Teknik counter steering yang diajarkan instruktur safety riding itu ngawur


Artikel ini mencoba membahas soal teknik mengemudi counter steering. Ini untuk mencoba menjawab pertanyaan bro Guston.

Saya mencoba membaca baca penjelasan teknik ini di penjelasan safety riding Indonesia. Memang membingungkan. Saya sendiri nggak ngeh apa itu maksud counter steering. Mereka juga biasanya mengikutkan gambar semacam berikut:

Gambar diatas bukanlah gambar yang diposting di website atau blog Indonesia yang menjelaskan counter steer. Tapi bisa dilihat sendiri website atau blog mana yang menjelaskan counter steering dengan posting gambar semacam itu.

Contoh penjelasannya:

Safety Riding, Pahami Karakter Moge

Sedang untuk belok dikenal dengan teknik counter-steering. “Caranya membelokkan setang berlawanan arah dengan tikungan,” tambah Joel Deksa Mastana, instruktur safety riding dari Jakarta. Misalnya, saat motor belok ke kanan, pindahkan berat badan ke kanan, lantas tekan setang sebelah kanan ke depan. Sementara setang kiri cukup menyeimbangkan.

Ternyata setelah melihat beberapa referensi dan melihat video. Penulis baru tahu ternyata counter steering yang dimaksud itu bukan yang begitu.

Yang diajarkan selama ini ternyata pada ngawuuur!
Teknik counter steering yang dimaksud pada ajaran safety riding sebenarnya itu tidak ada hubungan dengan gambar diatas. Ini sebenarnya teknik sederhana yang rasanya semua orang juga sudah mempraktekkan secara naluri. Penjelasannya juga nggak seribet yang diterangkan di blog/web Indonesia. Intinya gampang banget, memanfaatkan robohnya motor untuk berbelok, roboh karena dibelokkan ke berlawanan arah dari belokan, arah roboh dibuat sesuai dengan belokan. Misal kalau mau belok kiri, maka setir di arahkan sebentar ke kanan agar motor jatuh rebah ke kiri dan belok kiri jadi lebih mudah tanpa harus memaksakan badan.

Saat motor jalan lurus dan tegak maka motor akan tetap begitu selama kita tidak melakukan perubahan kemudi. Bila kita tiba tiba membelokkan ke kiri, maka motor akan roboh ke kanan. Bila kita tiba tiba membelokkan ke kanan, maka motor akan roboh ke kiri.

Kita memanfaatkan gerak roboh ini untuk membantu kita belok. Bila kita mau belok ke kanan maka setir kita belokkan ke kiri sebentar agar motor roboh ke kanan, gerakan roboh ke kanan ini kita pergunakan untuk mempermudah belok ke kanan. Jadi motor akan berbelok berlawanan dengan arah awal kemudi.

Jadi kita melakukan bukan saat belok, tapi sebelum berbelok. Gerakan counter steer ini dilakukan untuk memulai belok. Cara ini manjur untuk beberapa tipe motor terutama moge dan motor Honda atau motor lain yang didesain untuk kestabilan jalan lurus.

Ini diilustrasikan berikut ini:
Road Science – Cornering Control: Part 1 By David L. Hough

Jadi aslinya teknik ini dilakukan bukan selama membelok tapi sebelum membelok. Teknik selama membelok beda lagi.

Video berikut menunjukkan jelas bagaimana teknik ini bekerja:

 

Video berikut menunjukkan demonstrasi bagaimana teknik counter steering membuat kita bisa memaksa motor untuk berbelok lebih cepat ke arah yang dituju.

 

Video berikut menunjukkan saat ini dilakukan pada kecepatan yang lebih tinggi

 

Pada kecepatan aman, teknik ini juga dipakai untuk menghentikan membelok. Tinggal pakai cara berlawanan. Dengan memaksa kemudi untuk mengarah lebih ke dalam membuat motor lebih tegak.

Untuk bisa melakukan secara lancar, sebaiknya dilatih. Namun perhatikan juga keterbatasan teknik ini.

 

Teknik ini tidak selalu efektif. Teknik ini lebih efektif untuk motor yang bodinya berat atau yang bagian depannya berat. Sepertinya juga kurang efektif untuk motor yang beratnya lebih banyak di belakang. Penulis coba teknik ini, motor nggak banyak rebah, tetap cenderung lurus. Seandainya bisa membantu maka cuma sedikit.

Rasanya ini lebih cocok untuk motor model sport yang gaya mengendarainya merunduk. Perhatikan juga poin berikut ini.

 

Banyak yang pakai contoh videonya keith code

 

Dikatakan bahwa walau bodi ditaruh di satu sisi, motor tetap susah belok. Dari yang penulis tahu, beda motor beda perilakunya. Ada yang mudah belok bila kita memindahkan berat ke satu sisi, ada yang susah belok. Honda biasanya susah, Suzuki biasanya gampang. Menurut penulis ini salah satunya tergantung pada desain kemudi.

Yang diatas contoh di motor scooter matik. Kalau di motor sport biasanya as roda tidak berada didepan atau dibelakang suspensi tapi pas di tengah. Perbedaan ini kadang bisa dirasakan. Habis pakai motor A, pakai motor B kok susah beloknya, dst. Berarti gaya membeloknya harus dirubah.

 

Bagaimana bila sedang di tikungan? Apa perlu pakai teknik counter steer?

Ya disesuaikan saja. Kalau bagian belakang ngebuang karena pemakaian power oversteering atau brake drift ya harus counter steering dong.

Kalau naik motor yang ban depan dan belakang sangat lebar juga mau tidak mau kalau menikung tajam harus selalu counter steer, karena belakang jadi seperti ngedrift. Sayang untuk yang ini penulis nggak nemu gambarnya. Dulu ada iklan rokok yang menunjukkan ini dan penulis pernah lihat sendiri di jalan.

 

Menurut penulis, beberapa rider sudah pakai metode ini. Mungkin cuma nggak sadar bahwa namanya counter steering. Teknik ini bisa membantu menikung. Tapi tetap harus dilakukan bersamaan dengan menikung yang dibantu badan.

Teknik ini juga bukannya tanpa resiko. Bila ternyata setelah melakukan counter steering kita harus mengerem, maka motor sudah akan miring. Bila ini digabungkan dengan cara ngerem ngawur mendahulukan rem depan, maka resiko jatuh bakal lebih besar.

Juga bila motor sudah miring tahu tahu di jalur yang dituju ada yang lebih bahaya lagi, maka mengembalikan motor untuk bisa tegak lagi akan susah. Bisa saja melakukan counter steering lagi untuk membuat motor tegak, namun akan ada resiko melebihi daya cengkram roda depan sehingga roda justru akan selip.

Jadi sebelum melakukan teknik ini, pastikan bahwa kondisi aman untuk melakukan teknik ini.

Ada motor yang cocok untuk teknik counter steering, atau bahkan nggak bisa belok tanpa teknik ini, ada juga motor tidak cocok untuk teknik ini, sehingga nggak bakal efektif saat dilakukan dan harus lebih mengandalkan keseimbangan tubuh (body english?). Bisa saja pakai teknik ini malah tidak aman, atau sebaliknya harus pakai teknik ini baru bisa aman. Sesuaikan dengan perilaku motor. Luangkan waktu untuk latihan agar bisa mengendarai motor dengan maksimal.

Berikut penjelasannya:

 

Penulis sendiri kalau ketemu lubang lebih memilih meloncati bila sudah tidak keburu belok. Motor diayun kebawah agar saat di lubang motor bisa mantul ke atas. Bila terlalu mepet, maka berdiri dan konsentrasi untuk menjaga agar pegangan tangan dan kaki tidak lepas. Bila masih sempat maka penulis belok dengan metode sesuai kondisi. Untuk membantu menikung, penulis menggunakan teknik rem tikungan tajam ala Valentino Rossi.

Iklan

10 thoughts on “Teknik counter steering yang diajarkan instruktur safety riding itu ngawur

    • Terima kasih videonya. Iya, video itu menunjukkan bahwa di saat awal belok kita menggerakkan kemudi secara cepat akan membuat kendaraan berbelok ke arah yang berlawanan. Namun tidak semua motor bereaksi seperti itu, kalau di motor yang fork offsetnya mirip suzuki maka motor tidak terlalu terpengaruh efek counter steering tersebut. Akan sangat terasa bila rider biasa pakai suzuki, kemudian pakai honda yang fork offsetnya berlawanan arah (mungkin perlu diibahas ya?), jadi harus dipelajari perilaku tiap motor. Akan tergantung juga pada kondisi grip jalan.

      Di video tersebut pengendara juga menggunakan rem depan, yang menurut saya justru memperparah keadaan. Dalam situasi seperti itu saya lebih memilih rem belakang.

      Suka

  1. Saya berkendara pake teknik countersteering pak. Awalnya penasaran baca di forum motor internasional.

    Jujur awalnya agak goib ini istilah, tapi naluri kita sebenarnya sudah paham ama insting ini. Saya juga belajar dari forum luar jadi yg point pertama gak mengalami.

    Pengalaman ane sih counter steering bisa dipakai disemua motor. “Cuma” gak semua motor bisa pas pake ini teknik. Saya nyoba awal pake skywave, ini teknik cocok karena beban motor agak berat dan sudut rake dan wheelbase mendukung. Lebih mudah nikung pake teknik countersteering di skywave daripada pake konvensional weight steering. Kasus berbeda terjadi di Fino yamaha karena motornya gak cocok untuk countersteering, di dorong sedikit stangnya, miringnya gak stabil banget.

    Teknik ini juga saya lakukan di cbr250rr saya, dan hasilnya menakjubkan. Anda bisa mempush motor ini ditukan tanpa perlu banyak2 melempar berat badan. Untuk harian juga cocok asal gak berlebihan ngepush nya. Intinya tahu kondisi memakai teknik ini.

    Mungkin ini komentar saya, semoga bisa membantu.

    Thanks for the article pak!

    Suka

  2. Soal belok membelok, untuk motor bebek low end khususnya Yamaha JupieZ 110 itu setirnya komstirnya agak seret sehingga kalo stang dibelok belokin kerasa berat namun feelnya mantab, chassis juga sangat nurut ketika diajak nikung.
    Kalo honda kebalikannya dari Yamaha, setir sangat enteng dan mudah dibelokin namun feel kurang mantab.

    Suka

    • yapzzz saya pernah punya jupiter burhan. enak banget nekuk nya ehhehe. sippp dah pokok nya. full standart. sayang udah di jual karena mulai jarang dipakai. padahal saya lebih milih jual vario dibanding jupiter tapi istri kurang bisa main injek2 kopling hikzzz. lagian garasi juga udah gak nampung lagi

      Suka

  3. […] Ada yang bilang harusnya saat itu pakai metode counter steering. Menurut penulis metode counter steering pada saat itu tidak akan membantu karena grip ban depan sudah mepet karena dipakai ngerem. Penjelasan soal counter steer: Teknik counter steering yang diajarkan instruktur safety riding itu ngawur […]

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s