Kapasitas mesin lebih besar belum tentu lebih boros, tenaga kecil belum tentu lebih irit.


Biasanya orang berpikir kalau cc nya besar pasti lebih boros, tenaga lebih besar. Namun data berikut menunjukkan bahwa “aturan pakem” itu tidak selalu benar.

Sebelumnya penulis heran, mengapa kok motor 50cc kok nggak masuk Indonesia. Saat coba cari cari info ternyata mengejutkan karena dari sisi irit dan tenaga untuk motor 50cc tidak unggul dari motor cc lebih besar.

Berikut informasinya.

Spesifikasi Honda Vision 50:

Bore × Stroke (mm) 37.8 x 44
Carburation PGM-FI electronic fuel injection
Compression Ratio 10:1
Engine Displacement (cc) 49
Engine Type (cm³) Air-cooled 4-stroke OHC 2v single
Max. Power Output 2.5kW/7000rpm (95/1/EC)
Max. Torque 3.5Nm/6750rpm (95/1/EC)
Fuel Tank Capacity (Litres) 5.5 litres
Fuel Consumption 146.9 mpg (at 18.6 mph )
Kerb Weight (kg) 100

Spesifikasi Honda Vision 110:

Bore × Stroke (mm) 50mm x 55.1mm
Carburation PGM-FI electronic fuel injection
Compression Ratio 9.5
Engine Displacement (cc) 108cc
Engine Type (cm³) Air-cooled 4-stroke OHC single
Max. Power Output 6.5kw / 7,500rpm
Max. Torque 9.0Nm / 5,500rpm
Fuel Tank Capacity (Litres) 5.2L
Fuel Consumption 147mpg
Kerb Weight (kg) 102kg

Dalam bentuk tabel:

Engine Displacement Max. Power Output Fuel Consumption
Vision 50 49cc 2.5kW/7000rpm 146.9 mpg = 62.45km/l
Vision 110 108cc 6.5kw / 7,500rpm 147mpg = 62.49km/l
SH125i 124.9cc 8.98kW/8,500rpm 47.4km/litre
PCX125 125cc 8.6kW/8,500 rpm 133.9 mpg  = 56.92km/l
Forza 125 124.9 cm3 11kW / 8,750rpm 43.5 km/l
SH300i 279.1cc 18.5kW @ 7,500rpm 94mpg = 39.96km/l
Forza 300 279cc 19kW/7,500 rpm 87 mpg = 36.98 km/l
Integra 745cc 40.3kW @ 6,250rpm 28.6km/l
MSX125 124.9cc 7.2kW / 7,000 rpm 1.52L/100km = 65.79 km/l
CB125F 124.7cc 7.8kW @ 7,750rpm 151.1 mpg = 64.24 km/l
CRF250 Rally 250cc 18.2kW/8500rpm 33.3km/litre
CBR300R 286 cc 22.7kW/8,500 rpm 85.3 mpg = 36.26 km/l
CBR500R  471 cm3 35kW @ 8500 rpm 29.4km/litre

Dari tabel tersebut ada beberapa contoh yang menjungkir balikkan apa yang selama ini dipercaya.

Yang ekstrem adalah contoh Honda Vision 50 dengan Honda Vision 110. Kapasitas mesin lebih dari dua kali lebih besar, tenaga lebih dari dua kali lebih besar, tapi iritnya bisa dibilang sama.

Lalu berikutnya motor matik Honda SH300i dibanding Honda CRF250 Rally, cc lebih besar, tenaga hampir sama, tapi jauh lebih irit. Padahal itu motor matik dibanding motor manual, kok malah lebih irit yang matik. Sebagai perbandingan di kelas 125cc, tenaga terlihat mempengaruhi irit dan motor manual lebih irit dari motor matik.

Dibanding dengan Honda CBR300R juga Honda CRF 250 Rally terlihat kurang juga, kapasitas CBR300RR lebih besar, tenaga lebih besar, begitu masih juga lebih irit. Padahal itu membandingkan motor sport dengan dual sport, kok lebih irit motor sport.

 

Kesimpulannya dalam menilai motor tidak bisa hanya melihat dari kapasitas mesinnya. Harus lihat data atau diuji dulu.

20 respons untuk ‘Kapasitas mesin lebih besar belum tentu lebih boros, tenaga kecil belum tentu lebih irit.

  1. Keseimbangan antara power, berat, rasio gigi lah yang menentukan keiritan. Juga kecepatan pada waktu pemakaian

    Revo yang 110cc juga ga lebih irit dari supra125

    Di kecepatan 80 kpj konstan ncb bisa lebih irit dari beat. Lha beat udah hampir gas pol ncb cuma gas sa ncrit

    Suka

    • Ko bisa sancrit sih, saya ga paham maksudnyaaa. Soalnya kan kecepatan segitu gas udah melintir banyak.

      Atau maksudnya speed 80 km/j konstan di gigi 6 gitu? Jadi ringan-ringan aja. Soalnya ada teman grup GSX R150 dia coba keiritan gsx dengan trik menyegerakan ke gigi 6 bisa dapat 55 km/l lebih. Maaf ga bisa kasih pic, pokoknya ada di grup FB GSX yg saya join.

      Suka

      • Dari rpm. kalau motor sport bisa rpm rendah (karena pakai gigi tinggi), sementara matik terpaksa harus rpm tinggi. semprotan tiap ledakan sangat menentukan.

        Dibilang GSX bisa 55km/liter percaya. Lha wong ayla saja bisa 45km/liter kalau slip streaming :). Cuma resikonya mesin ngelitik. Untuk bisa jalan rpm rendah kondisi mesin atau bensin harus prima. atau pakai booster.

        Suka

          • Ngelitik yang saya maksud yang di rpm rendah, yang disebabkan oleh pembakaran kurang kuat, busi sering gagal nyala. Bukan yang di rpm tinggi, yang disebabkan bensinnya kebakar duluan.

            Kalau di motor matiknya honda, biasanya ditandai mesin kemlothok saat idle. Penyebabnya bisa karena oktan kurang atau ketinggian. Juga bisa karena busi terlalu dingin. Bisa juga karena udara terlalu plong (filter racing / knalpot racing). Solusi yang efektif itu yang mengurangi udara misalnya turbo cyclone atau memperkecil pipa intake. Bisa pakai busi kaki tiga. Atau membuat bensin lebih mudah terbakar. Modif macam pro capacitor terasa banget bila di rpm rendah.

            Suka

  2. Memang ane akui motor cc kecil justru klo dipake riding “normal” sehari2 (pulang pergi kantor) malah relatif lebih boros BBM, seperti Jupiter Z 5TP 110 ane, hitungannya jadi sekitar 35-40 Km/Liter doang dg BBM Premium, memang cukup susah mengkondisikan supaya bisa hemat BBM, apalagi bobot ane 75 Kg, mesin cc cuma segitu tentu “selalu dipaksa bermain RPM yg lebih tinggi” demi mengimbangi beban yg dihela.

    Suka

  3. om mau tanya motorq verza, kl pagi baru distart rpm idle kayak det,,det,,det gk stabil,,tp kl rpm dinaikin gk gitu,,kl dah anget kira2 10 detik det2 ilang lancar,,
    bbm pertamax,knalpot racing,busi CR9EA9(milik vario),,ori verza CR8EA9.

    Suka

      • kepala busi kering tidak hitam,,dioda agak kemerahan kayak tembaga,iya mngkin businya gk cocok,,ngadat kl waktu baru distart saja…kl sudah jalan normal,,mesin panas jg normal,,tarikan rpm smpai limiter jg gk ngadat kl jalan..

        Suka

  4. saya ga tau kalo di motor soalnya gada RPM nya, tapi di matik mobil yg cvt bisa lebih irit dibanding manual maupun matik gear, contoh di kecepatan 100 kpj avanza butuh rpm 3500 konstan, livina kecepatan segitu awalnya 3000 lanjut turun rpm 2000an saat kecepatan konstan… kalo livina manual pasti rpm tetap

    Suka

    • Iya, kalau CVT di mobil canggih, rasio gigi diatur oleh komputer. Sehingga kalau overdrive nggak dimatikan maka rpm akan terjaga dibawah 2000. Mode juga bisa diatur. Yang matik biasa cuma bisa pakai main gigi. Tapi semua sama, kalau gas injak sampai mentok maka rpm akan bisa tinggi, tenaga keluar

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.