Satu lagi bukti bahwa traction control di motor balap dan motor harian itu beda fungsi dan cara kerjanya


Sebelumnya penulis sudah membahas bagaimana traction control di motor harian itu kegunaannya beda dari di motor balap. Yang motor harian itu lebih untuk biar nggak kepleset, sementara yang di motor balap itu lebih untuk biar tenaga bisa tersalurkan dengan sempurna.

Penulis nemu bukti lagi bahwa traction control di motor balap itu jelas berbeda:

Berikut adalah video yang menunjukkan bagaimana motor Marquez jadi meliuk liuk saat di gas pol mulai dari berhenti:

Padahal di motor Honda motogp ada traction controlnya. Walau menyetel traction control itu jadi masalah sulit bagi Honda, traction control jelas ada. Tapi terlihat jelas bahwa sistem traction control tidak bisa mencegah motor selip di situasi tersebut.

Perilaku tersebut beda sekali dengan traction control motor Yamaha XMax

Di motor Yamaha Xmax, begitu terdeteksi roda selip maka tenaga motor langsung hilang sehingga ban tidak jadi selip.

Apa itu artinya traction control di motor Honda motogp lebih jelek daripada yang di Yamaha XMAX?

Menurut penulis tidak. Menurut penulis itu karena memang tujuannya beda. Cara menghilangkan tenaga model motor harian seperti Yamaha Xmax tentunya tidak bagus dipakai di dunia balap. Coba saja bayangkan bila saat sedang enak enaknya akselerasi tiba tiba tenaga hilang. Bisa bisa diseruduk yang belakang seperti yang pernah dikeluhkan oleh pengendara Vespa GTS 300 berikut:

 

Tapi menarik juga untuk disimak teknologi traction control macam apa yang akan di datangkan di Indonesia untuk motor yang modelnya meniru motor balap. Rasanya kalau untuk kelas 250 cc nggak bakalan diberi yang macam di motogp. Mungkin diberinya justru yang seperti di motor matik.

Walau diberinya untuk yang motor matik, rasanya oleh pabriknya tetap dibilang teknologi ala motogp. Padahal beda.

3 respons untuk ‘Satu lagi bukti bahwa traction control di motor balap dan motor harian itu beda fungsi dan cara kerjanya

  1. Tujuan kan tetap sama, kontrol traksi

    Lalu?

    Yg sebenernya ingin anda sampaikan apa sih?
    Bingung saya, anda kritis tapi kritis gak mutu

    Suka

    • ada persamaan dan ada perbedaan. menurut saya tujuan nggak sama. Yang satu biar bisa untuk dipakai di jalan berlumpur / salju. Yang satu biar bisa makin kencang. Ada beda.

      Suka

    • Pikiran Fanboi sebelah pasti mirip ama MotoGP ada traction control, sama kek pemikiran fanboi bahwa CBS itu sama dengan ABS. Disini dijelaskan bahwa TC antara motor balap dengan motor harian itu beda ketika TC aktif atau engga. jadi ekspektasi nya jangan berlebihan kek MotoGP

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.