Pengujian lab menunjukkan bahwa braided wire itu sangat sedikit efeknya dalam mengurangi mengembangnya selang rem


Sebelumnya penulis menyarankan penggunaan selang rem braided untuk mengurangi panas yang terjadi di minyak rem:
Safety Riding: hati hati rem cakram bisa blong bila terlalu lama dipakai di turunan dan solusinya apa bisa pakai tambal panci ya?

Braided wire itu contohnya seperti berikut ini:

Katanya braided wire ini katanya fungsi utamanya adalah untuk mencegah karet mengembang. Penulis kemudian memutuskan untuk membuat artikel ini setelah menemukan informasi bahwa ternyata efek mengembang dari selang karet rem itu sebenarnya sangat kecil sekali.

Berikut contoh informasi yang mengatakan selang rem karet bisa mengembang karena tekanan:
Kemampuan Rem Mobil Jadi Konstan

“Selang rem bawaan mobil bahannya dari karet, dan karet itu biasanya akan mengembang jika kena tekanan dari minyak rem. Otomatis tekanan minyak rem yang masuk ke kaliper tidak konstan,” buka Coki Siboro dari De Auto Motorsport.

Untuk mengatasi itu, disarankan pakai selang rem braided:
Sistem Rem Cakram, Berprinsip Hukum Pascal

Kelebihan slang rem braided akan lebih kuat terhadap tekanan, sehingga kerja rem jadi lebih stabil kendati dipakai secara ekstrem. Makanya di balap wajib pakai slang rem ini.

Namun ada yang tidak setuju dengan hal tersebut.
The Advantages of Using Braided Brake Lines

In some tests of these kinds of lines, researchers have found that the reduction in bulging for steel braided brake lines may be somewhat marginal in many usual braking situations. Off-road drivers appreciate that it’s harder for stray objects to puncture the braided brake line designs.

Dikatakan bahwa dari beberapa tes, peneliti menyimpulkan bahwa pengurangan mengembangnya selang rem steel braided itu cuma sedikit di banyak situasi. Pengendara off road pakai terutama karena perlindungan yang lebih baik terhadap benda yang bisa menusuk selang.

Hasil pengujiannya sebagai berikut:
Braided Brake Lines test

we asked Maltech to compare the distortion and bulging of rubber brake hoses and braided stainless hoses using their pressure test machine. for our purposes, we used a pair of digital calipers to measure the outer diameter (OD) of the hoses in static and pressurised condition.

these tests were conducted with the brake hoses pressurised to 3500 psi, which is considerably more than you’ll generate in a car – David says you might generate 1500 psi pressure in a hard brake application. This means the hoses will expand more in our tests than in a real-world application.

the first hose we tested was an old and worn rubber hose (which appears to be the original part from a ’65 Ford Mustang). In static conditions, this hose had an OD of 10.76mm and, when pressurised, it expanded to 11.02mm. An increase of 2.4 percent. Next, we tested a brand new rubber hose. The new hose had a 10.47mm OD which expanded to 10.65mm when pressurised. An increase of 1.7 percent. The final test was a new braided steel brake line. In static conditions, the braided line had an OD of 6.45mm and expanded to 6.49mm when pressurised. An increase of less than 1 percent.

So what can we conclude from this? Well, yes, a braided steel brake line does give less expansion under pressure than a rubber hose – but the margin is extremely small. And keep in mind that these tests were conducted at more than double the pressure you might generate in a real-world situation. So the difference between braided steel and rubber brake hoses is extremely, extremely small…

The durability of braided brake lines is also difficult to judge. David says traditional rubber brake hoses have an average recommended life of around six years – but on the other hand, he has also seen rubber brake hoses out-last the vehicle… Certainly, brake lines should be replaced if there is any visible cracking, blisters or fluid leaks.

Dikatakan bahwa autospeed meminta Maltech (supplier rem ternama di Australia) untuk membandingkan perubahan dan pebnegmbangan selang rem karet dibanding dengan selang stainless braided dengan menggunakan alat uji tekanan milik Maltech. autospeed menggunakan alat pengukur digital untuk mengukur diameter luar (OD) dari selang di kondisi statis sedang mengalami tekanan.

Tes dilakukan dengan memberikan tekanan 3500 psi pada selang. Ini jauh lebih besar dari yang terjadi di mobil. David (teknisinya Maltech) mengatakan bahwa tekanan rem bisa mencapai 1500 psi pada saat pengereman ekstrem. Ini berarti bahwa selang seharusnya akan mengembang jauh lebih besar di saat pengujian daripada di dunia nyata.

Selang pertama yang diuji adalah selang lama yang sudah jelek yang sepertinya merupakan selang ori dari Ford Mustang tahun 1965. Dalam kondisi statis, selang punya OD 10,76mm, saat diberi tekanan mengembang jadi 11,02mm, meningkat 2,4%.

Selanjutnya diujikan selang rem karet yang baru. Aslinya OD 10,47mm mengembang jadi 10,65mm setelah diberi tekanan, peningkatan 1.7%

Yang di uji terakhir adalah selang stainless braided. Di kondisi statis aslinya OD 6,45mm, mengembang jadi 6,49mm setelah diberi tekanan, peningkatan kurang dari 1%.

Terbukti bahwa selang rem braided mengembang lebih sedikit daripada selang karet. Namun marginnya kecil sekali. Perlu diingat juga bahwa uji dilakukan dengan tekanan dua kali lebih besar daripada yang bisa terjadi di dunia nyata. Jadi perbedaan antara selang braided dan selang karet biasa itu sangat sangat kecil.

Daya tahan dari selang braided juga susah diukur. David bilang bawha selang karet biasa itu punya masa pakai 6 tahun. Namun, ia juga pernah tahu selang rem yang umurnya lebih panjang dari umur kendaraan. Yang pasti selang rem itu harus diganti bila ketahuan retak, ada yang menggembung atau bocor.

 

Dari hasil pengujian tersebut ditunjukkan bahwa selang braided itu mengembang 40% lebih kecil daripada selang karet. Namun yang juga perlu diketahui adalah bahwa selang karet itu cuma mengembang 1,7% saat mengalami tekanan sangat kuat. Sehingga jadinya beda antara pakai selang braided dan selang karet cuma selisih 0,7% saja. Dari sisi umur beda nggak ketahuan.

Artikel berikut juga menyebutkan bahwa pemakaian selang rem karet itu bisa lama juga. Dan tujuan utama adalah karena selang rem braided lebih tahan panas.
NgabuburiTips, Usia Pakai Slang Rem

Slang rem mobil usia pakainya bisa lebih dari 10 tahun. Kecuali jika ada human error, atau ada kecelakaan. Selama tidak ada kebocoran, slang rem bisa terus dipakai. Jika sudah ada yang sobek, lebih baik segera ganti. Nah, salah satu penyebab kerusakaan slang rem oleh tangan mekanik justru saat terjadi rem dibongkar. Sangat diharamkan kaliper rem tergantung hanya dengan ‘pegangan’ slang rem tersebut, slang rem tergantung bisa ‘molor’ sehingga daya tahan atas tekanannya berkurang

Selain berbahan karet, slang rem juga ada yang berbahan braided steel. Bahan dalamnya dari teflon, lalu dibungkus lagi dengan jalinan kawat baja. Biasa dipakai pada kendaraan balap, karena lebih tahan panas. Pada braided steel ini, musuh utamanya api. Percikan bunga api bisa jatuh dan menelusup pada bahan teflon. Inilah yang akhirnya membuat slang rem tersebut malfungsi. Mencegah hal ini terjadi, braided steel yang ternama sudah ada pembungkusnya lagi setelah baja sehingga lebih aman.

Menurut penulis yang membuat selang braided itu membuat rem lebih tahan panas itu bukan karena mencegah mengembang tapi kemampuannya dalam menyebarkan panas. Karena bagian logam dari selang braided akan membantu menyebar panas yang asalnya dari bagian logam penekan kaliper. Bila benar begitu maka menggunakan tambal panci seperti yang didemokan berikut ini juga akan bisa membantu:

Solusi pendinginan untuk kampas rem bisa dibaca di artikel berikut:

Iklan

13 thoughts on “Pengujian lab menunjukkan bahwa braided wire itu sangat sedikit efeknya dalam mengurangi mengembangnya selang rem

  1. Ok deh, nice info 👍👍
    ane save mas bro buat kapan2 baca lg artikel’y

    klo liat selang rem KTM RC200 ane walo msh std udh pake selang rem braided aseek.

    Suka

    • Perlu diingat juga, 1,7% itu diameter luar, sedangkan brake fluid tergantung pada diameter dalam, yang besarnya mungkin cuma 1/3, jadi bisa 5% selisih melarnya di diameter dalam (melar di dalam = melar di luar, tp diameter dalam lebih kecil jadi perbandingan lebih besar)

      Nah 5 % itu nambah volume brake fluid berapa ml?
      Otomatis menambah jarak main handle rem juga kan
      Dan itu masih kondisi dingin
      Belum lagi efek membal dari karet, yang mirip2 kasus rem kemasukan angin

      Suka

      • itu maksudnya 5% nya dari 1,7%?

        Menurut saya selang rem braided itu bisa bikin rem lebih sip saat panas itu karena braidednya bisa melepas panas lebih bagus, bukan karena bisa menahan tekanan. Braidednya juga setahu saya itu bisa molor / mekar / mengembang. Kalau braided dibuat menahan tekanan, mengapa nggak sekalian dibuat pipa logam saja?

        Soal mengembang, setahu saya bahan selang rem braided itu PTFE:

        PTFE juga bisa mengembang saat panas:
        PTFE

        Increase in volume from room temperature to molten state (340°C) – % 27 – 28

        Jadi PTFE juga bisa mengembang kalau kena panas. Jadi mengandalkan selang rem braided saja rasanya tidak cukup. Perlu ada pendinginan pada kampas rem, mungkin dengan pakai cara di seperti dibahas di artikel berikut
        Solusi mendinginkan rem untuk mencegah rem blong atau berkurang kemampuannya karena panas

        Suka

        • 5% dari diameter dalam selang
          Itu kan dalam kondisi dingin braided sudah lebih baik 40%, belum ada pengaruh pelepasan panas

          Anggap saja mengembangnya 0,1mm
          Diameter luar 10mm, diameter dalam 4mm, dari luar, selang mengembang 1%, tapi di dalam, lubang selang mengembang sebanyak 0,1: 4 x 100% = 2,5%
          Itu belum menghitung penyusutan tebal karet ketika mengembang, dimana karet yang mengembang akan menjadi lebih tipis (misal balon)

          Suka

  2. aku juga pakai, memang terasa efeknya, namun ternyata soal mengembang beda tipis yak,, mantap.. mungkin soal pelepasan panas itu yang lebih berpengaruh

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s