Video keren slow motion dari proses pembakaran di ruang bakar pakai kaca tembus pandang


Berikut ada video menarik yang menunjukkan proses pembakaran yang direkam secara slow motion. Proses pembakaran bisa kelihatan karena dibuatkan lapisan tembus pandang sehingga proses ledakan bisa dilihat secara langsung:

Videonya:

12 respons untuk ‘Video keren slow motion dari proses pembakaran di ruang bakar pakai kaca tembus pandang

  1. Gan, mau tanya. Kalau dibuku pedomannya motor matik saya pake oli maksimal 10w-40. Saya mau ganti ke Valvoline Conventional Premium 10w-30 API SN, ILSAC GF-5, Resource Conserving. Ini oli pasti sangat licin tapi tbn nya 7,3.
    1. Bisa ga motor matik saya pake oli tersebut ?
    2. Kalau ditambah 10% minyak goreng apakah bisa karena tbn nya 7.3 ?
    Thanks.

    Suka

    • Licin dari sisi ILSAC biasanya karena ditambahi moly, jadi agak beda dari yang film strengthnya kuat.

      Kalau dari encernya sih menurut saya tidak masalah bila akan ditambah minyak goreng, karena saya sudah coba enduro matic 10W30 dan AHM SPX2 10W30 yang ditambah minyak goreng suaranya juga halus.

      Soal TBN menurut saya tidak masalah, karena kan cuma 10%.

      Yang perlu diperhatikan adalah sealnya. Itu bahannya apa ya? Karena oli sintetik itu biasanya punya sifat mengkerutkan seal. Kalau motornya lama perlu pakai oli yang high mileage, atau oli mineral. Kalau tidak salah valvoline ada versi high mileage. tapi rasanya di Indonesia nggak suka versi itu.

      Suka

      • wah kebetulan neh ada yang bahas oli, sebelumnya mohon maaf saya juga sudah lama mantengin blog ini sebagai silent reader hehe.
        mau tanya pak, saya pengen coba memastikan rasa penasaran saya mengenai tambahan minyak goreng pada oli mesin, itu efek pada sealnya itu sendiri apakah benar-benar aman gak pak. untuk oli sesat saya sudah coba dan memang benar top markotop dibanding oli motor, saya pakai oli fastron techno hijau buat embit honda karbu. cocok sekali jauh lebih enak, tak panas, mesin halus, performa juga lebih bertenaga. pengen tambah minyak goreng biar lebih mantap lagi, tapi takut sealnya melar atau mengkerut. bingung juga. mohon penjelasannya terima kasih banyak pak.

        Suka

        • sip, terima kasih sharingnya. yang membuat seal mengkerut bukan hanya minyak goreng minyak kelapa sawit saja, tapi juga oli dari bahan PAO/grup 3 yang mengerutkan. Seharusnya pabrik menambahi aditif biar tidak bermasalah, biasanya ester yang punya sifat mengembangkan, namun tetap saja ada yang kelolosan. Saya pernah baca tapi lupa mereknya apa ada yang bilang setelah pakai oli tersebut jadi merembes olinya.

          Saya sendiri mengalami seal bocor, namun baru terjadi semenjak saya pakai kombinasi enduro matik dan MG. Sebelumnya pakai fastron techno dan MG tidak masalah. Sekarang ini coba pakai mesran super dan MG, sepertinya bocor agar berkurang, tapi masih lihat. Karena efek tidak serta merta.

          Sementara itu yang lain sepertinya tidak ada yang mengalami oli merembes.

          Soal jumlah, ada rasio pasnya, dari penelitian ada hasil anti aus maksimal didapat di 50% ada yang 20%. menurut saya 10% sudah cukup.

          Suka

          • makasih atas penjelasannya pak, maaf baru balas lagi, berarti secara umum dan secara tak langsung kualitas olipun sangat mempengaruhi juga ya pada seal atau karet pada mesin. sip klo gitu saya mau coba menambahkan sekitar 10% biar makin bagus lapisan film di motor saya hehe.

            Suka

            • Sip. tidak masalah.

              Bukan kualitas tapi bahan. PAO selama ini dianggap sebagai bahan terbaik untuk oli mesin kendaraan, paling tahan oksidasi. Cuma ya itu kelemahannya, bikin seal mengkerut. Sementara itu oli grup I dan ester bikin seal mengembang tapi kurang tahan oksidasi.

              Hasilnya bagus atau jelek share ya, terima kasih.

              Suka

            • oh gitu pak. tapi dari beberapa pengalaman pribadi sih baru 1x mengalami seal bocor pada motor saya yang lain itupun juga memang sudah sangat berumur usia motornya dan pakai oli motor bukan oli sesat seperti sekarang.
              ya nanti Insya Allah saya share pada penggantian oli sesat berikutnya saja + minyak goreng.

              Suka

            • terima kasih.

              ada beberapa kasus oli jadi merembes setelah pakai sintetik. Pabrikan oli sendiri biasanya merilis versi yang high mileage untuk kendaraan lama. Berikut contoh dari Mobil 1, Castrol dan Shell:


              Suka

  2. Saya baca di datasheet nya Valvoline Conventional Premium 10w-30, 10w-40, dan 20w-50 masih mineral. Sedangkan 5w-20 dan 5w-30 sudah semi sintetik.
    Tapi oli mineral kok ada yang 10w-xx, apa mineral grup 3 ?

    Suka

    • Iya mungkin juga dari grup 3. Grup 3 sekarang sepertinya sifatnya sudah mirip oli PAO. Bila coba, perhatikan apakah ada oli merembes atau tidak. Bila mulai merembes, segera ganti ke oli mineral seperti mesran, meditran atau castrol GTX.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.