Motor Minerva canggih sudah spedo digital, suspensi upside down, headlight projie dan spakbor mini tapi kurang praktis


Penulis tertarik dengan Minerva setelah bro klikenter27 memberitahukan tentang Minerva GTR di artikel tentang matik sport. Ternyata motor Minerva itu sudah modern sekali dari sisi fitur. Hampir semua fitur merepotkan yang dibahas di artikel sebelumnya tentang kepraktisan motor sport diimplementasikan.

Produk – produk dari Minerva sepertinya betul betul difokuskan pada unsur sportnya. Fitur fitur yang ditawarkan merupakan bagian motor yang sering di modif atau bagian yang populer jadi pujian. Desain pada bagus bagus sesuai dengan selera kebanyakan orang, walau penulis agak kurang suka dengan desain lampu yang gede dan memisah. Sekarang jamannya lampu sipit. Tapi secara keseluruhan tetap keren.

Contohnya pada motor Minerva madass 125xx:

minverva-madass-125xx

Motor bebek underbone dengan desain unik banget. Sudah ada air scoop, knalpot lewat bawah jok, rem cakram depan besar, belakang juga sudah rem cakram, banana arm, suspensi depan upside down, lampu LED projie, monoshock, spedo digital dan bahkan ada radiatornya (entah fungsi beneran atau tidak).

Namun walau motor tersebut tipenya bebek underbone, motor kurang sekali kepraktisannya. Tidak bisa dipakai bawa galon di depan, karena cuma batangan. Tidak bisa dipakai bawa galon dibelakang karena tidak ada tempat mengikatnya. Pegangan tangan belakang tidak ada. Spakbor juga fungsinya cuma untuk menempel plat nomor, tidak menghalangi cipratan air. Spakbor depan juga sepertinya tetap bikin roda menciprati badan. Ada tempat barang dibelakang namun mungkin cuma cocok untuk jas hujan saja.

 

Hal sama juga terjadi di motor tipe lain. Sepertinya di motor Minerva fungsi dari spakbor belakang dan pegangan tangan belakang itu sengaja ditiadakan. Seperti bisa dilihat pada motor motor berikut:
spakbor-mini-minerva-rx-150

minerva-megelli-250

minerva-super-moto-250

minerva-naked-250

 

Minerva juga punya versi matik dengan kesan sporty:
minerva-gtr

Bentuk unik karena tidak seperti scooter matik biasanya. Bentuk lebih mirip dengan motor bebek. Jadi secara kepraktisan tidak sama dengan scooter matik. Karena rangka pakai besi maka bodi juga jadi seberat motor sport, dan sepertinya itu mempengaruhi akselerasi juga.

 

Namun ada beberapa fitur masih mempertimbangkan unsur kepraktisan. Contoh bisa dilihat misalnya pada spedonya Minerva RX-150:
spedo-minerva-rx-150

Memang indikator bensin terlalu minim, 14 liter cuma diwakili 4 bar. Tapi lumayan juga karena indikator rpm masih pakai analog. RPM jadi gampang dilihat saat butuh shift up atau down. Juga lumayan karena ada indikator untuk gir, banyak motor sport yang tidak ada penunjuk girnya. Jam juga bermanfaat untuk yang nggak hobi pakai jam tangan. Yang paling langka adalah indikator voltase aki, entah apakah bermanfaat atau tidak karena cuma diwakili dengan bar.

 

Penulis lumayan sering ketemu motor Minerva di jalan. Motor motor tersebut sepertinya masih jalan normal.

Keluhan tentang motor ini ada, seperti contohnya.
Kekecewaan para Pemilik Motor Minerva Megelli 250cc

banyak sekali ditemukan keganjilan2 di motor ini, seperti baut yg tdk kencang alias kendor .. yg dapat menyebabkan fatal jika baut2+mur yg tdk kencang ini lepas terhadap pengendaranya ..
rem atau disk depan yg tdk center, rem blakang yg kadang blong tdk dapat mencengkram dgn kuat saat direm dan bunyi2an yg sangat menggangu telinga saat mtr jln.., tangki motor yg gampang kemasukan air, monosok yg gampang meler oli, sok breaker depan yg sampe hari ini bunyi jedag jedug saat terkena lubang, blok mesin yg kadang suka keluar bunyi gerrrrr .. seperti ring piston atau piston yg getar didalam blok ..

Minerva Megelli 250RV vs Yamaha R25 vs Kawasaki Ninja 250Fi

kelemahan :
Gear stater rombal, Penyakit ini sering muncul pada Megelli baik gen1 dan gen2, kerusakan yang terjadi di dalam blok mesin, yang ketika distater, terdengar suara berputar dalam namun mesin tidak menyala.

Selang radiator bocor, Pernah membaca artikel dari blog kondang TMC.? saat megelli gen2 di test di sentul, tiba2 motor ngowos tanda kepanasan. Setelah dicek ternyata selang radiatornya bocor. Namun jika as pompa sudah aus, bisa diakali dengan perseneling Honda Grand, yang diameter dalam lebih kecil, sehingga mendekap lebih kuat.

Rem belakang bunyi, Ini terjadi karena kualitas cakram pada Megelli kurang bagus, bisa juga karena dudukan kaliper tidak pas. Bisa diatasi dengan mengganti piringan cakram dengan kualitas yang lebih baik.

Ini Dia Alasan Anda TIDAK Memilih Minerva RX-150 !

Terkenal dengan Kualitas, Durability & Finishingnya yang Buruk !

wow, ternyata harga bekas Minerva MadAss 125 ampuh juga ya

beberapa kelamahan Minerva MaddAss 125 menurut yg sy baca di beberapa forum antara lain lampu sering tidak nyala, kualitas kabel bodi pas-pasan, shockbreaker belakang keras, mesin suka tiba-tiba mogok, rem belakang kurang pakem, getarannya sampe kemana2 :D, dan ini memang motor nyentrik buat nampang jangan ngarep bisa buat ngejar FU kalau pake mesin sutandar

Keluhan sepertinya lebih ke pengerjaan atau quality control.

 

Minerva sendiri dikatakan dirakit di Indonesia menggunakan part buatan thailand dan taiwan:
minerva katanya bukan mocin, tapi tetep dianggap mocin, motor china, bingung gan 😀 Agustus 10, 2012

 

Soal lisensi dari jerman, sepertinya memang beneran. Contoh klaim bisa dilihat di produk madass.
minerva-madass-source

Dan memang Sachs juga jual produk tersebut, bisa dilihat di link berikut:
SFM Bikes – MadAss 125

Alamat juga ngeplek sama persis dengan yang dicantumkan oleh minerva
alamat-sfm-bikes

 

Produk SFM motor kebanyakan adalah sepeda pancal, motor listrik dan motor 125cc dan 50cc. Motor listriknya ada yang nyentrik semacam madass 125:
die-mad-ass-e

 

Entah kualitas yang dijual di Indonesia apa sama dengan yang dijual di Jerman.

Untuk meningkatkan kualitas layanan, minerva menawarkan jasa home servis. Motor di servis di rumah.
Layanan Home Service Minerva Siap Memudahkan Konsumen

Layanan ini kami berikan garansi selama 2 minggu setelah perbaikan, bila terjadi masalah setelah perbaikan, maka hal itu masih menjadi tanggung jawab kami untuk memperbaiki kembali tanpa dipungut biaya. Untuk memudahkan konsumen memilih layanan home service, kami berikan 3 kategori yang dapat dipilih untuk melakukan service.

1. Pelayanan Stooring
Ini adalah layanan yang kami berikan kepada konsumen untuk melakukan service ringan dan service sedang di rumah. Biaya yang kami bebankan pada konsumen berdasarkan wilayah tempat tinggal sbb :
2. Layanan Pick-up Unit
Ini adalah layanan khusus untuk perbaikan kategori service berat. Maksudnya, motor konsumen akan diperbaiki di tempat kami. Biaya yang dibebankan untuk layanan ini sebesar Rp. 200.000.- berlaku untuk wilayah Jabodetabek.

Bagi konsumen yang ingin melakukan service dengan layanan ini, dapat melakukan pendaftaran melalu email homeservice@minerva.co.id atau menghubungi langsung di tlp. 0812-1013-8559 atau 0818-0733-8569.

Untuk produk GTR juga ada kontrak jasa home servicenya:
Program kontrak service GTR 150cc dan 170cc

1. Jaminan Home Service. (Jaminan home service ini juga termasuk layanan terbaru dari minerva, konsumen tidak perlu datang ke bengkel untuk service, cukup telepon saja dan team Service minerva akan datang ke tempat anda).
2. Discount spare part 20%
3. Free jasa service selama 6 bulan
4. Garansi mesin selama 3 tahun
5. Gratis oli selama 6 bulan
6. Motor pengganti selama perbaikan

 

Entah layanan servis itu masih berlaku atau tidak. Seandainya berlaku,maka cuma untuk jabodetabek saja.

Pabriknya sendiri dikatakan masih dalam kondisi susah:
Halooo….kemana kabar Minerva ya??…. March 11, 2016

Namun secara sinyal….kondisi pabrikan ini sepertinya memang sedang dalam kondisi kurang baik. Bisa dilihat dari website resmi mereka yang tidak lagi update sejak 27 Mei 2015. Selain itu big bos mereka yakni pak Kristanto Gunadi yang dulunya menjabat sebagai CEO malah merintis membuka KTM Indonesia. Dari sini bisa disimpulkan….tersirat namun tak tersurat. Minerva tidak pernah mengumumkan bangkrut atau pailit. Hanya saja sinyalnya sebenarnya sudah cukup jelas mzbro…..

Last…..perjuangan pabrikan non Jepang untuk eksis ditanah air memang tidak mudah. Jatuh bangun mereka membutuhkan tekad, perjuangan hingga dana yang tidak sedikit. Disini Minerva disinyalir sudah menyerah. Setelah Bajaj…..kini pabrikan lokalpun dibuat tak berkutik melawan pabrikan Jepang. Yah….semoga saja apa yang kita takutkan tidak terbukti sehingga negeri ini bisa bangkit dikaki sendiri. Semoga saja……(iwb)

 

Apa ini juga bisa jadi bukti bahwa sebenarnya walau para motoris memuji muji fitur sporty sebenarnya dalam hati lebih memilih fitur yang praktis bisa enak dan awet dipakai sehari hari? Bukti bahwa walau mungkin motor sport terlihat wah sebenarnya yang dicari masyarakat adalah motor praktis?

 

Dari banyak pabrikan yang masuk ke Indonesia, sepertinya pabrikan yang masih bisa bertahan itu terutama yang produksi kendaraan yang praktis sehari hari atau kendaraan usaha. Sementara pabrikan yang cuma jual versi sport saja tidak laku. Ini mungkin karena pasar untuk motor sport terutama adalah untuk hobi. Dan untuk hobi, harga tidak terlalu penting dan yang jauh lebih penting adalah kualitas dan durabilitas. Tampilan memang mendukung, tapi tanpa kualitas motor jadi kurang diminati. Sayangnya motor sport selain buatan jepang kualitasnya kurang bagus. Motor jepang yang kualitasnya dipertanyakan pun kalah laris dengan yang kualitasnya bagus.

Sayang, karena minerva bagus juga kalau dimodif, seperti postingan boxmodaddict berikut:
modif-minerva-madass

Iklan

15 thoughts on “Motor Minerva canggih sudah spedo digital, suspensi upside down, headlight projie dan spakbor mini tapi kurang praktis

  1. ane pernah test ride minerva rx 150, nafasnya pendek om… masi enak jupiter mx 4 speed dst…
    kalo madass keren sih, secara tangki menyatu dengan rangka, antimainstream… hehehe…
    megelli 250 sebenarnya lumayan om, tampilan ala moge, tapi ya namanya indonesia sukanya motor jepang hihihi…

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s