Skuter listrik Viar Q1 pakai motor Bosch tenaga kuat tapi 16 juta itu mahal dan batre butuh charge lama .


Sedang ramai pemberitaan soal motor listrik Viar Q1. Katanya motor ini bakalan bisa dibeli mulai 7 Juni 2017.
Motor Listrik Viar Q1 Sudah Mulai Bisa Dipesan

Katanya pakai motor buatan Bosch. Dari google, katanya sistem Bosch untuk skuter matik itu lebih ditujukan untuk mocin:
eScooter drive system

Bosch has developed a new drive system for electric scooters (eScooters) which is aimed specifically at the Chinese market. Designed as a wheel hub motor, the drive meets the standard installation requirements of electric motors for e-scooters. It is intended to be mounted in dual swing arms and can easily be integrated in most scooters and mopeds.

The electronic control unit includes a boost function for maximum driving enjoyment as well as enhanced recovery of braking energy. It can also incorporate additional safety functions – for example a system to detect whether the seat is occupied, which allows the motor to be switched to reduced power when the electric scooter is being pushed.

Dikatakan bahwa Bosch telah mengembangkan sistem penggerak khusus untuk motor skuter listrik untuk pasar China. Didesain sebagai motor as roda, pemasangan di motor skuter jadi mudah. Motor dirancang untuk di motor suspensi ganda sehingga bisa dipasang di bodi motor matik atau bebek.

Sistem elektronik juga menyertakan sistem boost untuk akselerasi maksimal dan juga sistem penghasil tenaga saat pengereman. Juga disediakan fitur keselamatan sehingga tenaga motor akan dikurangi bila sedang di dorong (biar nggak ngacir sendiri?).

 

Vendor China yang dikatakan sudah bekerja sama adalah Niu dan Aima.
Niu, Aima & Bosch: Alliance with Technology

On June 1st, 2015, NIU held an eScooter Launch Event with the theme of “Forces From Heart“ in the 798 art district D-Park, Beijing, and officially released its first smart eScooter N1.

On June 16th, 2015, All the efforts of this conference are for AIMA Mini 2.0 eScooter launch.

Dari spek nggak disebut torsinya berapa. Kalau menurut Bosch, maksimalnya 100Nm:
NIU N1 eScooter Launch

Bosch set up a special R&D team and customized motors for NIU. The motors’ efficiency reaches 89% – 89% and extends driving range as long as 100km and the maximum torque up to 100 Nm at 100 RPM, which provides the motor with excellent performance in fast acceleration, strong climbing capability and lower noise as well as the stability and reliability on the top level. The two motors cover the power range of 800W and 1,200W.

Katanya Bosch telah mengembangkan motor yang efisiensinya bisa 89% dan bisa memperpanjang jarak jangkau hingga 100km dan dengan torsi maksimal 100Nm pada 100rpm, sehingga membuat motor punya performa akselerasi yang cepat, kemampuan menanjak yang tinggi, suara halus, dan stabiliatas dan reliabilitas tingkat tinggi. Motor tersedia di tenaga 800w dan 1200w.

Tenaga 100Nm itu besar sekali. Tapi biasanya motor listrik itu torsinya besar di awal dan kecil kalau sudah kencang. Beda sama motor pakai bensin. Jadi walau torsi besar nggak bisa dibuat kencang.

Berikut torsi motor listrik Zero S
2012 Zero S – Road Test

Di spesifikasi juga disebutkan kecepatan maksimal 60km/jam:

Yang perlu diperhatikan untuk motor listrik adalah jarak jangkaunya. Dengan batre 60V 20Ah, jarak jangkaunya dikatakan 70km. Lumayan sih, tapi kalau untuk jalan besar pikir pikir juga karena kecepatan cuma 60km/jam. Cocoknya cuma untuk jalan kampung atau perumahan. Entah bisa dibuat naik gunung bromo atau tidak. Torsi sih gede.

Yang perlu diperhitungkan juga adalah charging time yang antara 5 hingga 7 jam. Sayangnya tidak ada data butuh listrik berapa watt saat charging. Kalau kasaran dihitung efisiensi batre dan chargernya 100% maka charging butuh 400 watt karena maksimumnya 2kwh.

Biaya kira kira 3 ribu rupiah per charging bila diasumsikan efisiensi charger dan batre 100%, bila pakai tarif berikut:

Belum tentu juga satu kali pengisian bisa mencapai 70km. Sama seperti motor matik biasa, kalau di gas pol ya nggak akan irit.

Dengan harga 16,2 juta, menurut penulis ini harga yang mahal. Bandingannya Suzuki Address dengan pricelist di website 14,6 juta. Bisa untuk nebus 193 liter pertamax.

Yang penulis ingat waktu motor listrik pertama keluar itu harganya 1/4 harga motor matik. Lalu seiring perkembangan jadi 1/2 nya. Sekarang malah jadi sama seperti matik merek terkenal.

Belum lagi umur batre yang terbatas maksimal 800 kali dicolokin. Artinya paling tidak dalam 2-3 tahun harus beli batre lagi yang kira kira 5 jutaan. Tapi enaknya nggak ada servis rutin.

Fitur rem belakang yang sudah cakram bikin istimewa karena untuk harga segitu nggak ada motor matik yang pakai cakram belakangnya. Charger hp sudah mulai umum jadi tidak begitu istimewa. Spedo juga sudah digital dan semua lampu pasti sudah pakai LED.

Belum soal tenaga. masa ya motor top speed cuma 60km/jam harganya dijual setara motor yang bisa nyampai 95km/jam? Lumrahnya di Indonesia itu motor kencang dijual lebih mahal kecuali kalau merek nggak populer.

Penulis sendiri menganggap dari sisi pemakaian dan fungsi mending beli motor bensin. Ngecharge (asumsi) 400 watt itu lumayan besar. Sudah mirip rice cooker atau setrika. Kalau listriknya mepet nggak bakalan bisa ngecharge malam malam.

Entah waktu beli sudah bonus charger atau tidak.

Entah motor bisa dipakai lewat banjir atau tidak. Semoga sudah dicoba.

 

Dari sisi model modelnya mirip dengan gogoro. Banyak mocin yang mengeluarkan model seperti ini. Contohnya berikut ini. Karena nggak sama persis, Viar sepertinya tidak ambil merek berikut:

Sementara itu gogoro itu seperti ini:

Dari sisi spedo dimiripkan juga dengan gogoro. Viar Q1:

Speedometer gogoro:

Yang di brosur:

 

Foto foto:
Foto-foto motor listrik Viar Pulse & Q1……ganteng nih motor !!
Bedah spesifikasi lengkap motor listrik Viar Q1……emang cakep euy !

Website resmi Viar Q1
Website resmi Viar Pulse

Iklan

15 thoughts on “Skuter listrik Viar Q1 pakai motor Bosch tenaga kuat tapi 16 juta itu mahal dan batre butuh charge lama .

  1. Ane lebih suka jika motor listrik bisa langsung dicas saat berjalan.
    Contoh: menjalankan motor kan pake dinamo, kenapa ga pake dinamo juga untuk menghasilkan listrik, jadi satu dinamo untuk menguras listrik untuk menjalankan motor, dinamo yg kedua untuk menghasilkan listrik yg langsung tersimpan di battery.
    Dan atau body motor dipasang solar panel. Bagaimana menurut om sucahyo?

    Suka

    • Dinamo yang menghasilkan tenaga akan seperti rem jadinya. Bisa tekor.

      Pakai solar panel butuh besar sekali untuk bisa nggak tekor. Untuk ngecharge hp saja solar panelnya gede

      Tapi kalau bisa menghasilkan tenaga lebih, nanti nggak bakalan butuh charger lagi. Di forum freeenergyindonesia.proboards.com ada 3 orang yang bilang bisa begitu. Tapi masih belum share.

      Suka

  2. setuju, motor listrik masih merepotkan menurutku.. apakah bandel dipakai sehari hari.. lewat jalan rusak, hujan, banjir.. apakah jelas lebih ramah lingkungan? sampah batrei yg beracun dan biaya cas yg tinggi.. pembangkit listrik di sini bukannya masih banyak tenaga solar dan batubara?
    mending pemerintah buat aturan pembatasan cc dan irit bensin.. buat apa emak emak naik matic 155cc kenceng nan membahyakan..
    menurutku matik dan bebek cukup 90cc dan sport 125cc aja.. dan perbaiki transportasi umum seperti di jepang..

    Suka

    • Setuju, belum lagi kalau motornya nanti ditaruh parkiran mall yang dijemur panas matahari. Kalau batrenya sampai melembung bisa ada kemungkinan terbakar juga saat dinyalakan atau dipakai.

      Iya, coba didatangkan motor 50cc juga.

      Suka

  3. He..he.. Belum minat matic listrik. Pake Suzuki Address aja lumayan irit kok, tergantung pemakaian jg. Apalagi klo speed gak lebih dari 60-70km/jam. Motor listrik Zero bisa kenceng jg kok, di websitenya tertulis bisa 158km/jam. Ada jg yg test top speed motor zero di youtube. https://youtu.be/zgpqofLl1Jg

    Suka

    • terima kasih videonya wah kencang juga, akselerasi jauh lebih cepat dari motor sport yang bisa lebih kencang dari itu. Sepertinya motor listrik itu cocoknya putaran mesin bawah saja.

      iya, motor listrik masih butuh banyak diuji.

      Suka

      • Iya akselerasinya joss bgt Pak, Bisa tdk dgn penggunaan girbox khusus TopSpeed jd tinggi? Soalnya Torsi besar, mungkin jika rasio gigi di perberat bisa nambah top speednya. Cmiiw

        Suka

        • Kalau yang matik mocin sepertinya memang didesain dari sananya motornya di roda. Tapi kalau lihat website Bosch, ada juga yang pakai gigi kok. cuma tiga kalau tidak salah.

          Suka

  4. mudah saja menghitung waktu untuk mengisi daya batre, jika spek batre 60v20ampere, dari pihak viar sendiri batre baru terisi penuh dalam 5jam, berarti charger nya hanya menggunakan arus 4ampere dalam pengisian. kalau mau lebih cepat gunakan sistem penghitungan 1C, batre yg mempunyai kualitas baik mampu di charhges dengan kekuatan 1C, dalam hal ini berarti batre viar bila mau di isi dg perhitungan 1C cukup gunakan alat charger 20ampere, secara perhitungan akan penuh dalam waktu -/+ 1jam. mudah saja kan, (tapi itu klu terbukti pihak viar memberi spek batre yg bagus, klu tidak???? ya g bakal mampu melakukan pengisian full charging dalam perhitungan 1C )

    Suka

    • Terima kasih infonya. Iya, lupa bisa dihitung begitu juga.

      Setahu saya quick charger itu pakai bisa pakai arus 5 kali lipat tapi dikasih jeda. Yang masalah 20 amper 60V itu totalnya 1200 watt. Bakal susah menyisakan listrik sebesar itu kalau di rumah.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s