Motogp: sebelum Iannone jatuh di pit saat ganti motor di BRNO menghindari nabrak ternyata hampir bikin yang lain jatuh juga dan pelajaran untuk jangan ngerem depan dulu


Peristiwa jatuhnya Iannone saat ganti motor di lap awal balapan motogp di brno ada bermacam analisanya. Ada yang menyalahkan Aleix Espargaro, ada yang menyalahkan mekanik.

Versi terpopuler adalah yang mengatakan bahwa mekanik Aprilia sudah menahan tapi Aleix Espargaro memaksa melaju.

Dalam hal ini penulis menyalahkan Iannone juga. Ini bisa disimak dari berbagai video berikut:
Sumber 1:

Sumber 2:

Argumentasi bahwa Aleix salah karena menerjang mekanik yang lagi menahan itu menurut penulis terbantahkan bila kita melihat video nomer 2. Memang kesannya Aleix menerjang mekanik yang masih memegangi.

Tapi bisa jadi itu karena ia pikir mekanik sedang mencegah motornya roboh. Kan posisinya dari awal juga begitu:

Marquez ganti motor juga dipegangi motornya:

Aleix mungkin akan lebih hati hati bila si mekanik memberi tanda, nggak cuma dipegangi saja. Misalnya menunjuk ke belakang, pakai telapak tangan atau sekalian menutup jalan. Tapi memang motor Iannone datang terlalu cepat sehingga mekanik Aprilianya sendiri juga kaget.

Di video pertama terlihat bahwa mekanik Suzuki juga sama sekali tidak memberi tahu bahwa motor Iannone akan masuk pit. Seharusnya mekanik Suzuki lebih tahu bahwa motor Iannone sudah dekat. Mekanik Suzuki bisa memberi tanda pada Espargaro ataupun Iannone untuk berhati hati.

Awalnya tangan direntangkan:

Setelah motor dekat tangan malah di turunkan.

Sesudah mau tabrakan baru jadi bingung:

Aleix Espargaro pun sebenarnya bisa menghindari bila menoleh kebelakang dulu. Tapi tidak bisa disalahkan karena pembalap lain pun banyak yang tidak menoleh kebelakang dulu. Yang tim Honda malah ada mekanik tersendiri yang ngasih aba aba aman untuk jalan. Marqueznya tidak menoleh kebelakang.

Mau masuk jalur lintasan pun tidak noleh padahal di belakang ada juga yang mau masuk pit:

 

Iannone juga saat masuk pit juga sembrono. Saat itu Dovizioso? sedang keluar pit (juga tidak pakai menoleh kebelakang).

Mestinya Iannone sudah tahu dan memutuskan untuk memotong. Kebetulan saat itu Dovizioso memutuskan untuk menoleh kebelakang:

Mungkin saking kagetnya maka Dovizioso meluangkan waktu untuk melotot ke Iannone. Entah apa yang digumankan oleh Dovizioso saat ia tahu Iannone crash.

Mungkin saat itu Iannone berpikir “nggak akan nutut” kalau harus nunggu Dovizioso lewat, jadi ia memutuskan untuk memotong jalur Dovizioso. Namun karena itu jadi kaget dan harus ngerem mendadak waktu Espargaro keluar pit. Karena ngeremnya depan dulu, maka motor Iannone jadi ndelosor. Pelajaran bagi yang lain untuk jangan membiasakan ngerem depan dulu.

 

Mungkin Aprilia perlu menaruh orang yang tugasnya khusus untuk memberikan arahan apa aman untuk jalan atau masuk, jadi pengatur lalu lintas. Peran yang sama mestinya juga dilakukan oleh mekanik Suzuki.

Atau ini tugasnya penyelenggara lomba? Butuh orang khusus untuk mencegah terulangnya Iannone hampir nabrak Espargaro dan Ianonne motong jalur Dovizioso?

 

Dalam kejadian ini Andrea Iannone sendiri tidak merasa terganggu karena walau sudah buru buru masuk pit, ternyata motor belum siap:
Iannone: Tanpa insiden itu, balapan saya tetap bermasalah

“Saya masuk pit pada lap keempat. Tapi kami menghadapi situasi buruk. Saat saya masuk pit, Aleix [Espargaro] akan kembali ke lintasan.”

“Untuk menghindarinya, saya harus mengerem di atas tutup drainase, jika tidak saya akan menabraknya. Dalam hal seperti ini, regulasi sangat jelas dan stewards sudah mengambil tindakan.”

“Saya tidak bisa melakukan lebih dari yang saya lakukan. Terlebih, meskipun kami tidak mengalami insiden ini, balapan kami akan tetap bermasalah. Motor saya belum siap dengan set-up kering, dan ini bukan nasib buruk semata.”

Aleix Espargaro sendiri bilang bahwa memang dalam kondisi tersebut resikonya besar:
Espargaro ingin aturan flag-to-flag diubah

“Saya senang Andrea tidak cedera, karena itu kecelakaan yang menakutkan. Tidak ada yang bisa saya lakukan. Saya tidak punya kaca spion, dan itu adalah kesalahan tim,” ucap Espargaro.

“Tapi ketika tim atau diri saya sendiri membuat kesalahan, maka itu adalah kesalahan tim. Atas nama diri sendiri dan Aprilia, saya minta maaf kepada Suzuki dan Andrea. Yang penting dia baik-baik saja.

“Ke depannya, saya pikir ada baiknya untuk memeriksa kembali peraturan ini, karena sangat mudah melakukan kesalahan. Saya pikir itu sesuatu yang perlu kami diskusikan.”

Iklan

3 thoughts on “Motogp: sebelum Iannone jatuh di pit saat ganti motor di BRNO menghindari nabrak ternyata hampir bikin yang lain jatuh juga dan pelajaran untuk jangan ngerem depan dulu

  1. mekanisme pit stop di balapan F1 bisa diterapkan buat MotoGP … ada petugas Lollipop Man dan Marshall yang ngibarin bendera biar pembalap gak grasa-grusu di pit saat flag to flag race

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s