Alat berikut ini bisa mendatangkan banjir awasi jangan sampai ada yang pakai alat itu disekitar kita


Berita soal banjir di tv pagi hari ini membuat penulis tergugah untuk membuat artikel ini.

Banyak yang berpendapat bahwa cuaca yang makin tidak menentu itu normal atau sudah biasa terjadi. Ada juga yang berpendapat bahwa ini terjadi karena global warming. Cuaca makin ekstrem karena pemanasan global.

Penulis punya pendapat berbeda. Penulis menganggap bahwa cuaca makin ekstrem terjadi karena adanya polusi pesawat jet di stratosphere. Partikel yang dilepaskan oleh jet tersebut menarik uap air disekitarnya dan membentuk butiran es yang akhirnya terlihat menjadi asap lurus yang terbentuk di belakang pesawat.

Asap tersebut akan menyebar dan menarik lebih banyak lagi uap air dan akhirnya membentuk awan. Lama lama langit akan menjadi tertutupi awan cirrus atau terlihat putih. Kumpulan ini mengakibatkan efek global warming:
awan-tinggi-bikin-panas-awan-rendah-bikin-dingin

Ada yang iseng melakukan pengukuran dan diperlihatkan bahwa panas di arah jejak asap pesawat lebih tinggi dari sekitar.

Secara ilmiah ini juga sudah diketahui bahwa jejak pesawat jet yang berada di stratosphere bisa menimbulkan efek warming:
Atmospheric effects of aircraft emissions

Contrails lead to a reduction of the solar radiation reaching the surface (surface cooling) but they also enhance the greenhouse effect (surface warming) by absorbing longwave radiation welling up from the earth and atmosphere below. This might result in net cooling or heating depending on the size and optical depth of the ice crystals of which the contrails consist. Contrails thus lead to surface warming at night and generally to surface cooling at daytime. Presently it is estimated that contrails lead to a net warming effect over the full day.

There may be changes in (non-contrail) upper level clouds: Most contrails decay after minutes to hours, but some continue to exist and are then not distinguishable anymore from natural cirrus clouds (thin upper level ice clouds) for the human eye.

 

Selain efek pemanasan, hadirnya partikel di stratosphere tersebut juga menyebabkan berkurangnya uap air di langit. Air menjadi terkumpul di lapisan atas atmosphere dan air yang berada di lapisan bawah menjadi berkurang. Sehingga kadang bisa kita amati awan rendah menjadi menghilang setelah muncul beberapa jejak asap pesawat. Ini terjadi karena uap air terserap oleh partikel yang dilepaskan pesawat jet.

CONTRAIL MICROPHYSICS, BY ANDREW HEYMSFIELD, DARREL BAUMGARDNER, PAUL DEMOTT, PIERS FORSTER, KLAUS GIERENS, AND BERND KÄRCHER

Contrail cirrus may replace natural cirrus or alter natural cirrus properties by competition for the available water vapor.

Measurement of the Growth of the Ice Budget in a Persisting Contrail

The measured water mass within the contrail was found to be four orders of magnitude greater than that computed as a combustion product. Average crystal sizes of nearly 0.5mm allow for a transfer of moisture at generation level to much lower levels before re-evaporation. Because of the magnitude of the measured effect and its believed frequent occurrence, the overall effec of sub tropopause jet traffic is likely to lower the water abundance at the most traveled levels.

Menurut penulis efek inilah yang menyebabkan terjadinya cuaca ektrem. Hujan menjadi jarang karena uap air menjadi terserap oleh partikel partikel yang dilepas oleh pesawat jet. Dan ketika hujan, semua air yang sudah terkumpul akan turun sekaligus secara berlebihan sehingga menyebabkan bencana.

Analoginya sama dengan bendungan. Bila air di bendungan dibuat terkumpul banyak, maka saat dibuka total air akan berlimpah. Beda dengan ketika air dilepas rutin, dimana air yang mengalir tidak sampai berlebihan.

Penulis juga mengamati bahwa sejak hujan mulai turun tiap hari di Mei 2011, frekuensi banjir di daerah sekitar menjadi berkurang. Beda dengan saat hujan turun jarang jarang walau di musim hujan. Sekali hujan turun akan sangat lebat sehingga menimbulkan banjir.

 

Hal tersebut tidak bisa kita cegah. Yang jadi masalah adalah ada beberapa orang yang mencoba mengatasi ini dengan alat yang menurut penulis justru memperparah keadaan.

 

Reich Cloud buster

reich-cloud-buster

Yang paling ekstrem adalah cloud buster yang diperkenalkan oleh Wilhelm Reich. Alatnya sederhana, cuma pipa logam disambung selang ke air. Tapi efeknya luar biasa. Sayangnya sekarang ini tidak ada orang yang punya ilmu untuk mengendalikan kekuatan alat ini sehingga bila dioperasikan maka efeknya sering kali berlebihan.

Berikut contoh contoh hasil pengoperasian yang menghasilkan bencana alam yang diakibatkan oleh hujan yang berlebihan.
Environmental Menace

The January 4, 1992 issue of the “Weekly Climate Bulletin,” a newsletter published by the Climate Analysis Center of the United States Department of Commerce’s National Oceanic and Atmospheric Administration reports on a “New Year’s Day storm [which] brought torrential rain and high wind to parts of the Middle East, forcing schools and businesses to close,” flooding streets, blanketing Jerusalem with snow, “blacking-out” power for a fourth of the homes, creating “snow…for the first time in the mountains north of the Red Sea resort of Eilat,” covering the mountains of northern Saudi Arabia with snow, downing
power lines and telephone lines in Lebanon, causing heavy avalanches in southeastern Turkey, and “killing 22 people.”

(5) On page 96 of the Pulse of the Planet, #4 issue, there is
a report by DeMeo entitled “OROP ISRAEL 1991-1992,” in which [DeMeo] does mention flooding, homes destroyed, and people dying from traffic accidents on flooded roads as a result of the heavy rains occuring after DeMeo’s November 1991 cloudbusting operations in the Middle East.
Quoting now from DeMeo’s own report :

“Our research team had not anticipated the strength of the storms which subsequently developed in the eastern Mediterranian…. When heavy rains came, traffic often came to a standstill for hours. Previously bone-dry river beds and conduits filled quickly, and overflowed onto major roads…. A few deaths also occured on the highways due to the fatal combination of rain-slickstreets and highway speeding, or when people attempted to drive their cars through rain-swollen streams…. Additional difficulties also occured in a few areas when power lines were knocked down by heavy winds or accumulated snow, leaving many persons without power, sometimes for days.”

On the Problem of Growing Irrationalism and Mis-Application of Reich’s Atmospheric Discoveries

21) A computer engineer in Germany with family roots in Algeria set up a cloudbuster project in the Algerian Sahara, where operations proceeded around the clock, over weeks and months of time, in spite of being warned this was a dangerous mechanistic technique. Knowing little about Reich’s work, he refused any kind of deeper study of orgonomic science, of classical weather science, and had ignored warnings that he was playing dangerous games with the weather. At one point, while he boasted of having brought some rains to his dry region, the nearby areas of Tropical Africa were suffering under massive rainstorms and flooding which displaced hundreds of thousands of villagers, killing many hundreds.

22) A young man in Italy who had only recently learned about Reich’s work and discoveries was rationally distressed by terrible air pollution, and obtained from internet a set of half-way cloudbuster plans and fully wrong instructions on the methods. He then immediately and quite irrationally started to work. He had come across my warnings on internet about the dangers — this article in fact — but ignored it in favor of the “action-ism” attitude of those who egged him on to “just do it” without further study. His actions with the cloudbuster triggered a massive storm system in the Mediterranean Sea which hit land and created massive flooding in his local region, killing ten people. He then contacted me with much misery and remorse, confessing what he had done.

Video demonstrasi cloud buster:

 

Yang berikut ini dilakukan oleh orang biasa. Memang mendatangkan hujan, tapi tidak sesuai dengan harapan dan menimbulkan efek samping seperti yang diperingatkan. Jadi sakit. Juga penggunaan yang selanjutnya jadi makin tidak efektif. Menunjukkan bahwa cloud buster tidak bagus untuk memanggil hujan. Memang bisa memanggil hujan, tapi hujannya ekstrem, dan setelah itu jadi makin sulit.

jadi-sakit-setelah-mengoperasikan-alat-cloud-buster

jadi-sakit-setelah-mengoperasikan-alat-cloud-buster2

 

Jadi mungkin tujuannya memperbaiki cuaca, namun yang dihasilkan justru mendatangkan bencana. Semoga tidak ada yang mencoba coba alat seperti ini karena efeknya bisa ekstrem sekali.

Juga perhatikan bahwa rata rata foto cloud buster itu berupa alat yang ada penggerak motornya. Ini karena operatornya tidak boleh berada dekat cloud buster saat sedang mengoperasikan karena bisa punya efek kesehatan serius bagi operator, mulai dari sakit kepala hingga sakit jantung. Cloud buster juga tidak boleh dioperasikan di daerah perumahan.

Hasil sekarang juga beda dengan hasil yang diperoleh oleh penciptanya Wilhelm Reich. Di jaman Wilhelm Reich pengoperasian cloud buster yang benar tidak sampai menimbulkan banjir namun menghasilkan hujan rintik yang ramah. Di rumahnya tidak pernah mengalami cuaca ekstrem, tidak ada hujan angin atau petir dahsyat.

Sayangnya ilmu ini tidak terwariskan.

 

Orgonite

orgonite-tower-buster

Orgonite ini asalnya adalah alat kesehatan yang dijual oleh Karl Welz. Alat ini kemudian dimodifikasi oleh Don Croft sehingga menjadi resep sekarang yaitu serpihan logam dan kristal yang direkatkan dengan fiberglas.

Asalnya alat ini dikatakan bisa membuat cuaca tidak ekstrem, dan tidur lebih lama. Namun entah mengapa sekarang standarnya berubah. Orang orang jadi menggantungan pengukuran pada cara terawangan atau dowsing. Untuk tahu energi orgonite mereka kuat atau tidak, mereka memposting foto orgonite mereka di forum lalu akan ada yang menilai.

Yang juga jadi masalah, sekarang ini efek yang dianggap bagus berubah. Efek membuat orang terjaga dan tidak bisa tidur dianggap bagus. Efek memang seperti minum kopi, kalau membawa jadi segar, kalau dilepas jadi lemes. Yang memprihatinkan soal efek ke cuaca. Cuaca yang makin ekstrem justru dipuji puji sebagai hasil dari orgonite mencoba menghilangkan energi buruk. Padahal menurut penulis bila energi orgonite baik, maka cuaca akan makin ramah.

Yang lebih mengkhawatirkan adalah peminat atau pembuat orgonite sangat banyak. Berikut adalah contoh bagaimana mereka menyebar orgonite ke sekeliling kita. Di jakarta sampai disebar katanya mencapai lebih dari 3600 tower buster (variasi paling sederhana dari orgonite).

Peta Aksi Gifting Jabodetabek
peta-gifting-orgonite-jakarta

Keterangan tanda warna:
Hijau Wilayah orgone positif
Abu-abu Polusi/orgone negatif

Jumlah TB = 3600+ TB
Harmonic 114 = 3 set

Saat di konfirmasi ke grup mereka, mereka menganggap bahwa orgonite tidak mempengaruhi cuaca. Mereka menganggap bahwa orgonite hanya akan mempengaruhi energi dari tower (transmiter sinyal hp). Efek bagusnya macam bagaimana, nggak pernah ada penjelasan detil, penulis curiga ini karena efek dari orgonite mereka tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Dari penelitian penulis, cuaca sangat bisa terpengaruh pada alat dengan konstruksi seperti itu. Bila cuaca justru makin ekstrem maka orgonite yang mereka pergunakan jelas punya efek tidak baik terhadap alam.

 

Don Croft Cloud buster

orgonite-cloud-buster

orgonite-cloud-buster2

orgonite-cloud-buster-indonesia

Walau namanya sama sama cloud buster, CB di grup orgonite menggunakan orgonite sebagai dasarnya, tidak pakai air. Harapannya, orgonite yang punya energi bagus bisa membantu menetralisir energi jelek yang diterima pipa atau memancarkan energi baik dari orgonite.

Dulu efek cloud buster model ini dikatakan bisa membuat cuaca makin ramah:
The Cloudbuster (CB)

A cloudbuster pays for itself by suppressing lightning, violet weather and floods within a 20-40 mile radius

Sayangnya sekarang sepertinya berlawanan. CB justru dipakai untuk menghilangkan awan rendah dan mendatangkan awan tinggi. Ini sama saja dengan efek jejak pesawat jet yang penulis sebutkan sebelumnya, membuat cuaca makin tidak bersahabat.

Berikut contoh contoh demonstrasi CB.

 

Ada memang yang mempergunakannya untuk menghilangkan chemtrails. Setelah pakai CB, chemtrails tidak terlihat lagi. Namun cuaca setelah itu masih ekstrem. Langit juga masih putih dan dipenuhi awan awan tinggi. Hasil sama saja dengan bila tidak mengoperasikan CB, atau mungkin lebih parah.

Yang berikut ini malah menggunakan Orgonite Cloud Buster untuk mencegah hujan.

Padahal dari pengalaman penulis, orgonite yang mencegah hujan itu tidak bagus untuk kesehatan, membuat pusing, tidak enak badan, dst.

 

Cara penulis

Dalam usaha untuk memperbaiki cuaca, penulis mempergunakan cemenite. Dan menurut penulis, ini bisa membantu memperbaiki cuaca. Hujan jadi sering, banjir berkurang, burung liar makin banyak, langit tidak lagi di dominasi awan tinggi, sering terlihat biru cerah, matahari tidak dikelilingi sinar halo dan awan rendah makin banyak terlihat.

Cemenite mudah dibuat. Cukup dengan bahan semen dan kabel isi tembaga. Namun harus dibuat sesuai petunjuk. Karena bila salah maka efeknya juga akan tidak baik.

Saat mengembangkan cemenite, penulis meninggalkan cara pengukuran yang mengandalkan pada terawangan atau dowsing. Penulis mengandalkan pengujian pembekuan air, uji pasang di motor, uji tidur, uji tanaman, reaksi burung liar dan reaksi awan. Penulis sebenarnya berharap agar dari grup orgonite juga mempergunakan cara pengukuran seperti ini, namun sepertinya mereka sudah terlanjur bergantung pada cara pengukuran terawangan.

Penulis juga ingin mereka merubah pendapat mereka agar mereka menganggap bahwa awan rendah itu adalah awan yang diperlukan agar cuaca bisa lebih baik. Bahwa tujuannya bukan cuma untuk memanggil hujan saja, tapi agar hujan yang turun tidak sampai menimbulkan bencana. Tidak untuk menimbulkan hujan lebat berkepanjangan namun agar hujan turun lebih sering.

Penulis ingin mereka memakai standar yang sama karena penulis merasa bahwa usaha yang penulis lakukan terganggu oleh kegiatan mereka. Cuaca antar wilayah jadi tidak sama. Ada wilayah yang kering saat yang lain mengalami hujan angin sangat deras. Ada wilayah yang mengalami hujan di musim kemarau, sementara wilayah lain tidak. Padahal beda jarak cuma beberapa kilometer saja. Saat hujan hujan pulang dari kantor saja bisa melewati dua wilayah yang kering, dengan ada wilayah basah diantaranya.

Semoga dengan artikel ini mereka yang sekarang mempergunakan orgonite atau cloud buster bisa kembali menggunakan pakem yang lama, dimana hasil yang dianggap baik adalah cuaca yang bersahabat. Alat yang punya energi baik tidak akan menghasilkan cuaca buruk.

Bila bro melihat ada yang memakai alat seperti diatas, coba diberi tahu artikel ini, terima kasih.

Iklan

15 thoughts on “Alat berikut ini bisa mendatangkan banjir awasi jangan sampai ada yang pakai alat itu disekitar kita

  1. artikel yang sangat menarik banget pak, tapi yang yang menjadi pertanyaan saya, ketika cemenite dibawa ke daerah dimana ada orgonitenya apakah terjadi semacam bentrokan? apakah antara cemenite dan orgonite ada yang lebih dominan efeknya terutama ke cuaca di sekitarnya?

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s