Penggunaan minyak goreng sebagai oli mesin ternyata populer di Malaysia, ada pelajaran penting yang bisa diambil


Penulis baru tahu bahwa ternyata yang menggunakan minyak goreng sebagai oli mesin di Malaysia itu banyak juga. Sebelumnya penulis tidak menemukan banyak contoh saat membuat artikel berikut:
Bukti bahwa minyak goreng bisa dipakai sebagai oli mesin

Namun kemudian bro nunu share link berikut ini:
Lowyat – ENGINE OIL ALTERNATIVE, engine oil alterative for your engine (forum)
Carigold – Pengganti minyak hitam? (forum)
COOKING OILS BOOST LOW-SULFUR DISEL FUEL AND ENGINE LUBRICANT PERFORMANCE
Patents; Vegetable oil lubricant is biodegradable and said to be more efficient than petroleum-based oils.

Yang di forum carigold postingan bisa mencapai sampai lebih dari 300 halaman!

Dari situ penulis menemukan bahwa penggunaan minyak goreng di oli mesin ternyata sangat populer di Malaysia. Dari situ pula penulis menemukan bahwa benar kecurigaan penulis bahwa penggunaan minyak goreng tanpa aditif kurang bagus. Halusnya mesin juga membuat pemilik kendaraan teledor sehingga sering terlalu lama masa pemakaian olinya.

Bila minyak goreng dipergunakan tanpa aditif dan oli tidak diganti pada waktunya maka sebagai akibatnya mesin bisa menjadi berkerak atau terjadi sludge.

Tidak cuma minyak goreng yang mengalami ini, namun bahkan oli sekelas Amsoil pun bisa mengalami. Sebaik apapun olinya, kalau masa pemakaian terlalu lama atau oli mesinnya kurang maka tetap akan mengalami resiko sludge (lumpur mesin) atau varnish (kerak mesin).

Ini dikatakan sendiri oleh Amsoil di keterangan resminya:
Technical Service Bulletin, Date: 9/29/2005, Product Description: All AMSOIL Synthetic Engine Oils, Subject: Using AMSOIL in engines with possible sludge issues

Sludge formation is caused by the oil being subjected to abnormal operating conditions such as high heat, excessive blow-by gasses, glycol contamination or poor crankcase ventilation to name a few. Sludge formation, if severe enough, can block the oil passages and oil pump pick up screen, resulting in oil starvation.

AMSOIL Synthetic Oils have better oxidation resistance, detergency, and dispersancy than conventional petroleum oils. AMSOIL Synthetic Motor Oils do a better job of resisting sludge. However, they will not stop sludge formation under abnormal engine operating conditions. The use of synthetic oil for the best possible engine protection is endorsed by Consumer Reports.

Dikatakan bahwa sludge bisa terjadi misalnya karena mesin terlalu panas, terlalu banyak hasil pembakaran bocor ke mesin, bocornya cairan radiator ke oli mesin, saluran PCV yang bermasalah, dst. Sludge yang terlalu banyak bisa menghambat laju oli dan menghambat pelumasan.

Oli amsoil dikatakan punya daya tahan terhadap oksidasi, pembersihan dan pelarutan yang lebih baik dari oli konvensional. Amsoil bekerja lebih baik mencegah sludge. Tapi tetap tidak akan bisa mencegah sludge pada kondisi tidak normal.

Jadi pabrik Amsoil pun mengakui bahwa walau kualitasnya bagus, kemampuannya masih terbatas.

Sementara dari sisi konsumen komentarnya sebagai berikut.
Is the AMSOIL Signature series 100% synthetic 5W-30 oil better than other synthetics?

chad8: Amsoil may make a decent product, but their marketing leaves a lot to be desired. First they have been a multi-level marketer of lubricants for many years, and as such their claims, particularly the endorsements of user/dealers, have always been suspect.

Some of the OG’s around CL may remember one of our members on the RX300 forum eight or nine years ago who used to tout Amsoil, claiming you NEVER had to change it. Lexmex may remember this guy. True, the company was making the same claim on their website back in the day too. Unfortunately he was also an Amsoil dealer and constantly claimed the superiority of his product, that it never needed changing, only filters and a topoff every 8K or so. He actually committed his new RX300 to the program.

Flash forward about a year. As many of us tried to warn him, Amsoil or any other lubricant being composed largely of additives that are depleted with use, will eventually lead to disaster if not changed on a regular basis. Add to that the 3L’s early sludging problems with undersized oil galleries, and you can see what’s coming. Yup, Mr. Amsoil’s engine seized and there the problems began.

Amsoil claimed to “guarantee” their no-change claim, but Lexus did not. When our member wanted to replace his engine (some $13K), Lexus refused to honor his waranty because he’d not changed the oil for 24K miles. Mr. Amsoil ranted and raved both to the dealership and on these forums about the failure of Lexus to support their product. It all fell on deaf ears. So next he went to his friends at Amsoil. Evidently they’d had a couple of these claims caused by gullible customers actually risking their engines to a really foolish claim. No, they backpedaled very quickly and would not honor their “warranty” because such a formal guarantee never existed. It seemed to be a claim of their marketing department (meaning individual downline dealers) and not the manufacturer of the product itself. Mr. Amsoil ended up with a two-year old RX300 that made a rather large coffee table.

We never heard the end of the story because the guy slunk away, never posting his final solution. I hope he just ate the engine swap and went and sinned no more – it had to be embarrassing to gamble a sophisticated and expensive powerplant on the claims of a multilevel marketer, but maybe he learned something.

The bottom line, if someone is making a fantastic claim about their products, use a little common sense. You probably can get away with slightly longer oil change intervals – remember the suggested change at 5K is for vehicles in “severe” service like police, taxicabs and Baja competitors. Few if any of us fall into that group and can squeeze by with the 7500 mile interval, but while synthetic lubricants are excellent products, they aren’t magical. Change your fluids regularly, as recommended by the manufacturer. After all, it’s the manufacturer who actually honors the warranty, not your neighbor hawking magical moose milk – no matter what his claims.

Diceritakan bahwa ada pemilik Toyota Lexus RX 300 yang sengaja mencoba untuk memperpanjang masa pakai oli AMsoil di mobil barunya. Banyak yang menyarankan karena sebagus apapun oli, aditif di oli akan terkonsumsi. Ditambah mobil versi awal tipe tersebut punya masalah di sludge.

Dikatakan bahwa walau Amsoil punya garansi, tapi Toyotanya tidak. Ada konsumen yang ditolak garansinya saat mesinnya rusak karena tidak melakukan ganti oli sesuai petunjuk Toyota. Ada juga beberapa konsumen yang menuntut Amsoil tapi tidak dipenuhi karena garansi secara formal tidak ada. Jadi klaim yang diberikan Amsoil itu hanya dari bagian penjualnya saja, tidak dari pabriknya.

Pada akhirnya pemilik RX 300 mengalami mesin hitam setelah dua tahun. Penggantian oli disarankan tetap disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan.

Anyone done Amsoil flush

hondaman23: I am a dealer for AMSOIL……..
and my take on the oil is that if you don’t put more than 18k miles on your car a year, it is not the oil to be using. I know that many would disagree, but the problem still remains that AMSOIL has not dealt with is that low mileage engines tend to build sludge (white sludge) in the engine when there is more excessive moisture buildup. That means that if there is a slight leak in the coolant into the engine, the oil will sludge and the engine will fail. Not alot of people even know about this problem, but it is true. If you use your car for long drives to and from work or school, then the moisture buildup is not as much of a problem (like a police car, which I would say that this stuff is ideal for!).

Mobil 1 is the best oil for your car. The stabilizer package for lower usage will maintain better. Lower sensitivity to moisture.

Remember, I use Amsoil products but I have quit using the oil since my Passport began to do the ricky-ticky-tavy of the valve lifters dying after 100+k miles with ASMOIL. I use the AMSOIL engine fllush and that seems to help with the ticking and the oil comes out black as soot. The use of Mobil 1 5W-30 has reduced the ticking because it keeps it better lubricated and clean.

I also would caution using synthetic at all if the car has had dinosaur oil in it since the beginning of time. Just keep the regular oil in if that is the case. Cleaning an engine and using synthetic can cause leaks (I know since my GS started leaking after switching to Mobil1). Put a new Honda oil filter on there, put some Valvoline High mileage oil and let ‘er go. My 2 Cents.

Dikatakan bahwa untuk pemakaian jangka pendek kondensasi air bisa terbentuk di oli sehingga menggunakan oli Amsoil sekalipun masih akan tetap tidak menghalangi terbentuknya sludge.

Pernah kejadian penggunaan Amsoil membuat valve lifter berbunyi tik tik. Penggunaan engine flush Amsoil membantu membersihkan dan membuat oli yang keluar jadi hitam pekat.

 

Intinya adalah walau mungkin terasa mesin masih halus, pemakaian oli yang berkepanjangan tidak bagus.

Selain masalah pemakaian yang terlalu lama, yang lain adalah soal seal. Minyak goreng dicurigai membuat oli jadi lebih mudah merembes pada mesin. Masalah seal ini juga terjadi pada oli mesin biasa, terutama yang mengandung bahan PAO. Seperti diulas berikut ini;

Fuel, Additive, Lubricant and Coolant Reference

1. Synthetic Base Stocks. Group IV base stock is made of PAO and was for a while the only base used in synthetic oil until Group V (Esters) came along. PAO has a property of shrinking rubber gaskets, and when older cars were switched the leaking was generally due to this fact. Cars with new gaskets that used PAO-based oils from the beginning did not encounter shrinkage or leakage. The newer and the better synthetic oils began to incorporate a new base stock (group V -Esters) that helped to keep the rubber from shrinking. True synthetics are generally Group IV (PAO) mixed with Group V (Ester) base stocks, like Mobil 1, Valvoline Syn Power, and Amsoil. Mobil began using straight PAO, but switched to a very good blend of the two. Their additive package seems to be among the best. [Email from Mobil Products: 1. Mobil 1 Tri-Synthetic is a blend of alkylated naphthalene (Group V), PAO (Group IV) and ester (Group V). The alkylated naphthalene is for improved deposit control.] [Comment from Geoff William: The first component (alkylated naphthalene) has the advantage over PAO and esters in that it has the best additive solubility and the best seal compatibility of the 5 most common engine lubricants (PAO, esters (2 types) and mineral oil).

Dikatakan bahwa PAO punya sifat mengerutkan gasket dari karet. Pada mobil lama ini bisa mengakibatkan rembesan oli pada mesin. Oli jadi menetes dari mesin. Mobil baru yang sudah didesain dengan gasket yang tahan terhadap pemakaian PAO tidak akan mengalami hal seperti ini. Formula PAO yang baru yang sudah menambahkan ester bisa mengurangi efek pengerutan gasket karet lebih baik lagi.

Jadi di oli sudah ada aditif yang bisa dipergunakan untuk mencegah pengerutan seal. Pada beberapa merek juga disediakan khusus untuk mobil yang sudah dipakai lama. Biasanya produk tersebut dinamakan high mileage.

 

Karena alasan – alasan tersebut maka penulis tetap memilih menggunakan minyak goreng sebagai aditif. Minyak goreng kelapa sawit ditambahkan sebanyak 10% dari total oli yang di mesin. Bila ingin lebih meningkatkan efek suara halus, maka maksimal 20%.

Tidak fair bila kita membandingkan minyak goreng tanpa aditif dengan oli mineral atau PAO yang aditifnya lengkap. Aditif yang terkandung pada oli mesin akan memperbaiki sifat minyak goreng sehingga menjadi lebih cocok untuk mesin. Sementara itu keunggulan dari minyak goreng masih akan tetap bisa meningkatkan kualitas dari oli mesin.

Aditif dari oli untuk satu keperluan sifatnya juga bisa mengganggu kerja aditif untuk keperluan lain. Aditif anti wear misalnya bisa mengganggu kerja aditif detergent, mengurangi film strength dan mengurangi TBN. Oleh karena itu aditif untuk satu keperluan tidak boleh berlebihan.

Aditif untuk mesin harus seimbang. Ini pernah dibahas di artikel berikut:

Oleh karena itu pemakaian minyak goreng sebagai aditif menurut penulis lebih baik daripada menggunakan minyak goreng secara langsung sebagai oli mesin. Penulis juga kurang yakin bahwa aditif dari STP atau semacamnya cocok untuk dipakai di minyak goreng karena bisa jadi mereka hanya dirancang utnuk ditambahkan ke oli mesin biasa. Lain bila misalnya ada yang jual aditif khusus untuk pemakaian minyak goreng sebagai oli mesin. Tapi bila sekalipun ada yang jual seperti itu, penulis tetap memilih menggunakan minyak goreng sebagai aditif.

 

Untuk amannya, maka penggantian oli tetap disesuaikan dengan petunjuk baik dari pabrik olinya atau dari pabrik motornya. Ingat jangan menggunakan masa penggantian mobil bila oli dipakainya di motor. Jangan niru apa yang selama ini dipakai acuan pemakai Amsoil:

Walau suara masih halus, bila sudah waktunya ganti oli maka harus ganti oli. Bila pemakaian terlalu lama maka resiko sludge akan meningkat.

 

Contoh dimana pemakaian oli mesin dari minyak goreng yang terlalu lama bisa dilihat di kutipan berikut:
Bila Minyak Masak Dijadikan Minyak Enjin

Ni saja nak review bila anda jadikan minyak masak sebagai minyak engine..jem terus kete selepas 6 bulan dok amal….akibatnya fully overhaul !

Berkurit abih..crankshaft / piston / head suma kena reworks kat foundri…
pakai-oli-mesin-minyak-goreng-telalu-lama-1

close up oil pan…jadi cam anda goreng dalam kuali la..taik palat
pakai-oli-mesin-minyak-goreng-telalu-lama-2

Di artikel tersebut banyak yang berkomentar bahwa yang lain pakai oli dari minyak goreng tidak mengalami masalah seperti itu.

Juga ada komentar yang menjelaskan itu bisa terjadi:

firdaus, July 21, 2013 at 4:22 PM : salam bro
dah ramai yang pakai minyak kelapa sawit buat minyak enjin termasuk saya di kereta.. dari pemerhatian saya pada gambar..
tuan punya kereta atau kawan awk tu lupa tukar minyak dalam jangka masa yang sangat lama kemungkinan besar 10 000km. kebanyakan kami yang guna hanya setakat 5000 km dan juga dicampur sebotol atau sebaruh botol oil treatment..
semasa tukar pon minyak tidak hitam seperti mineral oil pasaran kalu x percaya seach youtube ujian minyak D2O berasas sawit.. nasihat saya kepada yang ingin mencuba.. BOLEH, minyak sawit BOLEH dibuat minyak pelincir enjin…
1- tambah oil treatment di pasaran ( STP, Bardahl, Stop Oil dll)
2- sentiasa check paras minyak, warna minyak, jika hampir koko gelap sila tukar minyak..
3- minyak pasaran adalah minyak mineral dari petroleum yang sebenarnya lebih mudah hangit,mudah panas.mudah hitam kerana kandungan carbon dalam molekulnya yang tingi, minyak dari tumbuhan (sawit) kurang carbon, malah lebih sintetik, (sila search google jurnal dokumen “palm oil usage in lubrication” & “evaluation of the lubricating properties of palm oil”

Dikatakan bahwa pada masa pemakaian yang sama minyak goreng bisa lebih bening dari oli mesin biasanya. Namun ada syarat yaitu harus ditambah aditif. Dan bila oli sudah mulai menghitam harus lekas diganti.

 

Ini didukung dengan yang menggunakan minyak goreng ditambah aditif STP berikut, dimana ditunjukkan mesin masih bersih setelah 2000km:
Palm Oil as An Alternative for Lubricating Engine Oil. Minyak Sawit Sebagai Pengganti Minyak Pelincir Enjin

After some readings on the reviews from the forummers from http://www.carigold.com.my, it got on my nerves to try it out. It’s not about why, but more about why not? My engine is only a 4G13p with mods under 10k. I know it’s not a favourite choice among the automotive traditionalist, but, what the heck.

Now there, I’ve done it. see let’s see how the result goes.

The engine is running smoothly, almost like I’m using a fully syntethic oil. Lighter engine means better pickup, but not that significant really. That’s all about it I think. In terms of fuel consumption, I dont see any differences, maybe that fault can be addressed to my driving style. One thing that’s noticeable is that the smells of cooking oil breezing in your cockpit(later I found out that there were leaks from my oil ring. No wonder). I tried going redline, still, everything seems pretty ok. hmm, too good to be true.

After 2000 plus kilometres, I sent my car to my favourite tuner (again), to do new settings (again!), and the work involved stripping out the engine head. Now, there’s a chance for me to see how the internal parts are doing. Enough of the review, now let’s get to business and see the real deal. (am I the first to do this?)
pemakaian-minyak-goreng-di-proton

pemakaian-minyak-goreng-di-proton2

To my surprise, the valve is still in good state.
pemakaian-minyak-goreng-di-proton3

Here’s the rocker arm. And the palm oil inside (sorry if it’s a bit blurry, using phone camera only).
pemakaian-minyak-goreng-di-proton4

Carbon build up. Normal scenery on piston.
pemakaian-minyak-goreng-di-proton5

Head Gasket. No leakage from there either.
pemakaian-minyak-goreng-di-proton6

Now, seems that there’s nothing wrong with them yet. The parts are all still in good shape. Phew. Haven’t got the chance to see how the conrod bearings are doing. So until then, no further comments for that. Hopefully this writing can be informative to others, or maybe if the supposed governing bodies that have an authorities on palm oil research notice this, hopefully you guys should do an RND for palm oil as an alternative replacement for the ever rising price tags of traditional engine lubricating oil. At least, it could ease up the burden of financial resource to some. Gosh, vesawit should’ve pay me royalty for this home made RND. It’s free advertising for them. Haha.

Soal rembesan oli mesin dibahas di artikel berikut:
Minyak Masak Jadi Minyak Hitam?

PERSOALAN 1: Kenapa orang tidak pasarkan minyak kelapa sawit saja untuk minyak pelincir?

JAWAPAN 1: Pasal ini syarat yang ditetapkn oleh syarikat petroleum. Kalau minyak sawit dah buat sebagai minyak pelincir, rugi la perniagaan mereka. Tak percaya? Saya bukan main-main. Hal ini ada diceritakan dalam rencana utama di akhbar online Kosmo.

Kelemahan Penggunaan Minyak Masak Sawit
1. Minyak ni nipis. Mungkin ada leakage (kebocoran) kalo kereta-kereta yang dah lama. Leakage ni berlaku sebab ia mengalir pada ruangan yang dah tak rapat (sebab dah lama). Secara umumnya, gasket diperbuat dari getah. Biasanya ia berada di antara joints 2 material besi untuk elak dari bocor. Tapi anda boleh tukar gasket dan oil seal dengan yang baru.

2. Bagi mengelakkan kebocoran, anda juga boleh campur minyak sawit ni dengan Oil Treatment untuk jadikan ia pekat. Antara Oil Treatment yang disyorkan adalah minyak STP.

Kalau anda was-was, boleh try 50% sawit, 50% minyak biasa. Cari minyak sawit yang tebal sikit. Jangan hentam minyak paket yg berkeladak pulak ya! Minyak VESAWIT dan SAJI sangan disyorkan.

Macamana menjaga enjin kereta pada kos yang lebih jimat

namun……… sebelum anda mencuba miyak sawit pada enjin kenderaan bermotor anda adalah perlu dan wajib dilakukan sedikit perubahan atau penukaran….. atau penambahan…………………
1… kena tukar gasket yang lebih baik dan berkualiti
2… tambahkan oil treament

Menurut penulis efek engine leak ini tidak bisa diatasi hanya membuat oli menjadi lebih kental. Dari yang penulis pernah baca (sori lupa linknya), oli grup I itu bersifat memelarkan karet, sementara PAO itu mengerutkan/mengeraskan karet. Jadi yang terbaik adalah dengan mencampurkan dengan oli mesin yang ada. Karena aditif dari oli akan membantu mengurangi baik efek melar atau kerut.

 

Contoh contoh sharing pengalaman pemakaian minyak goreng sebagai oli mesin bisa dibaca di link berikut:
Minyak Masak dah jadi Minyak Hitam

pakai-minyak-kelapa-sawit-untuk-oli-mesin

kereta:
proton wira auto dan manual
kancil
satria
proton saga
evanza 1.3
datsun lama

Motorsikal:
honda cup 70
ex5
kriss
RXZ

Minyak Masak Alternatif Minyak Enjin Pt 1

So, pagi tadi sebelum pegi keje, aku menyempatkan diri untuk menukar minyak enjin yg asal motor aku (Minyak enjin keta Toyota semi-synthetic 10W-30H) kpd minyak masak Avena (grade brp aku pun x tau). Ni kalau bini aku tau ni mau membebel dia sbb aku pakai minyak masak dia senyap2.
pakai-minyak-kelapa-sawit-untuk-oli-mesin-motor

On the way ke tempat keje, Aku try bawak motor aku ni sampai 110km/h… tahap tempreture motor aku meningkat hanya 1 takuk je…. enjin jg aku rasa lebih ringan berbanding aku guna minyak enjin sebelum ni…. tapi bila aku sampai ofis, aku ada terbau mcm minyak masak terbakar…. tp takpe, aku akan try guna minyak masak ni selama sebulan. aku nk tengok apa resultnya….

Berminat Guna Minyak Masak Sebagai Pelincir Enjin Kereta?

KIRA-KIRA 60 PENGGUNA
Bagi mekanik kereta, Mohd Tajuddin Jalil pula mula mengetahui mengenai rahsia minyak masak sebagai ganti minyak hitam pada kira-kira dua tahun lepas selepas bertemu dengan seorang pakar minyak dari luar negara.

Sejak dari itu beliau menggunakan minyak masak berasaskan kelapa sawit sebagai minyak hitam keretanya malahan beliau mengenali 67 pengguna kereta di Negeri Sembilan yang menggunakan minyak masak sebagai pelincir enjin mereka.

“Hanya minyak masak berasaskan kelapa sawit sahaja boleh digunakan sebagai minyak hitam. Jangan pakai minyak masak yang berasaskan jagung, sayuran atau kacang kerana minyak ini pada suhu sejuk akan menjadi beku,” katanya.

Katanya, harga minyak hitam keluaran pelbagai syarikat kini meningkat dengan sebotol empat liter minyak hitam semi sentitik kini berharga RM160 dan minyak sentitik sepenuhnya sudah mencecah RM200.

 

Merek merek minyak goreng dan aditif yang dipergunakan:
Minyak masak sebagai minyak pelincir kereta

1. Nama : Pakwan
Kereta: Honda City
Minyak Masak Cap : Saji

2. Nama : ExAvantz
Kereta: Alfa Romeo 2.5 v6
Minyak Masak Cap : Minyak Saji

3. Nama : ExAvantz
Kereta: Alfa Romeo 1.7 Boxer
Minyak Masak Cap : Minyak Vesawit

4. Nama : ExAvantz
Kereta: Waja Campro 1.6
Minyak Masak Cap : Minyak Seri Murni

… … …

32. Nama : 350Z 8877
Kereta: Perdana V6
Minyak Masak Cap : Minyak Vesawit

 

Video – video tentang pemakaian minyak goreng di kendaraan.
mobil:

motor:

 

Berikut forum forum yang membahas soal pemakaian minyak goreng

Untuk Indonesia, coba cari di facebook, “Oli mesin pakai aditif minyak goreng”🙂.

 

Dari contoh contoh diatas, ternyata banyak orang Malaysia yang sudah sukses memakai minyak goreng sebagai oli mesin. Kuncinya adalah penggantian oli yang sesuai ketentuan, menambahkan aditif aftermarket, dan mengganti seal bila diperlukan. Oli harus sudah diganti bila warna mulai hitam.

Penulis sendiri lebih memilih menggunakan minyak goreng sebagai aditif. Toh pada konsentrasi 10% pun hasil sudah sangat terasa, mesin lebih halus dan tarikan lebih enteng. Setelah kencang sekalipun mesin masih lebih halus dari biasanya. Bila merasa kurang, bisa coba 20%.

Ganti oli tidak diperpanjang walau suara mesin masih halus. Sekarang ini pakai masa penggantian oli 5000km.

Pemakaian minyak goreng ini bisa membuat long drain karena biasanya yang membuat orang pada ganti oli lebih cepat adalah karena sering suara mesin sudah kasar walau belum waktunya penggantian oli. Dengan menambahkan minyak goreng, suara kasar bisa dikurangi banyak sehingga oli bisa dipakai sesuai dengan ketentuan.

24 thoughts on “Penggunaan minyak goreng sebagai oli mesin ternyata populer di Malaysia, ada pelajaran penting yang bisa diambil

  1. penambahan minyak goreng sebagai aditif apa berlaku buat semua jenis oli om?
    penambahannya harus saat ganti oli atau bisa saat mesin sudah terasa kasar tp oli belum menghitam.

    oh ya ane ada saran nih om,
    artikel yang muncul di halaman awal bisa dipotong bagian awal paragraf aja ga om, ntar dikasih link “baca selengkapnya”
    biar lebih rapi dan cepet loadingnya.. heheee🙂

    Suka

    • Iya, penambahan MG bisa diterapkan pakai semua oli mesin atau transmisi. Sebaiknya dipakai pada oli yang masih baru.

      Saya coba di oli sintetik baru hasilnya jauh lebih baik.

      Terima kasihj sarannya. akan segera saya lakukan.

      Suka

    • Kalau ganti sebelumnya olinya tidak sampai hitam sepertinya bisa. PUnya saya fastron 15W50, sebelumnya(repsol) ganti oli sampai hitam, bulan lalu ditambahi minyak goreng saat suara mesin sudah kasar mendekati 4000km, sekarang mendekati 5000km warna oli masih coklat.

      Suka

  2. saya sdh coba di motor matic, tp baru 5% saja, pemakaian oli sdh 1000km, hasil memang motor lebih halus , mau cek setiap 1000km tkt kebablasan nggak ganti2 oli2 ntar he22

    Suka

  3. mantaap minyaknya om…
    sekarang jadi suara cvt yg berisik banget
    akakakak…

    motor vario 150
    mg filma disaring tissu, 80ml
    oli enduro matic sudah 2500 km
    masih lumayan bening dan masih enak
    sekarang tambah enak
    hahahhaha…

    oh ya, biaar cvt lebih senyap diapain ya?
    mungkin om punya saran

    Suka

    • Sip. mungkin mending tidak disaring tisu karena tisu ada partikelnya juga.

      Yang perlu dicek tidak cuma CVT tapi juga oli transmisi. Kalau di motor Honda Beat saya, sumber suara berisik nomer 1 adalah mesin, nomer 2 adalah transmisi, nomer 3 adalah CVT.

      Saat dulu masih pakai oli transmisi AHM< suara berisik banget. Diganti valvoline lebih senyap. Diberi minyak goreng makin senyap. Coba dicek oli transmisinya, sekalian dicampuri minyak goreng🙂.

      CVT sebaiknya minta dilumasi ke bengkel. Harusnya CVT dirawat berkala tapi sepertinya tidak ikut servis tune up periodik. Barusan saya harus juga minta dilumasi sendiri. Biaya dihitung terpisah, 45 ribu sama stempetnya.

      Honda sendiri juga mengatakan begitu:
      Motor Matik Berisik? Perlu Ditelisik!

      Nah berisik yang dimaksud juga bukan berisik sembarangan. Namanya suara mesin pasti akan tetap ada. Tapi kalau sampai berkerosak-kerosak hingga menderu seperti helikopter, itu tandanya ada masalah yang harus dicek. Biasanya dari mana sih sumber berisiknya.

      Penyebab pertama bisa dari kondisi blok cvt yang kotor karena tidak pernah dibersihkan. Itulah mengapa Honda Lovers dianjurkan membawa motornya ke AHASS secara berkala!

      Lalu yang kedua bisa jadi karena oli gardannya sudah lama tidak diganti. Oli transmisi atau biasa disebut sebagai oli gardan memiliki fungsi untuk memperlancar kinerja transmisi otomatis. Jika sampai saja kehabisan atau sedikit kering, gesekan di setiap komponen akan semakin besar sehingga membuat mesin super berisik. Apalagi jika sedang digas, suaranya benar-benar membuat pendengarnya ingin tutup telinga.

      Suka

      • minyak gorengnya saya saring karena ada seperti endapan putih kecil kecil
        oli transmisi baru saya ganti seminggu lalu dengan castrol mtf 80w-90 180 ml (jauh lebih enak pake ini daripada oli AHM)
        mungkin emang perlu dilumasi lagi kali ya..

        Suka

          • siap om
            alhamdulillah ga pernah lewatin banjir
            mungkin saya bawa ke beres aja, karena belum pernah servis cvt juga
            biasanya cuma disemprot kompressor sama mekaniknya

            Suka

    • 10% dari 800ml. Tapi kadang bisa langsung ditambahkan karena biasanya oli sudah turun dari level normalnya. minyak goreng dipakai sebagai top up. Ditambahkan sampai ke limit batas penuhnya oli berdasarkan tanda oli di tutup olinya.

      Suka

  4. Ini anda berani mengatakan minyak goreng digunakan sebagai pelumas mesin ada data ilmiah kah? Ada hasil lab minyak goreng yang telah dipakai sebagai pelumas mesin?

    Sebab yang saya lihat dari isi blog ini hanya testimoni saja gak ada yang secara gamblang berdasarkan hasil lab menyatakan bagus memakai minyak goreng sebagai pelumas kendaraan.

    Anda jangan hanya mencomot asal dari sumber di internet sebagai alat untuk membenarkan kalimat anda.

    Suka

    • Ini ceritanya mirip dengan pemakaian PCMO dan HDEO di sepeda motor. Namun kalau minyak goreng sudah diteliti sama universitas, entah pemakaian HDEO atau PCMO di motor ada penelitian universitasnya ada atau tidak.

      Oleh akademis dibilang problemnya menggunakan minyak kelapa sawit sebagai pelumas adalah oksidasi dan pour point.
      Pak Sukirno, Associate Professor dari Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Indonesia mengatakan bahwa:

      Minyak kelapa sawit adalah pelumas bio yang bagus selama kelemahannya bisa diatasi, yaitu daya tahan terhadap oksidasi dan daya alir temperatur rendah.

      Beberapa sumber lain disebutkan di artikel berikut
      Implementasi dan dasar teori trik sesat minyak goreng sebagai aditif pelicin oli mesin matik dengan hasil mesin lebih halus dan enteng

      Soal hasil lab, apakah hasil lab bisa dipakai untuk mengiyakan atau menolak cocok tidaknya suatu oli? Soalnya setahu saya analisa lab terbatas, lebih ke untuk menentukan umur oli atau keausan atau kerusakan mesin. Tahunya oli HDEO atau PCMO tidak bikin selip kopling juga dari testimoni, nggak dari analisa lab. Apakah sludge bisa dideteksi pakai analisa lab? Shear stability bagus atau tidak apakah bisa diketahui dari uji lab?

      Menurut bro, kira kira pabrikan oli pada melarang penggunaan oli mobil sebagai oli motor itu berdasarkan analisa lab atau tidak?

      Suka

  5. ya..
    di sumatera utara..becak mesin. menggunakan sepeda motor.
    pernah berhenti tengah malam di warung, dan membeli minyak goreng untuk menambah oli mesin sepeda motornya.

    Suka

  6. Menunggu testimoni dari penulis saja, mohon dishare karakter bimoli, filma, rose brand, atau minyak sawit curah kelebihan sama kekurangannya sob..
    tapi jangan copy paste blog orang ya.. hehehe
    soalnya sudah banyak blog yang menulis kelebihan atau kekurangan merk oli..

    Suka

    • MG yang digunakan harus yang dua kali pengolahan. Rasanya bakalan susah untuk bisa membedakan efek minyak sawit satu dengan yang lain. Karena kandungannya mirip mirip, cuma beda konsentrasinya saja. Karena bahan dasar sama, cara pengolahan sama, cuma beda di mesin pabrik.

      Sepertinya penggunaan minyak goreng sebagai aditif sementara masih dibahas di blog ini saja. Yang di malaysia kebanyakan full pakai minyak goreng, dan sebelumnya juga sudah pernah saya bahas yang full pakai minyak goreng di Indonesia. Tapi secara umum di Indonesia rasanya pemakaian minyak goreng masih tidak diterima. Di forum atau grup yang dianggap open mind seperti LDIC/PCMO/HDEO pun pemakaian MG dianggap sesat / merusak, padahal di grup itu dibolehkan pakai oli mobil di motor dan pakai aditif tambahan yang kandungannya sering tidak jelas. Padahal juga pemakaian MG berpotensi meningkatkan umur oli dan menunjukkan bahwa oli yang dianggap bagus pun ternyata masih kurang bagus.

      Dari yang saya rasakan dan dari bro yang sharing di blog ini, impresi awal dari penambahan minyak goreng ke oli mesin adalah mesin lebih halus. Ini bisa dirasakan walau cuma ditambah 5%. Ditambah 20% makin halus lagi. Beberapa juga melaporkan tarikan menjadi lebih ringan. Efek dirasakan baik pada pemakaian oli MCO, PCMO atau HDEO. Yang sudah pakai amsoil pun masih bisa merasakan mesin lebih halus lagi.

      Kuncinya untuk implementasi MG sepertinya adalah bila warna oli sudah hitam, maka harus segera diganti. Ganti oli tidak bisa lagi pakai acuan suara mesin.

      Eksperimen:
      3 Oktober 2016 – sucahyo – Fastron Techno 15W50 (PCMO) + 100ml MG Sania di Suzuki Spin. Saat oli mesin sudah kasar diberi MG jadi lebih halus dari saat oli masih baru diganti.
      3 Oktober 2016 – sucahyo – Valvoline Valvoline 4T Super XLD motorcycle oil 10W40 (MCO) + 100ml MG Sania di Honda Beat ESP. Saat oli mesin sudah kasar diberi MG jadi lebih halus dari saat oli masih baru diganti. Suara lebih halus dari matik lainnya.
      15 Oktober 2016 – zorro – Fastron Techno 10W40 (PCMO) + 100ml MG Fortune di Yamaha Vixion. gk ada gejala slip kopling.
      23 Oktober 2016 – robbisantiaji – Shell Rimulla R4 15W40 (HDEO) + 50ml MG Sovia di Suzuki Shogun FI. suara mesin bagian bawah halus, tp di bagian head muncul suara agak kasar,,, untuk tarikan awal biasanya pakai rimula sedikit berat setelah di tambah sovia sedikit enteng.
      14 Nopember 2016 – sucahyo – AHM SPX-2 10W30 (MCO) + 100ml MG Sunco di Honda Beat ESP. Suara mesin halus. Setelah dipakai kencang suara mesin masih tetap halus.
      16 Nopember 2016 – nunu – OEM Toyota 10w-30 (PCMO) + 100ml MG di Honda Vario old 2012. hasilnya sangat memuaskan lbh senyap Dan rpm lbh mudah D raih.
      17 Nopember 2016 – nunu – Amsoil AMS 0W20 (PCMO) + 100ml MG Fortune di Honda Vario old 2012 beda motor. hasilnya lbh senyap,tarikan lbh enteng .
      21 Nopember 2016 – werza – Shell Advance AX7 (MCO) + MG di Honda Supra X 125. oli pakai shell helix ax7 udah 2 bulan lah, rencana mau ganti tapi coba2 dulu pakai minyak goreng, perasaan suara mesin ane jadi lebih alus gan, padahal oli ane udah lama.
      23 Nopember 2016 – widd – Enduro Matic (MCO) + 80 ml MG Filma di Honda Vario 150. mantaap minyaknya om… sekarang jadi suara cvt yg berisik banget akakakak…masih lumayan bening dan masih enak, sekarang tambah enak

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s