Motor sekarang center of gravitynya tinggi dan solusi dari Yamaha T-Max sekalian bisa dimodif jadi motor sport keren


Saat membuat artikel tentang motor klasik yang dijual Villa Erba, penulis jadi memperhatikan bahwa motor motor tersebut kebanyakan mesinnya berada di bawah. Dari sesepuh yang pernah merasakan motor jaman dulu, dikatakan bahwa walau motornya berat, kalau pas ban bocor, motornya tidak terasa berat waktu didorong. Beda dengan motor sport cc besar jaman sekarang, yang kalau menuntun lebih sengsara.

Ini sempat juga diomongkan oleh vlogger den Dimas waktu review BMW R Nine T:

Penulis membahas motor dengan mesin flat twin dari Midual yang disebutkan handlingnya enak karena center of gravity yang rendah. Tapi mengapa kok motor modern sekarang pada ditaruh tinggi tinggi ya mesinnya?

Padahal motornya harusnya pemakaiannya di jalan aspal saja, bukan di offroad. Mengapa tidak disamakan dengan sport car yang bodinya hampir menyentuh tanah? Karena center of gravity tinggi maka pada saat pengereman ban depan jadi lebih terbebani, karena lebih banyak beban yang berpindah ke depan. Karena selain posisi mesin yang tinggi sering disertai dengan wheel base yang pendek, roda belakang juga ada yang sampai terangkat. Beda dengan motor jaman dulu. Nggak semua sih, tapi banyak yang mesinnya ditaruh dibawah.

Perhatikan gambar gambar berikut:

Center of gravity 1927 Douglass

center of gravity 1937 Zündapp K800
Center of gravity 1939 Indian Junior Scout
Center of gravity 2011 Brough Superior SS100 750 Baby Pendine

Coba bila dibandingkan dengan motor BMW buatan sekarang:

Center of gravity BMW G310R tinggi

Center of gravity BMW R Nine T racer tinggi
Center of gravity BMW S1000R tinggi

 

Terlihat bahwa di motor BMW, mesin berada jauh diatas titik tengah roda. Penulis berpikir, mengapa kok tidak ada yang coba implementasi mesin paralel / inline tapi dengan rebahan / horisontal?

eh ternyata sudah ada. Yamaha Tmax:


Mesin yang direbahkan ini dikatakan membuat handling jadi seperti motor touring tapi enak dibuat belak belok di tikungan.
T-Max is the very first four stroke parallel and semi horizontal twin ever been mass-produced.

Under its sporty cloth, T-Max hides also an authentic Grand Tourer, I would even say one of the very best light Tourer ever made. Superb protection, absolute comfort especially for the passenger who even doesn’t complain of bad air turbulence. Leave quickly the boring motorways, T-Max is fantastic to ride on small twisty roads, so much that many bikes, even much more powerful, will have to do their utmost to follow.

Di penjelasannya juga disebutkan beberapa motor dengan mesin inline yang direbahkan. Contohnya:

Rumi Formichino

Kelemahan ternyata juga sama dengan motor Boxer, yaitu bila mesin tidak fit bisa bikin berasap setelah parkir miring.
Yamaha T-Max that thinks its a BMW…

I’ve been working on a Yamaha T-Max recently, and it seems that every time it’s left on the sidestand for over 10 minutes it smokes like hell when you start it up, and carries on until you’ve ridden it a mile up the road then it clears. I know BMW’s boxer twins are prone to a similar condition, but this is a parallel twin… I’m just wondering if anyone’s heard of T-Max’s doing this, or any other big scooters for that matter

Karena bentuk mesin yang rebah ini, dikatakan motor ini enak dimodif jadi motor sport:
Yamaha TMAX Hyper Modified: Roland Sands, Blog

Baru kali ini penulis tahu ada skuter tapi pakai rantai belt:

Dari depan juga sudah tidak kelihatan scooternya.

Video:

Di spek tidak disebut horisontal tapi forward inclined:
Spesifikasi Yamaha T-Max

Engine

Engine type Forward-inclined parallel 2-cylinder, liquid-cooled, 4-stroke, DOHC, 4-valves
Displacement 530.0cc
Bore x stroke 68.0 mm x 73.0 mm
Compression ratio 10:9 : 1
Maximum power 33.8 kW @ 6,750 rpm
Maximum torque 53.0 Nm @ 5,250 rpm
Lubrication system Dry sump
Fuel system Fuel Injection
Ignition system TCI
Starter system Electric
Transmission system V-Belt Automatic
Fuel consumption N/A
CO2 emission N/A

Chassis

Front suspension system Telescopic forks
Front travel 120 mm
Rear suspension system Swingarm
Rear travel 117 mm
Front brake Hydraulic dual disc, Ø 267 mm
Rear brake Hydraulic single disc, Ø 282 mm
Front tyre 120/70-15
Rear tyre 160/60-15

Dimensions

Overall length 2,200 mm
Overall width 765 mm
Overall height 1,420-1,475 mm (adjustable windscreen)
Seat height 800 mm
Wheelbase 1,575 mm
Minimum ground clearance 125 mm
Wet weight 213 kg
Fuel tank capacity 15 litres
Iklan

5 thoughts on “Motor sekarang center of gravitynya tinggi dan solusi dari Yamaha T-Max sekalian bisa dimodif jadi motor sport keren

  1. Selain mesin, tangki bbm juga ngaruh om.
    Belum lagi posisi pengendara…

    Ane pernah tinggiin shock belakang jupiter mx, saat tanjakan setang jadi terlalu ringan apalagi dipakai boncengan. Saat turunan berat, tangan dan bahu jadi cepat pegel…

    Beda saat rx king shock belakang ditambah pelat 10cm, malah pas…

    Suka

  2. Bagaimana dengan keuntungan titik tumpu ala mesin type V baik V4, V6, V8, dst…? Katanya mesin jenis ini memiliki keunggulan lebih dibanding mesin Inline? Apakah ini yg bikin Honda RCV unggul di sirkuit dg tikungan2 sempit yg stop and go macam CoTA kemarin? Terus kenapa mesin V90° dianggap punya balancer alami sehingga tak perlu pakai balancer tambahan yg membebani mesin?

    Suka

  3. […] Pada gambar sengaja penulis tambahkan garis hijau untuk menunjukkan posisi mesin terhadap poros roda. Garis horisontal untuk menunjukkan seberapa jauh posisi mesin dari titik tengah. Sebelumnya penulis pernah bahas motor sport jaman dulu mesinnya ada pas di posisi tersebut. Motor sekarang center of gravitynya tinggi dan solusi dari Yamaha T-Max sekalian bisa dimodif jadi m… […]

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s