Clear bahwa mengupload fakta itu tidak melanggar UU ITE


Sebelumnya penulis bertanya tanya mengapa orang yang mengupload fakta bisa terkena pidana.
Apakah UU ITE beneran melarang mengunggah video rekaman petugas yang melanggar aturan?

Kapolda Kalsel sebelumnya bilang bahwa polisi yang melakukan pungli sudah tertangkap. Itu artinya polisi tahu bahwa video yang diupload tersebut adalah fakta. berikut videonya:

Kapolda Kalsel bilang bahwa penyebar video akan ditangkap karena kena undang undang IT.

Saat itu penulis jadi khawatir juga karena menyebarkan fakta kok kena pencemaran nama baik.

Namun untunglah dari Kapolri melakukan klarifikasi sebagai berikut:
Pekan Depan, Kapolda Kalsel Beri Penghargaan Sopir Pengunggah Video Pungli

“Kalau peristiwa itu benar terjadi pengunggahnya tidak dipidana justru dikasih reward karena melaporkan anggota Polri yang mengkhianati institusinya. Kalau pengunggah mengunggah peristiwa yang tidak benar baru dapat dikenakan UU ITE. Saya sudah cek Kapolda Kalsel dan Kadiv Propam Mabes Polri saya turunkan tim kesana,” terang Tito dalam keterangannya, Sabtu (19/8/2017).

Jadi selama yang kita upload / posting / sebarkan adalah fakta. Katanya tidak kena UU ITE.

Sekarang yang jadi masalah adalah respon masyarakat. Perlu diamati perkembangan kasus bu guru posting karena terganggu konvoi di suruh minta maaf:
Kasus si bu guru harus meminta maaf karena terganggu konvoi motor banyak yang menyayangkan dan yang mendatangi jadi diprotes banyak rider dan blog

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.