Cara menang sepeda lambat di acara safety riding, pengalaman bertahun tahun naik motor nggak ada gunanya di narrow plank


Waktu penulis browsing browsing soal narrow plank kemarin, penulis jarang sekali menemukan metode atau cara agar menang sepeda lambat di narrow plank. Kebanyakan menulis soal aturan saja. Sementara itu soal caranya agar bisa sukses menang nggak dibahas. Oleh karena itu penulis mencoba sharing apa yang akan penulis lakukan bila penulis dituntut untuk bisa jalan lambat banget pakai motor.

Instruktur PT Astra Honda Motor Sukabumi Juara di Jepang

Uji Narrow plank itu sulit, kemarin penulis membahas aturannya ada yang menuntut 15 meter dalam 15 detik. Aturan itu sangat sangat sangat ringan banget bila dibanding aturan dengan standar jepang. Standar jepang disebutkan sebagai berikut:
Safety Riding “Ala Jepang”

Materi lain adalah narrow plank . Yakni , keterampilan melewati papan sepanjang 15 meter dengan lebar hanya 30 sentimeter. Di Jepang , standar waktu melewati narrow plank adalah 2 menit. Karena itu , para Instuktur STEC sangat piawai. Mereka bahkan bisa sampai “diam” untuk beberapa saat di atas papan besi. Adapun di Indonesia standarnya hanya 30 detik.

Ini jadi satu lagi bukti bahwa safety riding Indonesia nggak pakai standar jepang. Tantangan itu tentu sangat sulit ditaklukkan. Selain itu ada aturan lain untuk tantangan narrow plank, contohnya:
Penting! Empat Teknik Dasar Mengendarai Motor Dari Jepang bersama Motor Honda

Mata harus lurus ke depan melihat jalan, pundak harus rileks, siku sedikit menekuk untuk menjaga keseimbangan, badan enggak boleh keluar, dengan pinggul pas di jok jangan terlalu ke depan atau belakang, lutut wajib menjepit tangki, terakhir kaki lurus stand by di rem dan persneling.

Narrow Plank Skill, Uji Keseimbangan dan Kesabaran

badan peserta juga tidak diperbolehkan bergerak bebas dan kaki tidak menyentuh aspal. postur pengendara juga harus lurus. Jika menggunakan motor sport, paha harus mengempit tangki. Sedangkan telapak kaki harus tegak lurus. “Sebelah kiri lurus dengan rem belakang dan sebelah kanan tegak lurus dengan persneling,” tambah instruktur yang berkantor di Jl. Gunung Sahari, Jakarta Utara ini.

Satu hal yang harus dihindari dari teknik ini yakni peserta tidak boleh menggunakan putaran mesin tinggi. “Sebab, kalau dengan rpm tinggi, secara otomatis pengendara akan menggantung kopling. Ini akan merusak komponen di dalam mesin,” yakinnya.

Aturan itu membuat kesulitan makin tinggi.

Bagaimana cara bisa menaklukkan narrow plank? Yang pertama lihat contoh yang jago dulu:

 

Ada yang sharing cara untuk menaklukkan narrow plank sebagai berikut:

Seri Safety Riding: Teknik Dasar Melewati Papan Keseimbangan (Narrow Plank)

Start gunakan gigi 1, mainkan gas dan kopling secara lembut, putaran gas adalah dibuat konstan jangan ditutup, disinilah fungsi rem belakang untuk kontrol. Riding posture pertahankan tetap benar, tangan dibuka menyiku untuk menyeimbangkan, kaki rapat menjepit motor, pandangan tetap jauh kedepan.

Kenapa pandangan harus jauh kedepan tidak boleh kebawah? Karena salah satu kunci keseimbangan adalah di pandangan, ketika pandangan melihat kebawah, wis keseimbangan bro n sis akan langsung buyar ketarik gravitasi.

Dan kenapa kaki harus rapat menjepit motor, ini adalah agar distribusi bobot pengendara menyatu dengan motor. Saat melewati papan keseimbangan, ketika kaki kanan terbuka keluar motor akan ke kiri, dan sebaliknya jika kaki kiri terbuka ke kiri maka motor akan maunya lari ke kanan.

Entah mengapa disarankan menyeimbangkan pakai kaki, padahal di aturan diatas disebutkan kaki harus menempel tangki. Yang didemokan trainer juga kaki kelihatan nggak dipakai. Yang diajarkan di kutipan diatas mungkin gambarannya seperti berikut ini:
Puluhan Polisi Adu Keterampilan ‘Narrow Plank’ di Lapangan Akpol

Rasanya kok ada yang nggak pas. Tapi terserah sih. Namanya juga senang senang. Yang begitu kelihatan seru.

 

Cara penulis bagaimana?

Yang paling penting adalah lupakan semua pengalaman berkendara motor di jalan. Pengalaman berkendara bertahun tahun itu nggak ada gunanya saat jalan lambat di narrow plank. Lebih baik mulai belajar dari nol lagi.

Lihat saja contoh berikut. Nggak ada yang sukses walau standar sudah dibuat 4 kali lebih mudah dari aslinya:
Ternyata Belajar Teknik Safety Riding Itu Tidak Gampang, 1 MEI 2016

Dari 18 peserta, hanya tiga yang berhasil mencatat waktu cukup lumayan walau tidak mencapai 30 detik. Mereka mencatat waktu 20, 18, dan 12 detik. Mayoritas peserta pelatihan keluar dari lintasan atau melaju lebih cepat hingga ke ujung lintasan.

Menurut penulis sih no problem mereka nggak lulus uji narrow plank. Mereka tetap bisa menjadi rider yang aman tanpa harus lulus uji narrow plank. Kalau di jalan raya tentu mereka bisa memilih menurunkan kaki kalau harus mengendarai lebih lambat dari orang jalan kaki. Uji narrow plank kan lebih ke lomba dengan kemampuan khusus, yang tidak untuk dipraktekkan di jalan.

Untuk gambaran, berikut kecepatan yang diperlukan pada tantangan narrow plank
1 detik 1 meter = 3,6 km/jam
1 detik 2 meter = 1,8 km/jam
1 detik 3 meter = 1,2 km/jam
1 detik 8 meter = 0,45 km/jam

Dengan kecepatan seperti itu tentu cuma orang sok jago yang melakukan itu di jalan. Namun karena namanya lomba, ya terpaksa harus dituruti walau itu nggak aman. Makin berbahaya lagi karena Narrow plank itu dibuat lebih tinggi dari tanah.

Berikut spesifikasi narrow plank:

Ketinggian disebut 5 cm. Naik setinggi itu bisa membuat orang yang asalnya harus jinjit pada saat naik motor, akan jadi tidak bisa mengapai tanah di narrow plank. Jadi jangan menurunkan kaki di narrow plank. Bisa berbahaya.

Lebih baik turun dari lintasan narrow plank daripada mencoba menahan motor saat roboh. Kalau sudah kepepet, biarkan saja roboh motornya, kan di sebelah biasanya sudah ada yang menahan. Jangan coba coba menahan beban motor yang sedang roboh saat di narrow plank karena kaki bisa cedera atau terjepit.

Narrow plank itu berbahaya. Jangan disamakan jalan datar. Aturan tidak boleh menurunkan kaki selama di narrow plank itu harus dipatuhi kalau nggak mau celaka. Latihan juga nggak harus di narrow plank.

 

Di aturan juga disebut kaki harus rapat dengan tangki. Dengan batasan tersebut maka sebaiknya jangan tanggung tanggung, sekalian motor dijepit pakai kaki dengan tenaga yang kuat. Jadi badan kita kokoh menyatu dengan bodi motor. Untuk menyeimbangkan motor, kita pergunakan bagian atas tubuh, dari pinggang ke atas.

Bila dilihat dari yang jago, terlihat ada ritmenya. Menurut penulis penting untuk bisa tahu ritme yang pas. Jadi nggak mencoba berhenti selama mungkin di satu titik, tapi dengan mencoba dicicil sedikit sedikit yang penting bergerak sesuai dengan ritme.

Rasanya memang betul harus lihat ke depan. Tapi bukan lurus ke horison, tapi lihat jalan di depan motor. Mengintip roda dari samping justru bisa mengganggu keseimbangan. Jadi lebih baik memperkirakan arah dari motor berdasar jalan yang kelihatan di depan.

Untuk pengereman coba perhatikan beda reaksi dari rem belakang dan rem depan. Kalau sedang belok terbuang keluar rasanya lebih cocok rem belakang. Kalau sedang belok jatuh ke dalam rasanya lebih cocok rem depan.

Perhatikan bahwa handling tiap motor berbeda. Terutama reaksi pada saat belok. Ada motor yang bisa belok tanpa counter steer, ada motor yang untuk belok lebih mudah pakai counter steer. Di saat sepeda lambat, perbedaan ini akan juga terasa.

Perhatikan juga posisi badan. Coba cari posisi yang membuat mengendalikan motor bisa lebih mudah. Coba mepet belakang dan mepet depan. Cari posisi yang paling bisa stabil. Bila tangki dijepit dengan kuat, rasanya nggak perlu harus berdiri.

Untuk daya dorong, ada aturan dilarang pakai rpm tinggi. Tapi tidak ada larangan untuk meninggikan rpm. Penulis akan memilih untuk menjaga rpm tetap konstan sehingga daya dorong dari motor jadi lebih bisa diprediksi. Kalau kita memainkan gas maka daya dorong motor jadi nggak konstan. Daya dorong jadi lebih susah diperkirakan. Kalau mesin bisa jalan mulus tanpa digas, nggak ada salahnya jalan tanpa digas.

Kalau istrukturnya nggak tahu, jangan memaksakan pakai gigi 1. Coba juga pakai gigi 2 yang tarikannya lebih lemah.

Bila daya dorong sudah konstan, maka kita bisa pakai kopling untuk menentukan seberapa banyak tenaga dipakai. Kalau pakai kopling saja susah, kita bisa pakai rem belakang sebagai traction control. Rem dipakai untuk membatasi daya dorong.

Dengan pemakaian seperti itu tentu nggak baik untuk motor. Tapi mau bagaimana lagi. Lha wong namanya lomba. Soal bahaya atau mesin nggak awet itu belakangan. Yang penting menang.

 

Catatan penting: sepeda lambat jangan dipraktekkan di jalan.

Yang punya metode lain untuk menang sepeda motor lambat silahkan share.

8 respons untuk ‘Cara menang sepeda lambat di acara safety riding, pengalaman bertahun tahun naik motor nggak ada gunanya di narrow plank

  1. hahaha,,,sama2 lomba…sama2 dapat hadiah,,
    saya lebih memilih ikut lomba mancing drpd lomba naik motor lambat,,
    jangan2 terbawa ke perilaku dijalan..bahaya.
    yakinlah kl tehnik mengemudi sprti diatas tidak brguna dijalan raya,
    malah berbahaya.
    yang paling benar dan aman,kl jalan lambat ya dengan menurunkan kaki.

    Suka

  2. Di narrow plank yg di tuntut skill,,,
    Di jalan raya yg di tuntut keberuntungan,,,
    Jadi kalo ada biker tanpa latihan safety riding ketika dia kecelakaan dia tidak terluka itu faktor keberuntungan,,,
    Kalo biker luka parah faktor kebodohan,,,

    Narrow plank kok di salahin,,,
    Sepele tapi punya manfaat,,,

    Suka

    • Wah, kok terasa arogan banget. Maksudnya kalau nggak ikut safety riding pasti nggak safe? Terus bagaimana dong dengan yang pada nggak lulus narrow plank? Apa orang yang tidak bisa menempuh 15 meter dalam 2 menit itu bakal nggak selamat di jalan?

      Di artikel ini saya tidak mneyalahkan kok. Kan di artikel ini saya membahas caranya menang? Kalau memang safety riding itu menganggap narrow plank itu penting, mengapa kok nggak ada petunjuk cara menaklukkan narrow plank? Kan susah untuk bisa menempuh 15 meter dalam 2 menit? Padahal saya search dari puluhan website tapi nggak nemu. Cara dari elang nggak termasuk hitungan karena melanggar aturan. Mestinya peserta diberi tips tips agar bisa lulus kalau beneran pingin mengajari.

      Analoginya, orang disuruh ngerem dengan baik diajari caranya ngerem. Orang disuruh slalom diajari caranya slalom. Kalau safety riding menuntut orang bisa menempuh 15 meter dalam 2 menit, maka harusnya si pengajar kasih tip yang bisa menjamin semua orang bisa lulus.

      Saya termasuk orang yang berpendapat bahwa latihan itu penting, tapi safety riding bisa dicapai tanpa harus jadi juara dunia, tanpa harus melakukan skill yang susah dilakukan orang biasa.

      Saya nggak mampu menempuh narrow plank 15 meter dalam 2 menit. Tapi saya yakin bahwa saya bisa melakukan safety riding.

      Suka

      • Kalo ngga mampu menempuh narrow plank 15 meter dalam 2 menit,ente salah buat judul,,,

        Harusnya cuma orang yg punya skill hebat yg bisa bertahan lama lama di narrow plank,,,

        Suka

          • Kalo itu memang cara terbaik anda,jalani sendiri,,,
            Kalo mau banyak pengikut bikin safety riding sendiri,patent sendiri,,,

            Judul sama makna seolah olah safety riding yg sudah di sahkan & di pelajari itu seolah olah menyesatkan,malah bawa bawa aturan safety riding jepang yg lebih baik,,,

            Kenapa ente ngga ikut nimbrung safety riding di jepang ? apa karena trauma sama narrow plank,,,

            Suka

            • Aslinya artikel ini tujuannya untuk menggugah komunitas safety riding untuk kasih tahu caranya menaklukkan narrow plank. Ada puluhan artikel, yang posting cara cuma satu, itupun nggak valid.

              Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.