Membahas soal pelumasan, selip, engine brake, performa dan kejepit belt bila pakai driving belt sinnob


Beberapa hari ini di blog banyak yang posting soal teknologi pengganti rantai. Rantai diganti dengan Belt. Ini sesuatu yang bagus karena teknologi belt memungkinkan sistem penggerak menjadi lebih halus suaranya. Selama ini suara berisik rantai sering jadi faktor minus motor sport. Suara mesin sudah halus, suara knalpot nggak terdengar, eh suara rantai mendominasi, jadi nggak elegan. Pemakaian belt sinnob akan membantu mengatasi hal itu.

belt-rantai-sinnob

Pelumasan

Ada yang bilang bahwa pakai sinnob tidak perlu lubrikasi, namun penulis temukan ada yang bilang bahwa tetap butuh kok, ini disebut di website berikut:
Sinnob Driving BELT Resmi di Pasarkan Seharga 1.5 Juta

Perawatan dan Pemasangan Gir : Belt ini memilik perawatan yang minim, tidak perlu pelumasan secara periodik, cukup dibersihkan dengan air dan sabun layaknya mencuci motor pada umumnya. Untuk pelumasan diberikan jika muncul bunyi denyit biasanya setelah terkenal air hujan dalam waktu yang lama. Pelumasan diperlukan juga pada saat pertamakali belt dipasang.

Jadi pelumasan tetap dilakukan namun tujuannya hanya untuk mengurangi bunyi decit karena air hujan. Jadi mestinya tidak boleh berlebih.

Sepertinya juga tidak boleh dibuat untuk memperlicin dan tidak pakai oli yang sangat licin. Karena kalau terlalu licin bisa menimbulkan efek berikut.

 

Selip

Menurut penulis walau sudah pakai belt, tetap tidak lepas dari problem selip. Selip bisa terjadi misalnya dalam kondisi akselerasi atau engine brake atau salah oper gigi bila setelan terlalu longgar.

Jadi walau sudah pakai belt, tetap harus dijaga agar setelan kekencangan sesuai. Kalau terlalu kencang bisa mulet bodinya, kalau terlalu longgar bisa selip. Sebaiknya setelan kekencangan diatur pada waktu kendaraan dinaiki sehingga bisa sesuai dengan kebutuhan kekencangan saat kendaraan dipakai.

 

Sebaiknya jangan pakai tensioner rantai karena justru menambah berisik dan bisa mengurangi performa.

 

Soal slip, penulis punya pertanyaan soal pemasangan di Ninja 250, mengapa kok di gigi depannya tidak pakai pembatas?
gigi-depan-tanpa-pelindung

Terlihat bahwa di gigi depan, dibagian luar tidak ada pembatas. Apa tidak akan ada resiko selip saat kendaraan dipakai secara ekstrem? Misal dipakai kencang lama, di pakai akselerasi, dipakai engine brake, dst.

Pemasangan yang lain menggunakan pembatas samping:
gigi-depan-dengan-pelindung

gigi-depan-dengan-pelindung2

gigi-depan-dengan-pelindung3

 

Performa

Pemakaian belt sinnob di klaim bisa punya efek sebagai berikut:

Dengan memakai Sytem Belt, SINNOB POWER TRANSMISSION jauh lebih halus saat perpindahan gigi, hentakan menjadi minim, tidak bergetar dan memperkecil daya gesekan, sehingga tenaga Perfomance Motor lebih bagus.

Menurut penulis itu masuk akal karena hentakan, getaran dan gesekan itu memang masalah yang umum yang terjadi bila pakai rantai. Penyebabnya karena rantai itu sering sekali tidak tidak memadai pelumasannya. Harusnya bertemunya besi dengan besi perlu dicegah dengan pelumas. Tapi karena motor sekarang tidak pakai tutup rantai yang menutup keseluruhan, efeknya rantai jadi kena debu dan air yang bisa melunturkan atau bahkan merusak pelumasan. Kadang juga ada yang ngaco rantai direndam solar atau dilumasi oli bekas. Sebagai akibatnya rantai jadi berisik, menghambat performa dan bikin tidak nyaman.

Penulis merasakan sendiri bagaimana rantai yang tidak dilumasi bisa menghambat performa terutama kalau jalan lebih dari 80km/jam. Rantai yang sudah kadung telat dilumasi jadi molor dan menimbulkan getaran yang sangat tidak nyaman. Suara juga jadi kemericik tidak enak didengar.

Problem seperti ini jarang terjadi saat dulu waktu rantai masih pakai penutup yang full.

Karena sekarang jamannya rantai tidak ditutupi, maka sudah waktunya pula teknologi rantai ditinggalkan. Pemakaian belt di motor matik juga terbukti membuat sistem penggerak suaranya relatif tidak berisik dan tidak bergetar. Memang ada juga yang walau sudah pakai belt tapi malah jadi sumber berisik atau sumber bergetar, namun tidak separah berisiknya dan getarannya kalau pakai rantai tidak terawat.

 

Kekuatan belt bila dihajar engine brake atau salah oper gigi

Soal kekuatan belt dikatakan sebagai berikut:

Belt diperkuat dengan Kevlar Yarn (benang kevlar) yang direndam (soaking system) sehingga Belt jauh lebih tahan terhadap daya kejut (Impact Resistance) yang memungkinkan dipakai untuk motor besar dan putaran tinggi (RPM tinggi). Belt ini kami rancang mampu menahan daya hentakan beban 8 ton.

Sepertinya itu adalah dari bagian beltnya. Jadi belt nya tidak mudah putus.

Namun belum jelas apa mata beltnya juga punya kekuatan yang sama atau tidak. Mungkin untuk pemakaian normal di kendaraan tenaga besar dan rpm tinggi tidak mungkin akan rusak. Masih perlu dipertanyakan soal kemampuan bila dipakai engine brake kasaran atau bila salah pindah gigi.

Apakah garansi juga mencakup salah pemakaian seperti ini?

Untuk amannya lebih baik melakukan engine brake dengan benar yaitu memanfaatkan throttle blip:

 

Penutup rantai

Entah mungkin karena tujuannya gaya atau karena motor bakalan tidak dipakai boncengan, dari foto foto pemasangan belt sinnob ini, tidak ada yang pakai penutup rantai. Mungkin juga karena ukuran gigi belakang atau lebar belt Sinnob yang jauh lebih besar dari aslinya.

Akan lebih baik bila Sinnob juga menawarkan penutup rantai khusus untuk konsumennya, yang tujuannya agar bisa aman untuk penumpang. Tidak usah yang seperti sari guardnya india, yang menurut penulis tujuannya lebih ke mencegah terjerat roda. Yang penting bisa mencegah baju jangan sampai terjepit belt. Karena rasanya bakal lebih parah bila sampai terjepit belt.

Jangan sampai ada kegiatan seperti ini:
Pakai Rok Panjang Akhirnya Terlilit Rantai, Sokbreker Sampai Bengkok
suspensi-bengkok-gara-gara-baju-tersangkut-di-mata-rantai-belakang

 

Di India Sari Guard Wajib, Di Indonesia Ketengkas Dilepas
kaki-kejepit-mata-rantai-belakang

Iklan

9 respons untuk ‘Membahas soal pelumasan, selip, engine brake, performa dan kejepit belt bila pakai driving belt sinnob

  1. klo saya tetap lebih prefer pakai Rantai, tapi bukan yg bawaan Pabrik, Dulu tetangga saya pernah ganti pake Sinnob buat Vixion-nya, tp entah kenapa dia balik lagi pakai Rantai.

    memang sih ada pengalaman jelek pake Rantai yakni punyanya HGP buat CS1 yg bannya udah saya naikin ukurannya 2 tingkat dr ukuran standar, hampir tiap bulan perlu disetel akibat selalu saja kendor, lalu saya ganti Rantai merk luaran (Xpedition) yg warnanya Gold, eh malah udah hampir setaun ini awet2 aja, ga ada kendor padahal bisa dikatakan jarang saya beri chainlube

    Suka

    • Aneh juga balik lagi ke rantai, apa karena rasio gigi nggak nemu yang cocok ya? Atau spare belt nggak ada dan harus beli komplit?

      Iya, rantai kualitas beda beda. Saya juga pernah punya pengalaman beli rantai yang katanya racing, eh malah gampang sekali putus. Sebulan terjadi beberapa kali. Akhirnya ganti merek lebih awet. Yang awet sih memang yang dari kuningan.

      Suka

    • Selain beda konstruksi, cemenite pemakaiannya lebih luas, untuk kesehatan, tanaman dll.

      Untuk pemakaian di kendaraan cemenite lebih sensitif dan lebih butuh setelan bahan bakar yang irit. Kalau mau efek maksimal, ukuran juga harus pas. Efek tidak terasa di kendaraan yang setelan bensinnya boros. Tapi cemenite sangat bagus kalau dipakai untuk menaikkan oktan, kalau dipakai di kendaraan kompresi tinggi pengapian maju tapi bensin premium. Efek cemenite lebih menyebar ke semua bagian kendaraan, sehingga pemasangan sengaja didekatkan tangki bensin dan jauh dari mesin.

      Pro capacitor lebih ke peningkatan tenaga/irit. Efek ke oktan lebih sedikit dari cemenite. Efek tidak terlalu terpaku pada campuran bensin. Efek bisa dua kali lipat dari cemenite atau lebih. Pro capacitor juga bisa dipasang banyak dan efek akan bertambah sampai batas tertentu. Posisi pemasangan pro capacitor juga bisa dilakukan di banyak tempat karena energinya lebih terkonsentrasi, bisa di taruh dekat mesin dengan posisi tertentu.

      Untuk efek ke traksi ban (karena penambahan sifat kohesi), empuknya suspensi (karena cairan lebih mudah mengalir), mesin halus (karena film strength oli bertambah), sepertinya tidak ada bedanya.

      Suka

  2. udahlah mungkin jamannya ntar rantai ganti vbelt, moge harleh aja pake vbelt kurang berat apa coba… masak beli harleh terus ganti rante sendiri hehe

    Suka

    • Rasanya banyak orang salah perawatan. Harusnya rantainya senyap karena ada peredamnya. Tapi banyak yang menganjurkan mencuci rantai dengan solar. Memang bersih, tapi pelumas/stempetnya juga ikut hilang, suara jadi berisik.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.