Vincent Black Shadow superbike setengah abad lalu tapi dengan suspensi ala motor canggih


Sebenarnya penulis ingin bahas motor ini cuma karena suspensinya yang nyeni. Kelihatan klasik karena suspensi terlihat seperti cuma batangan besi saja. Namun ternyata suspensi tersebut merupakan suspensi yang kerjanya cukup canggih juga, tidak kalah dengan suspensi canggih.

Motornya adalah motor Vincent Black Shadow:

 

Karena menarik, banyak juga yang implementasi ke motor lain seperti pada Triump TR6 berikut:

 

Yang membuat menarik adalah pada suspensi tersebut ternyata ada fitur anti divenya. Ini dijelaskan di artikel berikut:
The Vincent Girdraulic Fork Glitch

Dunfey found that, in trying to add a measure of anti-dive, the Girdraulic’s designer had overdone it, resulting in the fork topping that Vincent vintage racers have experienced. When he built a new steering stem and lower pivot to this classic model, it worked without topping, wobbling, skipping, or contact between the front tire and the magneto cowl on the front of the engine. And it received praise from riders racing these machines.

Dikatakan bahwa desainer girdraulic terlalu berlebihan saat mengimplementasikan kemampuan untuk anti dive, sehingga menyebabkan suspensi memanjang mentok saat dilakukan pengereman. Ketika ia membuat bagian tuas link bawah dengan pivot yang lebih kecil maka suspensi motor tidak menjadi mentok, goyang, loncat atau ban mentok spakbor.

Jadi dengan sedikit penyempurnaan, suspensi ini membuat motor jadi stabil dan enak dipakai saat pengereman maksimal. Ini jadi mengingatkan penulis pada dua suspensi depan canggih yang penulis bahas sebelumnya, dimana keunggulan kedua suspensi tersebut salah satunya adalah fitur anti-dive:

 

Klaim dari sistem suspensi Vincent Girdraulic Fork:
Vincent 1953 Girdraulic Forks

Dikatakan bahwa suspensi ini memungkinkan pengendaraan yang halus dan empuk, namun dengan tetap memberikan rasa solid, gerakan ayunan lebih vertikal dan pengurangan motor mengangguk ke depan saat di rem.

Dari review, dikatakan bahwa motor Vincent Black Shadow saat dikendarai rasanya seperti motor jaman sekarang. Tidak terasa seperti motor buatan setengah abad yang lalu.

 

Motor Vincent Black Shadow juga dikatakan sebagai motor superbike, baik masa lalu maupun sekarang. Yang paling terkenal adalah ketika motor ini dipergunakan untuk memecahkan rekor kecepatan di darat di Salt Lake Amerika:
Rollie Free, From Wikipedia, the free encyclopedia

On the morning of September 13, 1948, Free raised the American motorcycle speed record by riding the very first Vincent HRD (it is debated as to whether it was a Black Lightning or Black Shadow), owned by the California sportsman John Edgar and sponsored by Mobil Oil, to a speed of 150.313 mph (241.905 km/h). To protect himself and allow comfort when in such a position, Free had developed special protective clothing. However, when his leathers tore from early runs at 147 mph (237 km/h), he discarded them and made a final attempt without jacket, pants, gloves, boots or helmet. Free lay flat on the motorcycle wearing only a bathing suit, a shower cap, and a pair of borrowed sneakers – inspired by friend Ed Kretz. This resulted not only in the record, but also one of the most famous photographs in motorcycling history, the “bathing suit bike” shot taken from a speeding car alongside his run on the Bonneville Salt Flats in Utah.

Dikatakan bahwa Rollie Free mempergunakan motor Vincent sehingga bisa memecahkan rekor kecepatan mencapai 242km/jam di Salt Lake Amerika. Tidak pakai baju karena saat pakai baju keselamatan lengkap malah robek di kecepatan 237km/jam. Akhirnya memilih pakai baju renang dan sandal saja sehingga menjadi foto terkenal.

Bisa diperhatikan pada gambar bahwa motornya sudah monoshock.

 

Motor Vincent Black Shadow punya mesin V-Twin 998cc dengan tenaga maksimal 55hp dengan wet weight 227kg, dengan 4 rem tromol, dua di depan, dua lagi dibelakang. Performa kira kira setara dengan Kawasaki W800, mesin V-Twin 773cc dengan tenaga maksimal 48ps, dengan berat 217kg, rem depan cakram, belakang tromol.

 

Suspensi Vincent Girdraulic Fork merupakan pengembangan dari suspensi sebelumnya yang namanya Brampton girder forks. Perbedaan adalah pernya ditambahi sistem hidraulic sehingga juga berfungsi sebagai damper / shock breaker. Mungkin nama girdraulic merupakan singkatan dari girder hidraulic.

Suspensi Brampton girder forks:

 

Suspensi Brampton girder forks walau kurang cocok untuk balapan membuat tampilan menjadi sangat klasik, seperti yang terlihat di motor berikut:
‘60 Triumph TR6 – The Gasbox

 

Sebagai perbandingan, BMW R Nine T, Boxer 1170cc, dengan tenaga maksimal 110hp, berat 222kg:

 

Menarik juga karena kalau jaman sekarang yang di warna gold adalah tabung suspensi, sementara itu kalau dulu pada bagian pinggiran lain, seperti pada Vincent Black Shadow modif berikut:

Satu respons untuk “Vincent Black Shadow superbike setengah abad lalu tapi dengan suspensi ala motor canggih

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.