Testimoni dari yang pakai minyak goreng sebagai aditif oli mesin sangat positif


Berikut adalah testimoni yang penulis kumpulkan dari yang sudah coba menggunakan minyak goreng sebagai aditif oli mesin.

Ide pemakaian awalnya dari mengetahui bahwa ternyata minyak nabati itu film strengthnya lebih baik:

 

Dan dari uji coba pertama ternyata memang minyak goreng bisa membuat mesin lebih halus dan tarikan lebih enteng, ciri bila film strength meningkat. Efek juga berbeda dari bila pakai aditif di pasaran. Efek aditif di pasaran tidak langsung dan butuh dipakai beberapa lama baru mulai terasa efeknya. Sementara itu bila pakai minyak goreng, efek halusnya mesin terjadi secara instan. Baca lebih lanjut

Safety Riding tidak butuh jago slalom atau nyetir lambat tapi belajar tertib dan mau mengalah


Artikel tentang AHM melatih siswa SMA untuk ngeblog safety riding menarik perhatian penulis karena kok rasanya salah sasaran. Artikelnya:
AHM Latih Pelajar SMA Ngeblog dengan tema Safety Riding
safety-riding-difoto-siswa-sma-ngeblog

Ditunjukkan siswa SMA lagi mengabadikan instruktur safety riding yang sedang melewati jalan titian kecil. Yang jadi pertanyaan:
Baca lebih lanjut

Keputusan aneh Yamaha R15 pakai mesin 155cc menghalangi kemungkinan untuk bisa balap di kelas 150cc


Penulis merasa aneh mengapa kok Yamaha mengeluarkan motor sport dengan mesin 155cc. Dari kapasitas mesin seperti itu, rata rata pada mengkategorikan Yamaha R15 di kelas 150cc. Seperti contohnya:

Terbesar di Kelasnya, Komparasi Power All New R15, CBR150R & GSX-R150

Yamaha kali ini benar2 tidak main2 lagi terjun di kelas sport fairing 150cc, meski masih SOHC namun dengan kombinasi kapasitas mesin 155,1 cc, SOHC, 4 klep, serta disematkannya VVA mampu mengluarkan power maksimum sebesar 14.2 kW/10000 rpm dan torsi maksimum sebesar 14.7 Nm / 8500 rpm.

Namun, kalau melihat peraturan balap di Indonesia, dengan cc seperti itu harusnya Yamaha R15 tidak bisa lagi dimasukkan ke kelas 150cc:
Baca lebih lanjut

Slipper Clutch di Yamaha R15 bisa mencegah newbie celaka dan tidak mengganggu fungsi engine brake


Motor Yamaha R15 yang baru dikatakan akan mempunyai fitur slipper clutch. Seperti diberitakan aripitstop berikut:

Detik-Detik Rossi dan Vinales Geber All New R15, Speksifikasinya Bikin Gregetan Januari 23, 2017

Lalu ada fitur apa saja di All New R15 ?
3.Assist & Slipper Clutch, berfungsi mengurangi back torque serta menghindari engine brake.
Assist cam berfungsi sebagai mekanisme self-servo, yaitu menarik clutch hub llau mengoperasikan plat secara bersamaan untuk menekan plat kopling. Ini membuat beban per kopling berkurang. Kita semakin merasa ringan saat menekan tuas kopling.

Dan kebalikannya, saat pengendara melakukan engine brake dengan menurunkan gigi ke posisi lebih rendah, slipper cam gantian bekerja. Komponen ini memaksa clutch hub dan plat terpisah, yang membuat tekanan pada plat kopling berkurang. Dan pada akhirnya pada saat kita melakukan down shift (penurunan gigi) secara cepat, maka gejala torsi berlebihan pada kopling (disebut juga back torque) yang menyebabkan ban belakang mengalami skid (mengunci) dan hilang traksi tak akan muncul.

Menurut penulis fitur tersebut walau cocok untuk balap, untuk pemakaian harian fitur ini cuma cocok untuk membantu mengatasi kesalahan pengendara, tidak untuk membantu soal engine brake. Penulis akan mencoba menjelaskan ini dari berbagai sisi, termasuk juga menjelaskan efeknya di engine brake.

Baca lebih lanjut

Gara gara airscoop lampu depan LED motor Yamaha R15 jadi tidak sesuai peraturan


Hari ini katanya launching dari motor Yamaha R15 versi tahun 2017. Yang bikin heboh adalah tampilan depan yang sekarang jauh berubah. Selain implementasi lampu LED, juga ada air scoopnya.

Tampilannya seperti berikut ini:
Inikah Penampakan Utuh dan Asli Yamaha R15 2017?
yamaha-r15-rilis-2017

Namun air scoop ini bikin lampu depan jadi tidak sesuai peraturan.

Peraturan pemerintah menyebutkan sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

Walau instruktur safety riding melarang, kenyataannya kebiasaan meletakkan jari di rem itu justru lebih aman


Saat membuat artikel safety riding, ada yang ketinggalan. Yaitu soal kebiasaan meletakkan jari di tuas rem selama perjalanan. Artikel safety ridingnya sebagai berikut:

Selama ini yang diajarkan pada safety riding adalah jari jangan dibiasakan ditaruh pada tuas rem. Alasan bisa dibaca di kutipan berikut ini:
Baca lebih lanjut

Teori weight transfer bisa menjelaskan mengapa mendahulukan rem depan bisa bikin celaka


Sebelumnya penulis sudah pernah membahas bahwa mengerem mendahulukan rem depan bisa bikin celaka:

CBS penulis sertakan karena CBS di motor yang laris di Indonesia (Honda Beat dan Honda Vario) itu sistemnya rem depan menggigit duluan.

Penjelasan di artikel artikel tersebut lebih ke pengalaman dan fakta yang terjadi. Oleh karena itu penulis sekarang mencoba menjelaskan dari sisi teori, yaitu teori weight transfer.

Baca lebih lanjut

Safety riding kok jadi lomba ketangkasan, teori rem yang diajarkan juga ada yang ngawur berbahaya


Membaca berita berita soal safety riding, penulis heran mengapa kok yang terlihat orang lagi slalom. Padahal seharusnya yang namanya safety riding itu adalah mengajarkan bagaimana perilaku berkendara yang benar, dan bukannya seperti sekolah balap yang mengajarkan kemampuan berkendara.

Menurut penulis safety riding itu lebih ke perilaku, dan bukan soal skill.

Tapi nyatanya yang terjadi adalah uji skill. Ini bisa dilihat dari bentuk sirkuit yang dipakai, contohnya:
Baca lebih lanjut

Solusi radiator kena lumpur jangan dengan cover atau penahan lumpur tapi mending sambungan spakbor


Saat browsing penulis menjumpai gambar berikut:
radiator-kotor-kena-lumpur

 

Gambar tersebut menunjukkan lumpur yang mengenai radiator moto Honda CB150R. Ini membuat penulis jadi makin tidak paham dengan strategi desain dari pabrik motor. Mengapa kok dibiarkan saja lumpur mengenai radiator. Sebelumnya penulis sudah membahas tentang spakbor belakang yang tidak melindungi dari lumpur, dan ternyata spakbor depan juga anehnya tidak melindungi.

Trik yang ditawarkan pabrikan untuk mengatasi hal itu sepertinya cuma setengah hati. Contohnya seperti berikut:
Baca lebih lanjut

Alasan mengapa motor bebek bisa lebih tangguh daripada motor trail atau sport di lautan pasir


Di aripitstop ada posting menarik yang menceritakan motor trail Kawasaki KLX diangkut pakai Honda Blade di lautan pasir bromo:
Motor KLX Saja Digendong Honda Blade, Nyerah di Bromo Januari 16, 2017
klx-dibonceng-honda-blade

Di postingan tersebut juga di diperlihatkan motor lain seperti Honda CB150R, Yamaha Vixion dan Yamaha R15. Disebutkan masalahnya adalah kampas kopling hangus.

Beberapa orang berkomentar bahwa itu terjadi karena skill ridernya kurang. Memang ada kemungkinan begitu, namun menurut penulis kejadian itu masih tetap akan bisa terjadi walau skill ridernya sudah canggih. Dan menurut penulis tidak fair untuk membandingkan motor sport dengan motor yang dipakai warga bromo. Motor mereka tentunya kebanyakan sudah dimodif, dan modif yang penting justru bukan modif tenaga. Modif tenaga yang umum dipakai malah bisa mengurangi kemampuan menjelajah lautan pasir. Jadi bukan tenaga mesin yang penting. Tenaga mesin besar tidak menjamin motornya mampu dipakai menanjak atau menjelajah lautan pasir.

Berikut alasan penulis mengapa motor sport atau trail jalanan itu tidak cocok untuk dipakai di tanjakan ekstrem atau lautan pasir.

Baca lebih lanjut