Peningkatan Kawasaki Ninja 250 itu banyak dan sudah sesuai selera Indonesia namun ada yang salah paham


Bro Andry minta penulis kasih pendapat penulis soal Ninja 250. Karena kurang referensi, maka penulis akan pakai referensi Ninja 300 dan Ninja 400 juga.

Penulis bahas dari sisi bodi dulu. Untuk membandingkan penulis menggunakan kedua gambar berikut:
Ninja 300:

Ninja 400, klik gambar untuk dapat ukuran aslinya:

Penulis buat sehingga ukuran pixel dari ban depan sama persis ngeplek. Hasilnya bila ditempel satu sama lain berikut ini:

Terlihat bahwa ada banyak peningkatan pada Ninja 400 bila dibanding Ninja 300.

  • moncong lebih maju
  • spion lebih maju
  • cakram lebih besar
  • setir lebih tegak
  • tangki lebih tinggi
  • jok lebih tinggi
  • mesin lebih maju
  • ekor lebih nungging
  • knalpot lebih nungging
  • wheel base lebih pendek
  • spakbor lebih mundur

Rasanya semua itu sudah sesuai dengan selera Indonesia. Cakram lebih besar, tangki lebih tinggi, ekor lebih nungging, knalpot lebih nungging kan lebih gaul.

 

Namun ada yang nggak gaul juga. Di spedo bagian digitalnya jadi lebih besar, warna juga jadi mirip Honda CBR250RR, tapi tentu ada yang menganggap kurang afdol karena nggak full digital. Bakal ada yang kecewa berat. Spedo nggak gaul.

Ninja 300:

Spedo Ninja 250

 

Yang jelas salah paham itu dari sisi suspensi. Mungkin dipikir orang Indonesia itu pingin suspensi upside down agar suspensi depan lebih rigid.
Kawasaki Ninja 400 Feature

Front Fork
Thanks to the increased rigidity of the bigger fork, the front fender brace could be eliminated, saving weight. Steeper caster angle contributes to light, nimble handling.

Padahal sama sekali bukan. Orang Indonesia itu butuhnya hanya untuk penampilan, sekali lagi penampilan. Rigidity itu nggak penting. Ringkih dan pipanya kecil macam berikut ini nggak masalah. Yang penting up side down:

Walau di Eropa mungkin terkesan penting, tapi kalau di Indonesia bakal dibully. Bego banget orang eropa nggak lihat nyeninya suspensi upside down. Ngapain ngurusin serius untuk balapan. Motor begini kan untuk mejeng.

 

Dari sisi handling motor Ninja 250/400 ini mestinya bakal terasa sangat berbeda. Dari foto saja bisa kelihatan besar bedanya. Bisa dipastikan bahwa Ninja 250 baru akan lebih lincah.

Wheel base pendek dan caster angle yang lebih kecil akan membuat motor lebih mudah untuk selap selip. Motor bakal lebih lincah.

Penasaran juga bila membandingkan dengan R25 atau CBR250RR.

Ergonomi kalau dari samping kelihatan lebih nempel ke setang. Bakal lebih rileks untuk yang tangannya pendek:

Cuma yang nggak ketahuan kalau nggak dicoba sendiri adalah klaim bahwa jok dibuat lebih sempit sehingga duduk lebih enak. Yang kakinya pendek lebih bisa napak tanah.

Kawasaki Ninja 400 Feature

Relaxed, Sporty Riding Position
Relaxed rider triangle accommodates a wide range of rider sizes and riding situations. The elevated handle position and slightly foot-forward footpeg position put the rider in a position to control the bike while also offering rider comfort.

Easy Reach to the Ground
While seat height is 786 mm, the slim design of both the seat and the rear of the engine gives riders an unobstructed line for their feet to reach the ground.

Superb Ride Comfort & Excellent Wind Protection
Low vibration and seats with thick cushioning and low-rebound urethane contribute to superb ride comfort. The Ninja 400’s larger-volume bodywork also offers great wind protection, further contributing to ride comfort.

 

Dari sisi spesifikasi mesin, Ninja 250 baru spesifikasinya seperti berikut:

Bore x stroke= 62,0 mm x 41,2 mm.
Tenaga maksimal = 28,5 kw di 12.500 rpm.
Torsi maksimal = 23,5 Nm di 10.000 rpm.
Seat height = 785 mm.
Berat = 167 kg.
Kapasitas tangki = 14 liter.

Berikut Ninja 250 lama:
Adu Spesifikasi Yamaha R25 Vs Kawasaki Ninja 250 FI Vs Ninja RR Mono Vs CBR 250 FI (kelebihan dan kekurangan!)

Bore x stroke= 62,0 mm x 41,2 mm.
Tenaga maksimal = 23,5 kw di 11.000 rpm.
Torsi maksimal = 21 Nm di 10.000 rpm.
Seat height = 785 mm.
Berat = 172 kg
Kapasitas tangki = 14 liter.

Unik juga berat Ninja 250 lama sama dengan Ninja 400 baru.

Terlihat ada peningkatan di tenaga dan rpm tenaga maksimal. Dari 11.000 ke 12.500 itu lumayan besar. Sayang nggak ada data kompresi mesin. Apa yang sekarang kompresi mesin jadi 12.5:1 ya?

 

Yang versi Ninja 400 malah bisa dibilang penurunan:

Compression ratio 11.5:1
Bore x stroke 70 x 51.8 mm
Fuel system Fuel injection: Ø 32 mm x 2
Maximum torque 38 N•m {3.9 kgf•m} / 8,000 rpm
Maximum power 33.4 kW {45 PS} / 10,000 rpm

Spek Ninja 300

Compression ratio 10.6:1
Bore x stroke 62.0 x 49.0 mm
Fuel system Fuel injection: Ø 32 mm x 2 with dual throttle valves
Maximum torque 27.0 N•m {2.8 kgf•m} / 10,000 rpm
Maximum power 29.0 kW {39 PS} / 11,000 rpm

Tenaga mungkin naik tapi terlihat rpm dari torsi dan tenaga maksimal jadi turun dari yang Ninja 300. Kompresi naik tapi jadi makin overbore. Mungkin memang lebih ditujukan untuk touring.

4 respons untuk ‘Peningkatan Kawasaki Ninja 250 itu banyak dan sudah sesuai selera Indonesia namun ada yang salah paham

  1. Nunggu ZX250 kaya gimana. Btw, min bisa tolong bahas sisi kelebihan suspensi biasa/teleskopik dibanding USD? Saya kebetulan kurang suka dengan upside down, entah kenapa kaya jelek untuk harian. Di mana lokasi saya kalau hujan itu duh banyak “kotoran tanah” karena aspalnya ga kaya perkotaan. Terima kasih.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.