Overlay hasil dyno otomotifnet sportisi Yamaha R15 dengan GSRX150 dan CBR150R


Berikut hasil overlay dari dua grafik dyno yang diposting oleh otomotifnet.com, untuk new Yamaha R15 dibanding dengan hasil dyno Suzuki GSX-R150, Honda CBR150R, dan Yamaha R15 v2.

Sumber:
Komparasi Power di Atas Dyno GSX-R150 Versus CBR150R dan YZF-R15, Siapa Paling Besar?

Nih Dyno Test All New Yamaha R15 di Dynojet 250i, Berapa Power dan Torsinya?

Berikut overlaynya:

Di overlay ini, rpm rendah Yamaha R15 lebih tinggi. Yang jelas peningkatan dari versi sebelumnya sangat signifikan.

Dibanding Suzuki GSX-R150, Yamaha R15 unggul di hp maksimal, kalah di power band (rpm yang bisa dimanfaatkan agar bisa maksimal)

Hasil ini lebih jelas dari overlay sebelumnya.
Bila hasil dyno otomotifnet untuk new Yamaha R15 dioverlay ke dyno Suzuki GSXR dan Honda CBR

 

Perbandingan resmi oleh otomotifnet, tips dari bro Dazz:
Hasil Komparasi Power All New Yamaha R15 VS CBR150R dan GSX-R150 di Dyno yang Sama!

Tinggal lihat apakah 0-402 meternya r15 bakal sejelek gsxr. rasanya bakal lebih cepat.

Iklan

13 thoughts on “Overlay hasil dyno otomotifnet sportisi Yamaha R15 dengan GSRX150 dan CBR150R

  1. jika hasilnya On Wheel New R15 16,33 HP on wheel artinya lost powernya dibawah 20%, kerenlah brati. Kemudian Torsinya kok bisa flat /- 12 Nm mulai 4000 RPM – 9000an RPM itu ane jadi inget karakter yg demikian seperti di MT-09, torsinya bisa flat 50 Nm dari bawah hingga menuju atas, brati karakter motor demikian cocok buat harian dan touring.

    Suka

    • Iya, hebat bisa flat torsinya. Tapi ada kelemahannya juga kalau dibuat flat. Tenaga di rpm rendah bisa terlalu besar. Jadi ingat artikel berikut
      Pilih MT-09 ATAU Z900?

      Sebagai motor triple engine, MT-09 memiliki karakter tenaga yang meledak di bawah dan menengah. Torsinya minta ampun di kelas CCnya. Yahhh sesuai dah dengan alirannya yang motard. Hampir sebagian besar kecelakaan yang menimpa ridernya terjadi di minggu-minggu pertama, termasuk saya. Meskipun sudah ada throttle mode, namun karakter tenaga sulit dibohongi memang liar.

      Di lintasan luar kota, seperti saat acara Yamaha For Borneo 2016, saya mengendari MT-09 selama sejauh 3000km. Saya merasakan tenaga berlimpah ruah disini. Terlalu berlimpah ruah dan liar, sehingga saat cruising, saya bermain di gigi 4-5-6 untuk membuat tenaga lebih jinak, tidak sering slide di tikungan (edisi 2017 belum masuk Indo sudah ada traction control), dan agar konsumsi BBM lebih bersahabat. Mengendalikan throttle yang sangat sensitive untuk touring beberapa hari juga akan terasa di otot halus lengan kanan.

      Suka

  2. jangan kawatir Om Cahyo, Torsi New R15 emang Flat 12an Nm sejak 4000 RPM, tapi perlu diketahui juga Torsi segitu harus menghela motor berbobot 130 Kg lebih jadi ngga akan terlalu menghentak2 kayak MT-09, sedangkan MT-09 itu bobotnya cuman 193 Kg Wet (versi 2017) tapi Torsinya diatas 50 Nm (87,5 Nm maximum), apa ngga gila tuh? hehehe….

    Suka

    • Mungkin begitu. Nanti tinggal lihat saja reviewnya. karena yang punya CBR saja ada yang mengeluh agak nyentak kalau di pakai santai, padahal punya R15 lebih tinggi lagi.

      Suka

  3. lagian sudah karakter beberapa motor Yamaha kalau tenaga di RPM rendah – menengah cenderung besar, yg mengakibatkan trottle respone jadi rada “jerky” istilahnya, yg tentunya buat rider pemula/yg belum terbiasa/yg sebelumnya biasa bawa motor Honda akan merasa cukup kaget mungkin. beda sama Honda yg mana karena orientasinya motor itu harus nyaman maka powernya dibikin lembut diawal namun linier terus mengembang hingga RPM atas.

    Suka

  4. pernah ada orang yg bilang bahwa pakem tuning Honda dan Yamaha itu beda dalam membuat motor, katanya perbedaan tersebut terletak pada noken as(bukaan noken as) atau overlap apa gitu dah, pokoknya sekitar area situ, yg mengakibatkan perbedaan karakter dimana motor honda cenderung punya nafas yg agak panjang diputaran atas dibanding motor yamaha, apakah Om Cahyo tau hal itu?

    Suka

    • Mungkin itu salah satu yang paling menentukan. Bisa juga dari diameter untuk intake, diameter knalpot, sudut valve, dst, bore/stroke, dst.

      Kalau tidak salah bukaan valve yang enak untuk rpm tinggi akan jadi kurang enak untuk rpm rendah, dan juga sebaliknya.

      Suka

  5. Tapi kalo soal Review mereview, hasilnya ane kagak begitu percaya kalo yg review blogger yg didalam blognya terpampang iklan dari pabrikan. Alasannya tentunya anda udah paham, hehehe…

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s