Ducati uji coba pakai wheel cover velg yang menutupi roda penuh di WSBK


Sebelumnya penulis kepikiran mengapa di formula 1 ada wacana pakai penutup roda mengapa kok di balapan motor nggak ada. Ternyata Ducati sudah melakukannya. Baru baru ini Ducati mencoba memasang velg yang rodanya menutup semua di WSBK di motornya Chaz Davies:

Dan menurut Ducati, modif ini memang berguna, berikut komentarnya:
SBK, Ducati ‘hub cap’, the devil is in the detail

Ernesto Marinelli was brief and to the point: “we’re calling it a ‘wheel cover’, it’s a large hub cap that covers the wheel – tyre excluded – in classic carbon material. It’s used to improve the aerodynamic coefficient of the bike on the straight, preventing lateral turbulence and making it more incisive. There is no particular advantage through the corners”.

Ernesto Marinelli mengatakan bahwa mereka menamakannya “wheel cover”, sebuah tutup besar yang menutupi velg termasuk juga ban, dengan bahan karbon klasik. Itu dipergunakan untuk meningkatkan koefisien aerodinamik motor di lintasan lurus, mengurangi turbulensi samping dan membuatnya lebih anteng. Di tikungan tidak ada keunggulannya.

 

Di motogp penutup roda ini pernah juga di ujikan oleh Ducati. Isunya itu dulu adalah regenerative braking:

 

Kalau ini jadi populer, mungkin bisa jadi modif bagus mengurangi resiko baju terjerat ban ya? asal rantainya juga sudah ditutupi.
Cukup sudah korban, motor gojek wajib pakai tutup rantai full, yang model baru terlihat bagus kok

Iklan

7 thoughts on “Ducati uji coba pakai wheel cover velg yang menutupi roda penuh di WSBK

  1. utk kendaraan harian,mungkin buat orang yg berduit mending pake velg monoblock lebih keren hehe

    soalnya kalau utk kendaraan harian,pakai tambahan cover bisa jadi dikomentari “motor kebanyakan plastik”,dan buat motor sport jadi nampak kurang gagah

    sayang velg monoblock yg bagus harganya mahal

    Suka

    • tapi untuk motor produksi massal zaman sekarang serba susah sih
      cover pakai plastik jadi ringkih (apalagi kalau memasangnya tidak benar,gampang copot dan terbang lalu membahayakan)
      pakai logam jadi berat
      pakai karbon (seperti ducati moto gp di atas) mahal banget
      pakai velg monoblock sekalian,malah berat dan mahal
      apalagi buat motor ber-cc kecil perbedaan berat sedikit saja bisa berpengaruh ke tenaga…

      selain itu mungkin juga dianggap tidak estetis dan tidak sesuai selera pasar,karena tidak lazim dan merepotkan saat bongkar pasang (meskipun sebenarnya berguna)

      ujung2nya pabrikan memang harus berkompromi dengan estetika dan biaya produksi.percuma membuat motor yg ideal (secara teori) tapi tidak laku karena tidak sesuai selera pasar hehe

      btw motor ducati WSBK itu pakai swing arm mono ya?kok sepertinya tidak tampak ada lengan ayun di sisi kanan

      Suka

      • Cover plastik bisa kuat juga, seperti yang untuk bodi. Belum tentu efeknya banyak. Rasanya baru signifikan kalau yang lain lain hambatan anginnya sudah kecil. Rasanya kalau ditawarkan bakal cuma untuk gaya gayaan.

        Iya, baru sadar kalau lengan ayun cuma sebelah:

        Suka

  2. […] Bila pembaca perhatikan juga di foto terlihat bagaimana cakram karbon depan juga dilindungi dengan serat karbon juga. Jelas bukan untuk mengurangi berat. Bisa jadi untuk bisa melindungi rem atau yang ditabrak pada saat jatuh, atau sebagai bagian upaya Ducati untuk memperbaiki aerodinamika, seperti saat Ducati coba coba pakai penutup velg: Ducati uji coba pakai wheel cover velg yang menutupi roda penuh di WSBK […]

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s