Masa penggantian radiator coolant merek Toyota itu apa 160 ribu atau 80 ribu atau 40 ribu atau 20 ribu?


Pertanyaan dari bro Zakiahsan14 membuat penulis tertarik untuk menyelidiki sebenarnya berapa lama masa penggantian dari bila pakai radiator coolant merek Toyota.

Ternyata pernyataannya beda beda walau sama sama dari Toyota.

Menurut website website toyota Astra:
Teliti Penyebab Overheating

Jika mobil sudah menempuh lebih dari 80.000 km biasanya radiator mulai berkerak dan menyumbat salurannya. Untuk menghindari hal itu, biasakan untuk menguras sistem pendingin setiap tahun sekali.

Disebutkan bahwa saran penggantian radiator coolant adalah 80 ribu km atau satu tahun

Sementara di manual kendaraan disebutkan 160 ribu km, sementara 80 ribu km adalah untuk penggantian selanjutnya. Contohnya di Avanza:
Quick Guide – Toyota Avanza

Penggantian pertama di 160.000 km kemudian setiap 80.000 km.

Angka penggantian tiap 160 ribu km ini banyak disebut terutama bila menggunakan Toyota Genuine Super Long Life Coolant, website Toyota Jepang:
Extending the Life of Liquid Coolant

Beginning in May 2002, the LLC (Long-Life Coolant) used in new vehicles was switched to an improved super LLC that can be used for approximately twice as long as the conventional coolant (160,000km or 7 years from the time the coolant is placed in a new passenger vehicle) before replacement is necessary.

Versi sebelumnya dikatakan punya masa pakai 40 ribu km:
Toyota Genuine Long Life Coolant:

More than 40000 KM mileage or 24 months

Jadi keterangan resmi di website Astra Toyota berbeda dari pernyataan dari Toyota Jepang, dimana disarankan radiator coolant diganti setelah 160 ribu km atau setelah 7 tahun. Sementara di website Astra menyebutkan 80 ribu km atau satu tahun.

80 ribu km nya tidak begitu masalah namun satu tahunnya itu yang terasa seperti untuk cari untung. Tapi masih lumayan bila dibanding dengan yang diposting di website selain Toyota, bahkan ada yang menyarankan mengganti setiap 20 ribu km:
APA SAJA YANG PERLU DIGANTI SAAT SERVICE MOBIL YARIS ANDA?

Tiap 20.000 km
Radiator Coolant (jika masih hijau bening, dan volume cukup, tidak perlu ganti: saran buku manual pake toyota super long life coolant)

Merk radiator coolant terbaik

gue dianjurin sama bengkel langganan ganti radiator coolant setiap 20.000 km sekali kalo memang sering kena macet di jakarta…

TUNE UP TOYOTA AVANZA

Pergantian air pendingin setiap kelipatan 20.000 km tanpa water coolant, jika menggunakan water coolant pergantian setiap kelipatan 40.000 km.

Tune up sendiri avanza/xenia anda

Tahukah anda, kalau tune up di Auto2000 biayanya tinggi?
3. Air Pendingin Mesin (Coolant) : Setiap 40rb km / 2 tahun

 

Kalau dari penjelasannya, Toyota Genuine Super Long Life Coolant sudah pakai teknologi hybrid organic acid technology (HOAT) sehingga umur bisa lebih panjang.
NEW COOLANT SAVES MONEY AND THE ENVIRONMENT

Toyota Australia has launched a new engine coolant featuring a substantially increased service life.

Toyota Genuine Super Long Life Coolant requires changing for the first time only after the vehicle has travelled 160,000 kilometres – or 150,000km for Avalon and Camry.

This is four times the recommended 40,000 kilometre replacement interval for Toyota’s previous long life coolant.

Subsequent Super Long Life Coolant changes need only occur once every 80,000 kilometres – or 75,000 kms for Camry and Avalon.

“Given that the average Australian car travels less than 20,000 kilometres a year, most motorists using Toyota Super Long Life Coolant will never need to have it replaced during the time they own the car,” says the senior manager of Toyota’s Customer Services Division, Tony Bottacin.

Toyota Genuine Super Long Life Coolant has been formulated without the use of potentially abrasive silicate, or the potentially carcinogenic combination of amine and nitrite found in some other coolants.

It also uses hybrid organic acid technology (HOAT) which combines the benefits of organic and non-organic materials to maximize corrosion inhibition.

Baca juga
Organic acid technology pengembangan radiator coolant sehingga glycol free agar lebih awet dan ramah lingkungan

 

Sebagai perbandingan, masa pakai coolant merek lain biasanya 20 ribu kalau dari saran mekanik bengkel. Beberapa berani mencantumkan masa pemakaian seperti contohnya Pro V++ Radiator Coolant

Daya tahan diatas 20.000 km

Würth Radiator Coolant (coolant bawaan mobil penulis)

Recommended to change the coolant every 20,000 km or one year period.

Sayangnya lebih banyak yang tidak mencantumkan masa pakai

 

Jadi inti utama yang bikin radiator coolant awet itu terutama adalah karena dari bahannya. Walau sama sama pakai ethylene glycol umur bisa beda beda.

Mungkin ini juga yang jadi alasan mengapa masa pemakaian radiator coolant di motor pendek. Selain karena konstruksi yang berbeda dan bahan material mesin yang kualitasnya dibawah mobil, kualitas coolant untuk motor juga sepertinya dibawah coolant Toyota.
Suhu Mesin Pengaruhi Waktu Penggantian Air Radiator

Mulai dari skubek, Honda PCX 125 harus ganti tiap 12 ribu kilometer. Sedang Vario hanya 10 ribu kilometer. Untuk motor sport bisa lebih panjang masa penggantiannya. Honda CBR 150R ganti tiap 24 ribu kilometer. Sedang CBR 250R bisa mencapai 36 ribu kilometer.

“Salah satu yang menentukan cepat atau lamanya masa penggantian adalah tingkat panas di dalam mesin. Kompresi tinggi atau mesinnya tertutup cover bodi seperti skubek akan lebih cepat penggantian air radiatornya,” terang pria bersahaja ini.

“Makin lama titik didih air radiator menurun. Misalnya awalnya 120 derajat celcius baru mendidih, lama kelamaan baru 100 derajat celcius sudah mendidih. Makanya jadi berkurang dan kemampuannya meredam panas jadi menurun, makanya harus diganti,” jelasnya.

Kalau dari website resmi:
Honda Genuine Parts : Coolant

Masa Pakai Honda Coolant
Honda Genuine Coolant direkomendasikan diganti secara berkala setiap 12.000km. (*Dengan pemakaian teratur dan pemakaian normal)

YAMACOOLANT

Parts No. : 90793-AJ801
Volume (ml) : 900
Concentrate (%) : 50
Replacement (km) : 10.000
HET : Rp 33.000,00

 

Jadi radiator coolant untuk motor sudah dari aslinya dibuat berumur pendek. Walau tulisan di bungkus “long life” tapi masa pakai masih jauh lebih pendek dari coolant mobil.

Kesimpulannya adalah masa pakai dari coolant lebih tergantung pada merek coolant yang dipergunakan. Kalau misal di bengkel resmi Toyota, maka karena coolant yang ditawarkan punya masa penggantian 160 ribu km, maka itu yang disarankan. Kalau misal di bengkel tidak resmi, maka disarankan setiap 20 ribu km karena memang coolant yang dipakai masa pakainya 20 ribu. Kalau coolant yang dipakai itu buatan pabrik motor maka disarankan lebih cepat lagi, cuma 10 ribu km.

10 respons untuk ‘Masa penggantian radiator coolant merek Toyota itu apa 160 ribu atau 80 ribu atau 40 ribu atau 20 ribu?

  1. 1st comment ya mas bro 🙂

    Hybrid Organic Acid Technology (HOAT), menurut saya yang pernah baca2 infonya masih mahal harganya.
    Apa yakin Coolant dg HOAT yg dijual dengan rentang harga per 4 Liter dari 100 rebu (di OLshop) – 250 rebu (perkiraan di BeRes) betul produk dg HOAT?
    Biaya Service ganti coolant standar di BeRes sudah mahal, apalagi pakai HOAT bisa kemunkinan lebih mahal lagi ya? 😦

    Mohon koreksi kalau ada yang salah.

    Terima kasih.

    Suka

    • Wah, iya. bikin ragu juga. Kita tidak bisa tahu bedanya ya?

      Lagipula kalau di beres ada yang tidak perduli coolant pakai HOAT atau tidak dan ganti berdasarkan periode yang dianjurkan.

      Kalau biaya servis rasanya masih tetap, karena tidak butuh perlakuan yang berbeda. Cuma butuh keikhlasan bengkelnya untuk tidak memaksa ganti coolant.

      Suka

      • nambahin lagi mas bro!…

        Maaf ini tidak bermaksud menyenggol siapapun atawa Merk atawa Bengkel tertentu ya! 🙂

        Biaya servis “BIASANYA” tetap! maksudnya disini hanya mengikuti cara kebiasaan bukan rekomendasi/manual book.

        Just share ..saya ada contoh nyata yang pernah dialami langsung, pada saat servis pertama kali KBM R4 km.1000 ganti oli di BeRes, pada manual book di “Rekomendasi” hanya pekerjaan ganti Oli yang berbayar (Rp.498 rb) dan jasanya gratis! Kenyataannya pada saat cek list ada item cek + penambahan air Aki dan item2 lainnya yang tidak perlu dan pasti berbayar dengan TOTAL Rp. SATU JUTA LIMA RATUS REBU !.
        Saya biarkan petugas BeRes mencatat cek list setelah saya tanya ini sudah semua/cukup langsung saya review dengan menanyakan apakah sudah tahu SOP produk KBM R4 ini pakai aki apa? (OEM pakai aki kering) hanya dijawab “BIASANYA” begitu pak! Langsung balik saya tanya “BIASANYA/KEBIASAAN” dan “REKOMENDASI” yang ada di manual book lebih penting mana? Tidak bisa dijawab! Langsung saya putuskan HARUS dicoret semua pekerjaan “BIASANYA: yang tidak penting dan hanya tersisa biaya ganti oli Rp. 498 rebu! sesuai dengan manual book.

        Kembali ke Laptop …:)
        mungkin dominan ya? banyak yang tidak peduli pakai HOAT apa tidak atau lainnya, dan “BIASANYA” tidak melihat manual book hanya melihat harga servis kemahalan atau tidak, atau membiarkan “Kemahalan” dengan ikut membenarkan (awam/tidak baca manual book) petugas pencatat cek list dengan pembenaran “Kebiasaan”?

        Jadi … siapa yang harus ikhlas, harus jujur, harus membuat yang awam jadi paham? …dst

        Kalau semakin banyak orang yang awam jadi paham (motto tabloid otomxxif), kasihan nanti banyak bengkel yang tutup 🙂

        Wallahu A’lam

        Suka

        • Memang di bengkel resmi itu banyak yang tidak sesuai rekomendasi. Pabrikan sepertinya menutup mata untuk hal itu. Dan memang biasa servis jadi membengkak sangat besar. Dan lebih parahnya lagi, kadang yang harus dicek malah dilewatkan. Oli resmi juga belum tentu lebih bagus dari beli di luar yang harganya lebih murah.

          Kadang media otomotid ada yang iklan produk juga. Disebut carbon clean penting. Disebut pakai engine flush penting dst. Dan cleaner cleaner itu yang jadi banyak menambah biaya. Ini kebetulan ada contoh:

          Memang repot juga bila rekomendasi bengkel jadi tidak bisa dipercaya. Walau kadang ada juga yang tidak mau repot dan terima apa adanya walau lebih mahal. Padahal dengan menerima semua jasa belum tentu hasilnya akan lebih baik. Ada yang malah jadi makin rusak, contohnya engine flush. Oli sudah pakai mahal tapi kok dicampuri merek nggak jelas.

          Suka

  2. Haa? ada ganti packing carter? baru km.6282 apa sudah overhaull mesin? ada pula istilah yang salah tetap ditulis seperti Carbu cleaner (mobil injeksi?) untung ga ngaco thortle sensor kalau ngaco engine check nyala ujung2nya di reset tambah lagi biaya reset ECU 300 rban, ada lagi yang dobel Injection purge maksudnya Injector cleaning spray?

    Kadang media otomotid ada yang iklan produk juga … pasti ada iklan produk untuk menunjang ongkos operasional, itu bisa agak diabaikan masih ada sisi positif dengan moto yang awam jadi paham dengan tips n trik sederhana cara merawat sendiri kbm.

    Pokoke yang bisa dijual yaa dijual lah hehe 🙂

    Kasihan para wanita yang pusing juga suaminya melihat tagihan bengkel 😦

    Suka

    • Iya, banyak biaya aneh aneh. Mungkin injector purge itu kategorinya. Tapi harga segitu bisa dapat satu botol. Masa ya dipakai semua? Yang lain juga sama. harga sebotol.

      Yang nggak masuk akal juga adalah fuel aditif. Aneh banget ada bengkel beri aditif bensin nggak bilang bilang konsumen. Karena kan katanya bakal menggugurkan garansi? Padahal itu kelihatannya di bengkel resmi?

      Sudah pakai aditif bensin masih pakai injector purge?

      Sayangnya media itu tidak membedakan antara tips tulus dan tips dari sponsor

      Suka

  3. Memang dunia sekarang aneh aneh mas bro, apa gimana yaa…perlu pakai sikap yang waras ngalah tidak ikutan cara cara biasa yang berlaku apa yang waras ngalah harus ikutan cara cara yang sudah biasanya? karena ditakuti batal garansi? 😦

    Tuh contohnya jelaskan sudah pakai/disuruh beli spray cleaner carb/injector mungkin harga sebotol, masih ada biaya tulus eksekusi pencet spray “injector purge” ke thortle body…mahal juga ya.

    Suka

    • iya. Memang dilema antara di bengkel resmi kelebihan yang dicek, sementara di bengkel umum banyak yang dilewatkan. Antara takut merusak garansi atau kendaraan dibuat setengah rusak menuruti keinginan bengkel resmi.

      Suka

  4. Web jepang dan Indonesia sepertinya yg dikutip beda gan. Yg di Jepang itu Super Long Life Coolant (SLLC), sementara yg agan kutip di Indonesia yg Long Life Coolant (LLC). SLLC emang lebih lama bisa sampai empat tahun, sama kayak Denso SLLC. Sementara LLC cuman 2 tahun.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.