Apa benar masa pakai oli Amsoil di motor matik bisa lebih dari 10 ribu km? Di petunjuk resmi kok lebih pendek


Saat coba cari cari referensi tentang masa pakai oli Amsoil, penulis menemukan kejanggalan. Kalau menurut pemakai dan penjual oli Amsoil di Indonesia, masa pakai oli Amsoil itu panjang banget. Untuk motor katanya bisa untuk 10 ribu km, bahkan ada yang bilang sampai 25 ribu km.:
Oli Mesin Motor Matic Terbaik Menurut KasKuser – 258

cobain amsoil signature series XxW-40 gan .. Dapet 946 ml , tuang ke oli mesin 700 ml dan sisa nya buat oli gardan 110-120 ml .. Dijamin agan akan merasakan kepuasan .. Buat 1 tahun atau 25,000 km

Oli Mesin Motor Matic Terbaik Menurut KasKuser – 264

ane pake honda spacy gan. oli mesin + gardan pake amsoil 0W-20. udah jalan 4500an KM / 9 bulan, ga ada penguapan/minim bgt.
oli amsoil bisa ampe 10rb KM. nah di gardan kan ga terlalu berat kerjanya jadi kayanya bisa dipaksa ampe 20rb KM.

Penggunaan Oli Mobil (PCMO/HDEO) untuk Motor – 463

Klo mw lngsung 10,000 Km bisa langsung pake Amsoil Signature Series 0W-30,, Mobil 1 Extended Performance 5W-30,, ato Yacco VX2000 0W-30

Nah yang penulis bingung, itu sumbernya darimana?

Mungkin ada yang berpendapat bahwa memakai oli mobil di motor akan bisa dipakai seawet di mobil. Penulis tidak setuju, penulis berpendapat bahwa umur oli mobil akan jauh lebih pendek bila dipakai di motor.

Kalau katanya Amsoil sendiri, oli motor itu masa pakai nya tidak sepanjang itu. Oli motor buatan Amsoil yang terbagus sekalipun masa pakainya maksimal 2 kali dari rekomendasi pabrik. Yang khusus matik malah disarankan untuk hanya sesuai dengan rekomendasi pabrik.

Sumbernya berikut ini:
AMSOIL-Drain-Interval-Recommendation-Chart-1-122.pdf

Karena halamannya nggak sambung mungkin banyak yang tidak perhatikan:
masa-pakai-oli-amsoil

Kalau setelah disambung maka jadi seperti berikut:
masa-pakai-oli-amsoil2

Terlihat bahwa oli untuk motor yang paling bagus MCT pemakaiannya maksimal 2 kali dari yang disarankan pabrikan. Sementara untuk oli khusus matik pemakaiannya diharuskan sesuai saran dari pabrikan

Keterangan dari olinya adalah sebagai berikut:

ASE – 10W-30/SAE 30 Formula 4-Stroke Synthetic Small Engine Oil
• Commercial-grade synthetic oil for compact gasoline and diesel engines operating under adverse conditions • Examples include maintenance and lawn equipment, tractors, generators, pumps, excavators and more • Also suitable for snowmobiles, motorcycles and scooters that require an SAE 10W-30 motor oil

ASO – 10W-40 Formula 4-Stroke Synthetic Scooter Oil
• Primary recommendation for 4-stroke scooter applications • Can also be used in scooter transmissions and gearboxes that require 10W-40 oil • Thermally stable • Wet clutch compatible

Synthetic Motorcycle Oil (MCT 10W-30), (MCF 10W-40), (MCV 20W-50), (MCS SAE 60)
• Best performing products for motorcycle engines, transmissions and, where appropriate, primary chaincases • Long life • Reduce friction, heat, and wear • Best high-temperature deposit control • Excellent off-season rust protection

 

Oli matik ASO dikatakan merupakan versi ekonomisnya oli motor MCF.
Amsoil – Frequently Asked Questions

What is the difference between Formula 4-Stroke® 10W-40 Synthetic Scooter Oil and 10W-40 Synthetic Motorcycle Oil?
Answer: AMSOIL 10W-40 Synthetic Motorcycle Oil contains a robust additive package designed for the extreme pressures and high temperatures common in motorcycle applications. Its high TBN retention also makes it the appropriate choice for extended drain intervals. In scooter applications, Formula 4-Stroke 10W-40 Synthetic Scooter Oil is the more economical choice.

Jadi oli terbaik untuk motor itu MCT atau MCF. Untuk versi lebih murah ada ASE dan ASO. Sementara MCV dan MCS sepertinya direkomendasikan untuk motor Harley Davidson.

 

Rekomendasi pemakaian oli dari Amsoil ini konsisten. Yang ada di datasheet pun rekomendasinya sama. Seperti misalnya
Formula 4-Stroke® 10W-40 Synthetic Scooter Oil (ASO)

SERVICE LIFE:
Follow the equipment manufacturer’s recommended drain intervals.

10W-30 Synthetic Motorcycle Oil (MCT)

SERVICE LIFE
Recommended for use up to twice the motorcycle manufacturer change interval (miles/hours) or one year, whichever comes first, in engines and transmissions. When using an engine filter other than AMSOIL Ea® Motorcycle Oil Filter, change the filter at standard intervals. For off-road use, change AMSOIL 10W-30 Synthetic Motorcycle Oil at motorcycle manufacturer intervals. Racing or modified engines are excluded from extended drain interval recommendations; oil changes are at the owner’s discretion.

Terlihat bahwa di keterangan untuk MCT dan ASO, masa pemakaian oli disebutkan harus sesuai dengan rekomendasi dari pabrikan.

 

Kalau menurut website Astra Honda, maka masa pakai oli mesin itu antara 1500km hingga 4000km:
CEK OLI MESIN, SEPELE TAPI JANGAN SAMPAI KELUPAAN!

Kalau anjuran pabrikan sih baiknya ganti oli maksimal setiap 3 ribu km. Tapi baiknya sih dibikin rutin aja, kalau enggak per 1500km atau dua bulan sekali, tergantung mana yang dicapai lebih dulu. Jangan menganggap motor yang jarang dipakai berarti olinya enggak perlu diganti.Oli mesin juga punya kadaluarsa, semakin lama oli tidak diganti, kualitasnya akan menurun yang berakibat penurunan performa mesin!

5 Langkah Perawatan Motor Matic

Pergantian oli mesin memiliki peranan penting untuk melumasi komponen-komponen mesin. Ganti oli setiap 2.000 km dan kelipatannya. Pakailah Oli yang sesuai dengan motor Matic Honda Lovers. Seperti oli asli Honda yakni AHM Oil.

Servis Rutin Honda BeAT FI? Ini Listnya

Buat oli mesin, ganti tiap servis atau 4.000 km. Nah kalau oli transmisi cukup tiap 8.000 km aja. Part lain yang juga harus diganti adalah busi, tiap 8.000 km. Buat detailnya, nih penjelasannya.

Jadi kalau disimpulkan berdasar rekomendasi Astra, maka pemakaian oli Amsoil MCF harusnya cuma 4000km. Atau kalau dipaksakan maksimal 8000km.

 

Yang perlu dipertimbangkan dari masa pemakaian adalah sepertinya kondisi macet itu termasuk dalam kondisi severe use. Sehingga seperti misalkan pertamina enduro matic yang di lab bisa sampai 7500km, kalau dalam kondisi real di jalan macet disarankan masa pakainya hanya 3000km saja.
Masa Pakai Enduro Matic

Bila setiap hari sering mengalami kemacetan, maka masa pakai tak bisa lagi berpedoman 7.500 km. Hal ini dikarenakan saat macet atau motor berhenti, pelumas di mesin tetap bekerja, sehingga mengurangi usia pakai pelumas. Jadi bila pemakaian normal bisa 7.500 km, maka karena kondisi yang ekstrim akibat sering terjebak macet, bisa menjadikan usia pakai oli mesin turun menjadi 3.000-5.000 km.

Jadi dengan pertimbangan tersebut maka kalau untuk luar kota maka pemakaian oli Amsoil di motor matik semacam Honda Beat, Honda Vario atau Yamaha Mio bisa untuk 8000km. Sementara kalau untuk dalam kota yang sering macet maka sebaiknya hanya dipakai 4000km saja.

Angka itu jauh banget dari 10 ribu km.

 

Kalau ada yang menganggap itu cuma berlaku untuk Amsoil yang khusus untuk motor, dan tidak berlaku untuk mobil, apakah memang oli mobil Amsoil itu cocok untuk motor?

Oli Amsoil untuk mobil oleh pabriknya (Amsoil) dibilang nggak cocok untuk dipakai di motor.
Amsoil – Frequently Asked Questions

Are AMSOIL synthetic motorcycle oils different from AMSOIL synthetic automotive oils?
Answer: Yes. In addition to withstanding extreme pressure, protecting against rust and withstanding high temperatures, motorcycle oils must be compatible with wet clutches. AMSOIL synthetic motorcycle oils are designed to meet the unique frictional requirements necessary for wet-clutch compatibility and provide maximum protection and performance in these applications.

Katanya untuk motor, maka oli Amsoil yang khusus motor memberi perlindungan terbaik.
Use Motorcycle Oil in Your Bike for the Best Protection

Motorcycle engines and automotive engines function differently, and the lubricants that service them have different requirements. Six crucial differences between motorcycle and automotive engines are outlined below to illustrate why oil engineered for motorcycles is the best choice for your bike.

Operational Speed: Motorcycles tend to operate at engine speeds significantly higher than automobiles. This places additional stress on engine components, increasing the need for wear protection, and subjects lubricating oils to higher loading and shear forces. Elevated operating rpm also promote foaming, which can reduce an oil’s load-carrying ability.

Compression Ratios: Motorcycles tend to operate with higher engine compression ratios than automobiles, which places additional stress on engine components and increases engine operating temperatures, placing greater demands on motorcycle oil to reduce wear. Higher operating temperatures also promote thermal degradation of the oil, reducing its life expectancy and accelerating the formation of engine deposits.

Horsepower/Displacement Density: Motorcycle engines typically produce more horsepower per cubic inch than automobile engines, which exposes the oil to higher temperatures and stress.

Variable Engine Cooling: In general, automotive applications use a sophisticated water-cooling system to control engine operating temperature. Similar systems can be found in motorcycle applications, but most are air-cooled or use a combination air/oil design. Operating temperatures in air-cooled bikes can skyrocket in stop-and-go traffic, promoting oxidation and causing oil to thin, reducing their load-carrying ability.

Multiple Lubrication Functionality: Many motorcycles have a common sump supplying oil to both the engine and transmission. In such cases, the oil is required to meet the needs of both the engine and the transmission gears. Many motorcycles also incorporate a wet clutch within the transmission that uses the same oil.

Inactivity: Whereas automobiles are used on a daily basis, motorcycle use is usually periodic and, in many cases, seasonal. These extended periods of inactivity place additional stress on motorcycle oils. In these circumstances, rust and acid corrosion protection are of critical concern.

No matter the conditions or the bike, AMSOIL synthetic motorcycle oils deliver the premium protection and performance your bike deserves. They are designed to control oxidation and maintain viscosity at higher temperatures, promote consistent clutch feel and lengthen clutch life, reduce engine stress and control wear and deposits in high-compression, high-temperatures motorcycle applications. V-twin or metric, AMSOIL has you covered.

 

Kalau acuannya adalah masa pakai oli Amsoil di Harley Davidson, yang disebut bisa hingga 20 ribu miles, apakah yakin oli motor bro sama dengan Harley Davidson? Karena menurut penulis mesin motor harley davidson lebih mirip mesin mobil daripada mesin motor matik. Knalpot motor HD saja suaranya jug jug jug, nggak nging macam motor matik.

Di datasheet juga ditunjukkan bahwa 20 ribu miles itu angka up to nya untuk motor HD V Twin, dan mestinya mengikuti rekomendasi pabrik motor. Rekomendasi normalnya adalah dua kali rekomendasi pabrik motor.
AMSOIL 20W-50 Synthetic V-Twin Motorcycle Oil (MCV)

SERVICE LIFE
Recommended for use up to twice the motorcycle manufacturer change interval (miles/hours) or one year, whichever comes first, in engines, transmissions and primary chaincases. For Big Twin Harley-Davidson transmissions only, follow the Harley-Davidson recommended drain interval for synthetic oil of up to 20,000 miles or one year, whichever comes first. When using an engine filter other than AMSOIL Ea®, change the filter at standard intervals. For off-road use, change AMSOIL 20W-50 Synthetic V-Twin Motorcycle Oil at motorcycle manufacturer-recommended intervals. Racing or modified engines are excluded from extended drain interval recommendations. Oil changes are at the owner’s discretion.

Bisa diperhatikan di kutipan tersebut bahwa penggantian oli sesuai rekomendasi pabrik, dan up to 20 ribu miles itu hanya jika rekomendasi pabrik lebih lama dari itu.

Perhatikan kata “whichever come first”, yang artinya mana yang tercapai lebih dulu. Kalau rekomendasi pabriknya cuma 2 ribu km, ya jangan diganti 20 ribu km.

 

Kalau acuannya suara halus, umur oli tidak ditentukan oleh halusnya suara mesin saja. Karena faktor oli itu banyak. Kalau lubricity / film strength / viscosity masih bagus memang mesin masih akan halus suaranya, tapi apakah sifat yang lain masih bagus? seperti misalnya sifat pembersih, sifat pelarut, sifat anti oksidasi, sifat basa, dst. Karena bisa jadi suara mesin masih halus tapi jadi ada lumpur oli (sludge) atau kerak. Yang mengalami kerak lumpur seringkali nggak sadar (dianggap mesin masih halus) dan tiba tiba kendaraan tidak normal, setelah mesin harus dibongkar baru tahu bahwa ada kerak atau lumpur oli.

Penyebab lumpur oli sludge itu dikatakan karena pakai olinya kelamaan atau olinya kurang. Bisa jadi pemilik tidak sadar oli sudah waktunya diganti karena dianggap suara mesin masih halus dan tidak perlu ganti oli. Padahal oli sudah mulai mengganggu kerja mesin.

 

Kalau acuannya UOA, penulis tidak tahu apa UOA bisa menguji film strength, oksidasi, dan sludge.

Kalau dari analisa UOA disimpulkan bahwa amsoil bisa untuk 10 ribu km untuk motor, mungkin perlu juga dibandingkan dengan kalau oli amsoil dipakai 50 ribu mil untuk mobil (dua kali klaim normal). Tapi perlu dipertimbangkan apakah itu bisa berlaku untuk semua kendaraan.

 

Tidak jelas amsoil bisa untuk 10 ribu km itu darimana, yang jelas kalau dari pabriknya sendiri tidak ngomong begitu. Sementara itu pemakai oli Amsoil atau oli mobil lainnya di motor seringkali pakai acuan masa pakai di mobil, padahal sudah dijelaskan di website resmi mereka tidak cocok untuk motor. Yang lebih memperparah, oli juga kadang tidak ditambah walau sudah berkurang.

Menulis penulis silahkan deh pakai oli mobil di motor, tapi jangan disamakan masa pakainya dengan di mobil. Separuh pemakaian di mobil bisa jadi masih terlalu lama.

Begitu juga untuk pemakaian oli Amsoil. Kalau bro pakai oli motor Amsoil, maka jelas dari petunjuk resmi Amsoil bahwa pemakaian disesuaikan dengan rekomendasi dari pabrik motornya. Memakai masa pakai oli mobil jelas tidak sesuai rekomendasi Amsoil.

Bila bro pakai oli mobil Amsoil di motor, menurut penulis harusnya juga ikut rekomendasi untuk oli motor. Kalau oli motor terbaik katanya bisanya dua kali rekomendasi pabrik motor, maka bila pakai tipe signature yang untuk mobil yang katanya bisa 25 ribu mil, di motor pakainya dua kali rekomendasi pabrik. Kalau oli motor ekonomis bisanya sesuai rekomendasi pabrik, maka bila pakai tipe XL yang untuk mobil yang katanya bisa 10 ribu mil, di motor pakainya sama dengan rekomendasi pabrik.

Sebaiknya jangan pakai tipe OE untuk motor. Kalau di mobil saja sesuai rekomendasi pabrik, maka kalau di motor bisa jadi cuma separuh rekomendasi pabrik.

2 thoughts on “Apa benar masa pakai oli Amsoil di motor matik bisa lebih dari 10 ribu km? Di petunjuk resmi kok lebih pendek

  1. […] Bila minyak goreng dipergunakan tanpa aditif dan oli tidak diganti pada waktunya maka sebagai akibatnya mesin bisa menjadi berkerak atau terjadi sludge.

    Tidak cuma minyak goreng yang mengalami ini, namun bahkan oli sekelas Amsoil pun bisa mengalami. Sebaik apapun olinya, kalau masa pemakaian terlalu lama atau oli mesinnya kurang maka tetap akan mengalami resiko sludge (lumpur mesin) atau varnish (kerak mesin). […]

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s