Menurut penelitian di Belgia kemacetan bakal hilang bila sebagian orang beralih dari naik mobil jadi naik motor


Hasil penelitian di Eropa ini berlawanan sama sekali dengan apa yang dipercaya oleh pemerintah. Di Indonesia itu dipercaya bahwa motor itu sumber kemacetan.

Contohnya:
Si(Apa) Penyebab Macet di Kota-kota Besar?

Sepeda motor bisa dibilang sebagai ‘tertuduh paling dominan’ sebgai faktor kemacetan kota besar. Lihat saja, setiap tahun, banyak orang memakai kendaraan bermotor.

Cicilan Motor Murah Jadi Biang Keladi Macet Jakarta

Ahok sebut motor penyebab macet Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) mengatakan, pemberlakuan larangan tersebut dilakukan karena sepeda motor dituding sebagai penyebab kemacetan di Jakarta. Dia menjelaskan, dalam teori kemacetan, motor adalah kendaraan yang paling banyak menggunaan ruas jalan. Bahkan motor lebih banyak menggunakan ruas jalan dibandingkan mobil dan bus.

“Mobil pribadi pakai lahan besar daripada bus. Jadi bus satu ngangkut orang seratus lebih, motor kalau seratus lebih dijejerin bisa 8-10 bus, kalau enggak salah. Ada teorinya,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/1).

Pemerintah memang maunya yang naik motor beralih naik angkutan umum:
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya tengah mengkaji larangan bagi sepeda motor untuk melintas di sejumlah ruas jalan Ibu Kota.

“Momentum itu (juga) mendorong masyarakat untuk benar – benar menggunakan angkutan umum,” ujarnya.

 

Sementara itu asosiasi motor Inggris justru menyarankan orang orang untuk pada naik motor untuk bisa mengurangi kemacetan. Berikut adalah artikel tanggal 16 Juni 2017:
19th to 25th June is Ride to Work Week, What would happen to congestion, parking problems and the stress levels of drivers if just 10% of people switched to a motorcycle or scooter?

A Belgian study, which modelled the traffic for one of Europe’s most congested roads, found that if 10% of motorists swapped their car for a motorcycle, scooter or moped, then congestion was reduced for all road users by 40%. When 25% of drivers swapped, congestion was eliminated altogether.

Sebuah simulasi penelitian di Belgia, yang menggunakan model lalu lintas salah satu jalan paling ramai di Eropa menunjukkan bahwa bila 10% pengguna jalan beralih dari mobil ke motor, maka kemacetan untuk semua pengguna jalan berkurang 40%. Bila 25% pengendara mobil beralih, maka kemacetan akan hilang

Penelitiannya dirilis 21 September 2011:
Impact analysis of an increased share of motorcycles in commuting traffic, backup

 

Selain itu juga dikatakan bahwa tempat parkir bakal lebih banyak.

Three motorcycles or scooters can fit into the same space one car takes. This means that if just 10% of car spaces were given over to riders, then 20% more people would be able to park. The National Travel Survey shows that 87% of car commuters drive to work alone, so there is huge capacity to increase the number of spaces available to people who swap to a motorcycle or scooter.

Dikatakan bahwa tiga motor atau skuter bisa memakai tempat dari satu mobil. Ini artinya bila 10% tempat parkir mobil disediakan untuk motor, maka akan ada 20% lebih banyak orang yang bisa parkir. Survey perjalanan nasional (inggris) menunjukkan bahwa 87% mobil itu dipakai sendirian, jadi akan banyak ruang tersisa bila mereka banyak beralih naik motor atau skuter.

 

Tidak cuma dari sisi macet dan parkir saja, penelitian belgia tersebut juga menunjukkan bahwa emisi jadi berkurang bila orang beralih naik motor.:

 

Langkah asosiasi motor Inggris ini apakah bakal ditiru atau bakal dihujat sama pemerintah Indonesia ya? Atau paling tidak sama asosiasi motor Indonesia?

Unik juga karena hasil penelitian Belgia itu betul betul mementahkan apa yang selama ini dipercaya banyak orang di Indonesia. Penulis anggap hasil penelitian itu masuk akal. Banyak orang naik motor maka kemacetan berkurang. Kalau semua orang naik mobil pasti bakal jauh lebih macet.

Penelitian tersebut keluar tahun 2011, tapi terus terang baru kali ini penulis tahu.

Bila penelitian tersebut benar, maka memaksa banyak orang Jakarta untuk beralih ke motor bisa akan mengurangi problem kemacetan dan parkir. Asal nggak curang pakai motor yang badannya segede mobil, tentu pakai motor akan mengurangi masalah tersebut.

Pengurangan polusi juga bakal membantu mengurangi polusi selama industri motor Indonesia belum siap.
Mencari tahu mengapa belum ada rencana menerapkan Euro 4 di motor padahal motor yang Euro 3 duluan

Walau penulis sendiri kurang begitu percaya soal polusi, tapi lebih masuk akal kalau naik motor itu polusinya lebih sedikit:
Isu pemanasan global, perubahan iklim, efek rumah kaca dan mengapa penerapan standar emisi Euro itu bukan solusinya

 

Kalau sekarang ini rasanya pemakai motor punya posisi paling rendah. Jalan lebih diutamakan untuk mobil. Parkir lebih diutamakan untuk mobil. Mobil dianggap lebih berhak pakai jalan atau pakai parkiran. Tapi macet yang disalahkan motor. Parkir penuh yang disalahkan motor.

Salahkan mobil dong.

Iklan

10 thoughts on “Menurut penelitian di Belgia kemacetan bakal hilang bila sebagian orang beralih dari naik mobil jadi naik motor

  1. Kenapa motor yang disalahkan, kenapa pula motor dianggap biang kemacetan disini?

    Jawabannya diganti jadi pertanyaan?
    1. Siapakah Brand penguasa terbesar kendaraan roda 4 saat ini?
    2. Tergabung di Group apakah perusahaan kendaraan roda 4 tersebut?
    3. Bagaimana pengaruhnya penjualan mobil dari produsen tersebut terhadap perekonomian?

    #semogapaham

    Ekekekekek….XD

    Suka

  2. Perhitungan ahok itu ga mengikut sertakan space antar kendaraan,
    Jarak antar mobil waktu macet bisa setengah dari panjang dan lebar mobil
    Sementara sepeda motor ga sampai 10% dari panjang dan lebarnya, alias bisa sangat mepet antara satu motor dengan motor yang lain

    Dan waktu motor depan maju, yang belakang bisa langsung gas ga lelet kaya mobil

    Suka

    • setuju. motor jarang bisa terhambat. makin lebar bodi kendaraan, makin mudah tersangkut kemacetan. sering terjadi macet karena mobil di depan nggak bisa lewat celah sempit.

      Suka

  3. Assalamu’alaikum, Baru bisa ikut komen lg Pak 🙂
    Artikel spt ini perlu di sebar biar viral, tp takutnya sebagian pengguna mobil atau yg punya “kepentingan” gak terima he..he… Apalagi sekarang banyak mobil dipake buat pribadi, bocah saja sudah banyak yg bisa bawa mobil sendiri. IMHO

    Disukai oleh 1 orang

    • Wa’alaikumus salam. terima kasih.

      Kalau pinginnya memang bisa naik mobil tapi nggak macet. Banyak yang beralih naik motor karena tahu naik mobil macet. Dan bila jalan juga diberikan kepada pemakai motor juga maka mestinya bakal lebih banyak yang memilih naik motor.

      Masalahnya kan sekarang orang naik motor dihalang halangi. jatah jalan dikurangi, jatah parkir dikurangi.

      Orang pada memilih naik mobil semua dan jadinya malah bakal makin macet. Rasanya Jakarta bakal masih macet kalau 100% kendaraan di jakarta mobil semua.

      Disukai oleh 1 orang

  4. […] Sebelumnya penulis juga sudah membahas bagaimana di negara barat justru dipercaya bahwa solusi mengurangi kemacetan justru dengan memperbanyak yang naik motor. Menurut penelitian di Belgia kemacetan bakal hilang bila sebagian orang beralih dari naik mobil jadi… […]

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s