Aslinya rider masih pingin pabrik produksi motor dengan velg jari atau tidak sih?


Dulu motor dengan velg racing itu hanya motor kelas tertinggi saja. Lambat laun model dengan velg jari jari / velg ruji mulai menghilang. Walau harga lebih mahal, konsumen lebih suka untuk membeli yang velg racing, alasannya adalah kerena terlihat lebih keren.

Namun ternyata, sekarang masih banyak yang masih suka dengan velg ruji. Buktinya, banyak yang modif motornya dengan velg ruji. Alasannya juga sama, velg ruji lebih keren. Lucu ya, dulu velg racing dibilang lebih keren, sekarang velg ruji yang lebih keren.

Masing masing punya kelebihan dan kelemahan sendiri sendiri. Velg racing / cast wheel dibilang lebih mudah perawatannya, desain bervariasi, bisa untuk tubeless, tapi bisa pecah kena lubang dan susah disetel kalau sudah nggak center, ada yang bilang harus pakai las kalau tidak bisa pecah, dll. Sementara itu Velg ruji / jari / spoke wheel lebih kuat, bandel, bisa disetel tapi bisa karatan dan susah dibersihkan.

Karena sekarang pabrik motor cuma menyediakan model dengan velg racing, maka pemilik motor jadi harus modif sendiri. Yang jadi masalah adalah perangkat untuk modif tidak ada yang ori, harus menggunakan komponen motor lain. Ada yang bisa langsung plug and play, ada yang butuh akal akalan. Yang biasanya jadi persoalan adalah soal rem. Yang masang harus benar benar jago. Karena bila tidak maka bisa jadi masalah misalnya rem jadi nggak mulus, jadi bunyi, dst. Lalu soal tromol, bagian tengah as roda. Kalau nggak cocok maka kalau jalan nggak akan bisa seenak yang ori.

Ban juga terpaksa harus ganti bila sebelumnya tubeless. Tapi ada juga yang pakai trik berikut, biar bisa pakai ban tubeless di velg ruji:
Modifikasi Satria FU : Velg Jari-Jari Tapak Lebar (part 2)

Berikut contoh contoh yang pakai velg ruji. Mengapa nggak minta pabrik produksi motor dengan velg ruji saja ya? Sekalian minta yang modis.

Iklan

8 thoughts on “Aslinya rider masih pingin pabrik produksi motor dengan velg jari atau tidak sih?

  1. Yg pake velg jari jari disinyalir suka lewat jalan rusak dengan kecepatan diatas 40kmj, jadi murah untuk setel velgnya….

    Kalo pake velg palang resiko rusak ya ganti atau dilas yg pastinya biaya mahal…

    Suka

  2. selain itu juga karena pengen ukuran velg yang beda dari standar pabrikan, entah lebih lebar atau lebih kecil
    kendala nya adalah jarang ada velg racing dengan ukuran beda dengan kualitas dan harga setara pabrikan (enkei, chemco, pako)
    kalo beli merk abal2 ya risiko pecah, atau malah adanya yang mahal (marchesini, limbah moge, daytona)
    akhirnya ya lari ke velg jari2, yang lebih mudah dan murah kalo mau ganti2 ukuran

    Suka

  3. Ada 4 motor bebek velg jari2,,dan 1 motor velg racing di rumah….cuman yg racing aja yg pernah ganti velg karena mleyot hajar lubang….
    Velg jari2 yg karatan cuman punyanshogun mamik..
    Jari2 Punyanya suprafit 2004,,revo 2011 ama HSX125 2011 alhamdulillah fine2 aja walau beberapa bulan sekali harus stel…
    Jalan di tempat aye mulusnya gak rata

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s