Saking cepatnya Ducati dan Kawasaki sehingga walau urutan start dibalik pun tetap mendominasi sehingga di WSBK reverse grid diisukan dibatalkan


Sebelumnya penulis sudah membahas bagaimana penyelenggara WSBK berusaha untuk membuat Kawasaki dan Ducati biar nggak gampang menang dengan menstandarkan software ECU.

Standarisasi ECU di WSBK dilema antara sesuai kenyataan vs membuat semua motor setara, apakah fair bila motor aslinya lambat jadi cepat di balapan?

Ternyata nggak cuma itu saja usaha penyelenggara WSBK untuk bikin Kawasaki dan Ducati tidak mendominasi. Cara lain juga ada, yaitu merubah urutan grid, resminya sebagai berikut:

FIM Superbike Commission to bring updates to The Superbike World Championship for 2017

The front three rows will be affected in the following way:
· Top three riders move back to row three and see 1st and 3rd reverse their positions.
· Riders who finished in 4th, 5th and 6th will be promoted to the front row.
· Riders who finished in 7th, 8th and 9th will start from the second row.

Gampangannya bisa dilihat di gambar berikut:
An Argument for World Superbike’s New Grid

Terlihat nggak fair banget startnya. Tiga motor yang paling kencang, startnya ditaruh baris ketiga.

Entah mengapa ini sampai ada aturan seperti ini. Mungkin meniru cara starting grid terbalik ala best motoring internasional. Makin kencang mobilnya, maka posisi saat start dibuat lebih jauh dari start. Sehingga pemirsa bisa melihat bagaimana upaya mobil mobil kencang untuk melibas mobil lambat. Dan bagaimana usaha mobil lambat menghalang halangi jalan mobil cepat.

Tapi sepertinya cara ini nggak cocok diterapkan untuk motor. Apalagi untuk WSBK. Media media barat juga sudah banyak yang memberitakan ini:
WorldSBK reverse grid format NOT WORKING?
WSB: Series bosses considering scrapping reverse grid

Motor kencang susah untuk dihalangi. Salip menyalip juga lebih mudah terjadi. Lagipula bila lihat hasil balapan, rasanya percuma start dirubah.

Penulis pakai contoh balapan WSBK di sirkuit motul thailand:
Dengan start reverse grid, Rea jadi ditaruh di baris ke tiga.

Tapi coba lihat hasil finishnya.

Beda finish antara satu dan dua bisa 6 detik. Yamaha diurutan lima enam beda 11 detik. BMW urutan tujuh beda 26 detik. Yang berada di depan juga tetap saja urutan satu dua tiga. Nggak ngefek reverse gridnya. Rasanya kok hasil tetap nggak beda jauh seandainya Rea ditaruh di posisi paling belakang. Wajar bila banyak media barat yang mengisukan dibatalkannya start pakai reverse grid.

Iklan

9 thoughts on “Saking cepatnya Ducati dan Kawasaki sehingga walau urutan start dibalik pun tetap mendominasi sehingga di WSBK reverse grid diisukan dibatalkan

  1. Sudah kodratnya kayanya ga boleh satu orang pun mendominasi atau selangkah lebih maju di berbagai olahraga. Karena efeknya membosankan penonton.

    Kecuali dia berbaik hati “sedikit mengalah” untuk terlihat lebih seru. Tapi jadi kurang sportif … Argh pusing sendiri daku wahaha.

    Suka

    • ha ha iya. kalau persaingan ketat jadi menarik. tapi nggak ada yang menangan nggak menarik juga. harus ada idola yang selalu menang tapi menangnya harus lewat perjuangan.

      Suka

      • Betull, tapi min saya terpikirkan suatu konsep pertandingan atau perlombaan yang meskipun 1 mendominasi tapi tetep menarik loh ahaha.

        Btw, kalau ayah saya bilang, dulu Rossi bisa seperti sekarang karena dia dari dulu selalu bisa membuat perlombaan itu menarik. Seolah-olah banyak drama yang terjadi. Gak kaya Marquez, Pedrosa, Vinales, dan pembalap lain yang kalau udah di depan bye bye semua.

        Suka

  2. “Sebelumnya penulis sudah membahas bagaimana penyelenggara motogp berusaha untuk membuat Kawasaki dan Ducati biar nggak gampang menang dengan menstandarkan software ECU.”
    kagak salah nih, yg ada sekarang malah pake ecu standarnya Ducati…

    Suka

    • Wah iya saya salah ketik, harusnya wsbk. Terima kasih infonya.

      harusnya:
      “Sebelumnya penulis sudah membahas bagaimana penyelenggara wsbk berusaha untuk membuat Kawasaki dan Ducati biar nggak gampang menang dengan menstandarkan software ECU.”

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s