Midual Type 1 motor mewah serba kulit, mesin nggak v-twin nggak inline tapi flat twin, sangat meningkatkan handling


Midual Type 1 merupakan motor mewah yang menggunakan pendekatan handling yang berbeda dari motor mewah lainnya. Motor motor mewah yang penulis bahas sebelumnya menggunakan model kemudi yang unik untuk bisa meningkatkan handling. Motor sport mewah masa lalu Vincent Black Shadow menggunakan Vincent Girdraulic Fork, motor sport mewah masa kini buatan Vyrus menggunakan Hub Center Steered dan buatan motoinno menggunakan Triangulated Steering and Suspension System.

Midual melalui desainernya Olivier Midy menggunakan pendekatan yang sama sekali berbeda. Midual meningkatkan handling dengan menggunakan mesin yang beda dari lainnya, yaitu mesin flat twin:

Bila mesin inline atau parallel engine itu silindernya jejer, bila V-Twin itu silindernya membentuk sudut, maka flat twin ini silindernya berlawanan arah.

Di facebook resmi Midual dikatakan bahwa mesin ini mirip dengan yang ada pada motor Douglas 1927:

Di Midual Type 1, mesin motor dimiringkan 25 derajat agar bisa cukup dipasang di bodi dan ada tempat untuk transmisi.

Suspensi belakang pun terpaksa dibuat lebih mundur:

 

Keunggulan dari mesin flat twin ini disebutkan sebagai berikut:
MIDUAL ORIGINS

This simple idea made it possible to add the flat engine’s unquestionable advantages of balance and regularity to the innate handling benefits of this type of motorbike.

Midual Unique Desain

Lively and full of character, its low centre of gravity and low longitudinal inertia combine to produce precise and playful handling.

Flat engine, From Wikipedia, the free encyclopedia

Flat engines offer several advantages for motorcycles, namely: a low centre of gravity, smoothness, suitability for shaft drive, and (if air-cooled) excellent cooling of the cylinders.

Disebutkan bahwa mesin flat twin unggul di sisi kestabilan dan keseimbangan karena center of gravity yang rendah. Mesin juga dikatakan lebih halus.

Halusnya reaksi mesin ini diceritakan pada review berikut:
Midual Type 1 review | World first ride

It has a completely unique engine character, with absolutely no vibration down low and in midrange, while the unique exhaust note takes care of stirring the senses. It builds power smoothly yet strongly and not far from the 1300rpm idle speed, allowing you to cut down on gear-changing – you can ride through town at 30 mph in top gear, and the Midual will pull away smoothly with zero transmission snatch when you wind it open. The broad spread of torque makes this an enjoyable and satisfying real world ride, plus the Walbro ECU is well mapped, with no snatch off a closed throttle.

The handling is outstanding – it’s one of the most neutral-steering bikes I’ve ever ridden. While you have a single crankshaft rotating crosswise in the frame, it’s powering twin horizontally-opposed pistons, the dynamics of whose operation all but cancel each other out in terms of their effect on the handling, leaving just the minimal effect of the very narrow forwards-rotating crankshaft. So, blip the Midual’s throttle at rest, and the bike doesn’t rock’n’roll fore and aft beneath you. Out on the road this makes for an ideally balanced engine package. The low-down centre of gravity occasioned by the distinctive engine layout means it rides bumps very well at speed – I found a great fourth gear sweeper with some wicked bumps right on the apex, and took several runs at it cranked right over, without once managing to get the Midual shaking its head.

Dikatakan bahwa motor ini punya karakteristik mesin yang benar benar unik, tidak ada getaran di rpm rendah dan menengah, sementara itu suara knalpot juga ok. Tenaga bertambah secara mulus tapi juga kuat. Di rpm sedikit diatas rpm idle 1300rpm bisa dilakukan perpindahan gigi. Walau dikendarai di kecepatan 48km/jam di gigi paling tinggi, motor masih bisa jalan mulus tanpa ada sentakan transmisi saat di akselerasi. Torsi yang sangat lebar ini membuat mengendarai jadi sangat nyaman dan memuaskan. Mapping ECU Walbro juga bagus, tidak ada sentakan bila gas dilepas.

Handling juga sangat baik, motor ini menjadi salah satu yang paling netral. Model mesin yang flat twin membuat gerakan piston saling menetralisir satu sama lain, sehingga efek mesin ke handling sangat berkurang. Jadi ketika di gas mesin tidak terasa bergoyang. Di jalan konfigurasi ini membuat motor sangat seimbang. Center of gravity yang rendah juga membuat motor jadi bisa lebih mulus melewati bagian jalan yang tidak rata. Melewati benjolan jalan tidak banyak membuat handling dan kenyamanan motor terganggu.

 

Pendapat yang sama juga diungkapkan di review berikut:

Dikatakan bahwa motor terasa tidak ada cacatnya, bisa dikendarai sesuka hati dan mau menuruti, Saat di rem ditikungan juga handlingnya netral, tidak naik.

Di video tersebut bisa didengar suara saat motor digeber. Berikut suara mesin bila saat idle:

Handling sepertinya dibantu oleh offset kemudi yang kecil:

 

Dari sisi performa motor ini sepertinya termasuk motor adventure, lebih mengejar kenyamanan. Dengan mesin DOHC 1036cc 2 silinder 8 valve (terima kasih koreksi bro gaplek mania) dalam konfigurasi flat twin, bore x stroke: 100 x 66 mm, tenaga maksimal ada di 106 hp pada 8200 rpm, torsi maksimal 93 Nm di 5500 rpm, dengan wet weight 239kg. Rpm maksimal juga terbilang rendah, cuma 8800 rpm.

Sebagai perbandingan adalah Kawasaki Versys 1000 1043cc inline four 16 valve, bore x stroke: 77.0 x 56.0 mm, tenaga maksimal 120ps di 9000rpm, torsi maksimal 102Nm di 7500rpm, dengan berat 249kg.
.

Harga Midual Type 1 adalah €140.000, Harga Versys 1000 di perancis adalah € 13.199, harga di Indonesia adalah Rp 339.000.000. Tinggal dikali 10. Motor mahal banget.

Selain handling dan halusnya mesin yang istimewa, motor ini juga menawarkan kemewahan. Yaitu jok dan beberapa bagian dari kulit.

Warna dan banyak bagian lain juga bisa ditentukan sesuai pesanan.

Hal yang juga unik adalah penempatan meteran analog di sekitar tangki:

Di tangki ada jam, suhu oli, tekanan oli, indikator lampu jauh, indikator netral, indikator bensin habis, indikator lampu belok, tombol start, rpm, indikator bensin, suhu mesin dan voltase mesin. Semuanya dimodel klasik analog.

Cuma yang di spedo ada digitalnya, mungkin juga dipakai untuk menunjukkan bila ada error di mesin.

Posisi kunci diletakkan di kiri:

 

Bentuk radiator dibuat agar bisa menyatu dengan bodinya:

Spion ada yang ditaruh normalnya:

Ada juga yang unik ditaruh di bodi / bawah tangki:

Posisi tombol belok juga unik, untuk belok kiri dan kanan tombolnya dipisah, katanya sih meniru model tombol motor BMW lama:

Motor ini katanya tidak dilengkapi riding aids semacam traction control. Bahkan ABS pun tidak ada. Tapi mestinya bila mau dijual di Eropa bakalan akan dilengkapi ABS:

 

Bentuk lampu belakang dan depan menurut penulis terlalu kuno. tapi mungkin sudah sengaja dibuat begitu:

 

Spesifikasi resmi:
Midual specifications sheets

Engine


  • Type: 25°-sloping flat-twin, transversal crankshaft
  • Bore x Stroke: 100 x 66 mm
  • Total displacement: 1036 cc/63.2 cu in
  • Compression ratio: 12:1
  • Max power: 106 hp at 8200 rpm
  • Max torque: 93 Nm / 69 ft.lbf at 5500 rpm
  • Max engine rpm: 8800 rpm
  • Cooling : liquid, with an expansion chamber + 2 oil radiators
  • Crankshaft: 180° Boxer configuration, plain bearings
  • Cylinder heads: DOHC, 4 valves per cylinder, INT 36 mm, EXH 31 mm
  • Timing : spur gears, roller chains, hydraulic chain idlers
  • Fuel and air supply: electronic injection, diam. 54 mm throttle bodies
  • Exhaust: 2 catalytic converters + Lambda sensor
  • Oiling: dry sump lubrication system
  • Primary gear: spur gears
  • Transmission: 6-speed, type 525 chain
  • Clutch: multi-plate, oil bath
  • Start: electric

 

Chassis/Dimensions


  • Type: double-wall aluminium alloy monocoque, acting as the fuel tank and the body
  • Front suspension: diam. 43 mm Ohlins FGRT fork, displacement 120 mm / 4.7 in
  • Rear suspension: cantilever, Ohlins TTX 36 shock absorber, displacement 120 mm / 4.7 in
  • Swinging arm: integral aluminium molded part
  • Wheelbase: 1505 mm / 59 in
  • Head angle: adjustable from 24° to 25°
  • Trail: 100 mm (for head angle of 24.5°)
  • Front brake: 2 four-piston Brembo calipers, diam. 320 mm floating discs
  • Rear brake: two-piston Brembo caliper, diam. 245 mm disc
  • Tubeless spoked wheels: width 3.5 in (front) and 5.5 in (rear)
  • Tyres: 120/70 x 17 (front) and 180/55 x 17 (rear)
  • Wet weight: 239 kg / 527 lb
  • Mass distribution (front/rear): 48,2%/51,8%
  • Fuel tank capacity: 14 L / 3.7 US gal
  • Seat height: 800 mm / 31.5 in
Iklan

15 thoughts on “Midual Type 1 motor mewah serba kulit, mesin nggak v-twin nggak inline tapi flat twin, sangat meningkatkan handling

  1. Mesin Flat Twin Boxer gini bukannya yg blok silinder depan paling banyak kerugiannya yak? Lagipula mesin kayak gini keknya bakal susah buat nerapin Intake model downdraft karena pasti bakal banyak makan tempat. TEtetp mesin konvigurasi V-90° adalah yg terbaik kalo mau cari balancer alami, begitu pula soal performa.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s