Impresi pertama oli pertamina Enduro Racing lebih sip dari AHM SPX2 + MG, matik memang cocoknya 10W40


Angka kilometer motor Honda Beat penulis sudah mendekati 5 ribu km. Oleh karena itu penulis memutuskan untuk mengganti oli.

Untuk oli penulis ingin coba yang 10W40. Di spin penulis barusan coba xten:
Impresi pertama pakai oli X-Ten sport kok terasa lebih berat dari Mesran Super + MG?

Untuk Honda Beat ESP ini penulis ingin coba yang lebih terkenal yaitu enduro racing.

Dari testimoni dikatakan kualitasnya dibawah fastron techno 10W40. Tapi harganya lumayan, cuma 50 ribu untuk 1 liter termasuk ganti olinya. Sedikit lebih murah daripada Xten XT-40 sport yang 52 ribu.

Oli yang sebelumnya adalah AHM SPX2:
Mempertanyakan perlunya servis periodik, biaya bengkak karena banyak yang tidak perlu, kadang kecewa hasil tidak memuaskan

Sama bengkel diberi SPX2. Entah itu oli bagus atau tidak tetap penulis tambahkan 100ml minyak goreng Sunco. Nanti dilihat umur bisa panjang atau tidak.

Walau kilometer sudah mendekati 5 ribu km, suara mesin masih bisa ditoleransi saat masih pakai oli AHM SPX2. Suara mesin masih termasuk halus. Dari sisi performa penulis tidak merasakan penurunan yang signifikan walau oli aslinya 10W30, dan minyak goreng itu mestinya setara 0W16.

Dari hasil ini penulis menyimpulkan bahwa minyak goreng sangat efektif dalam meningkatkan ketahanan oli dan memperpanjang masa pakai sekaligus memperbaiki daya perlindungan oli.

 

Ada hal yang lucu dari impresi pertama pemakaian oli pertamina enduro racing. Di Suzuki spin sebelumnya penulis pakai oli murah dengan kekentalan 20W50. Tapi justru setelah pakai oli x-ten sport yang dibungkusnya tertulis 10W40 tarikan mesin jadi lebih berat.

Di Honda Beat sebelumnya olinya adalah oli termasuk nggak murah dengan kekentalan 10W30. Tapi justru setelah pakai oli enduro racing 10W40 yang di atas kertas lebih kental, tapi justru tarikan mesin jadi lebih ringan.

Walau tarikan mesin lebih ringan, suara mesin justru lebih halus. Jejer dengan NMax terasa benar senyapnya. Suara NMax jadi terdengar kasar.

Ini membuat penulis curiga bahwa oli AHM SPX-2 itu film strengthnya kurang. Sehingga dengan pemakaian oli enduro racing film strength jadi pas. Tarikan jadi lebih enak karena dari sebelumnya terhambat gesekan mesin jadi lebih lancer.

Saat pertama coba tersebut penulis masih belum menambahkan minyak goreng kelapa sawit. Dan ternyata setelah ditambahkan minyak goreng suara mesin jadi lebih senyap lagi. Penambahan tenaga tidak terasa mungkin karena film strength dari oli enduro racing sudah cukup.

Cuma sekarang jadi terganggu suara cvt. Mungkin coba melumasi cvt diluar bengkel resmi, karena sebelumnya minta di lumasi di bengkel resmi suara cvt masih berisik.

21 respons untuk ‘Impresi pertama oli pertamina Enduro Racing lebih sip dari AHM SPX2 + MG, matik memang cocoknya 10W40

  1. Ngeriii itu Kang…
    Enduro racing 4t kan untuk motor bebek Kang, bukan untuk matic.
    Emangnya gak masalah ya Kang dipakai di matic tu oli…??

    Suka

    • Untuk saya no problem. Keunggulan oli matik seringnya adalah kandungan aditif moly yang lebih banyak. Bagi saya kandungan moly lebih banyak negatifnya. Tenaga jadi terasa berkurang. Kalau dibilang kurang licin tapi toh buktinya suara mesin jadi halus. Padahal Honda beat mesinnya cenderung kasar karena kualitas bahan yang rendah.

      Suka

      • Haaaaa….., awas nanti ente dilempar sandal swallow lho sama FBH klo bilang BeAT kualitas materialnya rendah, pasti mereka akan bilang MS yang paling tinggi itu adalah bukti kualitas BeAT dipercaya banyak masyarakat, ekekekek

        Suka

    • Kalau diasumsikan bahwa motor matik Yamaha itu kebanyakan pakai yamalube matik maka kesimpulan saya olinya jelek juga.

      Molybdenum itu seharusnya hanya sesekali saja. Kalau perlindungan mesin mengandalkan moly, bila film strength olinya sendiri jelek, maka moly bisa bakal cepat habis. Kalau sudah habis, maka mesin jadi berisik.

      Suka

  2. Hasil dari pemakaian oli Enduro Racing + MG di Mio J ane memang mantap gan, Joss.
    Getaran mesin jadi berkurang sejak tarikan awal bahkan ga perlu lagi panasin motor dulu, lebih mulus lagi kalau udah pakai bensin Pertamax.
    Hanya saja ketika kecepatan motor mencapai 50km ke atas, mulai terasa getaran. Entah karena oli nya masih kurang kental atau efek jarang Service cvt 4 selama 4 tahun hahaha.

    Suka

      • Iyah soalnya cuma dipake pulang-pergi ke pasar, paling jauh ya ke Bandung ( jarak 36 km hanya untuk pergi ). Tapi ya walau sudah ngeluh ke bapa saya malah bilangnya kok banyak yang harus diganti? Ah rumit dh pokok nya hahahaha.
        Iyah nanti saya mau coba Service cvt sekalian Pro Capacitor nya kalau ada waktu + money nya gan.

        Suka

        • Sip 🙂 . Iya, kalau motor matik itu yang paling rawan ya CVTnya. Karena nggak kelihatan, sering nggak tahu kalau sudah waktunya diganti. Mungkin butuh sekitar 200 ribu kalau harus ganti. Paling tidak cvtnya dilumasi dan ganti belt. Roller atau rumahnya biar kocak no problem.

          Suka

          • Update!!!
            Mesin mulai terasa bergetar setelah dipakai sejauh 200 km lebih, sepertinya oli nya dah mulai harus diganti atau gimana yh? Saran supaya oli awet gimana min?

            Suka

            • Apakah waktu di bleyer saat stasioner bergetar juga? Apakah waktu makin kencang maka getaran makin kuat?

              Coba cek warna oli. Kalau sudah mulai menghitam di ganti saja. Mungkin sisa oli lama jadi merusak oli yang baru.

              Suka

    • Sekarang sudah tidak. Dibanding dengan oli lain, endor racing terasa kurang bagus. Lebih mending oli 20W50 dari federal atau mesran super. Evalube pro pun lebih bagus.

      Kurangnya adalah jadi berkurang kemampuannya setelah dipakai kencang

      Iya, ditambah MG.

      Suka

        • Kalau untuk motor sepertinya enggak. Bisa dibandingkan saja, ada motor yang direkomendasikan 10W40 untuk di Jepang. Masa ya tetap pakai itu di negara tropis juga?

          Oleh karena itu di beberapa manual motor sekarang masih ada yang menunjukkan pemilihan SAE oli mesin berdasar suhu lingkungan

          Suka

        • Iya. Fastron Techno 15W50 + MG. Sudah lebih dari 7 ribu km. Suara mesin masih halus. Dipakai kencang banget juga suara mesin tetap halus. Cuma CVT saja yang berisik dan jadi ngaret.

          Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.