Motor Vyrus dengan suspensi depan nyeleneh pakai swing arm diklaim lebih cepat dari suspensi biasa


Ini adalah sambungan dari artikel sebelumnya yang membahas soal suspensi depan TS3 buatan motoinno. Di artikel tersebut TS3 bilang bahwa supensi telescopic yang sekarang banyak dipakai di motor itu banyak kelemahannya. motoinno menyebut juga soal teknologi hub center steering.

Kali ini penulis akan membahas suspensi hub center steering ini. Motor yang mengaplikasikan hub center steering adalah motor buatan Vyrus.

Ternyata teknologi hub center steering ini sudah dicobakan di dunia balap dengan hasil yang memuaskan. Berikut beritanya:
Alto Performance Racing

Alto Performance are proud to announce that the hub centre steered Project be racing in the BEMSEE Powerbike class in 2015. With 35 podiums, 11 wins, 2 lap records and 2nd in the UK Thunderbike championship we proved it to be stable, agile, light, and exceptionally kind to its front tyre, the hub center steered system has proven to be as fast or faster than anything forks have to offer.

Dikatakan bahea Alto Performance sudah mempergunakan motor dengan teknologi hub centre steered di balapan BEMSEE kelas Powerbike di 2015. Dengan 35 podium, 11 kali menang, 2 rekor lap dan juara 2 di UK Thunderbike championship membuktikan bahwa suspensi tersebut stabil, lincah, ringan dan sangat menjaga ban depan. Sistem suspensi hub center steered terbukti cepat atau lebih cepat daripada yang bisa ditawarkan oleh suspensi garpu.

Berita yang sama diposting di Facebooknya Vyrus.

 

Sementara itu komentar dari pembalap sendiri disebutkan sebagai berikut:

The last test that took place at Mugello, saw as the protagonist, the young British talent Tommy Bridewell, who said: “I’m excited about the driving skills of this motorcycle, I think it can reach interesting targets, is very stable in fast corners and very rapid in changes of direction! “

Pada uji yang dilakukan di Mugello, pembalap inggris Tommy Bridewell mengatakan: “Saya sangat senang dengan kemampuan berkendara motor ini, saya bisa mencapai level yang tinggi, sangat stabil di tikungan cepat dan sangat responsif dalam berubah arah!”.

Vyrus sendiri merupakan pabrik motor premium yang tujuannya juga membuat motor motor buatan tangan yang berbeda satu sama lainnya sesuai dengan pesanan. Dibuat dengan teknologi dan komponen terbaik yang ada di pasaran.

Uniknya motor dijual baik secara utuh atau secara kit (yang harus disusun):

Proses menyusun motor mulai dari kitnya bisa dilihat di video berikut ini:

 

Karena motor premium, motor ini harganya mahal juga. Namun tidak semahal motoinno:
Vyrus 986 M2 Street Bike Now Priced at €38,000

Making matters worse is that Vyrus got in touch with A&R, updating us with their latest pricing structure for their Honda-powered hub-center steering masterpiece, which now comes with a price tag of €37,940 for the street bike, and €27,930 for the street bike kit

Untuk versi motor yang bisa dipakai di jalan kapasitas 600cc, motor vyrus dijual €37,940 untuk versi lengkap dan €27,930 dalam bentuk kit.

Vyrus sendiri menyediakan tiga model, yaitu:

VYRUS 986 M2, mesin 599cc (Honda CBR600) dengan tenaga 125 hp, dry weight 145kg, harga sudah disebut diatas.

VYRUS 987 C3 4V, mesin 1198cc (Ducati 1098R), dengan tenaga 167hp, dry weight 159kg, harga EUR 55,000.

VYRUS 984 C3 2V, dengan mesin 1078cc (Ducati 1000DS), dengan tenaga 100hp, dry weight 158hp, harga EUR 33,400.

Vyrus 984 ultimate edition, 144kg:

Ada juga model yang sudah tidak lagi diproduksi seperti misalnya:
VYRUS 985 C3 4V, dengan mesin 821cc (Ducati Testastretta), dengan tenaga 155hp, dengan berat 157kg, harga EUR 50,000. Dijual cuma 25 unit dan sudah laku semua.

Ada juga versi yang paling cepat, Vyrus 987 C3 4V V, dengan mesin 1198cc (Ducati 1098R) ditambahi supercharger, dengan tenaga 211hp, dry weight 158hp, harga EUR 65,000.

 

Selain itu juga ada versi custom seperti contohnya berikut ini, 132hp, 135kg:

Tom Stephen: Mine has the 1200cc NCR race motor they put in the Mike Hailwood special edition. I have a NCR New Blue based on the Paul Smart. It has the same engine. NCR & Ascanio were very good to work together. In the end, cost wasn’t the reason for going with the V-twin. I wanted lite weight & simple. Mine has 132HP and 135kg. I also like the low muffler. I put a titanium Termi on mine and it made a big difference.

 

Sebagai perbandingan, berdasarkan harga Itali untuk Kawasaki, ZZR1400 dijual seharga € 19790.00, sementara Ninja ZX-14R Indonesia – Rp 358.400.000. Harga Vyrus 987 C3 V4 yang €55,000 sedikit lebih mahal daripada Harga H2R €52,650 di Ireland. Di Indonesia Ninja H2 dijual seharga Rp 661.000.000.

 

Dari sisi suspensi, tidak cuma yang depan saja yang dibuat lebih canggih, suspensi yang belakang juga:

The Vyrus 986 M2 is the first bike mount the push-rod suspension system, have long been used in formula one.

Dikatakan bahwa Vyrus 986 M2 merupakan motor pertama yang menggunakan suspensi model pushrod yang sudah lama dipakai di formula 1.

 

Untuk soal suspensi depan, berikut alasan dari Vyrus memakai hub centre steered:

The trail is the most important parameter that governs the dynamics of a two-wheeled vehicle. A motorcycle with a high trail value is very directional and stable; a motorcycle with low trail value is extremely maneuverable but equally unstable and insecure.

In the field of traditional systems there are two different factors that influence the trail parameter: the offset (which is the distance between the steering axis and its parallel where the axis of the wheel lies), and the rake (the angle of the steering axis).

Adjusting the steering axis angle (consequently also the trail) on a Vyrus is simple and it can be done by lengthening or shortening the anti-dive rods by tightening or loosening the threads of the spherical joints that connects them. Basically, it is possible to transform a Vyrus from a racing bike to a Chopper and vice versa in a few minutes.

The incredible feature of Vyrus is offset equals zero, in addition, the steering axis angle is 18°, the trail value is 80 mm, it has a wheelbase of 1350 mm and finally a very high center of gravity. Although these measures would create serious problems in a traditional motorcycle also at low speed, in a Vyrus they create a very manageable and reactive bike that at the same time is also stable and very directional.

Dikatakan bahwa trail merupakan bagian penting yang menentukan perilaku motor. Motor dengan trail besar akan stabil dan cenderung lurus. Sementara motor dengan trail rendah mudah bermanuver tapi kurang stabil dan kurang aman.

Trail biasanya dipengaruhi dua faktor yaitu offset dan sudut rake.

Sudut rake ini bisa diatur dengan mudah di Vyrus dengan memperpanjang atau memperpendek batangan pengatur anti dive dnegan mengencangkan atau mengendorkan baut pada bagian join. Handling bisa dirubah dari seperti chopper atau motor balap hanya dalam beberapa menit saja.

Offset dari Vyrus juga setara dengan 0. Walau center of gravity tinggi yang bisa beresiko pada motor normal pada kecepatan rendah, di Vyrus pengendalian motor tetap bisa stabil dan lurus walau pengendalian jadi lebih mudah dan reaktif.

Sebagai pelengkap baca juga:

 

Video review dan reaksi suspensi saat dikendarai:

Saat setir Vyrus dibelokkan:

Suara:

Saat balapan dengan yang lain:

Di jalan umum:

Di tikungan tidak terlihat beda performa dengan motor lain:

Memang terlihat sih saat ngerem tidak terlalu merunduk, tapi tetap suspensi bereaksi terhadap akselerasi dan pengereman. Sudut belok juga sepertinya berkurang, tidak seperti motor normal.

10 respons untuk ‘Motor Vyrus dengan suspensi depan nyeleneh pakai swing arm diklaim lebih cepat dari suspensi biasa

  1. Seharusnya sekalian aja inverted telescopic di pasang di belakang. Lalu tanki bahan bakar juga di belakang. Jadi belakang juga bisa ikut belok seperti depan, diberikan steering damper yg diperintah oleh ECU mengikuti beloknya depan.

    Suka

    • rear steering ya? wah bakalan lebih melejit lagi harganya

      Katanya sih akan merubah weave jadi wobble. Jadi makin tidak stabil saat mengerem.
      How a rear steering system may improve motorcycle dynamics

      In general, any rear steering system transfers energy from weave mode to wobble mode. Thus, both solutions stabilise high-speed weave, but increase instability when braking. The passive system shows unexpected reactions when accelerating in cornering condition, whereas the active system is almost neutral.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.