Safety Riding: hati hati rem cakram bisa blong bila terlalu lama dipakai di turunan dan solusinya apa bisa pakai tambal panci ya?


Artikel meninggalnya pasangan suami istri akibat rem blong membuat penulis teringat untuk membuat artikel ini.
Matik Rem Blong Saat Turunan, Pasutri Meninggal Dunia

Sebelumnya saat mudik penulis juga dengar cerita saudara yang mengalami sendiri kejadian ini. Rem cakram motor biasa beda dengan motor di motogp yang rem membara sekalipun masih tetap berfungsi normal.

Di motor biasa, pemakaian rem yang berkepanjangan bisa membuat rem blong. Kejadian rem blong ini biasa terjadi di turunan. Yang berikut kebetulan ada kejadian yang terekam kamera:

Di video ditunjukkan ada motor yang tidak bisa berhenti sehingga menabrak pembatas jalan. Keberadaan pembatas jalan disitu rupanya dipasang karena jalur turunan tersebut sering terjadi kecelakaan. Di situ juga banyak relawan yang juga memaksa kendaraan yang lewat untuk berhenti beristirahat bila diketahui remnya panas.

Contoh contoh pengalaman rem blong yang lain:
Gara-Gara Motor Dibawa Ke Gunung Rem Cakram Malah Blong

Kejadian cukup mengerikan menimpa teman saya saat sedang berkendara di wilayah sekitar Kaligesing, Purworejo menuju daerah Waduk Sremo, Wates, Kulon Progo. Rem Cakram motornya mengalami blong atau ngempos pada rem belakang, untungnya tidak terjadi apa-apa dan jalan yang dilalui pun agak lengang, jarang kendaraan yang melintas. Motornya sama dengan motor Honda Supra X 125 D saya, namun motor temen saya itu sudah bermesin injeksi dan pada rem belakangnya memakai rem cakram.

Rem Cakram Belakang Sepeda Motor Tiba-Tiba Blong

Saya pernah mengalami 3 kali kejadian seperti ini, dimana rem cakram belakang sepeda motor tiba-tiba blong atau tidak berfungsi, padahal kondisi kampasnya masih bagus, selain itu saya mengalaminya dengan 3 sepeda motor yang berbeda, yaitu Yamaha R 15, Jupiter MX, dan Honda Supra X 125.

Lalu apa yang menyebabkan rem cakram belakang sepeda motor bisa tiba-tiba blong …? Hal seperti ini ternyata memang sudah menjadi ciri dari rem cakram, yang mana jika kondisi kapiler atau piringan cakram terlalu panas, maka rem cakram tidak dapat berfungsi dengan baik atau tiba-tiba menjadi blong.

Penulis setuju dengan pendapat di kutipan terakhir. Dari banyak contoh kasus, rem blong terjadi pada rem dengan sistem hidrolis, yang biasanya juga merupakan rem cakram. Rem cakram bisa blong terjadi akibat karena rem dipakai terlalu lama atau terlalu sering saat di turunan. Pemakaian terlalu lama ini menimbulkan panas yang sepertinya mempengaruhi kerja cairan oli hidrolis. Ada juga yang bilang panasnya bikin karet melar sehingga tekanan di cakram jadi nggak bisa maksimal.

Solusinya ada yang menyarankan di siram air. Namun ada yang bilang resikonya besinya bisa mulet sehingga cakram jadi nggak center. Lebih banyak yang menyarankan untuk istirahat dulu. Jangan melakukan turunan terus menerus. Bila sudah ada tanda tanda rem mulai nggak pakem segera menepi dan istirahat.

 

Untuk mencegah rem kepanasan idealnya adalah dengan memanfaatkan engine brake. Bila engine brake tidak tersedia maka penulis sarankan untuk jangan melaju di kecepatan konstan. Mungkin memang lebih enak bisa jalan di kecepatan konstan. Namun kecepatan konstan ini memaksa kita untuk selalu memakai rem.

Penulis sarankan untuk membuat kecepatan tidak tetap. Jadi pakai rem hingga kecepatan menurun drastis, lalu biarkan motor melaju tanpa rem, bila sudah kencang rem lagi dan kurangi kecepatan secara drastis. Lakukan ini berulang ulang. Di saat rem tidak dipakai akan ada kesempatan pendinginan pada rem.

 

Cara lain bisa seperti yang sudah banyak disebut oleh blogger lain, pakai kabel rem braided.

Cuma yang penulis heran mengapa kok di internet kabel braided itu ada yang cuma dikasih lilitan logam ya?

Apa jangan jangan anyaman atau lilitan logam tersebut fungsinya cuma untuk mendinginkan ya?

Bila benar begitu, mungkin lebih efektif pakai solusi seperti berikut ini, dimana terlihat rem bisa tetap bekerja walau cakram sudah membara, kalau rem tidak bekerja karena panas mestinya cakram tidak akan bisa sampai membara begitu. Terlihat bahwa kabel rem dilapisi tambal panci, selotip aluminium:

Entah bakal lebih baik pendinginannya dibanding pakai braided asli atau tidak:

Sayang penulis tidak ada kesempatan untuk coba.

Artikel lanjutan:
Pengujian lab menunjukkan bahwa braided wire itu tidak efektif untuk mengurangi pengembangan selang rem
Solusi mendinginkan rem untuk mencegah rem blong atau berkurang kemampuannya karena panas

Iklan

16 thoughts on “Safety Riding: hati hati rem cakram bisa blong bila terlalu lama dipakai di turunan dan solusinya apa bisa pakai tambal panci ya?

    • kalau dari cerita, bukan makin lama makin tidak pakem tapi saat sudah panas banget tahu tahu ngeblong. Kalau untuk rem tromol rasanya nggak ada yang seperti itu. Mungkin karena nggak pakai oli hidrolis.

      Suka

  1. Untungnya ane ga pernah ngebut kalo jalan menurun…selain irit bahan bakar, ya menjaga rem juga… Yg repot memang kendaraan matic, minim engine break…tapi ada triknya kok; jangan ngebut, gunakan rem tromol/ belakang, gas diurut seolah ingin menambah kecepatan tapi tidak (ada sedikit efek engine break).

    Suka

  2. Itu bisa berhubungan juga dengan brake fluid yang memang sudah melewati masa pakainya, satu hal ini kayaknya yang sering kurang diperhatikan ketika perawatan berkala, brake fluid seiring waktu akan menyerap air dari udara dan ngendon di kaliper (karena lebih berat masanya dari brake fluid itu sendiri), selain menurunkan titik didih, ketika kaliper dalam kondisi panas, ada gelembung yang naik dan menghilangkan kemampuan transfer brake fluid itu sendiri. Bisa dicari di google mengenai fenomena penyebab “Brake Fade” ini.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s