Bila jalan sangat pelan atau macet lebih aman kaki diturunkan jangan meniru saat latihan safety riding


Dalam acara safety riding di Indonesia, sepertinya sudah wajib harus ada acara jalan lintasan mini.
Narrow Plank obstacle Safety riding yang paling Menantang

Penggunaan dari teknik tersebut sehari hari diantaranya disebutkan:
4 Kebiasaan Berkendara yang Perlu Dihindari

Ketika jalan pelan, kita punya kebiasaan menurunkan dan menyeret kaki. Kita mengira bahwa menurunkan kaki ketika motor berjalan pelan akan membantu menjaga keseimbangan, perkiraan ini ternyata Salah.

Teknik melewati modul papan keseimbangan (Safety Riding Course)

Objektifnya jika di jalan raya adalah ketika melewati jembatan kecil, nampaknya sudah jarang di perkotaan menemukan titi jembatan kecil ya. Dan ketika melewati kemacetan kaki tidak sering turun karena sudah terampil menguasai keseimbangan motor.

Ada yang sampai mempraktekkan teknik berjalan di narrow plank tersebut pada saat mengendarai di jalan umum. Penulis tidak setuju. Berikut beberapa alasan penulis:

Memang skill untuk mengendarai lambat itu penting. Tapi jalan itu harusnya tidak dijadikan sebagai tempat latihan. Jalan adalah tempat dimana kita seharusnya menerapkan cara berkendara yang paling aman.

Menurunkan kaki dengan mendadak ketika kita hilang kendali motor itu berbahaya. Kita bisa salah memperkirakan jarak pijakan, salah memperkirakan kekuatan, salah memperkirakan keadaan jalan, dst. Salah memperkirakan bisa membuat kita jatuh. Jatuh di jalan umum itu bisa berbahaya.

Belum lagi bila kita mempertimbangkan keselamatan pengendara lain. Di kota besar kita sering harus berkendara lambat dengan pengendara lain di sebelah kiri kanan kita. Ada yang pakai motor, ada yang pakai mobil.

Di situasi seperti itu tidak baik bila kita mempraktekkan seperti saat sedang diuji jalan lewat narrow plank. Jatuh dalam kondisi tersebut bisa mencelakakan tidak hanya kita sendiri tapi juga orang lain. Bayangkan bila kita roboh dan membuat pengendara motor di samping kita jatuh ke jalur cepat? Atau paling tidak hal sepele misalnya kita menginjak kaki orang lain atau kaki kita jadi terinjak ban mobil yang disebelah kita. Bisa jadi sumber masalah. Apa orang lain perduli bila kita bilang sedang praktek cara berkendara ala uji narrow plank?

Di situasi tersebut bukan waktunya kita sok jago mengendarai pelan tanpa jatuh. Kita harus membuat orang lain siap. Mereka bisa kaget saat kaki kita turun mendadak. Dengan menurunkan kaki kita maka mereka akan bisa mengambil jarak yang aman, tidak sampai terlalu rapat.

Saat jalan lambat kita perlu juga untuk melihat ke bawah. Karena kadang pandangan ke depan itu terhalang oleh kendaraan lain. Sehingga kita tidak bisa melihat keadaan kondisi jalan. Jangan sampai terjadi saat kita kaki turun pas di lubang atau di kulit pisang.

Tapi kadang memang situasi menuntut untuk kaki tetap diatas. Misalnya bila tempat duduk ketinggian sehingga untuk menurunkan kaki jadi kerepotan. Dalam situasi seperti itu lebih aman bila kaki tidak turun. Karena justru menurunkan kaki akan membuat kendali jadi lebih susah. Namanya juga motor nggak sesuai ukuran.

Saat mengendarai di jembatan yang beneran sempit, terkadang justru lebih aman untuk tidak menaikkan kaki. Justru lebih aman bila kita jalan dengan di bantu kaki. Bila ruang cukup dan jembatan sangat ringkih, akan lebih baik bila turun dari kendaraan dan dituntun motornya untuk mengurangi beban. Karena saat kaki tidak turun maka beban pada roda akan sangat besar dan bisa membuat bagian jembatan tidak kuat.

Safety riding itu seharusnya mengendarai dengan cara yang memungkinkan kita untuk mengendalikan kendaraan dengan lebih baik dan mengurangi bahaya kepada orang lain. Sebaiknya pergunakan cara yang betul betul membuat kita menguasai kendaraan. Jangan mempraktekkan cara mengendarai yang sulit. Mengendarai semacam uji lewat narrow plank itu sulit.

Bila memang sudah ahli sehingga berhenti tidak pernah keluar jalur, maka tetap menurunkan kaki jangan tiba tiba.

Update:
Artikel dengan contoh:
Jalan raya bukan narrow plank dan bukan tempat jago jagoan adu ketangkasan ala safety riding

Iklan

9 thoughts on “Bila jalan sangat pelan atau macet lebih aman kaki diturunkan jangan meniru saat latihan safety riding

  1. Narrow plank itu sebagai uji skill keseimbangan rider,masa narrow plank di salahkan,terus pake apa,,,
    Kang,kalo emang ajaran semua safety riding di indonesia ngga bener,coba akang saja bikin sendiri,terus bikin patent dari akang sendiri,,,
    Yg namanya motor ngga ada yg benar benar aman,,,
    Berarti seorang valentino rossi yg kakinya patah pada saat dirtbike ngga ngikutin ajaran safety riding dong?

    Suka

    • Maaf nggak paham dengan pernyataannya. Maksudnya akang kalau lagi macet wajib pakai cara berkendara ala uji narrow plank? alasannya apa? Sebaiknya dijelaskan. Semua pada ngomong harus ini dan itu tapi penjelasan / sumber nggak ada.

      Penjelasan di naikmotor juga menurut saya aneh.

      Kebiasaan dan asumsi ini salah karena ternyata menurunkan satu kaki ketika motor berjalan pelan sangat mengganggu keseimbangan. Ketika kaki kiri dan kanan kita taruh di atas foot peg kiri dan kanan, beban terbagi rata di antara foot peg kiri dan kanan. Tapi begitu satu kaki kita turunkan (yang merupakan kebiasaan banyak pengendara motor ketika motor jalan pelan di kemacetan) keseimbangan tadi terganggu karena beban jadi lebih banyak ke arah kaki kita turunkan.

      Kalau nggak memaksa pakai motor yang tinggi, dari yang saya rasakan, menurunkan kaki tidak mempengaruhi keseimbangan. Justru kalau kaki mendadak turun, maka keseimbangan jadi terganggu.

      Selain itu, menurunkan satu kaki juga berbahaya karena kalau kita jatuh refleks kita adalah menahan motor dengan kaki. Kaki harus menahan beban berat badan sekaligus berat motor kita (apalagi moge yang beratnya bisa lebih dari 200 kilogram) dan risikonya bisa patah atau, yang sering terjadi, mata kaki terkilir.

      Menurut saya justru terkilir bisa terjadi kalau kaki turunnya tiba tiba. apalagi kalau pas injaknya ke batu.

      Jadi mohon dijelaskan mengapa kalau pelan kaki harus naik. Karena dari pengalaman saya justru malah merugikan. Menginjak kaki orang lain, keinjak ban, hampir jatuh karena salah injak adalah pengalaman pribadi.

      Suka

  2. Munculnya safety riding karena bermulanya kondisi yg tidak aman yg bisa menimbulkan kecelakaan & tujuannya menghindari bahaya yg dapat menimbulkan celaka bagi si pengendara,,,
    Bukan safety riding dulu baru celaka,,,

    Suka

    • Saya share apa yang saya terapkan pada saat saya berkendara yang menurut saya aman.

      Yang di share safety riding indonesia itu dasarnya apa? penjelasannya apa? sumbernya mana? asal cerita buat aturan itu apa? Apa beneran sudah dibandingkan? Yang bandingkan siapa? dst.

      Suka

  3. Kalo memang menurunkan kaki ya turunkan dua2nya
    Kalo cuma 1 kadang bikin g seimbang

    Kalo kecepatan masih mendukung untuk tidak menurunkan kaki ya g usah diturunkan
    Kadang aneh lihat bapak2/kakek2 yang naik motor tapi g bisa jaga keseimbangan di jalan

    Suka

    • Iya, disesuaikan kebutuhan. yang penting jangan turun mendadak kakinya. Menurut saya turun satu tidak masalah selama bisa menyeimbangkan. Karena kadang rem belakang juga butuh kalau di bebek atau sport. Jadi siap siap direbahkan ke kiri motornya.

      Kalau yang sudah mahir memang sampai berhenti tetap berada di jalur.

      Suka

  4. Banyak jg alay yg ga mau turun kaki tapi bawa motornya goyang kanan kiri, lg antri 2 motor sejajar di belakang mobil gara2 ada yg alay barisan jd rusak. Mungkin dia anggap keren ga turun kaki walau ngerepotin.
    Di jalan raya pd prakteknya lebih kepake teknik defense riding utk ‘menyelamatkan diri dan org lain’.. karena mayoritas teknik safety riding yg diajarin di Indonesia gak realistis

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s