jadi kesimpulan sementara adalah produk radiator coolant dari Top One tidak ada yang glycol free.

Soal penjelasan glycol free bisa dibaca di artikel berikut:
Organic acid technology pengembangan radiator coolant sehingga glycol free agar lebih awet dan ramah lingkungan

13 thoughts on “Penjelasan tentang tiga macam coolant yang dijual oleh Top One, nggak ada yang glycol free

  1. Pak boleh minta pendapat kah, kali2 bahas matic jeroannya, misalnya masa umur roller, fanbelt.. kampas CVT.

    Trus untuk ningkatkan performance ,apakah perlu. Ganti roller. Fanbelt yg berbeda

    Suka

  2. Bang kupasmotor, sebenarnya coolant itu perlu diganti n dikuras tiap berapa rb km?
    soalnya kok saya baca di panduan toyota avnza jadwal penggantian setelah 160rtb km, sedangkan di panduan yamaha New jupi MX hanya 10rb km sudah suruh ganti, kok selisihnya beda bangt, padahal jenis coolantnya kan dapat dikatakan mirip aja +ethylen glycol

    thanks from Jogja…

    Suka

    • Terima kasih sharingnya. Iya, aneh juga karena beda jauh. Banyak referensi web dan pabrikan coolant bilang masa pakai coolant yang mengandung ethylene glycol adalah 30 ribu mil.

      Kalau menurut resminya katanya beda karena sistem pendinginan beda kemampuan:
      Suhu Mesin Pengaruhi Waktu Penggantian Air Radiator

      Mulai dari skubek, Honda PCX 125 harus ganti tiap 12 ribu kilometer. Sedang Vario hanya 10 ribu kilometer. Untuk motor sport bisa lebih panjang masa penggantiannya. Honda CBR 150R ganti tiap 24 ribu kilometer. Sedang CBR 250R bisa mencapai 36 ribu kilometer.

      “Salah satu yang menentukan cepat atau lamanya masa penggantian adalah tingkat panas di dalam mesin. Kompresi tinggi atau mesinnya tertutup cover bodi seperti skubek akan lebih cepat penggantian air radiatornya,” terang pria bersahaja ini.

      “Makin lama titik didih air radiator menurun. Misalnya awalnya 120 derajat celcius baru mendidih, lama kelamaan baru 100 derajat celcius sudah mendidih. Makanya jadi berkurang dan kemampuannya meredam panas jadi menurun, makanya harus diganti,” jelasnya.

      Mungkin juga karena kualitas komponen beda. Bisa jadi kalau di motor lebih rawan bocor sehingga air radiator lebih cepat kotor. Pernah lihat di grup CB ada yang sampai air radiatornya coklat, bahkan ada yang sampai airnya habis. padahal masa pakai tidak sampai puluhan ribu km.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s