Solusi radiator kena lumpur jangan dengan cover atau penahan lumpur tapi mending sambungan spakbor


Saat browsing penulis menjumpai gambar berikut:
radiator-kotor-kena-lumpur

 

Gambar tersebut menunjukkan lumpur yang mengenai radiator moto Honda CB150R. Ini membuat penulis jadi makin tidak paham dengan strategi desain dari pabrik motor. Mengapa kok dibiarkan saja lumpur mengenai radiator. Sebelumnya penulis sudah membahas tentang spakbor belakang yang tidak melindungi dari lumpur, dan ternyata spakbor depan juga anehnya tidak melindungi.

Trik yang ditawarkan pabrikan untuk mengatasi hal itu sepertinya cuma setengah hati. Contohnya seperti berikut:

Honda CB150R keluaran terbaru ditambah Karet pelindung kipas radiator ? November 18, 2013

jaman dahulu kala, member honda CB150R streetfire lover nggak sembeludag sekarang, ada yang ngeluh kalau lumpur di jalan nyantel di kipas radiator sebabkan kipas macet nggak bisa diputar aka seret.,,,,

itu dulu sekali,,, tahu2 ada member bernama gan Kurnawan Sajalakh yang bis jalan2 dari dealer honda ambil stnk lihat kalau honda CB150R lansiran terbaru dikasih karet pelincung…. kayak apa sih?

nah, para pengguna CB150R sudah banyak yang kreatif, duluan pasang daripada AH, yakni gan Kissinger Kiss yang sudah 4 bulan lalu bikin penangkal lumpurnya, dari seng tapi

pelindung-anti-lumpur-di-motor-cb150r

radiator-cb150r-sebelum-diberi-pelindung-lumpur

radiator-cb150r-sesudah-diberi-pelindung-lumpur

 

Bagi penulis solusi tersebut masih tidak menyelesaikan masalah. Bisa dilihat di foto awal bahwa lumpur masih menyiprat ke bagian depan radiator. Memang kipas nggak kena lumpur, tapi bagian depan kan masih tetap kena? dan kalau kena kan masih juga tetap bisa buntu?

Lumpur ini jadi biang masalah di motor yang pakai radiator.
Motor Habis Dicuci, Jadi Makin Ngacir?

Apalagi motor beradiator. Biasanya radiator berada dibelakang roda depan, rentan sekali terkena cipratan lumpur. Kalau kotor jelas bikin efektifitas radiator mendinginkan mesin berkurang.

 

Nggak cuma di motor Honda saja, namun motornya Yamaha atau Kawasaki sama saja. Seperti contohnya motor Vixion berikut:

Fairing Menyebabkan Kipas Radiator Macet Mesin Jadi Over Heat, Kok Bisa ? Juli 3, 2014

belakang-radiator-vixion-kotor-kena-lumpur2

belakang-radiator-vixion-kotor-kena-lumpur3

belakang-radiator-vixion-kotor-kena-lumpur

 

Karena banyak yang mengeluh, maka masalah lumpur di radiator ini akhirnya jadi lahan bisnis bagi yang jual cover. Alasannya kalau pakai cover bisa melindungi radiator dari kerikil dan lumpur.

Contoh iklan tutup radiator:

Cover radiator untuk motor X… terbuat dari bahan Stainless Steel… melindungi radiator dari kotoran dan lumpur

Special mesh untuk melindungi kisi-kisi radiator dari lumpur atau pasir.

 

Ada juga yang inisiatif sendiri, seperti contohnya berikut ini:

Cara Murah Bentengi Radiator Dari Kotoran
melindungi-radiator-dari-lumpur-pakai-mesh-di-klx

Pria ramah ini pun membagi info tentang cara mudah dan murah melindung radiator trail build up dari cipratan lumpur dan batu ketika beroffroad ria. Dicontohkan pada Kawasaki KLX 250.

Yakni dengan mengaplikasi kawat kasa pada radiator. Caranya, cukup menebus kawat kasa dan memotongnya sesuai ukuran radiator. Dan dilanjut memasangnya di depan radiator. Untuk memasangnya, tinggal diikat dengan cable ties, dicarikan pengait yang paling dekat

 

Namun memasang cover ada kelemahannya. Yang pertama adalah memasang cover bisa mengurangi performa radiator. Sehingga performa dan keawetan mesin juga jadi terganggu.

CBR 250 Ngelitik Akibat Salah Pilih Cover Radiator

Kisah ini diceritakan rekan SF pengguna CBR 250. Ga biasanya CBR 250 terasa ngelitik untuk perjalanan lumayan jauh. Padahal sebelumnya kejadian ini ga pernah terjadi. Mas Hendra sang owner CBR 250 ini curiga ini akibat Cover Radiator yang dia pasang. Cover ini menghalangi udara berhembus mendinginkan radiator. Sehingga bikin suhu mesin CBR naik dan bikin ngelitik.

SF dulunya pernah juga salah pilih cover radiator. Kipas radiator lebih sering nyala dibanding sebelum terpasang… GPL SF segera mencopot kembali cover radiator ini.

 

Yang kedua, pakai cover juga masih kena lumpur. Dan ternyata, cover itu justru bikin lumpur makin susah dibersihkan sehingga bikin makin menumpuk.

Ini contohnya:
Kipas Radiator Meleleh ,Jangan Abaikan Kotoran Menempel, Part 2 Januari 17, 2014

kotoran-karena-lumpur
kotoran-lumpur-justru-lebih-susah-lepas-bila-pakai-cover

 

Jadi nggak ada gunanya pakai cover radiator. Lumpur tetap jadi masalah. Kalau dibilang untuk menahan kerikil juga sama saja. Penulis nggak pernah lihat radiator yang ada kerikilnya. Kalau problemnya batu, pakai cover radiator juga sama saja, bakalan bonyok juga. Kalau problemnya nyamuk atau serangga, juga sama saja. Cover tetap saja bisa tertutupi serangga.

Kalau ditutup total, ya nggak fungsi dong radiatornya. Kerja mesin jadi terganggu dan resiko banget rusak.

Pakai penahan lumpur untuk kipas juga masih nggak effektif. karena lumpur masih mengotori bagian depan. Radiator tetap resiko terbuntu oleh lumpur.

Kalau dari gambar gambar contoh sudah jelas bahwa sumber lumpur itu dari roda. Lumpur yang terbawa roda menciprat langsung ke radiator. Mengapa tidak itu saja yang di cegah? Bukankah sebaiknya didesain sehingga lumpur dari roda menjadi tidak bisa mengenai radiator ataupun kipas radiator?

Mengapa kok tidak dibuat spakbor melindungi sampai ke bawah seperti pada motor jaman dulu?
spakbor-yang-melindungi-sampai-ke-bawah

Update:
penulis baru tahu bahwa ternyata sudah banyak yang juga penyambung spakbor.
sambungan-spakbor-nmax

sambuang-spakbor-cb150r-2

sambuang-spakbor-cb150r

sambungan-spakbor-cbr2

sambungan-spakbor-cbr

sambungan-spakbor-nmax2

 

Dari sisi keindahan, menurut penulis sambungan spakbor tersebut tidak merusak penampilan namun secara fungsi benar benar membantu. Kalau pabrikan buat spakbor lebih panjang kan jauh lebih enak? Karena radiator dan mesin bebas dari lumpur maka radiator dan mesin jadi lebih awet. Atau memang sengaja biar nggak awet?

Kalau alasannya estetika, mengapa nggak sekalian diberi opsi untuk bisa melepas spakbor depan? Bagi penulis sih tidak banyak beda estetika antara spakbor mini dengan spakbor dipanjangkan.

Spakbor panjang juga tidak mengurangi fungsi. Apa ya motor sekelas 150cc ke bawah bakalan terganggu sama hambatan angin dari spakbor depan yang dipanjangkan?

Bagi penulis kebijakan pabrikan motor untuk memendekkan spakbor depan itu tidak masuk akal. Kalau spakbor dipanjangkan maka konsumen nggak akan lagi bingung cari solusi mencegah lumpur kena radiator.

Iklan

12 thoughts on “Solusi radiator kena lumpur jangan dengan cover atau penahan lumpur tapi mending sambungan spakbor

  1. desain covernya harus berbentuk louvre (kisi kisi) seperti jendela ventilasi rumah
    dan tidak menempel langsung ke bagian radiator, ada jaraknya..

    Suka

    • Berkisi seperti punya KTM duke 390 ya. Tapi kalau dilihat, masih kena kotornya. Sepertinya karena cipratan lumpurnya tampias / menyebar, jadi kena bagian dalamnya juga. Lebih menyarankan menambah panjang spakbor.

      Suka

      • iya konsepnya seperti itu
        tp itu kalo dilihat dari depan sepertinya kisinya lurus mendatar
        lebih baik kalo agak miring ke atas, sehingga air atau lumpur bergerak turun
        sekaligus melindungi tampias dari depan

        kalo memperpanjang spakbor, bagi sebagian orang mungkin kurang bagus
        lebih baik dijual dalam bentuk asesoris tambahan

        Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s